You are on page 1of 13

1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 BAB I PENDAHULUAN

1.1; Latar Belakang ESRD atau end stage renal disease atau gagal ginjal kronik adalah suatu kondisi di mana kedua ginjal mengalami kerusakan permanen dan tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau ginjal gagal melakukan fungsi regulernya. Suatu bahan yang biasanya dieliminasi di urin menumpuk dalam cairan tubuh akibat gangguan eksresi renal dan menyebabkan gangguan fungsi endokrine, metabolik, cairan, elektrolit dan asam basa. Pada usia lanjut telah terjadi penurunan fungsi sel maupun organ termasuk ginjal. Terapi hemodialisa yang diberikan menimbulkan berbagai efek yang berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia. Dialisis dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi gagal ginjal akut yang serius, seperti hiperkalemia, perikarditis, dan kejang. Dialisis memperbaiki abnormalitas biokimia, menghilangkan kecenderungan perdarahan, dan membantu penyembuhan luka. Di samping manfaat yang ditimbulkan terdapat efek atau dampak dari terapi tersebut/ Untuk itu kita perlu mengetahui seberapa besarkah terapi hemodialisa mempengaruhi status fungsional seseorang sehingga kualitas hidup dapat dipertahankan dengan baik.

2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1.2; Tujuan Penulisan Makalah ini bertujuan untuk : 1 2 Memenuhi salah satu tugas profesi mata kuliah Keperawatan Medikal Bedah Mengetahui status fungsional pada lansia yang menderita ESRD

1.3; Manfaat Penulisan 1.3.1 Untuk Mahasiswa F.Kep Unpad 1 2 3 4 1.3.2 Menambah pengetahuan mahasiswa tentang beberapa intervensi untuk menangani penurunan status fungsional pada lansia. Membandingkan keadaan atau gambaran ESRD pada lansia di dalam dan luar negri. Sebagai tambahan materi tentang istatus fungsional lansia yang menderita ESRD Sebagai dasar dalam melakukan asuhan keperawatan gerontik di pelayanan kesehatan Untuk Perawat 1 2 Sebagai dasar dalam melakukan asuhan keperawatan gerontik di pelayanan kesehatan Sebagai referensi informasi dalam penanganan pada status fungsional lansia yang menderita ESRD

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 Sebagai referensi dalam melakukan penelitian tentang hubungan status fungsional pada hemodialisa 1.3.3 Untuk Lanjut Usia 1 2 Mendapatkan perawatan kesehatan yang lebih baik. Meningkatkan kualitas hidup lansia.

1.4; Metode Penulisan Dalam penulisan makalah ini, kami mencari informasi tentang seberapa besarkah ESRD mempengaruhi kualitas hidup terutama lansia melalui studi literatur yaitu melalui website.

BAB II PROTOKOL

2.1; Identifikasi Topik Status fungsional merupakan kebutuhan dasar manusia yang dipengaruhi oleh kesehatan fisik dan rohani. Status fungsional seseorang sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor.

4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2.2; Topik Berdasarkan uraian di atas maka penulis mengambil topik berikut: Bagaimana gambaran status fungsional pada penderita ESRD yang menjalani terapi hemodialisa 2.3; Tujuan Tujuan dalam pencarian ini adalah mendapatkan informasi mengenai gambaran status fungsional lansia yang menderita ESRD setelah menjalani hemodialisa. 2.4; Kriteria Inklusi Artikel yang akan digunakan dalam critical review adalah: 1 2 3 Lanjut usia yang berusia > 65 tahun Lanjut usia yang dirawat di nursing home, tempat perawatan primer (rumah sakit) dan di masyarakat Jenis penelitian Cohort study

2.5; Kriteria Eksklusi Artikel penelitian di luar bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris tidak akan digunakan dalam critical review.

2.6; Rencana Pencarian Secara elektronik dengan menggunakan:

5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; ; www.proquest.com medline Meds cape CDC www.WHO int www.goegle.com Info. Library.unsw.edu.au www.yahoo.com www.DOAJ.org www.Nejm.org www.NaFc.org www.seniorcaremeds.com www.ncoa.org www.afud.org/oab/general/campaign.html www.niddk.nih.gov/health/urolog/uibcw/bcw/bcw.htm niddk.nih.gov/health/urolog/uibcw/medicine/medicine.htm www.medscape.com

2.7; Istilah yang Akan Digunakan Untuk Mencari Artikel Istilah yang akan digunakan untuk mencari artikel yang berkaitan dengan intervensi mencegah jatuh pada lanjut usia, yaitu: 1 2 3 Gagal ginjal kronik/ESRD Status fungsional/Functional Status Lanjut Usia/Elderly/Old People

6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6 6

BAB III HASIL PENCARIAN PENELITIAN ESRD

Artikel Status Fungsional Lanjut Usia Dewasa sebelum dan sesudah Inisiasi Dialisis. ABSTRAK Latar belakang : Tidak jelas apakah status fungsional sebelum dialisis dan setelah inisiasi terapi ini tetap dipertahankan pada pasien usia lanjut dengan penyakit ginjal stadium akhir (ESRD). Metode : Menggunakan daftar nasional dari pasien yang menjalani dialisis, yang terkait dengan nasional registri keperawatan rumah penduduk, kami mengidentifikasi semua penghuni rumah jompo 3.702 di Amerika Serikat yang memulai pengobatan dengan dialisis antara bulan Juni 1998 dan Oktober 2000 dan untuk siapa setidaknya satu pengukuran status fungsional tersedia sebelum memulai dialisis. Status Fungsional diukur dengan menilai tingkat ketergantungan dalam tujuh kegiatan hidup (setiap hari pada Data

7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 7 Minimum Set-Kegiatan Harian Rumah [MDS-ADL skala] 0 hingga 28 poin, dengan skor yang lebih tinggi menunjukkan kesulitan fungsional yang lebih besar). Hasil : Nilai median MDS-ADL meningkat dari 12 selama 3 bulan sebelum inisiasi dialisis ke 16 selama 3 bulan setelah mulai dialisis. Tiga bulan setelah inisiasi dialisis, status fungsional telah diselenggarakan dalam 39% keperawatan penghuni rumah, tetapi oleh 12 bulan setelah mulai dialisis, 58% memiliki meninggal dan status predialysis fungsional telah diselenggarakan dalam hanya 13%. Dalam random - efek model, inisiasi dialisis dikaitkan dengan penurunan tajam status fungsional, yang ditandai dengan peningkatan sebesar 2,8 poin dalam skor MDS-ADL(95% confidence interval [CI], 2,5-3,0); penurunan ini adalah independen usia, jenis kelamin, ras,dan fungsional-status lintasan sebelum memulai dialisis. Penurunan fungsional status terkait dengan inisiasi dialisis tetap substansial (1,7 poin; 95% CI, 1,4-2,1), bahkan setelah penyesuaian untuk kehadiran atau tidak adanya suatu dipercepat fungsional menurun selama periode 3 bulan sebelum memulai dialisis. Kesimpulan : Di antara penghuni rumah jompo dengan ESRD, inisiasi dialisis dikaitkan dengan penurunan yang substansial dan berkelanjutan dalam status fungsional.Di Amerika Serikat, peningkatan jumlah pasien usia lanjut dengan penyakit ginjal stadium akhir (ESRD) mulai dialysis.Pada tahun 1999,penghuni rumah jompo menyumbang 4% dari seluruh pasien baru dengan ESRD dan 11% dari pasien

8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 8 baru dengan ESRD yang lebih tua dari 70 tahun.Manfaat dari dialisis pada pasien tersebut tidak pasti. Kematian pada tahun pertama setelah inisiasi dialisis lebih besar dari 35% di antara pasien yang lebih tua dari 70 tahun dan melebihi 50% di antara pasien lebih tua dari 80 tahun. Selain itu, sejauh mana dialisis memperpanjang hidup dan efek pada kualitas hidup pada pasien lanjut usia yang lemah atau cacat Status fungsional - kemampuan untuk melakukan kegiatan seperti berjalan, mandi, berpakaian, mendapatkan dari tempat tidur, dan menggunakan toilet - adalah aspek kunci kualitas hidup, sebuah prediktor kuat bertahan hidup, pengasuhan penentu kebutuhan dan perawatan kesehatan biaya, dan faktor dalam keputusan tentang prosedur medis seperti penggunaan pakan tabung atau cardiopulmonary resuscitation.Dalam pasien dengan harapan hidup terbatas, dialisis dapat dimulai dengan tujuan mengurangi gejala dan memperbaiki fungsi. Penurunan fungsional telah dilaporkan pada pasien dengan ESRD. Namun, lintasan fungsional status selama periode transisi dari kronis penyakit ginjal untuk ESRD tidak jelas, dan efek dari inisiasi dialisis status fungsional belum diselidiki. Kami mempelajari lintasan status fungsional sebelum dan setelah inisiasi dialisis antara rumah tua penduduk keperawatan dengan ESRD.Tujuannya untuk mengevaluasi frekuensi jangka pendek dan jangka panjang pemeliharaan status fungsional setelah memulai dialisis dan untuk memperkirakan efek dari inisiasi dialisis pada lintasan status fungsional.

9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9 9

10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10

BAB IV PEMBAHASAN HASIL

Sasaran masyarakat (lansia) yang tinggal di rumah perawatan Pembahasan Dengan memberikan informasi mengenai perubahan yang diantisipasi status fungsional serta harapan hidup,penelitian ini dapat membantu menginformasikan tentang dialysis pada pasien lanjut usia. Pada penelitian ini ditemukan memiliki perawatan penurunan warga besar yang dalam mulai status menjalani fungsional dialisis sekitar

saat inisiasi dialisis dan selama. Tentu saja tahun berikutnya adalah konsisten dengan penggunaan beberapa pendekatan analitis yang berbeda dan asumsi. Namun, karena tidak memilikikelompok kontrol keperawatan dengan rumah penduduk ESRD yang tidak memulai pengobatan dengan dialisis, pada penelitian ini tidak dapat disimpulkan apakah dialisis adalah penyebab penurunan fungsional dan, jika demikian, sampai sejauh mana, atau apakah dialisis dapat meningkatkan harapan hidup pada populasi ini. Karena alam dan waktu pengumpulan data dan pembatasan

11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 dari kohort studi kepada orang-orang yang menjalanidialisis, penurunan status fungsional yang terjadi sebelum awal mungkin dialisitelah diremehkan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1;

Kesimpulan ESRD atau end stage renal disease atau gagal ginjal kronik adalah suatu

kondisi di mana kedua ginjal mengalami kerusakan permanen dan tidak dapat menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak mampu mengangkut sampah metabolik tubuh atau ginjal gagal melakukan fungsi regulernya. Suatu bahan yang biasanya dieliminasi di urin menumpuk dalam cairan tubuh akibat gangguan eksresi renal dan menyebabkan gangguan fungsi endokrine, metabolik, cairan, elektrolit dan asam basa.

12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 Pada usia lanjut telah terjadi penurunan fungsi sel maupun organ termasuk ginjal. Terapi hemodialisa menimbulkan berbagai efek yang berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia. Pada penelitian status fungsional sebelum dan setelah menjalani hemodialisa terdapat hasil penghuni rumah jompo yang mulai menjalani dialisis memiliki substansialdan berkelanjutan penurunan status fungsionalSelain kematian sangat tinggi. 5.2; Saran Setalah mengetahui informasi bahwa terdapat penurunan status fungsional yang significant setelah penderita ESRD menjalani terapi hemodialisa diharapkan dapat menentukan intervensi yang tepat untuk tetap dapat mempertahankan status fungsional dan kebutuhan dasar manusia dapat terpenuhi dengan baik.

DAFTAR PUSTAKA

Manjula Kurella Tamura, at all. 2009 (online). http://content.nejm.org/cgi/content/full/361/16/1539 [diakses tanggal 5 April 2010].

13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 Brunner&suddarth. 2002.Keperawatan Medikal Bedah Volume 2.Jakarta:EGC.