You are on page 1of 1

Kancil dan Kura-Kura

Tampilkan Detail Satu kisah di masa kecil yang memberikan saya inspirasi adalah dongeng kancil dan kura-kura. Kisah yang aslinya dituturkan oleh Aesop 2500 tahun silam menjadi begitu tersohor karena pelajaran yang bisa dipetik darinya. Sebagai anak-anak, kita terhibur... dan sebagai seorang dewasa, kita bisa memetik pelajaran hidup yang berharga. Begitulah ceritanya: Alkisah ada seekor kancil yang mampu berlari sangat kencang. Konon kecepatannya mampu menandingi angin. Muak dengan kesombongannya, seekor kura-kura menantangnya untuk berlomba. Semua binatang di hutan berkumpul untuk menontonnya. Sang kancil berlari sekejap, kemudian berhenti dan beristirahat. Saat melihat ke belakang... ia hampir tidak bisa melihat kura-kura. Jelaslah lawannya jauh ketinggalan. Kancil lalu meregangkan badannya dan tertidur pulas di bawah pohon yang rindang. "Ada banyak waktu untuk bersantai," begitu pikirnya. Kura-kura merangkak dan terus merangkak. Ia tidak pernah berhenti sekali pun. Rencananya ia akan beristirahat setelah melewati garis finish. Ketika sedikit lagi menyelesaikan pertandingan, seluruh penghuni hutan bersorak untuk kura-kura. Si kancil terbangun karena suara keramaian itu, belum sadar apa yang sedang terjadi. Begitu ia sadar, secepatnya sang kancil berlari menuju garis finish. Namun sayang... sesaat sebelum ia sampai, kura-kura telah menginjakkan kaki depannya melalui garis terlebih dahulu. Sang kancil tidak dikalahkan oleh keahliannya, tapi kesombongannya. Intinya: walaupun keahlian itu penting, janganlah pernah sekalipun menyombongkan diri... apalagi sampai meremehkan orang lain. Makluk yang kelihatan paling lemah sekali pun bisa jadi adalah yang terkuat. Sang kancil mengira lomba lari (seperti maraton) adalah melulu soal kecepatan. Kura-kura membuktikan bahwa keahlian terkecil pun bisa menang karena kegigihan dan ketekunan. Sungguh cerita yang indah, bukan? Sukses Selalu Buat Anda, -Hendry Lee Founder dan Sensei Akademi Bisnis Online Bejana.com