You are on page 1of 3

Pengendapan Batubara Beserta Fasiesnya

Pada batubara sendiri memiliki beberapa lingkungan pengendapan yang memungkinkan untuk terbentuknya suatu batubara. Secara umum lingkungan pembentuk batubara dapat dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu : a. lingkungan paralik atau marginal marine (daerah pesisir) lingkungan paralik yaitu rawa-rawa yang berdekatan dengan pantai. terdapat beberapa sub-lingkungan dimana batubara umum terbentuk, yaitu pada: estuarin, lagun dan teluk: pada lingkungan ini terjadi deposisi sedimen klastik dan material organik dari marsh/swamp (paya/rawa) di sekitarnya serta kontribusi alga in situ.

Estuari Crevasse Splay Limpasan material sedimen di gabian delta dari distributary. Bentukan gambutanya seperti meliuk-liuk.

Crevasse Splay coastal marsh: lingkungan ini berada pada daerah rendah di belakang gosong pantai sehingga terpisah dari laut. Lower delta plain marsh/swamp: fasies ini terutama berupa daratan/pulau interdistributer yang ditumbuhi tumbuhan (mangrove) pada delta bagian depan yang berhadapan dengan laut.

Lower Delta Plain

b. lingkungan limnik atau air tawar Merupakan lingkungan yang didominasi oleh air tawar (atau di atas level pasang tertinggi) dan tidak memiliki hubungan hidrologis secara langsung dengan laut. Sublingkungan yang membentuk deposit batubara adalah: fluvial swamp (termasuk upper delta plain swamp): rawa fluvial banyak terdapat pada dataran banjir fluvial oleh karena terlindung dari suplai sedimen oleh adanya leeve sepanjang teras sungai. Gambut/batubara yang dihasilkan dapat berselang-seling dengan lapisan pasir atau lempung yang terbawa oleh adanya banjir.

Upper Delta Plain danau: pembentukan gambut terutama terjadi pada pinggir danau, sedangkan pada posisi yang lebih dalam terbentuk lumpur organik oleh karena minimnya sirkulasi air. upland bog: gambut juga dapat terbentuk pada lingkungan yang tidak secara langsung berhubungan dengan kondisi fluviatil, akan tetapi tetap terjadi drainasi dan akumulasi material klastik tidak terlalu banyak melampaui akumulasi tumbuhan.

Daftar Pustaka http://triranipujiastuti.blogspot.com/2012/11/resume-peranan-studisedimentologi-dan.html http://ilmubatubara.wordpress.com/