You are on page 1of 1

Aku tak bisa pura-pura tak mengingat semuanya, Semua tempat duduk di ruang ini mengingatkan semuanya tentangmu,

bagaimana kau pernah menungguku sendiri dengan penampilanmu yang begitu indah, sedang aku hanya datang dengan pakaian apa adanya...kau memberiku senyum ketika ku datang, senyum yang mungkin juga sudah kau bagi dengan orang lain saat itu. Aku tak bisa berlama-lama ada di tempat ini, Ditekan oleh semua ketakutan kekanak-kanakan yang selalu membayangi, aku merasa telanjang disini. Seperti tidak ada sehelai pakaian yang menempel ditubuhku, tempat ini terasa sepi, aku kehilangan keberanianku. Aku belum tebiasa dengan tanpamu, kehadiranmu masih belum terpecahkan disini dan itu seperti selalu menemaniku, aku tak ingin terlihat bodoh disini, kau telah membuat kita dibangun dari kebohongan, tapi entah Dulu kau memikatku dengan cahaya yang beresonansi yang selalu kau tunjukan, sampai aku merasa begitu terikat oleh kehidupan yang telah kau buat. Sesekali wajahmu menghantui dalam mimpiku dan itu sangat menyenangkan sekali, bayang suaramu mengusir semua kewarasan dalam diriku Luka ini tak bisa ku sembunyikan, ini terlalu nyata. Ada terlalu banyak waktu yang tidak bisa terhapus. Masih sangat ku ingat, saat kau menangis aku mencoba mengahapus semua air matamu, ketika kau mengeluh aku akan selalu memberi semangat untukmu tapi mungkin sekarang tak akan pernah kulakukan lagi karena sekarang kau telah pergi. Kau pergi dengan inginmu yang begitu tak tertahankan, bahkan aku pun sudah tak bisa lagi menjadi alasanmu untuk tetap disini. Ah, sepertinya aku terlalu lama ditempat ini, aku benci mengingatnya. aku telah berusaha keras untuk meyakinkan diriku bahwa kau telah pergi. Aku ingin menjadi terbiasa tanpamu...