You are on page 1of 5

Nama NPM Mata Kuliah

: Anna Ayu Prayugina : 150510120115 : Pendidikan Kewarganegaraan

PERMASALAHAN AGENDA PEMBANGUNAN NASIONAL


Perekonomian Negara
Negara yang kuat adalah Negara yang memiliki perekonomian diatas rata-rata. Negara tersebut dapat menghasilkan uang bernilai banyak yang kemudian masuk dalam devisa Negara. Oleh karena itu, Negara sangat bergantung pada perekonomian. Tanpa hal tersebut Negara akan mengalami suatu kemunduran dan dapat runtuh karena tidak memiliki kekuatan untuk dapat bersaing dengan Negara lainnya. Perekonomian Negara Indonesia secara konstitusional (undang-undang) sudah tertata dengan rapih. Indonesia memiliki aturan mengenai tata cara jual-beli yang mencakup barang, benda mulia, tanah maupun yang lainnya. Namun ada kalanya hal-hal tersebut tidak sesuai dengan aturan yang tertulis pada undang-undang sehingga dapat menimbulkan suatu kendala yang pada akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri dan Negara. Indonesia dalam menjaga stabilitas perekonomiannya maka mengadakan perdagangan yang tidak hanya di dalam negeri namun juga ke luar negeri (ekspor dan impor). Namun pada kenyataannya Indonesia lebih banyak mengimpor barang-barang luar negeri daripada mengekspor produk Indonesia. Hal ini menyebabkan

ketidakseimbangan antara yang keluar dan masuk, sehingga para pengusaha, petani ataupun nelayan yang merasakan kerugiannya. Karena biasanya produk impor berharga lebih murah daripada produk dalam negeri. Tujuan utama adanya kegiatan ekonomi pada suatu Negara adalah dapat mensejahterakan warganegaranya. Oleh karena itu, seharusnya perekonomian Negara Indonesia dapat berjalan dengan baik dan seimbang. Karena Indonesia sebenarnya memiliki sumber daya alam yang melimpah yang dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan Negara Indonesia. Namun hal ini belum tercapai karena pemerintah belum mampu mengatur dengan baik tentang perekonomian Negara. Indonesia cenderung

mengikuti

Negara-negara

yang

berkuasa

(Negara

maju)

sehingga

kurang

mengembangkan perekonomian di dalam negeri.

Kualitas Sumber Daya Manusia


Suatu Negara dapat terbentuk jika memiliki beberapa unsur utama yaitu wilayah, kekuasaan yang berdaulat dan penduduk. Penduduk yang dimaksudkan adalah warganegara/masyarakat yang mengakui negaranya. Penduduk jugalah yang nantinya akan menjalankan kegiatan kenegaraan dalam bentuk pemerintahan maupun dalam bermasyarakat. Negara dapat berkembang maju karena adanya aspirasi-aspirasi yang diberikan oleh warganegaranya. Bagaimana jika warganegaranya tidak peduli dengan negaranya? Maka Negara akan runtuh, Negara dapat dijajah oleh Negara lain dan menjadi Negara yang bodoh ataupun mudah dibodohi Negara lain. Selain sumber daya alam maka Negara pun memiliki sumber daya manusia. SDA maupun SDM harus ada dan saling berkaitan satu sama lain sehingga suatu Negara dapat berkembang maju. Namun bagaimana dengan kualitas SDM di Indonesia? Indonesia memiliki jumlah penduduk terbesar ke 5 di muka bumi ini. Dengan penduduk yang banyak tersebut apakah Indonesia sudah maju? Jawabannya adalah belum. Mengapa? Karena kualitas SDM yang ada sangat minim/sedikit. Lain halnya dengan Negara-negara maju seperti Amerika maupun di Eropa, memiliki kualitas SDM yang tinggi. Sehingga mereka dapat menciptakan alat-alat modern yang canggih yang dapat membantu perindustrian yang dimiliki. Di Indonesia masih banyak pengangguran karena kurangnya lapangan kerja. Bahkan yang masih anak-anak pun banyak yang putus sekolah. Alasannya karena tidak mampu dalam biaya sekolah.Hal ini miris didengar, karena anak-anaklah yang nantinya akan memegang Negara ini. Bagaimana jika mereka tidak bersekolah? Kualitas SDM tentu sangat buruk. Apa penyebabnya? Indonesia tidak akan pernah maju, Indonesia hanya akan menjadi Negara yang mengikuti Negara lain yang maju. Hal ini seharusnya menjadi suatu permasalahan yang harus dipikirkan oleh pemerintah. Agar kualitas SDM di Indonesia lebih baik lagi. Karena sekarang ini walaupun Indonesia memiliki SDA yang berlimpah tetapi SDM yang ada di Indonesia tidak dapat

mengolahnya dengan baik. SDA tersebut banyak yang diolah oleh Negara lain seperti Amerika ataupun Malaysia. Sehingga warga Indonesia hanya menjadi buruh atau karyawan ataupun pembantu dirumahnya sendiri.

Kesenjangan Pembangunan Daerah


Indonesia memiliki system otonomi daerah. Otonomi daerah maksudnya kekuasaan suatu daerah tertentu berada pada pemerintahan daerah tersebut namun tetap di bawah pengawasan pemerintahan pusat. Sebenarnya hal ini sangat bagus untuk diterapkan karena dengan kekuasaan berada pada pemerintahan daerah, yang mengetahui kelebihan atau keunggulan derah tersebut adalah warganya dan pemerintahannya. Apakah sudah merata pembangunan antar daerah? Jawabannya adalah belum. Mengapa? Karena sudah jelas antara daerah yang satu dan yang lainnya terkadang sangat kontras perbedaannya. Ada suatu daerah yang sudah maju adapula daerah yang masih tertinggal. Hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain : - Adanya ketidaktahuan dan kepahaman pemerintah daerah mengenai potensi yang dimiliki daerahnya - Ada suatu wilayah yang memiliki SDA yang berlimpah di wilayah yang satu namun tidak di wilayah yang lainnya - Daerah tersebut merupakan daerah ibukota - Daerah tersebut memiliki letak geografis yang dekat dengan perkotaan seperti ibu kota - Adanya penolakan pembanguan oleh suku tertentu di daerah tersebut seperti suku baduy di Banten Faktor-faktor yang disebutkan di atas yang menyebabkan tidak meratanya pembangunan di Indonesia. Sehingga dapat kita rasakan jika di Jakarta (Ibukota Indonesia) terdapat banyak gedung-gedung menjulang tinggi dan gemerlap lampu serta lalu lalang kendaraan baik motor maupun mobil. Sedangkan di daerah yang jauh dari kota sepi, tidak ada gedung-gedung terkadang jalannya pun masih jelek. Adanya kesenjangan pembangunan antar daerah juga dapat menyebabkan

adanya kesenjangan antar warganya. Seperti orang-orang yang hidup di kota kualitasnya akan lebih baik daripada orang-orang yang tinggal jauh dari kota bahkan yang tinggal di pedalaman seperti suku-suku yang masih berpegang kuat pada adat istiadat yang ada.

Perbaikan Kesejahteraan Rakyat


Tujuan suatu Negara adalah mensejahterakan rakyatnya. Dengan apa caranya? Yaitu dengan memperbaiki sistem-sistem yang ada dan berlaku di Indonesia. Seperti apa sistem tersebut? Sistem yang dimaksud seperti sistem perekonomian mengenai jual-beli atau ekspor-impor, sistem pendidikan, sistem pembangunan dan sistem hukum yang berlaku. Rakyat kan sejartera jika beberapa sistem yang disebutkan di atas berjalan dengan baik dan seimbang. Namun apabila belum, maka yang terjadi adalah kesenjangan sosial. Rakyat yang kaya akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. Mengapa demikian? Karena rakyat yang kaya biasa merupakan golongan orang-orang yang berpendidikan tinggi sehingga mereka dapat bekerja keras memutar otak untuk mencukupi kebutuhannya. Sedangkan rakyat yang miskin kebanyakan mempunyai tingkat pendidikan yang rendah. Sehingga mereka akan susah bersaing dan hanya mengandalkan tenaga daripada otak. Oleh karena adanya pemerataan sistem pendidikan penting untuk kesejahteraan rakyat. Dengan pendidikan yang tinggi maka SDM suatu Negara juga akan meningkat. Maka dengan kata lain juga akan berdampak pada industri suatu Negara tersebut, SDM meningkat maka akan semakin banyak alat-alat modern yang dapat diciptakan. Oleh karena itu, industri pun akan semakin membaik. Dengan membaiknya suatu perindustrian Negara maka kesejahteraan rakyat pun akan diperoleh. Kualitas SDM dan SDA sudah membaik maka perlu adanya perbaikan pada sistem ekonominya. Kegiatan jual-beli maupun ekspor-impor yang seimbang akan menjadikan perekonomian Negara yang sehat dan dapat berkembang. Perekonomian Negara yang baik juga akan memberikan dampak yang baik bagi kesejahteraan rakyatnya. Semakin baiknya perekonomian Negara maka selanjutnya adalah memperbaiki pembangunan Negara di setiap daerah. Pembangunan di daerah yang merata juga akan

mensejahterakan rakyat. Setelah itu adanya pengakuan hokum yang sama bagi seluruh warganegara. Sehingga tidak ada yang diperlakukan secara istimewa dalam proses pengadilan maupun dipenjara. Baik kaya ataupun miskin semua di mata hukum adalah sama. Sehingga rakyat akan dapat hidup dengan sejahtera karena merasa dilidungi oleh kejelasan hukum Negara. Korupsi Merusak Tatanan Kehidupan Nasional Korupsi merupakan suatu tindakan yang mengambil hak milik orang lain. Korupsi merupakan suatu tindak kriminal karena dapat merugikan orang lain maupun suatu Negara. Orang melakukan tindak korupsi disebut koruptor. Korupsi lebih kepada pengambilan uang yang sebenarnya milik orang lain. Korupsi di Indonesia sudah menyebar dan mendarah daging. Karena tidak hanya kalangan kaya, bahkan untuk kalangan bawah pun jika memiliki kesempatan maka bisa saja melakukan korupsi. Apa dampak dari korupsi terhadap Negara? Dampaknya akan terasa pada Negara dan tentunya juga akan berpengaruh terhadap masyarakat. Karena koruptor mengkorupsi uang Negara dengan jumlah yang tidak sedikit, sehingga anggaran Negara yang seharusnya dapat dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat telah berkurng. Dan pada akhirnya rakyat kecil kebanyakan tidak diperhatikan oleh pemerintah. Padahal seharusnya Negara dapat mengayomi selurug bangsanya. Namun karena adanya penyelewengan uang Negara yang banyak, maka akan sulit bagi pemerintah untuk melakukannya. Jika hal tersebut terjadi maka suatu sistem dan tatanan Negara yang sudah ada menjadi tidak berjalan dengan lancar. Karena segala sesuatu untuk menjalankan sebuah sistem membutuhkan dana, apalagi dalam suatu Negara maka dananya pun bukan dalam jumlah yang sedikit. Tetapi jika dikorupsi oleh para koruptor bagaimana jadinya? Mengganggu bahkan merusak suatu tatanan kehidupan Negara yang seharusnya berlaku dengan baik dan dapat mensejahterakan rakyatnya.