You are on page 1of 8

LAPORAN 3 JATUH BEBAS

JATUH BEBAS A. Masalah Menemukan hubungan antara percepatan gravitasi bumi (g) dengan posisi/ketinggian benda (h) dan waktu jatuh benda (t) dan mengaplikasikan kesimpulan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, teknologi, dan industri.

B. Hubungan Antarvariabel 1. Variabel bebas 2. Variabel terikat 3. Vaiabel kontrol : ketinggian (h) : waktu jatuh (t) : jatuh benda

C. Hipotesis 1. Nilai gravitasi bumi dipengaruhi oleh ketinggian benda dan waktu, namun nilainya tetap. 2. Massa suatu benda tidak mempengaruhi percepatan gravitasi.

D. Alat dan Bahan 1. Jam henti (hp) dan rolmeter 2. Bola tenis dan bekel

E. Langkah Percobaan 1. Mengukur harga percepatan gravitasi bumi dengan menggunakan ayunan matematis, misalnya anda peroleh harga gravitasi. 2. Menjatuhkan bola tenis dari ketinggian 1 m bersamaan dengan menekan tombol jam henti dan tekan tombol jam henti pada saat bola menyentuh lantai. menghitung harga 2 h dan harga t2 3. Mengulangi langkah percobaan 1 dengan ketinggian bola 1,5 m, 2 m, dan 2,5 m. membuat tabel data percobaan dan memasukkan data ke dalam tabel yang telah dibuat. 4. Membuat grafik 2h vs t2 dengan 2h sebagai ordinat dan t 2 sebagai absisnya ke dalam kertas grafik yang telah anda sediakan. 5. Mengulangi langkah percobaan 1, 2, dan 3 dengan bola bekel yang tersedia. 6. Menganalisis hasil percobaan dan menyimpulan yang ada

F. Tabulasi Data Bola Tenis Ketinggian (m) 1 Waktu (s) 0,45 0,46 0,45 1,5 0,55 0,56 0,54 2 0,63 0,65 0,64 2,5 0,72 0,73 0,71 2,5 2 1,5 Bola Bekel Ketinggian (m) 1 Waktu (s) 0,45 0,44 0,45 0,57 0,54 0,54 0,63 0,62 0,64 0,73 0,71 0,72

G. Analisis Data

1. Bola Tenis

Tinggi (h) = 1 m

Tinggi (h) =2 m

Tinggi (h) = 1,5 m

Tinggi (h) = 2,5 m

Grafik : Sumbu y (2h) = 2, 3, 4, 5 Sumbu x ( ) = 0,206 s, 0,303 s, 0,41 s, 0,518 s

Grafik Hubungan tinggi (2h) dan (t2)

B Linear Fit of Data1_B


5.0

4.5

4.0

Y Axis Title

3.5

3.0

2.5

2.0 0.20 0.25 0.30 0.35 0.40 0.45 0.50 0.55

X Axis Title

m/s2 Ralat gravitasi (g) = 0,2 m/s2 g = (9,6 0,2) m/s2

2. Bola Bekel

Tinggi (h) = 1 m

Tinggi (h) =2 m

Tinggi (h) = 1,5 m

Tinggi (h) = 2,5 m

Grafik : Sumbu y (2h) = 2, 3, 4, 5 Sumbu x ( ) = 0,2 s; 0,303 s; 0,4 s; 0,518 s Grafik Hubungan tinggi (2h) dan (t2)

B Linear Fit of Data1_B


5.0

4.5

4.0

Y Axis Title

3.5

3.0

2.5

2.0 0.15 0.20 0.25 0.30 0.35 0.40 0.45 0.50 0.55

X Axis Title

m/s2 Ralat gravitasi (g) = 0,3 m/s2 g = (9,5 0,3) m/s2

H. Temuan Terdapat hubungan antara dua kali tinggi benda dan kuadrat waktu jatuh benda, dan perbandingan antara dua kali tinggi benda dan kuadrat waktu jatuh benda ini sama dengan nilai gravitasi di suatu tempat. Berdasarkan pada hasil analisis grafik diatas, diperoleh hasil bahwa nilai gravitasi di Yogyakarta adalah bola bekel g = (9,5 0,3) m/s2 bola tenis g = (9,6 0,2) m/s2

I. Pembahasan Nilai gravitasi secara teori di jogja adalah = 9,8 m/s2. 1. Bola tenis :

T0.025;df = 4.176535

2. Bola bekel :

T0.025;df = 4.176535 Percobaan yang dilakukan adalah Jatuh bebas, yang bertujuan menemukan hubungan antara ercepatan gravitasi bumi (g) dengan posisi/ketinggian benda (h) dan waktu jatuh benda (t). alat bahan yang digunakan adalah bola tenis, bol bekel, dan rollmeter. Pertama-tama bola dijatuhkan dari ketinggian 1 m, kemudian menghitung waktu dari bola dilepas sampai menyentuh tanah. Mengulangi percobaan dengan ketinggian 1,5 m ; 2 m ; 2,5 m. Setelah bola tenis kemudian diganti dengan bola bekel, langkah percobaan seperti bola tenis. Dari langkah-langkah diatas diperoleh data percobaan yang terlampir pada data pengamatan. Dari data terlihat bahwa waktu jatuhnya bola tenis dan bola bekel hampir sama jika dijatuhkan pada ketinggian yang sama. Hal ini membuktikan bahwa jatuhnya suatu benda tidak dipengaruhi oleh massa dan volume benda tetapi hanya dipengaruhi oleh percepatan gravitasi benda. Seperti pada persamaan

Kemudian membuat grafik hubungan antara ketinggian dan waktu jatuh, dengan sumbu x kuadrat dari waktu jatuh (t2) dan sumbu y dua kali tinggi (2h). ternyata grafik bebentuk linear. gambar grafik terlihat pada analisis data. Dari grafik dapat ditentukan besarnya nilai gradient. Nilai gradient sama dengan besarnya nilai gravitasi suatu tempat. Besarnya gravitasi dari analisis grafik adalah Bola bekel Bola tenis g = (9,5 0,3) m/s2 g = (9,6 0,2) m/s2

Sedangkan nilai gravitasi di Yogyakarta secara teori adalah 9,8 m/s2 Hasil perhitungan grafik dengan teori dilakukan uji t yang hasilnya; Bola Tenis : 0,73 dan T0.025;df = 4.176535, sehingga masih masuk interval t0.025;df Bola Bekel : 1,095 dan T0.025;df = 4.176535, sehingga masih masuk interval t0.025;df Dalam percobaan ini hal-hal yang membuat hasilnya kurang akurat adalah saat melakukan pengukuran waktu jatuh mengalami kesulitan dalam memulai stopwatch tepat saat bola jatuh dan saat menghentikan stopwatch tepat bola menyentuh lantai.

J. Kesimpulan Dari percobaan diatas maka dapat ditarik kesimpulan : 1. Nilai gravitasi bumi dipengaruhi oleh ketinggian benda dan waktu, namun nilainya tetap. 2. Massa suatu benda tidak mempengaruhi percepatan benda 3. Besarnya nilai gravitasi adalah: Bola bekel Bola tenis g = (9,5 0,3) m/s2 g = (9,6 0,2) m/s2

K. Penerapan Hasil Gaya gravitasi dibumi berbeda-beda di setiap daerah/tempat. Hal ini dimanfaatkan untuk mendeteksi kandungan minyak bumi didalam perut bumi.

L. Saran Dalam percobaan ini seharusnya menggunakan sensor pada saat bola akan jatuh dan saat bola menyentuh lantai agar lebih akurat. Kalau tidak memakai sensor maka hendaknya saat melakukan perhitungan waktu jatuh harus dilakukan secara teliti.

M. Lampiran Laporan sementara

N. Daftar Pustaka

Ahmad Abu Hamid.2011.Pembelajaran Fisika di Sekolah.Yogyakarta: P2IS UNY