Вы находитесь на странице: 1из 3

Senin, 2008 Oktober 13

ASUHAN KEPERAWATAN APPENDICITIS AKUT


Tahap akhir dari pengkajian adalah diagnosa keperawatan. Diagnosa keperawatan ditetapkan berdasarkan analisa data yang diperoleh dari pengkajian data. Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul pada penderita post appendiktomy : 1. Gangguan rasa nyaman (nyeri) sehubungan dengan insisi pembedahan (Ingnata icius! 1""1). #. $otensial terjadi in%eksi dengan in asi kuman pada luka operasi (Doenges! 1"&" ). '. (ecemasan sehubungan dengan kurangnya in%ormasi dari team kesehatan akan penyembuhan penyakit (Ingnata icius! 1""1 ). $erencanaan Dari diagnosa keperawatan diatas maka dapat disusun rencana perawatan sesuai dengan prioritas masalah kesehatan) yaitu : 1. Gangguan rasa nyaman (nyeri) sehubungan dengan insisi pembedahan. Tujuan : *yeri berkurang dalam waktu kurang dari #+ jam. (riteria ,asil : (lien menyatakan nyeri berkurang) tidak takut melakukan mobilisasi) klien dapat istirahat dengan cukup. -kala nyeri sedang .encana Tindakan : a. /eri penjelasan pada klien tentang sebab dan akibat nyeri. b. 0jarkan teknik relaksasi dan destraksi. c. /antu klien menentukan posisi yang nyaman bagi klien. d. .awat luka secara teratur daan aseptik. .asional : a. $enjelasan yang benar membuat klien mengerti sehingga dapat diajak bekerja sama. b. Dapat mengurangi ketegangan atau mengalihkan perhatian klien agar dapat mengurangi rasa nyeri. c. $enderita sendiri yamg merasakan posisi yang lebih menyenangkan sehingga mengurangi rasa nyeri. d. $erawatan luka yang teratur dan aseptik dapat menghindari sekecil mungkin in asi kuman pada luka operasi. e. 0nalgesik dapat mengurangi rasa nyeri. #. $otensial terjadi in%eksi sehubungan dengan in asi kuman pada luka operasi.

Tujuan : In%eksi pada luka operasi tidak terjadi. (riteria hasil : Tidak ada tanda 1 tanda in%eksi (rubor) dolor ) luka bersih dan kering. .encana tindakan : a. /eri penjelasan pada klien tentang pentingnya perawatan luka dan tanda 2 tanda atau gejala in%eksi. b. .awat luka secara teratur dan aseptik. c. 3aga luka agar tetap bersih dan kering. d. 3aga kebersihan klien dan lingkungannya. e. 4bser asi tanda 1 tanda ital. %. (olaborasi dengan dokter untuk antibiotik yang sesuai. .asional : a. $enderita akan mengerti pentingnya perawatan luka dan segera melapor bila ada tanda 1 tanda in%eksi. b. $erawatan luka yang teratur dan aseptik dapat menghindari sekecil mungkin in asi kuman pada luka operasi. c. 5edia yang lembab dan basah merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman. d. 5engetahui sedini mungkin tanda 1 tanda in%eksi pada luka operasi. e. 5engetahui sedini mungkin tanda 1 tanda in%eksi secepatnya mengatasi . '. (ecemasan sehubungan dengan kurangnya in%ormasi dari 0ntibiotik menghambat proses in%eksi dalam tubuh. Tujuan : .asa cemas berkurang. (riteria hasil : (lien dapat mengekspresikan kecemasan secara konstrukti%) klien dapat tidur dengan tenang dan berkomunikasi dengan teman sekamarnya. .encana Tindakan : a. 3elaskan keadaan proses penyebab dan penyakitnya b. 3elaskan pengaruh psikologis terhadap %isiknya ($enyembuhan penyakit). c. 3elaskan tindakan perawatan yang akan diberikan. .asional : a. Dengan penjelasan diharapkan klien dapat mengerti sehingga klien menerima dan beradaptasi dengan baik. b. $engertian dan pemahamannya yang benar membantu klien ber%ikir secara konstrukti%. c. Dengan penjelasan benar akan menambah keyakinan atau kepercayaan diri klien. di ##:'" $osting 6ebih /aru $osting 6ama ,alaman 5uka

Pengunjung