Вы находитесь на странице: 1из 10

Cara pemasangan ac split

James Priyono, Monday, May 19, 2008

Cara pemasangan ac split dapat anda lakukan bila tool/alat-alat kerja sudah anda miliki, seperti: - kunci-kunci perkakas contoh obeng kembang, palu, kunci inggris dsb. - flare nut yaitu sebuah alat untuk mengembangkan ujung pipa ac split. - pemotong pipa, yang berfungsi untuk memotong pipa ac ac split. - bor listrik. - manifold. - freon/regrigerant. pemasangan ac split yang baru biasanya dilakukan oleh teknisi dari toko ac yang anda beli, tapi bila anda sudah menpunyai teknisi atau ingin pasang sendiri anda bisa membeli unit ac nya saja. pertama-tama yang harus dilakukan dalam pemasangan ac split adalah melihat posisi dimana ac split akan dipasang dan kemana jalur pipa instalasi ac split harus ditempatkan, diatas plafon, ditanam didalam tembok atau melubangi tembok dengan cara memboboknya dengan sebuah pahat.

setelah menentukan posisi ac split yang cocok, buka dus yg berisi indoor unit yang didalamnya terdapat indoor unit, bracket indoor, kabel power supply untuk ke outdoor unit dan remote control. dibelakang indoor unit terdapat bracket yang harus anda lepaskan, lalu pasang pada dinding dengan posisi yamg anda inginkan. memasang bracket indoor dapat anda lakukan dengan memakunya dengan paku beton atau mengebornya bila ingin menggunakan fisher, posisikan bracket indoor dengan waterpas agar tidak miring kekanan dan kekiri agar air yang keluar dari indoor unit dapat dengan lancar keluarnya. setelah bracket indoor terpasang, pada bagian mana drat nepel dari pipa indoor unit akan diposisikan? bila pada bagian kanan bawah dari bracket indoor, anda harus membuat lubang atau membobok temboknya yang diameter bobokannya sesuai dengan selang pembuangan air dan pipa ac yang keluar dari indoor unit. bila anda tidak ingin membobok tembok anda dapat mengeluarkan drat nepel yang keluar dari indoor melalui sisi kanan atau kiri dari indoor yang sudah disediakan. setelah bracket indoor terpasang dan bobokannya sudah siap, pasang indoor unit pada bracket dan posisikan drat nepel keluar dari indoor unit pada lubang bobokan tembok. setelah indoor terpasang pada bracket, dorong keatas dan tarik kebawah agar indoor terkunci dengan bracket. biasanya bila anda membeli ac split yang merknya bukan changhong, anda tidak akan mendapatkan pipa ac split dan bracket outdoornya. jadi anda harus membeli pipa ac split, tergantung berapa meter yang anda butuhkan untuk pemasangan ac split nya dan membeli bracket outdoor bila posisi untuk outdoor unit harus diletakan dibawah plafon atau digantung pada dinding tembok. setelah pemasangan indoor telah selesai dilakukan, beralih ketahap pemasangan pipa instalasi ac split. pipa instalasi ac split ini terbuat dari tembaga yang lentur dan mudah dibentuk dalam pelaksanaan pemasangannya. tapi hati-hati jangan sampai ada instalasi pipa ac split yang tertekuk atau penyok, karena dapat menghambat sirkulasi freon yang dapat menyebabkan ac split tidak mau dingin atau bekerja dengan normal. instalasi pipa ac split harus disesuaikan dengan kapasitas ac/pk nya, bila ac split anda 1 pk 0,75 pk atau 0,50 pk berarti harus menggunakan pipa instalasi ac split yang berukuran 1/4 dan 3/8. semakin besar kapasitas ac split, semakin besar pula ukuran instalasi pipa ac split yang digunakan. buka 2 buah mur nepel yang berada pada pipa di indoor unit dengan menggunakan 2 buah kunci inggris.

jangan kaget bila ada angin yang keluar saat anda melepaskan 2 buah nepel tersebut, yang keluar itu bukan freon tapi hanya angin.

setelah 2 buah nepel pada indoor unit anda lepaskan, masukan nepel 3/8 pada pipa instalasi ac split yang berukuran 3/8 lalu lihat pada ujung pipa instalasi ac split, apakah pada diameter pipanya terpotong dengan rata? bila tidak rata lakukan pemotongan dengan pemotong pipa. setelah pipa ac split terpotong dengan rata, masukan pipa instalasi ac split pada lubang penjepit flare nut yang berukuran sama dengan pipa ac split yang akan kita flareng, ketinggian pipa yang keluar pada ujung bibir flareng kira-kira 0.2 cm.

setelah pipa instalasi ac berada tepat pada lubang penjepit flareng, pasang pemutar flareng dengan mata flareng yang berbentuk kerucut pada penjepit flareng, lalu putar sampai mengenai pipa instalasi ac split agar bisa mengembang. lakukan hal yang sama pada pipa instalasi ac split yang berukuran 1/4.

setelah selesai melakukan pengembangan pada pipa instalasi ac split dengan flareng, pasang pipa instalasi ac split yang sudah dipasang nepel ke drat nepel pipa ac split yang keluar dari indoor unit dan sesuaikan. ukuran pipa instalasi ac split 3/8 ke 3/8 pada drat nepel indoor unit dan ukuran pipa instalasi ac split 1/4 ke 1/4 pada drat nepel indoor unit.

kencangkan mur nepel kedua-duanya dengan menggunakan 2 buah kunci inggris agar tidak terjadi ruang kebocoran freon. setelah dikencangkan mur nepelnya tutup dengan pembungkus pipa/hamaflex, kemudian lilitkan solasi untuk merapatkan pembungkus pipa agar tidak terjadi kondensasi. setelah selesai melakukan pemasangan nepel pipa instalasi ac split pada drat nepel indoor unit, atur posisi instalasi pipa ac split agar kelihatan rapih. selanjutnya pemasangan kabel power untuk supply listrik kebagian outdoor unit. buka tutup indoor unit, kemudian lihat pada bagian komponen pcb yang terdapat terminal untuk pemasangan kabel power ke bagian outdoor unit biasanya disitu tertulis 1 dan 2 dan N L. untuk kabelnya pergunakan sesuai ukuran pk ac split nya biasanya standart dari pabrik adalah ukuran 3 X 2.5 untuk ukuran ac split 1 pk. masukan kabel untuk power outdoor unit melalui lubang bobokan pipa ac dan pasang kabel pada terminal yg berada dibagian bawah komponen pcb, kabel warna hitam pada terminal no 1, kabel warna biru pada terminal no 2, dan kabel warna kuning pada ground, kencangkan dengan menggunakan obeng kembang. setelah selesai melakukan pemasangan kabel power untuk outdoor unit, kita ketahap pemasangan instalasi pipa ac split pada outdoor unit. yang harus dilakukan pada tahap ini sama dengan apa yang dilakukan pada tahap pemasangan instalasi pipa ac split pada indoor unit. untuk pemasangan kabel power outdoor unit, buka tutup power suplly outdoor unit yang berada diatas kran valve. setelah selesai melakukan pemasangan instalasi pipa ac split dan pemasangan kabel power supply untuk outdoor unit, tahap berikutnya adalah pengecekan kebocoran diantara 4 buah kembang nepel yang baru kita buat, yaitu 2 kembang nepel pada indoor dan 2 kembang nepel pada outdoor. caranya adalah sebagai berikut : pasang selang manifold berwarna biru pada pentil pengisian freon, lalu pasang selang berwarna kuning pada mesin vakum. lalu lakukan pemakuman agar tidak terdapat udara didalam evaporator dan pipa instalasi ac split. vakum yang baik harus mencapai 30', bila telah selesai divakum jarum pada manifold bergerak keatas, berarti ada ruang kebocoran freon. lakukan pemeriksaan kebocoran dengan kuas yang diberi air sabun pada kembang nepel yang berada pada indoor unit dan outdoor unit.

biasanya ruang kebocoran terjadi karena kembang nepel pecah dan mur nepel kendor/tidak dikencangkan, lakukan flereng ulang pada kembang nepel yang pecah atau kencangkan kembali mur nepel yang kendor. bila jarum pada manifold tidak bergerak atau tetap pada angka 30' berarti tidak terdapat ruang kebocoran, lalu buka mur penutup kran nepel 1/4 dan yg 3/8 dengan menggunakan kunci L , buka sampai kedua kran nepel terbuka penuh.

bila sudah membuka kran nepel tahap selanjutnya adalah menyambungkan aliran listrik pada kabel power supply yang berada pada indoor unit. ingat...kabel power suply yang berwarna coklat harus diposisi - atau api , agar sewaktu ac split tidak dioperasikan, dibagian outdoor unit tidak tersambung langsung dengan aliran listrik. setelah penyambungan power suplly selesai, ac split siap untuk dioperasikan. bila anda tidak mempunyai mesin vakum, pasang selang manifold berwarna biru pada pentil pengisian freon dan pasang selang yang berwarna kuning pada tabung freon. buka mur nepel ukuran 1/4 pada outdoor unit lalu masukan tekanan freon agar freon dapat mendorong udara keluar melalui mur nepel 1/4 pada outdoor unit. pada saat freon keluar, kencangkan kembali mur nepel 1/4 dan masukan tekanan freon kembali sampai mencapai 100 psi. lihat dan perhatikan, bila jarum manifold turun dan tidak lagi menunjukan angka 100 psi, berarti ada ruang kebocoran pada 4 buah kembang nepel yang anda buat. cari ruang kebocoran dengan menggunakan kuas yang diberi air sabun bila sudah menemukan ruang kebocoran segera diperbaiki. tapi bila jarum pada manifold tetap menunjukan angka 100 psi, berarti instalasi pipa ac split tidak terdapat ruang kebocoran. segera buang sisa tekanan freon yang berada pada instalasi pipa ac split, tapi jangan

buang semuanya sisakan sampai 5-10 psi. setelah itu buka mur penutup kran nepel 1/4 dan 3/8 lalu buka kedua kran valve dengan menggunakan kunci L sampai terbuka penuh dan pasang kembali mur penutup kran valve dengan kencang. bila sudah membuka kran nepel, tahap selanjutnya adalah penyambungan aliran listrik pada kabel power supply yang berada di indoor unit. dan bila sudah melakukan penyambungan listrik pada kabel power supply yang berada pada indoor unit barulah ac split anda telah siap untuk dioperasikan

ertanyaan yang muncul sekarang adalah Bagaimana cara Pemasangan dan Instalasi Unit AC? Disini kami hanya memberi gambaran saja dan tidak menganjurkan Anda untuk memasang AC sendiri karena teknik ini hanya bisa dilakukan oleh teknisi AC yang profesional dan berpengalaman. Untuk Pemasangan dan Instalasi unit AC, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya: 1. Mengenai lokasi dan situasi tempat pemasangan:

Tempat aliran udara (indoor/outdoor) harus bebas tidak ada hambatan untuk sirkulasi udaranya. Tempat untuk pemeliharaan & service harus mudah dijangkau agar pada waktu maintenance lebih mudah. Tempat memasang unit rata dan kerataan bisa diukur menggunakan waterphas. Halangan atau gangguan sirkulasi udara (indoor/outdoor). Jarak pemasangan outdoor minimal 20 cm untuk bagian sisi kiri dan belakang, minimal 30 cm sisi kanannya. Dan 70 cm untuk sisi depan unit outdoor. Untuk indoor jarak pemasangan diindor minimal 10cm sisi atas, kiri dan kanan. Gangguan lain terhadap pembuangan udara. Untuk indoor tidak boleh berdekatan dengan sumber panas dan dengan pintu keluar masuk.Dan oudoor tidak boleh ada benda apapun yang dapat menghalangi radiasi panas dari kondensor. Getaran bisa dikurangi dengan menggunakan karet mounting yang biasanya sudah tersedia pada unitnya dan diupayakan untuk memasang ditempat yang dapat meminimalkan bunyi berisik dan getaran dan yang tidak mengganggu ketenangan tetangga. Penampilan setelah pemasangan harusnya mengikuti ketentuan estetika interior dan eksterior ruangan.

2. Jaringan kelistrikan:

Ukuran kabel (tata letak peng-kabel-an) memakai ukuran kabel 1,5 mm, 2.5 mm, 4 mm dsb. Tegangan dan frekuensi, tegangan normal 220 V dan frequensinya 50 Hz atau 60Hz untuk daerah tertentu. Kekuatan hubungan pengkabelan. Komponen/sarana pengaman (sistem grounding dan MCB) grounding fungsinya untuk membuang kebocoran arus yang terjadi dan MCB (Miniature Circuit Breaker) fungsinya untuk pemutus arus diukur dengan Ampere. Kapasitas saklar dan fuse/sikring dianjurkan memakai stop kontak kaki tiga, dengan kwalitas yang baik. Tegangan drop atau turun naik saat starting, tegangan drop bisa dinaikkan dengan memakai stabiliser. Jaringan listrik khusus untuk pemasangan unit dan outlet-nya.

3. Pengerjaan hubungan pemipaan indoor dan outdoor unit:

Ukuran pipa (diameter) harus sesuai dengan standar unit AC

contoh untuk AC 1/5 sampai 1 PK memakai pipa 3/8 dan 1/4 untuk AC 1 1/5 dan 2 Pk memakai pipa 1/2 dan 1/4.

Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation) dengan menggunakan armaflek atau isolasi pembungkus pipa. Getaran saat unit di jalankan pada outdoor menggunakan karet mounting. Appearance/penampilan Jumlah freon (tambah atau buang karena ada perubahan panjang pipa) dichek dengan menggunakan manifold dan pengukur ampere. Periksa kebocoran gas dengan memakai leak detector atau busa sabun. Pengaturan/instalasi oil trap harus dibuat setiap 5-7 meter dengan ketentuan posisi outdoor diatas dan indoor dibawah ataupun sebaliknya. Gangguan terhadap jalur pemasangan pipa.

4. Pengerjaan sistem ducting (jika diperlukan)


Ukuran pipa (diameter) Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation) Getaran saat unit di jalankan Suara dari sitem ducting yang di buat Penampilan

5. Pengerjaan sitem pembuangan air (drainase)


Hubungan part/bagian sealing (anti bocor). Pekerjaan sistem isolasi (heat insulation). Pengaturan jarak ujung saluran drainage dengan tempat pembuangan akhir (terutama saat musim hujan). Meyakinkan, lancarnya air keluar dari evaporator (tuangkan segelas atau lebih air ke area evaporator). Pemasangan pipa drainase harus menghadap kebawah. Periksa sistem pembuangan jika terkena air hujan atau tetesan air lainnya. Penampilan.

6. Hal-hal lain:

Akurasi proses air purging (buang angin) dengan memakai vaccum air. Pembukaan service valve dan pengecekan tekanan freon , suction atau tekanan rendah 60-80 psi dan discharge/ tekanan tinggi 250-350 psi dan disesuaikan dengan pengukuran ampere. Pengukuran Ampere disesuaikan dengan yang tertera pada pamflet unit dan disesuaikan dengan tekanan freon. Cara pengoperasian AC yang baik dan benar bisa dibaca pada buku petunjuk pemakaian.

Pengukuran temperature udara antara intake atau udara yang tersedot unit indoor dan discharge suhu atau yang keluar perbedaannya lebih dari 8 derajat celcius.

Вам также может понравиться