Вы находитесь на странице: 1из 3

Cerita Harimau yang Suka Berbohong

Friday, April 29th, 2011 at 9:49 am Seperti biasa setiap hari Kamis, saya mendongeng di Paud citrapata semarang. Tema kali ini adalah Jangan suka Berbohong, dengan dongeng fabel. Harimau yang menjadi tokoh utama dalam dongeng ini, di pagi hari yang cerah, merasa lapar sekali sehingga memerintahkan hewan lain untuk mencarikan ikan di sungai. Saat itu yang terlihat di jalan adalah gajah. Dengan sedikit gertakan, gajah akhirnya bersedia mencari ikan. Sesampainya di sungai, ia ketemu dengan sang kodok, segeralah gajah meminta bantuan sang kodok mencari ikan. Terkumpullah ikan yang banyak yang langsung dibawa oleh gajah dan diserahkan kepada harimau. Segala upaya udah dilakukan dengan minum sebanyak-banyaknya, tetapi duri tersebut tidak hilang. Ia terus mengerang sambil minta tolong kepada binatang-binatang yang lain yang ditemuinya di jalan. Namun tidak satupun binatang yang mau menolongnya. Sementara itu seekor burung bangau tongtong sedang mencari ikan di sawah. Saat mencari ikan tersebut, tiba-tiba ada suara yang mengagetkan. Sepertinya suara harimau, tetapi kok nggak kelihatan. Sampai beberapa kali suara itu muncul saat ia mencari ikan di sawah. Tiba-tiba harimau muncul dari belakang dan mengagetkan burung bangau. Harimau tampak mengerang kesakitan sambil memegang tenggorokannya. Ia bermaksud minta tolong kepada burung bangau dan menjanjikan hadiah bila bisa mengeluarkan duri dari tenggorokannya. Akhirnya burung bangau setuju, dengan paruhnya yang panjang segera masuk ke mulut harimau. Sebenarnya ada rasa kesakitan, jangan-jangan harimau akan memakannya. Dengan keberanian yang tinggi ia mencabut duri dari tenggorokannya, dan akhirnya berhasil. Burung bangau menagih janji harimau yang akan membereinya hadiah. Namun harimau malah mengusir burung bangau kalau tidak akan dimakan. Berita kebohongan harimau ini disebarkan ke seluruh hutan, sehingga harimau sekarang tidak memiliki kawan lagi. selesai.

Bagi-bagi cerita : Mita Si Kelinci


Tuesday, July 26th, 2011 at 1:08 pm

PROLOG : Hari itu Mita Si Kelinci ulang tahun. Banyak teman-temannya yang akan memberikan hadiah. Tapi dari sekian banyak hadiah hanya balonlah yang ia sukai. MITA : Asyikbalonku sekarang sudah banyak. Warnanya bermacam-macam. BURUNG : Mita, aku minta balonmu satu, dong.

MITA : Wahini sudah kuhitung. Ini jumlahnya baru 199. Aku masih perlu satu lagi. BURUNG : Ya..sudah, aku terbang saja, tapi pesanku jangan banyak-banyak nanti kamu dikira penjual balon lho. (burung pun pergi) MITA : Ah.aku mau jalan-jalan ke pantai aja dan aku ingin membawa balon-balonku agar mereka tahu kalau aku punya balon yang banyak. KURA-2 : Hai..Mita..aku minta satu dong balonmu. MITA : Enak aja minta, beli sendiri dong, kura-kura. Ini adalah balon-balonku paling indah tidak seperti balon biasa. Balon ini paling mahal harganya di pulau ini..tahu. Justru akau akan beli satu balon lagi agar balonku jumlahnya 200 buah. KURA-2 : Janganjangan.kau bisa terbang nanti dengan balonmu. MITA : Aku kan kuat jadi enggak mungkinlah. Haiitu ada penjual balon. Aku akan beli satu lagi. NARATOR : Saat kelinci akan menerima balon dari penjual tiba-tiba ada angin yang sangat kencang dan balon yang sudah terikat jadi satu itu terbang dan. MITA : Tolongtolongtolongaku terbawa angin. Tolongtolongaku. BURUNG : Hai Mita, sekarang kamu bisa terbang ya, asyikyabisa melihat pemandangan dari atas. MITA : Hu..hu..burung, mengapa kamu tidak mau menolongku. Aduh kepalaku sudah pusing. Aku tidak tahan. aduhmana anginnya kencang sekalihoaaakkk.hoaaaakk, aduuhaku tak tahan. Tapi aku harus tetap pegang terus tali balon ini agar aku tidak terjatuh, hiiidibawah laut sangat dalam, aku takutbagaimana kalau aku tercebur aku tak dapat berenang hupasti aku akanTuhan..tolong akuaku tak akan pelit dan angkuh lagi. Ohitu ada Kiki temanku dibawah sana. Kikitolong aku. KIKI : Hai burung, apa yang terjadi dengan Mita BURUNG : Itulah akibatnya kalau jadi orang pelit, Kiki. KIKI : Burung, kasihan tolonglah Mita, agar bisa turun. BURUNG : Baiklah EPILOG : Dengan cepat burung terbang mendekati Mita Si Kelinci dan satu per satu balonnya ditusuk dengan paruhnya dan perlahan Mita Si Kelinci dapat turun dengan selamat dan mulai saat itu Mita berjanji tidak akan pelit lagi.

Panglima Tawon
Wednesday, March 9th, 2011 at 2:40 pm Hari itu kerajaan lebah sedang mengadakan rapat. Ratu memimpin rapat dengan amat bijaksana. Karena musim kemarau yang begitu panjang rapat memutuskan untuk memindahkan kerajaan. Panglima Tawon bertanggung jawab dalam pencarian tempat. Ratu Panglima Ratu : Panglima kau bertanggung jawab atas misi ini. Dan semoga berhasil. : Baik ratu, hamba akan berusaha. : Terima kasih Panglima.

Segera Panglima Tawon berangkat dengan beberapa pengawal yang menyertainya. Dari bukit satu kebukit yang lain dari lembah ke lembah. Dan akhirnya ditemukannya tempat yang sangat cocok untuk kerajaannya. Tempat itu ada di sebuah lembah yang indah. Banyak ditumbuhi aneka macam bunga dan berhawa sejuk. Segera Panglima kembali untuk melaporkan hasil temuannya.

Sementara itu di kerajaan sedang terjadi bencana. Dua pemburu sarang tawon mencoba mengambil sarang. Pemburu I : Kak sepertinya kita akan mendapat madu yang bagus dan banyak.

Ha.ha..dan ratunya tawon harus kita ambil.untuk diternakkan. Pemburu II : Ya..betulbetul

Nah ramuan belerang ini pasti akan memabukkan mereka sehingga kita akan lebih mudah mengambil madunya. Pemburu itupun berhasil mengambil madu dan ratu. Dan segera dibawanya pulang. Sementara itu , Panglima tawon yang mendapat laporan mengenai kerajaan dan Ratunya, segera mempersiapkan pasukan untuk kembali membebaskan sang ratu. Strategi disusun dengan matang. Persenjataan pun telah dipersiapkan. Panglima : Pasukan ayo kita serbu penculik itu. Hai.Prajurit..apakah senjata kalian sudah dipersipkan. Prajurit Panglima : Sudah Panglima, tadi sudah kami pertajam dan beri racun yang jitu : Baiklah mari kita segera berangkat

Tengah malam pasukan berangkat. Mereka langsung menuju ketempat sasaran.Ternyata para penculik itu benar-banar sesdang terlelap tidur. Panglima Pemburu Pemburu Panglima Pemburu : Ayoserbu..inging.. : Aduhaduhkita diserang tawon ayo capat pergi. : TidakAyo lawan aku cat.. ( teriak pemburu sambil mengayunkan obornya ) : Nah rasakan sengatan mautku ing : Aduhhhaduhh.aku tidak kuat ayo pergi.

Dengan cepat panglima tawon membebaskan ratu Panglima Ratu : Mari Ratu kita segera pergi : Terimakasih Panglima

Ratu.dan panglima beserta pasukannya segera meninggalkan tempat. Dan segera terbayang tempat yang indah bagi kerajaan baru mereka. Rakyat tawon : Hebat panglimahebat panglima Nah teman-teman keberanian panglima tawon perlu kita contoh dan kepiawaiannya dalam memegang tanggung jawab.