You are on page 1of 3

ARTIKEL KEWIRAUSAHAAN ANALISA DIRI

OLEH : ZANDRA DWANITA WIDODO 2011 / K4611116

Program Studi PJKR Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta 2013

ANALISA DIRI Pengantar Analisa Diri terdiri dari dua kata yaitu: analisa yang berarti meneliti, introspeksi atau dalam istilah arabnya muhasabah. Sedangkan Diri berarti: aku, ego, saya, beta dan sebagainya. Jadi Analisa diri adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar untuk meneliti diri kita sendiri. Menganalisa diri penting dilakukan untuk mengetahui siapa sebenarnya diri kita? Dan apa seharusnya yang diri kita perbuat? Sudah sesuaikah apa yang diri kita perbuat? Dan dan lain sebagainya. Selain diri secara umum, penting untuk dikaji potensi dan kelemahan yang ada si dalam diri kita sehingga nantinya kita bisa memperbaikinya dimasa mendatang. Siapakah diri kita? Kira-kira semua sepakat jika ditanya maka jawabanya adalah manusia. Di dunia ini sudah banyak sekali kita melihat manusia dengan berbagai ragamnya. Ada yang putih, hitam, coklat sampai terbagi menjadi berbagai macam ras dan suku bangsa. Semua itu adalah makhluk Allah yang diciptakan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Jadi sebenarnya, manusia adalah wakil Allah di muka bumi ini untuk mengelola dan mengatur sesuai petunjuknya. Perangkat Analisa Diri Pada prinsipnya hal-hal yang termaksud ke dalam faktor internal yang mempengaruhi diri adalah hal-hal yang berkaitan dengan: 1. kekuatan (strength) Kekuatan, kelebihan atau potensi apakah yang dimiliki diri kita? Itu penting sebagai bagan analisa mulai dari potensi, sifat dan materi. 2. kelemahan (weaknesses). Setelah tahu kekuatan/ kelebihan diri kita, cobalah untuk menginventarisir seberapa banyak kelemahan atau kekurangan diri kita. Jika kita tahau kekurangan kita, nantinya itu mencati catatan kita untuk memperbaiki dan mengubahnya menjadi kekuatan. 3. peluang (opportunities) Dengan kekuatan dan beberapa kelemahan yang diri kita mIliki, sebenarnya berapa banyak peluang yang baik untuk kita? Itu juga menjadi catatan diri kita dalam

melangkah dan ber-evaluasi. Apakah peluang yang selama ini ada belum kita maksimalkan? 4. ancaman (threats) yang dapat mempengaruhi diri kita. Ancaman apa sajakah yang bakal menghadang diri kita? Itu juga perlu dianalisa. Apakah ancaman itu bisa kita subah menjadi suatu tantangan yang dapat ditaklukkan? Atau minimal kita tahu bahaya atau sebuah resiko untuk diri kita berhati-hati dalam melangkah.

Dengan menganalisis kekuatan (strength) dan kelemahan (weaknesses) yang ada, serta peluang (opportunities) dan ancaman (threats) yang harus di hadapi, maka diri kita menentukan strategi agar dapat mampu mengembangkan dan meningkatkan kualitas diri secara optimal.

Referensi Tengku Irvan (2013). Analisis Sosial dan Analisis Diri [online] (http://irvantengku.wordpress.com/2013/01/29/analisis-sosial-dan-analisis-diri/ 15 januari 2013, pukul 20:30)