You are on page 1of 17

Askep Infeksi Saluran Kemih

ASKEP INFEKSI SALURAN KEMIH Pengertian Infeksi saluran kemih adalah suatu istilah umum yang dipakai untuk mengatakan adanya invasi mikroorganisme pada saluran kemih. (Agus Tessy, Ardaya, Suwanto, 2 !".Infeksi saluran kemih dapat mengenai #aik laki$laki maupun perempuan dari semua umur #aik pada anak$anak rema%a, dewasa maupun pada umur lan%ut. Akan tetapi, dari dua %enis kelamin ternyata wanita le#ih sering dari pria dengan angka populasi umu, kurang le#ih & ' !& (. Infeksi saluran kemih pada #agian tertentu dari saluran perkemihan yang dise#a#kan oleh #akteri terutama s)heri)hia )oli * resiko dan #eratnya meningkat dengan kondisi seperti refluks vesikouretral, o#struksi saluran perkemihan, statis perkemiha, pemakaian instrumen uretral #aru, septikemia. (Susan +artin Tu)ker, dkk, !,,-" Infeksi traktus urinarius pada pria merupakan aki#at dari menye#arnya infeksi yang #erasal dari uretra seperti %uga pada wanita. .amun demikian, pan%ang uretra dan %auhnya %arak antara uretra dari rektum pada pria dan adanya #akterisidal dalam )airan prostatik melindungi pria dari infeksi traktus urinarius. Aki#atnya /TI paa pria %arang ter%adi, namun ketika gangguan ini ter%adi kali ini menun%ukkan adanya a#normalitas fungsi dan struktur dari traktus urinarius. 0tiologi 1akteri (0s)heri)ia )oli" 2amur dan virus Infeksi gin%al Prostat hipertropi (urine sisa" Anatomi 3isiologi Sistem perkemihan atau sistem urinaria terdiri atas, dua gin%al yang fungsinya mem#uang lim#ah dan su#stansi #erle#ihan dari darah, dan mem#entuk kemih dan dua ureter, yang mengangkut kemih dari gin%al ke kandung kemih (vesika urinaria" yang #erfungsi se#agai reservoir #agi kemih dan urethra. Saluran yang menghantar kemih dari kandung kemih keluar tu#uh sewaktu #erkemih. Setiap hari gin%al menyaring !4 5 darah, setiap gin%al mengandung le#ih dari ! %uta nefron, yaitu suatu fungsional gin%al. Ini le#ih dari )ukup untuk tu#uh, #ahkan satu gin%al pun sudah men)ukupi. 6arah yang mengalir ke kedua gin%al normalnya 2! ( dari )urah %antung atau sekitar !2 ml7menit. +asing$masing gin%al mempunyai pan%ang kira$ kira !2 )m dan le#ar 2,& )m pada #agian paling te#al. 1erat satu gin%al pada orang dewasa kira$kira !& gram dan kira$kira se#esar kepalang tangan. 8in%al terletak retroperitoneal di#agian #elakang a#domen. 8in%al kanan

terletak le#ih rendah dari gin%al kiri karena ada hepar disisi kanan. 8in%al #er#entuk ka)ang, dan permukaan medialnya yang )ekung dise#ut hilus renalis, yaitu tempat masuk dan keluarnya se%umlah saluran, seperti pem#uluh darah, pem#uluh getah #ening, saraf dan ureter. Pan%ang ureter sekitar 2& )m yang menghantar kemih. Ia turun ke #awah pada dinding posterior a#domen di #elakang peritoneum. 6i pelvis menurun ke arah luar dan dalam dan menem#us dinding posterior kandung kemih se)ara serong (o#lik". 9ara masuk ke dalam kandung kemih ini penting karena #ila kandung kemih sedang terisi kemih akan menekan dan menutup u%ung distal ureter itu dan men)egah kem#alinya kemih ke dalam ureter. Kandung kemih #ila sedang kosong atau terisi se#agian, kandung kemih ini terletak di dalam pelvis, #ila terisi le#ih dari setengahnya maka kandung kemih ini mungkin tera#a di atas pu#is. Peritenium menutupi permukaan atas kandung kemih. Periteneum ini mem#entuk #e#erapa kantong antara kandung kemih dengan organ$organ di dekatnya, seperti kantong rektovesikal pada pria, atau kantong vesiko$uterina pada wanita. 6iantara uterus dan rektum terdapat kavum douglasi. /retra pria pan%ang !-$2 )m dan #ertindak se#agai saluran untuk sistem reproduksi maupun perkemihan. Pada wanita pan%ang uretra kira$kira : )m dan #ertindak hanya se#agai system Perkemihan. /retra mulai pada orifisium uretra internal dari kandung kemih dan #er%alan turun di#elakang simpisis pu#is melekat ke dinding anterior vagina. Terdapat sfinter internal dan e;ternal pada uretra, sfingter internal adalah involunter dan e;ternal di#awah kontrol volunter ke)uali pada #ayi dan pada )edera atau penyakit saraf. Patofisiologi +asuknya mikroorganisme ke dalam saluran kemih dapat melalui < a. Penye#aran endogen yaitu kontak langsung daro tempat terdekat. #. =ematogen. ). 5imfogen. d. 0ksogen se#agai aki#at pemakaian alat #erupa kateter atau sistoskopi. 3aktor$faktor yang mempermudah ter%adinya infeksi saluran kemih yaitu < !. 1endungan aliran urine. !" Anatomi konginetal. 2" 1atu saluran kemih. >" ?klusi ureter (se#agian atau total". 2. @efluks vesi ke ureter. >. /rine sisa dalam #uli$#uli karena < !" .eurogenik #ladder. 2" Striktur uretra. >" =ipertropi prostat. :. 8angguan meta#olik. !" =iperkalsemia. 2" =ipokalemia

>" Agamaglo#ulinemia. &. Instrumentasi !" 6ilatasi uretra sistoskopi. A. Kehamilan 1) Faktor statis dan bendungan. 2) PH urine ang tinggi se!ingga "e"#er"uda! #ertu"bu!an ku"an. In$eksi tra%tus urinarius teruta"a berasa& dari "ikroorganis"e #ada $ae%es ang naik dari #erineu" ke uretra dan kandung ke"i! serta "ene"#e& #ada #er"ukaan "ukosa. Agar in$eksi da#at ter'adi( bakteri !arus "en%a#ai kandung ke"i!( "e&ekat #ada dan "engko&onisasi e#ite&iu" traktus urinarius untuk "eng!indari #e"bi&asan "e&a&ui berke"i!( "ekanis"e #erta!an #en'a"u dan %etusan in$&a"asi. In$&a"asi( abrasi "ukosa uretra&( #engosongan kandung ke"i! ang tidak &engka#( gangguan status "etabo&is"e )diabetes( ke!a"i&an( gout) dan i"unosu#resi "eningkatkan resiko in$eksi sa&uran ke"i! dengan %ara "engganggu "ekanis"e nor"a&. In$eksi sa&uran ke"i! da#at dibagi "en'adi sistisis dan #ie&one$ritis. Pie&one$ritis akut biasan a ter'adi akibat in$eksi kandung ke"i! asendens. Pie&one$ritis akut 'uga da#at ter'adi "e&a&ui in$eksi !e"atogen. In$eksi da#at ter'adi di satu atau di kedua gin'a&. Pie&one$ritis kronik da#at ter'adi akibat in$eksi beru&ang( dan biasan a di'u"#ai #ada indi*idu ang "engida# batu( obstruksi &ain( atau re$&uks *esikoureter. Sistitis )in$&a"asi kandung ke"i!) ang #a&ing sering disebabkan o&e! "en ebarn a in$eksi dari uretra. Ha& ini da#at disebabkan o&e! a&iran ba&ik urine dari uretra ke da&a" kandung ke"i! )re$&uks urtro*esika&)( konta"inasi $eka&( #e"akaian kateter atau sistosko#. Uretritis suatu in$&a"asi biasan a ada&a! suatu in$eksi ang "en ebar naik ang digo&ongkan sebagai genera& atau "ongonorea&. Uretritis gnorea& disebabkan o&e! niesseria gonor!oeae dan ditu&arkan "e&a&ui kontak seksua&. Uretritis nongonorea& + uretritis ang tidak ber!ubungan dengan niesseria gonor!oeae biasan a disebabkan o&e! k&a"idia $rako"atik atau urea #&as"a ure& tiku". Pie&one$ritis )in$eksi traktus urinarius atas) "eru#akan in$eksi bakteri #ia&a gin'a&( tobu&us dan 'aringan intertisia& dari sa&a! satu atau kedua gin'a&. ,akteri "en%a#ai kandung k"i! "e&a&ui uretra dan naik ke gin'a& "eski#un gin'a& 2- . sa"#ai 2/ . %ura! 'antung+ bakteri 'arang "en%a#ai gin'a& "e&a&ui a&iran dara! + kasus #en ebaran se%ara !e"atogen kurang dari 0 .. Ma%a"1"a%a" ISK 2 1) Uretritis )uretra) 2) Sistisis )kandung ke"i!) 0) Pie&one$ritis )gin'a&) 3a"baran K&inis 2 Uretritis biasan a "e"#er&i!atkan ge'a&a 2

1) 2) 0) 5) /) 6) 8) 9) :)

Mukosa "e"era! dan oede"a 4erda#at %airan eksudat ang #uru&ent Ada u&serasi #ada uret!ra Adan a rasa gata& ang "engge&itik 3ood "orning sign Adan a nana! a7a& "iksi N eri #ada saat "iksi Kesu&itan untuk "e"u&ai "iksi N eri #ada abdo"en bagian ba7a!.

Sistitis biasan a "e"#er&i!atkan ge'a&a 2 1) ;isuria )n eri 7aktu berke"i!) 2) Peningkatan $rekuensi berke"i! 0) Perasaan ingin berke"i! 5) Adan a se&1se& dara! #uti! da&a" urin /) N eri #unggung ba7a! atau su#ra#ubi% 6) ;e"a" ang disertai adan a dara! da&a" urine #ada kasus ang #ara!. Pie&one$ritis akut biasan a "e"#eri!atkan ge'a&a 2 1) ;e"a" 2) Menggigi& 0) N eri #inggang 5) ;isuria Pie&one$ritis kronik "ungkin "e"#er&i!atkan ga"baran "iri# dengan #ie&one$ritis akut( teta#i da#at 'uga "eni"bu&kan !i#ertensi dan ak!irn a da#at "en ebabkan gaga& gin'a&. Ko"#&ikasi 2 1) Pe"bentukan Abses gin'a& atau #erirena& 2) 3aga& gin'a& Pe"eriksaan diagnostik Urina&isis 1) Leukosuria atau #iuria terda#at < / =&#b sedi"en air ke"i! 2) He"aturia / > 1- eritrosit=&#b sedi"en air ke"i!. ,akterio&ogis 1) Mikrosko#is + satu bakteri &a#angan #andang "in ak e"ersi. 1-2 > 1-0 organis"e ko&i$or"="L urin 2),iakan bakteri #&us #iuria. 2) 4es ki"ia7i+ tes reduksi griess nitrate beru#a #eruba!an 7arna #ada u'i %arik. Pengobatan #en akit ISK 1) 4era#i antibiotik untuk "e"bunu! bakteri gra" #ositi$ "au#un gra" negati$. 2) A#abi&a #ie&one$ritis kronikn a disebabkan o&e! obstruksi atau re$&uks( "aka di#er&ukan #enata&aksanaan s#esi$ik untuk "engatasi "asa&a!1"asa&a! tersebut.

0) ;ian'urkan untuk sering "inu" dan ,AK sesuai kebutu!an untuk "e"bi&as "i%roorganis"e ang "ungkin naik ke uretra( untuk 7anita !arus "e"bi&as dari de#an ke be&akang untuk "eng!indari konta"inasi &ubang uret!ra o&e! bakteri $ae%es. Konse# ;asar Asu!an Ke#era7atan Pengka'ian ;a&a" "e&akukan #engka'ian #ada k&ien ISK "enggunakan #endekatan bersi$at "en e&uru! aitu 2 ;ata bio&ogis "e&i#uti 2 1) Identitas k&ien 2) Identitas #enanggung Ri7a at kese!atan 2 1) Ri7a at in$eksi sa&uran ke"i! 2) Ri7a at #erna! "enderita batu gin'a& 0) Ri7a at #en akit ;M( 'antung. Pengka'ian $isik 2 1) Pa&#asi kandung ke"i! 2) Ins#eksi daera! "eatus a) Pengka'ian 7arna( 'u"&a!( bau dan ke'erni!an urine b) Pengka'ian #ada %osto*ertebra&is Ri7a at #sikososia& 2 Usia( 'enis ke&a"in( #eker'aan( #endidikan Perse#si ter!ada# kondisi #en akit Mekanis"e ko#in dan s ste" #endukung Pengka'ian #engeta!uan k&ien dan ke&uarga 1) Pe"a!a"an tentang #en ebab=#er'a&anan #en akit 2) Pe"a!a"an tentang #en%ega!an( #era7atan dan tera#i "edis 6iagnosa Keperawatan !" Infeksi yang #erhu#ungan dengan adanya #akteri pada saluran kemih. 2" Peru#ahan pola eliminasi urine (disuria, dorongan, frekuensi, dan atau nokturia" yang #erhu#ungan dengan ISK. >" .yeri yang #erhu#ungan dengan ISK. :" Kurang pengetahuan yang #erhu#ungan dengan kurangnya informasi tentang proses penyakit, metode pen)egahan, dan instruksi perawatan di rumah. Peren)anaan !. Infeksi yang #erhu#ungan dengan adanya #akteri pada saluran kemih Tu%uan < Setelah di lakukan tindakan keperawatan selama > ; 2: %am pasien memperlihatkan tidak adanya tanda$tanda infeksi.

Kriteria =asil < !" Tanda vital dalam #atas normal 2" .ilai kultur urine negative >" /rine #erwarna #ening dan tidak #au Intervensi < !" Ka%i suhu tu#uh pasien setiap : %am dan lapor %ika suhu diatas >-,& 9 @asional < Tanda vital menandakan adanya peru#ahan di dalam tu#uh 2" 9atat karakteristik urine @asional < /ntuk mengetahui7mengidentifikasi indikasi kema%uan atau penyimpangan dari hasil yang diharapkan. >" An%urkan pasien untuk minum 2 ' > liter %ika tidak ada kontra indikasi @asional < /ntuk men)egah stasis urine :" +onitor pemeriksaan ulang urine kultur dan sensivitas untuk menentukan respon terapi. @asional < +engetahui se#erapa %auh efek pengo#atan terhadap keadaan penderita. &" An%urkan pasien untuk mengosongkan kandung kemih se)ara komplit setiap kali kemih. @asional < /ntuk men)egah adanya distensi kandung kemih A" 1erikan perawatan perineal, pertahankan agar tetap #ersih dan kering. @asional < /ntuk men%aga ke#ersihan dan menghindari #akteri yang mem#uat infeksi uretra 2. Peru#ahan pola eliminasi urine (disuria, dorongan frekuensi dan atau nokturia" yang #erhu#unganm dengan ISK. Tu%uan < Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama > ; 2: %am klien dapat mempertahankan pola eliminasi se)ara adekuat. Kriteria < !" Klien dapat #erkemih setiap > %am 2" Klien tidak kesulitan pada saat #erkemih >" Klien dapat #ak dengan #erkemih Intervensi < !" /kur dan )atat urine setiap kali #erkemih @asional < /ntuk mengetahui adanya peru#ahan warna dan untuk mengetahui input7out put 2" An%urkan untuk #erkemih setiap 2 ' > %am @asional < /ntuk men)egah ter%adinya penumpukan urine dalam vesika urinaria.

>" Palpasi kandung kemih tiap : %am @asional < /ntuk mengetahui adanya distensi kandung kemih. :" 1antu klien ke kamar ke)il, memakai pispot7urinal @asional < /ntuk memudahkan klien di dalam #erkemih. &" 1antu klien mendapatkan posisi #erkemih yang nyaman @asional < Supaya klien tidak sukar untuk #erkemih. >. .yeri yang #erhu#ungan dengan ISK Tu%uan < Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama >; 2: %am pasien merasa nyaman dan nyerinya #erkurang. Kriteria =asil < !" Pasien mengatakan 7 tidak ada keluhan nyeri pada saat #erkemih. 2" Kandung kemih tidak tegang >" Pasien nampak tenang :" 0kspresi wa%ah tenang Intervensi < !" Ka%i intensitas, lokasi, dan fa)tor yang memper#erat atau meringankan nyeri. @asional < @asa sakit yang he#at menandakan adanya infeksi 2" 1erikan waktu istirahat yang )ukup dan tingkat aktivitas yang dapat di toleran. @asional < Klien dapat istirahat dengan tenang dan dapat merilekskan otot$otot >" An%urkan minum #anyak 2$> liter %ika tidak ada kontra indikasi @asional < /ntuk mem#antu klien dalam #erkemih :" 1erikan o#at analgetik sesuai dengan program terapi. @asional < Analgetik mem#lok lintasan nyeri :. Kurang pengetahuan yang #erhu#ungan dengan kurangnya informasi tentang proses penyakit, metode pen)egahan, dan instruksi perawatan di rumah. Tu%uan < Setelah dilakukan tindakan keperawatan klien tidak memperlihatkan tanda$tanda gelisah. Kriteria hasil < !" Klien tidak gelisah 2" Klien tenang Intervensi <

!" Ka%i tingkat ke)emasan @asional < /ntuk mengetahui #erat ringannya ke)emasan klien 2" 1eri kesempatan klien untuk mengungkapkan perasaannya @asional < Agar klien mempunyai semangat dan mau empati terhadap perawatan dan pengo#atan >" 1eri support pada klien @asional < :" 1eri dorongan spiritual @asional < Agar klien kem#ali menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan B+0.1eri support pada klien &" 1eri pen%elasan tentang penyakitnya @asional < Agar klien mengerti sepenuhnya tentang penyakit yang dialaminya. Pelaksanaan Pada tahap ini untuk melaksanakan intervensi dan aktivitas$aktivitas yang telah di)atat dalam ren)ana perawatan pasien. Agar implementasi7 pelaksanaan peren)anaan ini dapat tepat waktu dan efektif maka perlu mengidentifikasi prioritas perawatan, memantau dan men)atat respon pasien terhadap setiap intervensi yang dilaksanakan serta mendokumentasikan pelaksanaan perawatan (6oenges 0 +arilyn, dkk, 2 " 0valuasi Pada tahap yang perlu dievaluasi pada klien dengan ISK adalah, menga)u pada tu%uan yang hendak di)apai yakni apakah terdapat < !. .yeri yang menetap atau #ertam#ah 2. Peru#ahan warna urine >. Pola #erkemih #eru#ah, #erkemih sering dan sedikit$sedikit, perasaan ingin ken)ing, menetes setelah #erkemih.

Askep pada klien dengan 80


P0.80@TIA.. 8astroentritis ( 80 " adalah peradangan yang ter%adi pada lam#ung dan usus yang mem#erikan ge%ala diare dengan atau tanpa disertai muntah (Sowden,et all.!,,A".

8astroenteritis diartikan se#agai #uang air #esar yang tidak normal atau #entuk tin%a yang en)er dengan frekwensi yang le#ih #anyak dari #iasanya (3K/I,!,A&". 8astroenteritis adalah inflamasi pada daerah lam#ung dan intestinal yang dise#a#kan oleh #akteri yang #erma)am$ma)am,virus dan parasit yang patogen (Chaley D CongEs,!,,&". 8astroenteritis adalah kondisis dengan karakteristik adanya muntah dan diare yang dise#a#kan oleh infeksi,alergi atau kera)unan Fat makanan ( +arlenan +ayers,!,,& ". 6ari keempat pengertian diatas penulis dapat menyimpulkan #ahwa 8stroentritis adalah peradangan yang ter%adi pada lam#ung dan usus yang mem#erikan ge%ala diare dengan frekwensi le#ih #anyak dari #iasanya yang dise#a#kan oleh #akteri,virus dan parasit yang patogen. PAT?3ISI?5?8I. Penye#a# gastroenteritis akut adalah masuknya virus (@otravirus, Adenovirus enteris( ?irus Nor7a&k)( ,akteri atau toksin )@o"# &oba%ter( Sa&"one&&a( Es%!eri!ia @o&i( Aersinia dan &ainn a)( #arasit ),iardia La"bia( @r #tos#oridiu"). ,ebera#a "ikroorganis"e #atogen ini "en ebabkan in$eksi #ada se&1se&( "e"#roduksi enterotoksin atau @ totoksin di"ana "erusak se&1se&( atau "e&ekat #ada dinding usus #ada 3astroenteritis akut. Penu&aran 3astroenteritis bias "e&a&ui $eka&1ora& dari satu #enderita ke ang &ainn a. ,ebera#a kasus dite"ui #en ebaran #atogen dikarenakan "akanan dan "inu"an ang terkonta"inasi. Mekanis"e dasar #en ebab ti"bu&n a diare ada&a! gangguan os"oti% )"akanan ang tidak da#at disera# akan "en ebabkan tekanan os"oti% da&a" rongga usus "eningkat se!ingga ter'adi #ergeseran air dan e&ektro&it keda&a" rongga usus(isi rongga usus ber&ebi!an se!ingga ti"bu& diare ). Se&ain itu "eni"bu&kan gangguan sekresi akibat toksin di dinding usus( se!ingga sekresi air dan e&ektro&it "eningkat ke"udian ter'adi diare. 3angguan "u&ti&itas usus ang "engakibatkan !i#er#erista&tik dan !i#o#erista&tik. Akibat dari diare itu sendiri ada&a! ke!i&angan air dan e&ektro&it );e!idrasi) ang "engakibatkan gangguan asa" basa )Asidosis Metabo&ik dan Hi#oka&e"ia)( gangguan giBi )intake kurang( out#ut ber&ebi!)( !i#og&ike"ia dan gangguan sirku&asi dara!. 3ECALA KLINIS. a.;iare.

b.Munta!. %.;e"a". d.N eri Abdo"en e.Me"bran "ukosa "u&ut dan bibir kering $.Fontane& @ekung g.Ke!i&angan berat badan !.4idak na$su "akan i.Le"a! K?+P5IKASI a.;e!idrasi b.Ren'atan !i#o*o&e"ik %.Ke'ang d.,akteri"ia e.Ma& nutrisi $.Hi#og&ike"ia g.Into&eransi sekunder akibat kerusakan "ukosa usus. ;ari ko"#&ikasi 3astroentritis(tingkat de!idrasi da#at dik&asi$ikasikan sebagai berikut 2 a.;e!idrasi ringan Ke!i&angan %airan 2 > / . dari berat badan dengan ga"baran k&inik turgor ku&it kurang e&astis( suara serak( #enderita be&u" 'atu! #ada keadaan s ok. b.;e!idrasi Sedang Ke!i&angan %airan / > 9 . dari berat badan dengan ga"baran k&inik turgor ku&it 'e&ek( suara serak( #enderita 'atu! #re s ok nadi %e#at dan da&a". %.;e!idrasi ,erat Ke!i&angan %airan 9 1 1- . dari bedrat badan dengan ga"baran k&inik se#erti tanda1tanda de!idrasi sedang dita"ba! dengan kesadaran "enurun( a#atis sa"#ai ko"a( otot1otot kaku sa"#ai sianosis. P0.ATA5AKSA.AA. +06IS a.Pe"berian %airan. b.;iatetik 2 #e"berian "akanan dan "inu"an k!usus #ada #enderita dengan tu'uan #en e"bu!an dan "en'aga kese!atan ada#un !a& ang #er&u di#er!atikan 2 1.Me"berikan asi.

2.Me"berikan ba!an "akanan ang "engandung ka&ori( #rotein( *ita"in( "inera& dan "akanan ang bersi!. %.Dbat1obatan. Keterangan 2 a. Pe"berian %airan(#ada k&ien ;iare dengasn "e"#er!atikan dera'at de!idrasin a dan keadaan u"u". 1.%airan #er ora&. Pada k&ien dengan de!idrasi ringan dan sedang(%airan diberikan #erora& beru#a %airan ang berisikan Na@& dan Na(H%o(Ka& dan 3&ukosa(untuk ;iare akut diatas u"ur 6 bu&an dengan de!idrasi ringan(atau sedang kadar natriu" /-16- MeE=I da#at dibuat sendiri )"engandung &arutan gara" dan gu&a ) atau air ta'in ang diberi gu&a dengan gara". Ha& tersebut diatas ada&a! untuk #engobatan diru"a! sebe&u" diba7a keru"a! sakit untuk "en%ega! de!idrasi &ebi! &an'ut. 2.@airan #arentera&. Mengenai sebera#a ban ak %airan ang !arus diberikan tergantung dari berat badan atau ringann a de!idrasi( ang di#er!itungkan ke!i&angan %airan sesuai dengan u"ur dan berat badann a. 2.1.;e!idrasi ringan. 2.1.1. 1 'a" #erta"a 2/ > /- "& = Kg ,, = !ari 2.1.2. Ke"udian 12/ "& = Kg ,, = ora& 2.2. ;e!idrasi sedang. 2.2.1. 1 'a" #erta"a /- > 1-- "& = Kg ,, = ora& 2.2.2. ke"udian 12/ "& = kg ,, = !ari. 2.0. ;e!idrasi berat. 2.0.1. Untuk anak u"ur 1 bu&an > 2 ta!un dengan berat badan 0 > 1- kg F 1 'a" #erta"a 2 5- "& = kg ,, = 'a" G 1- tetes = kg ,, = "enit )in$us set 1 "& G 1/ tetes atau 10 tetes = kg ,, = "enit. F 8 'a" berikutn a 12 "& = kg ,, = 'a" G 0 tetes = kg ,, = "enit ) in$us set 1 "& G 2- tetes ). F 16 'a" berikutn a 12/ "& = kg ,, ora&it #er ora& bi&a anak "au "inu"(teruskan dengan 2A intra *ena 2 tetes = kg ,, = "enit atau 0 tetes = kg ,, = "enit. 2.0.2. Untuk anak &ebi! dari 2 > / ta!un dengan berat badan 1- > 1/ kg. 1 'a" #erta"a 0- "& = kg ,, = 'a" atau 9 tetes = kg ,, = "enit ) in$us set 1 "& G 1/ tetes ) atau 1- tetes = kg ,, = "enit ) 1 "& G 2- tetes ). 8 'a" ke"udian 128 "& = kg ,, ora&it #er ora&(bi&a anak tidak "au "inu" da#at

diteruskan dengan 2A intra *ena 2 tetes = kg ,, = "enit atau 0 tetes = kg ,, = "enit. 2.0.0. Untuk anak &ebi! dari / > 1- ta!un dengan berat badan 1/ > 2/ kg. 1 'a" #erta"a 2- "& = kg ,, = 'a" atau / tetes = kg ,, = "enit ) in$us set 1 "& G 2- tetes ). 16 'a" berikutn a 1-/ "& = kg ,, ora&it #er ora&. 2.5. ;iatetik ) #e"berian "akanan ). 4era$i diatetik ada&a! #e"berian "akan dan "inu" k!usus ke#ada #enderita dengan tu'uan "eringankan("en e"bu!kan serta "en'aga kese!atan #enderita. Ha& > !a& ang #er&u di#er!atikan 2 2.5.1. Me"berikan Asi. 2.5.2. Me"berikan ba!an "akanan ang "engandung %uku# ka&ori(#rotein("inera& dan *ita"in("akanan !arus bersi!. 2./. Dbat1obatan. 2./.1. Dbat anti sekresi. 2./.2. Dbat anti s#as"o&itik. 2./.0. Dbat antibiotik. P0+0@IKSAA. P0./.2A.8 1. Pe"eriksaan &aboratoriu". 1.1. Pe"eriksaan tin'a. 1.2. Pe"eriksaan gangguan kesei"bangan asa" basa da&a" dara! astru#(bi&a "e"ungkinkan dengan "enentukan PH kesei"bangan ana&isa gas dara! atau astru#(bi&a "e"ungkinkan. 1.0. Pe"eriksaan kadar ureu" dan %reatinin untuk "engeta!ui #ungsi gin'a&. 2. #e"eriksaan e&ektro&it intubasi duodenu" untuk "engeta!ui 'asad renik atau #arasit se%ara kuantitati$(teruta"a di&akukan #ada #enderita diare kronik. T/+1/= K0+1A.8 A.AK ,erdasarkan #engertian ang dida#at(#enu&is "enguraikan tentang #engertian dari #ertu"bu!an ada&a! berkaitan dengan "asa #ertu"bu!an da&a" besar( 'u"&a!( ukuran atau dengan di"ensi tentang se& organ indi*idu( sedangkan #erke"bangan ada&a! "enitik beratkan #ada as#ek #eruba!an bentuk atau $ungsi #e"atangan organ indi*idu ter"asuk #eruba!an as#ek dan e"osiona&. Anak ada&a! "eru#akan "ak!&uk ang unik dan utu!( bukan "eru#akan orang de7asa ke%i&( atau keka aan orang tua ang ni&ain a da#at di!itung se%ara

ekono"i. 4u'uan ke#era7atan anak ada&a! "eningkatkan "aturasi ang se!at bagi anak( baik se%ara $isik( inte&ektua& dan e"osiona& se%ara sosia& dan konteks ke&uarga dan "as arakat. 4u"bu! ke"bang #ada ba i usia 6 bu&an. d. Motorik !a&us. 1. Mu&ai be&a'ar "erai! benda1benda ang ada dida&a" 'angkauan atau#un di&uar. 2. Menangka# ob'ek atau benda1benda dan "en'atu!kann a 0. Me"asukkan benda keda&a" "u&utn a. 5. Me"egang kaki dan "endorong ke ara! "u&utn a. /. Men%engkra" dengan se&uru! te&a#ak tangan. e. Motorik kasar. 1. Mengangkat ke#a&a dan dada sa"bi& berto#ang tangan. 2. ;a#at tengkura# dan berba&ik sendiri. 0. ;a#at "erangkak "endekati benda atau seseorang. $. Kogniti$. 1. ,erusa!a "e"#er&uas &a#angan. 2. 4erta7a dan "en'erit karena ge"bira bi&a dia'ak ber"ain. 0. Mu&ai "en%ari benda1benda ang !i&ang. g. ,a!asa. Menge&uarkan suara "a( #a( ba 7a&au#un kita berasu"si ia suda! da#at "e"anggi& kita( teta#i sebenarn a ia sa"a seka&i be&u" "engerti. 6A+PAK =?SPITA5ISASI T0@=A6AP A.AK. a. Se#aration ansiet b. 4ergantung #ada orang tua %. Stress bi&a ber#isa! dengan orang ang berarti d. 4a!a# #utus asa 2 ber!enti "enangis( kurang akti$( tidak "au "akan( "ain( "enarik diri( sedi!( kese#ian dan a#atis e. 4a!a# "eno&ak 2 Sa"ar1sa"ar se#erti "eneri"a #er#isa!an( "eneri"a !ubungan dengan orang &ain dan "en ukai &ingkungan P0.8KA2IA.. Pengka'ian ang siste"atis "e&i#uti #engu"#u&an data(ana&isa data dan #enentuan "asa&a!. Pengu"#u&an data di#ero&e! dengan %ara inter*ensi(obser*asi(#sika&

assess"ent. Ka'i data "enurut @ ndi S"it! 3reenberg(1::2 ada&a! 2 1. Identitas k&ien. 2. Ri7a at ke#era7atan. 2.1. A7a&an serangan 2 A7a&n a anak %engeng(ge&isa!(su!u tubu! "eningkat(anoreksia ke"udian ti"bu& diare. 2.2. Ke&u!an uta"a 2 Fae%es se"akin %air("unta!(bi&a ke!i&angan ban ak air dan e&ektro&it ter'adi ge'a&a de!idrasi(berat badan "enurun. Pada ba i ubun1ubun besar %ekung(tonus dan turgor ku&it berkurang(se&a#ut &endir "u&ut dan bibir kering($rek7ensi ,A, &ebi! dari 5 ka&i dengan konsistensi en%er. 0. Ri7a at kese!atan "asa &a&u. Ri7a at #en akit ang diderita(ri7a at #e"berian i"unisasi. 5. Ri7a at #sikososia& ke&uarga. ;ira7at akan "en'adi stressor bagi anak itu sendiri "au#un bagi ke&uarga(ke%e"asan "eningkat 'ika orang tua tidak "engeta!ui #rosedur dan #engobatan anak(sete&a! "en adari #en akit anakn a("ereka akan bereaksi dengan "ara! dan "erasa bersa&a!. /. Kebutu!an dasar. /.1. Po&a e&i"inasi 2 akan "enga&a"i #eruba!an aitu ,A, &ebi! dari 5 ka&i se!ari(,AK sedikit atau 'arang. /.2. Po&a nutrisi 2 dia7a&i dengan "ua&("unta!(ano#reksia("en ebabkan #enurunan berat badan #asien. /.0. Po&a tidur dan istira!at akan terganggu karena adan a distensi abdo"en ang akan "eni"bu&kan rasa tidak n a"an. /.5. Po&a ! giene 2 kebiasaan "andi setia# !arin a. /./. Akti*itas 2 akan terganggu karena kondisi tubu! ang &a"a! dan adan a n eri akibat distensi abdo"en. 6. Pe"erikasaan $isik. 6.1. Pe"eriksaan #siko&ogis 2 keadaan u"u" ta"#ak &e"a!(kesadran %o"#os"entis sa"#ai ko"a(su!u tubu! tinggi(nadi %e#at dan &e"a!(#erna#asan agak %e#at. 6.2. Pe"eriksaan siste"atik 2 6.2.1. Ins#eksi 2 "ata %ekung(ubun1ubun besar(se&a#ut &endir("u&ut dan bibir kering(berat badan "enurun(anus ke"era!an. 6.2.2. Perkusi 2 adan a distensi abdo"en. 6.2.0. Pa&#asi 2 4urgor ku&it kurang e&astis 6.2.5. Ausku&tasi 2 terdengarn a bising usus.

6.0. Pe"eriksaan ting&kat tu"bu! ke"bang. Pada anak diare akan "enga&a"i gangguan karena anak de!idrasi se!ingga berat badan "enurun. 6.5. Pe"eriksaan #enun'ang. Pe"eriksaan tin'a(dara! &engka# dan doodenu" intubation aitu untuk "engeta!ui #en ebab se%ara kuantitati# dan kua&itati$. ;IA3NDSA KEPERHA4AN. 1. ;e$isit *o&u"e %airan dan e&ektro&it kurang dari kebutu!an tubu! ber!ubungan dengan out#ut %airan ang ber&ebi!an. 2. 3angguan kebutu!an nutrisi kurang dari kebutu!an tubu! ber!ubuingan dengan "ua& dan "unta!. 0. 3angguan integritas ku&it ber!ubungan dengan iritasi($rek7ensi ,A, ang ber&ebi!an. 5. 3angguan rasa n a"an n eri ber!ubungan dengan distensi abdo"en. /. Kurang #engeta!uan ber!ubungan dengan kurangn a in$or"asi tentang #en akit(#rognosis dan #engobatan. 6. @e"as ber!ubungan dengan #er#isa!an dengan orang tua(#rosedur ang "enakutkan. I.T0@G0.SI ;iagnosa 1. ;e$isit *o&u"e %airan dan e&ektro&it kurang dari kebutu!an tubu! ber!ubungan dengan out#ut %airan ang ber&ebi!an. 4u'uan . ;e*isit %airan dan e&ektro&it teratasi Kriteria !asi& 4anda1tanda de!idrasi tidak ada( "ukosa "u&ut dan bibir &e"bab( ba&an %airan sei"bang Inter*ensi Dbser*asi tanda1tanda *ita&. Dbser*asi tanda1tanda de!idrasi. Ukur in$ut dan out#ut %airan )ba&an% %%airan). ,erikan dan an'urkan ke&uarga untuk "e"berikan "inu" ang ban ak kurang &ebi! 2--- > 2/-- %% #er !ari. Ko&aborasi dengan dokter da&a" #e"berian t!era$i %airan( #e"eriksaan &ab e&ektro&it. Ko&aborasi dengan ti" giBi da&a" #e"berian %airan renda! sodiu". ;iagnosa 2.

3angguan kebutu!an nutrisi kurang dari kebutu!an tubu! ber!ubuingan dengan "ua& dan "unta!. 4u'uan 3angguan #e"enu!an kebutu!an nutrisi teratasi Kriteria !asi& Intake nutrisi k&ien "eningkat( diet !abis 1 #orsi ang disediakan( "ua&("unta! tidak ada. Inter*ensi Ka'i #o&a nutrisi k&ien dan #eruba!an ang ter'adi. 4i"bang berat badan k&ien. Ka'i $a%tor #en ebab gangguan #e"enu!an nutrisi. Lakukan #e"erikasaan $isik abdo"en )#a&#asi(#erkusi(dan ausku&tasi). ,erikan diet da&a" kondisi !angat dan #orsi ke%i& ta#i sering. Ko&aborasi dengan ti" giBi da&a" #enentuan diet k&ien. ;iagnosa 0. 3angguan integritas ku&it ber!ubungan dengan iritasi($rek7ensi ,A, ang ber&ebi!an. 4u'uan 2 3angguan integritas ku&it teratasi Kriteria !asi& 2 Integritas ku&it ke"ba&i nor"a&( iritasi tidak ada( tanda1tanda in$eksi tidak ada Inter*ensi 2 3anti #o#ok anak 'ika basa!. ,ersi!kan bokong #er&a!an sabun non a&%o!o&. ,eri Ba&# se#erti Bin% oIsida bi&a ter'adi iritasi #ada ku&it. Dbser*asi bokong dan #erineu" dari in$eksi. Ko&aborasi dengan dokter da&a" #e"berian t!era$i anti#ungi sesuai indikasi. ;iagnosa 5. 3angguan rasa n a"an n eri ber!ubungan dengan distensi abdo"en. 4u'uan 2 N eri da#at teratasi Kriteria !asi& 2 N eri da#at berkurang = !ii&ang( eks#resi 7a'a! tenang Inter*ensi 2 Dbser*asi tanda1tanda *ita&. Ka'i tingkat rasa n eri. Atur #osisi ang n a"an bagi k&ien. ,eri ko"#res !angat #ada daera! abdo"ent. Ko&aborasi dengan dokter da&a" #e"berian t!era$i ana&getik sesuai indikasi.

;iagnosa /. Kurang #engeta!uan ber!ubungan dengan kurangn a in$or"asi tentang #en akit(#rognosis dan #engobatan. 4u'uan Pengeta!uan ke&uarga "eningkat Kriteria !asi& 2 Ke&uarga k&ien "engeri dengan #roses #en akit k&ien( eks#resi 7a'a! tenang( ke&uarga tidak ban ak bertan a &agi tentang #roses #en akit k&ien. Inter*ensi 2 Ka'i tingkat #endidikan ke&uarga k&ien. Ka'i tingkat #engeta!uan ke&uarga tentang #roses #en akit k&ien. Ce&askan tentang #roses #en akit k&ien dengan "e&a&ui #enkes. ,erikan kese"#atan #ada ke&uarga bi&a ada ang be&u" di"engertin a. Libatkan ke&uarga da&a" #e"berian tindakan #ada k&ien. ;iagnosa 6. @e"as ber!ubungan dengan #er#isa!an dengan orang tua(#rosedur ang "enakutkan. 4u'uan 2 K&ien akan "e"#er&i!atkan #enurunan tingkat ke%e"asan Inter*ensi 2 Ka'i tingkat ke%e"asan k&ien. Ka'i $aktor #en%etus %e"as. ,uat 'ad7a& kontak dengan k&ien. Ka'i !a& ang disukai k&ien. ,erikan "ainan sesuai kesukaan k&ien. Libatkan ke&uarga da&a" setia# tindakan. An'urkan #ada ke&uarga unrtuk se&a&u "enda"#ingi k&ien. E?ALUASI. 1.?o&u"e %airan dan e&ektro&it ke"ba&i nor"a& sesuai kebutu!an. 2.Kebutu!an nutrisi ter#enu!i sesuai kebutu!antubu!. 0.Integritas ku&it ke"ba&i no#r"a&. 5.Rasa n a"an ter#enu!i. /.Pengeta!uan ke&urga "eningkat. 6.@e"as #ada k&ien teratasi