You are on page 1of 1

Berfikir kritis adalah proses yang melibatkan operasi mental seperti induksi, deduksi, klarifikasi dan penalaran.

Ennis (Hunter, 2009 : 3) menyatakan bahwa, critical thinking is reasonable, reflective thinking that is focused on deciding what to believe or do. Hal ini dapat disintesiskan bahwa berfikir kritis merupakan pemikiran masuk akal dan reflektif yang difokuskan apa yang harus dipercaya atau dilakukan. Berfikir dengan menggunakan penalaran yang masuk akal berarti berusaha menganalisis argumen secara hati-hati, mencari bukti yang valid dan memutuskan kesimpulan tentang apa yang harus dipercaya dan dilakukan.