You are on page 1of 11

'!.! ( /!)!, .!)0%!1 ',P ( 23343 34 5 %6 .7K!T,8'0K! !

GENERATOR AC
Generator adalah salah satu komponen yang dapat mengubaha energi gerak menjadi energi listrik.Prinsip kerjanya dapat dipelajari dengan teori medan elekronik .Poros pada generator dipasang dengan material ferromagnetic permanen.Setelah itu disekeliling poros terdapat stator yang bentuk fisisnya adalah kumparan-kumparan kawat yang membentuk loop.Ketika poros generator mulai berputar maka akan terjadi perubahan fluks pada stator yang akhirnya karena terjadi perubahan tegangan dan arus listrik tertentu.Tegangan dan arus listrik yang dhasilkan ini disalurkan melalui kabel jaringan listrik. Berdasarkan arus yang disalurkangenerator menjadi jenis yaitu generator !" #bolak balik$ dan generator %"#searah$.Generator !" merupakan komponen yang dapat mengubah energy gerak menjadi energi listrik.Penggunaan generator saat ini dapat dimanfaakan sebagai pembangkit listrik

Generator !" atau altenator bekerja pada prinsip yang sama dari induksi elektromagnetik sebagai generator %".!rus bolak balik dapat dihasilkan dari perputaran lilitan pada medan magnet atau perputaran medan magnet pada lilitan stasioner#seimbang&tidak berubah$.'ilai dari tegangan tergantung pada( - )umlah perputaran pada lilitan - Kekuatan medan - Kecepatan rotasi lilitan&medan magnet Cara Kerja Generator AC - Ketika kumparan diputar didalam medan magnet*satu sisi kumparan#biru$ bergerak ketas sedang lainnya#kuning$bergerak kebawah - Kumparan mengalami perubahan garis gaya magnet yang semakin sedikit*sehingga pada kedua sisi kumparan mengalir arus listrik mengitari kumparan mengalir arus listrik mengitari kumparan hingga kumparan sinusoid - Pada posisi sinusoid kumparan tidak mengalami perubahan garis gaya magnet sehingga tidak ada listrik yang mengalir pada kumparan - Pada posisi ini kumparan mendapat garis + garis magnet maksimum - Kumparan terus berputar hingga sisi biri bergerak kebawah dan sisi kuning bergerak keatas - Kumparan mengalami perubahan garis gaya magnet yang bertambah banyak*sehingga pada setiap sisi kumparan mengalir arus listrik yang berlawanan hingga posisi kumparan sinusoidal.Kumparan terus berputar hingga sisi biru bergerak ketas dan sisi kuning bergerak kebawah - !gar menimbulkan medan magnet yang berpotongan dengan konduktor pada stator rator diberi eksitasi.Karena ada dua kutub yang berbeda*utara dan selatan*maka tegangan yang dihasilkan pada stator adalah tegangan bolak balik dengan gelombang sinusoidal - Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan ini disalurkan melalui kabel jaringan listrik untuk akhirnya digunakan masyarakat Bagian + Bagian Generator !" - ,otor adalah bagian generator yang berputar #bekerja sebagai kumparan$ yang membangkitkan medan magnet.)enis rotor adalan Turbene-dri-en dan salient-pole digunakan untuk kecepatan tinggi dan salient-pole untuk kecepatan rendah.Belitan pada Tyrbine-dri-en rotor disusun sedemikian rupa sehingga membentuk dua atau empat kutub yang berbeda.Belitan-belitan tersebut diletakan erat-erat didalam slot agar tahan

terhadap gaya sentrifugal pada kecepatan tinggi.Silient-pole rotor sering kali terdiri dari beberpa kutub yang dibelit terpisahkan*dibautkan pada kerangka rotor.Silient-pole rotor mempunyai diameter yang lebih besar dari turbine-dri-en rotor.Pada putaran permenit sama*salient-pole memiliki gaya sentrifugal yang lebih besar.9ntuk menjaga keamanan dan keselatan sehingga belitannya tidak terlempar keluar mesin*salient-pole hanya digunakan pada aplikasi kecepatan rendah Stator adalah bagian generator yang diam#bekerja sebagai magnet$yang membangkitkantegangan !" Brush sebagai penghubung kemotor listrik .edan magnet

.acam Generator Berdasarkan tegangan yang dibangkitkan generator dibagi menjadi yaitu ( 3. Generator !rus Bolak-Balik #!"$ Generator arus bolak-balik yaitu generator dimana tegangan yang dihasilkan #tegangan out put $ berupa tegangan bolak-balik. . Generator !rus Searah #%"$ Generator arus searah yaitu generator dimana tegangan yang dihasilkan #tegangan out put$ berupa tegangan searah* karena didalamnya terdapat sistem penyearahan yang dilakukan bisa berupa oleh komutator atau menggunakan dioda. Berdasarkan sistem pembangkitannya generator !" dapat dibagi menjadi yaitu ( 3. Generator 3 fasa Prinsip kerja Motor AC Satu Fasa .otor !" satu fasa berbeda cara kerjanya dengan motor !" tiga fasa* dimana pada motor !" tiga fasa untuk belitan statornya terdapat tiga belitan yang menghasilkan medan putar dan pada rotor sangkar terjadi induksi dan interaksi torsi yang menghasilkan putaran. Sedangkan pada motor satu fasa memiliki dua belitan stator* yaitu belitan fasa utama #belitan 93-9 $ dan belitan fasa bantu #belitan :3-: $* lihat gambar3.

Gambar 3. Prinsip .edan .agnet 9tama dan .edan magnet Bantu .otor Satu fasa Belitan utama menggunakan penampang kawat tembaga lebih besar sehingga memiliki impedansi lebih kecil. Sedangkan belitan bantu dibuat dari tembaga berpenampang kecil dan jumlah belitannya lebih banyak* sehingga impedansinya lebih besar dibanding impedansi belitan utama. Grafik arus belitan bantu 0bantu dan arus belitan utama 0utama berbeda fasa sebesar ;* hal ini disebabkan karena perbedaan besarnya impedansi kedua belitan tersebut. Perbedaan arus beda fasa ini menyebabkan arus total* merupakan penjumlahan -ektor arus utama dan arus bantu. .edan magnet utama yang dihasilkan belitan utama juga berbeda fasa sebesar ; dengan medan magnet bantu.

Gambar . grafik Gelombang arus medan bantu dan arus medan utama

Gambar 2. .edan magnet pada Stator .otor satu fasa Belitan bantu :3-: pertama dialiri arus 0bantu menghasilkan fluks magnet < tegak lurus* beberapa saat kemudian belitan utama 93-9 dialiri arus utama 0utama. yang bernilai positip. 1asilnya adalah medan magnet yang bergeser sebesar 6=> dengan arah berlawanan jarum jam. Kejadian ini berlangsung terus sampai satu siklus sinusoida* sehingga menghasilkan medan magnet yang berputar pada belitan statornya. ,otor motor satu fasa sama dengan rotor motor tiga fasa yaitu berbentuk batangbatang kawat yang ujung-ujungnya dihubung singkatkan dan menyerupai bentuk sangkar tupai* maka sering disebut rotor sangkar.

Gambar 6. ,otor sangkar Belitan rotor yang dipotong oleh medan putar stator* menghasilkan tegangan induksi* interaksi antara medan putar stator dan medan magnet rotor akan menghasilkan torsi putar pada rotor. Motor Kapasitor .otor kapasitor satu phasa banyak digunakan dalam peralatan rumah tangga seperti motor pompa air* motor mesin cuci* motor lemari es* motor air conditioning.

Konstruksinya sederhana dengan daya kecil dan bekerja dengan tegangan suplai P?' 4 @* oleh karena itu menjadikan motor kapasitor ini banyak dipakai pada peralatan rumah tangga.

Gambar =. .otor kapasitor Belitan stator terdiri atas belitan utama dengan notasi terminal 93-9 * dan belitan bantu dengan notasi terminal :3-: )ala-jala ?3 terhubung dengan terminal 93* dan kawat netral ' terhubung dengan terminal 9 . Kondensator kerja berfungsi agar perbedaan sudut phasa belitan utama dengan belitan bantu mendekati A4>. Pengaturan arah putaran motor kapasitor dapat dilakukan dengan #lihat gambarB$( C 9ntuk menghasilkan putaran ke kiri #berlawanan jarum jam$ kondensator kerja "B disambungkan ke terminal 93 dan : dan terminal :3 dikopel dengan terminal. C Putaran ke kanan #searah jarum jam$ kondensator kerja disambung kan ke terminal :3 dan 93 dan terminal : dikopel dengan terminal 93.

Gambar B. Pengawatan motor kapasitor dengan pembalik putaran. .otor kapasitor dengan daya diatas 3 KD di lengkapi dengan dua buah kondensator dan satu buah saklar sentrifugal. Belitan utama 93-9 dihubungkan dengan jala-jala ?3 dan 'etral '. Belitan bantu :3-: disambungkan seri dengan kondensator kerja "B* dan sebuah kondensator starting "! diseri dengan kontak normally close #'"$ dari saklar sentrifugal* lihat gambar E. !walnya belitan utama dan belitan bantu mendapatkan tegangan dari jala-jala ?3 dan 'etral. Kemudian dua buah kondensator "B dan "!* keduanya membentuk loop tertutup sehingga rotor mulai berputar* dan ketika putaran mendekati E4F putaran nominalnya* saklar sentrifugal akan membuka dan kontak normally close memutuskan kondensator bantu "!.

Gambar E. Pengawatan dengan %ua Kapasitor /ungsi dari dua kondensator yang disambungkan parallel* "!G"B* adalah untuk meningkatkan nilai torsi awal untuk mengangkat beban. Setelah putaran motor mencapai E4F putaran* saklar sentrifugal terputus sehingga hanya kondensator kerja "B saja yang tetap bekerja. )ika kedua kondensator rusak maka torsi motor akan menurun drastis* lihat gambar 5.

Gambar 5. Karakteristik Torsi .otor kapasitor MotorShaded Pole .otor shaded pole atau motor phasa terbelah termasuk motor satu phasa daya kecil* dan banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga sebagai motor penggerak kipas angin* blender. Konstruksinya sangat sederhana* pada kedua ujung stator ada dua kawat yang terpasang dan dihubung singkatkan fungsinya sebagai pembelah phasa. Belitan stator dibelitkan sekeliling inti membentuk seperti belitan transfor mator. ,otornya berbentuk sangkar tupai dan porosnya ditempatkan pada rumah stator ditopang dua buah bearing.

Gambar A. motor shaded pole* .otor fasa terbelah. 0risan penampang motor shaded pole memperlihatkan dua bagian* yaitu bagian stator dengan belitan stator dan dua kawat shaded pole. Bagian rotor sangkar ditempatkan di tengah-tengah stator* lihat gambar 34.

Gambar 34. Penampang motor shaded pole.

Torsi putar dihasilkan oleh adanya pembelahan phasa oleh kawat shaded pole. Konstruksi yang sederhana* daya yang kecil* handal* mudah dioperasikan* bebas perawatan dan cukup di suplai dengan Tegangan !" 4 @* jenis motor shaded pole banyak digunakan untuk peralatan rumah tangga kecil. Motor Universal .otor 9ni-ersal termasuk motor satu phasa dengan menggunakan belitan stator dan belitan rotor. .otor uni-ersal dipakai pada mesin jahit* motor bor tangan. Perawatan rutin dilakukan dengan mengganti sikat arang yang memendek atau pegas sikat arang yang lembek. Kontruksinya yang sederhana* handal* mudah dioperasikan* daya yang kecil* torsinya yang cukup besar motor uni-ersal dipakai untuk peralatan rumah tangga.

Gambar 33. komutator pada motor uni-ersal. Bentuk stator dari motor uni-ersal terdiri dari dua kutub stator. Belitan rotor memiliki dua belas alur belitan dan dilengkapi komutator dan sikat arang yang menghubungkan secara seri antara belitan stator dengan belitan rotornya. .otor uni-ersal memiliki kecepatan tinggi sekitar 2444 rpm.

Gambar 3 . stator dan rotor motor uni-ersal . Generator2fasa Generator yang dimana dalam sistem melilitnya terdiri dari tiga kumpulan kumparan yang mana kumparan tersebut masing-masing dinamakan lilitan fasa. )adi pada statornya ada lilitan fasa yang ke satu ujungnya diberi tanda 9 + HI lilitan fasa yang ke dua ujungnya diberi tanda dengan huruf @ + J dan akhirnya ujung lilitan fasa yang ke tiga diberi tanda dengan huruf D + :. )enis generator yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini yaitu generator !" 3 fasa. ?ilitan stator ?ilitan stator terdiri atas beberapa kumparan* yang dipasang dalam alur-alur inti stator. Pada kumparan stator terdapat sisi kumparan yang terletak dalam alur-alur* dan kepala-

kepala kumparan yang menghubungkan sisi-sisi kumparan diluar alur-alur satu sama lain. Tiap-tiap kumparan terdiri atas satu atau lebih lilitan menurut besar tegangan. %alam gambar . a dilukiskan sebuah kumparan yang terdiri atas empat lilitan. )umlah kawat tiap sisi kumparan sama banyaknya dengan jumlah lilitan pada tiap-tiap kumparan.
!"!# Pe$an%aatan Generator AC "ontoh generator !" yang akan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah dinamo sepeda. Bagian utama dinamo sepeda adalah sebuah magnet tetap dan kumparan yang disisipi besi lunak. )ika magnet tetap diputar* perputaran tersebut menimbulkan GG? induksi pada kumparan. )ika sebuah lampu pijar #lampu sepeda$ dipasang pada kabel yang menghubungkan kedua ujung kumparan. lampu tersebut akan dilalui arus induksi !". !kibatnya* lampu tersebut menyala. 'yala lampu akan makin terang jika perputaran magnet tetap makin cepat #laju sepeda makin kencang$. Generator !" #alternator$ ber-ariasi ukurannya sesuai dengan beban yang akan disuplai. Sebagai contoh* alternator pada P?T! mempunyai ukuran yang sangat besar* membangkitkan ribuan kilowatt pada tegangan yang sangat tinggi. "ontoh lainnya adalah alternator di mobil* yang sangat kecil sebagai perbandingannya. Beratnya hanya beberapa kilogram dan menghasilkan daya sekitar 344 hingga 44 watt* biasanya pada tegangan 3 -olt.

Generator !" banyak kita jumpai pada pusat-pusat listrik #dengan kapasitas yang relatif besar$. .isalnya pada P?T!* P?T9* P?T%* P?T'* P?TG* dan lain lain. %isini umumnya generator !" disebut dengan alternator atau generator saja. Selain generator !" dengan kapasitas yang relatif besar tersebut* kita mengenal pula generator dengan kapasitas yang relatif kecil. .isalnya generator yang dipakai untuk penerangan darurat* untuk penerangan daerah-daerah terpencil #yang belum terjangkau P?'$* dan sebagainya. Generator tersebut sering disebut home light atau generator set.

MES&N S&NKRON
1ampir semua energi listrik dibangkitkan dengan menggunakan mesin sinkron. Generator sinkron #sering disebut alternator$ adalah mesin sinkron yangdigunakan untuk mengubah daya mekanik menjadi daya listrik. Generator sinkrondapat berupa generator sinkron tiga fasa atau generator sinkron !" satu fasa tergantung dari kebutuhan. Generator Sinkron ! Konstruksi Generator Sinkron Pada generator sinkron* arus %" diterapkan pada lilitan rotor untuk mengahasilkan mdan magnet rotor. ,otor generator diputar oleh prime mo-er menghasilkan medan magnet berputar pada mesin. .edan magnet putar ini menginduksi tegangan tiga fasa pada kumparan stator generator. ,otor pada generator sinkron pada dasarnya adalah sebuah elektromagnet yang besar. Kutub medan magnet

rotor dapat berupa salient #kutub sepatu$ dan dan non salient #rotor silinder$. Gambaran bentuk kutup sepatu generator sinkron diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

Ga$'ar !

Rotor salient (kutu' sepatu) pada *enerator sinkron

Pada kutub salient* kutub magnet menonjol keluar dari permukaan rotor sedangkan pada kutub non salient* konstruksi kutub magnet rata dengan permukaan rotor. ,otor silinder umumnya digunakan untuk rotor dua kutub dan empat kutub* sedangkan rotor kutub sepatu digunakan untuk rotor dengan empat atau lebih kutub. Pemilihan konstruksi rotor tergantung dari kecepatan putar prime mo-er* frekuensi dan rating daya generator. Generator dengan kecepatan 3=44 rpm ke atas pada frekuensi =4 1K dan rating daya sekitar 34.@! menggunakan rotor silinder. Sementara untuk daya dibawah 34 .@! dan kecepatan rendah maka digunakan rotor kutub sepatu. Gambaran bentuk kutup silinder generator sinkron diperlihatkan pada gambar di bawah ini.

#a$ #b$ Gambar 3. Gambaran bentuk #a$ rotor 'on-salient #rotor silinder$* #b$ penampang rotor pada generator sinkron !rus %" disuplai ke rangkaian medan rotor dengan dua cara( 3. .enyuplai daya %" ke rangkaian dari sumber %" eksternal dengan sarana slip ring dan sikat. . .enyuplai daya %" dari sumber %" khusus yang ditempelkan langsung pada batang rotor generator sinkron. !" Prinsip Kerja Generator Sinkron )ika sebuah kumparan diputar pada kecepatan konstan pada medan magnethomogen* maka akan terinduksi tegangan sinusoidal pada kumparan tersebut. .edan magnet bisa dihasilkan oleh kumparan yang dialiri arus %" atau oleh magnet tetap. Pada mesin tipe ini medan magnet diletakkan pada stator #disebut generator kutub eksternal & eLternal pole generator$ yang mana energi listrik dibangkitkan pada kumparan rotor. 1al ini dapat menimbulkan kerusakan pada slip ring dan karbon sikat* sehingga menimbulkan permasalahan pada pembangkitan daya tinggi. 9ntuk

mengatasi permasalahan ini* digunakan tipe generator dengan kutub internal #internal pole generator$* yang mana medan magnet dibangkitkan oleh kutub rotor dan tegangan !" dibangkitkan pada rangkaian stator. Tegangan yang dihasilkan akan sinusoidal jika rapat fluks magnet pada celah udara terdistribusi sinusoidal dan rotor diputar pada kecepatan konstan. Tegangan !" tiga fasa dibangkitan pada mesin sinkron kutub internal pada tiga kumparan stator yang diset sedemikian rupa sehingga membentuk beda fasa dengan sudut 3 4>. Bentuk gambaran sederhana hubungan kumparan 2fasa dengan tegangan yang dibangkitkan diperlilhatkan pada gambar di bawah ini.

Ga$'ar

!+

Ga$'aran sederhana ku$paran +,%asa dan te*an*an -an* di'an*kitkan

Pada rotor kutub sepatu* fluks terdistribusi sinusoidal didapatkan dengan mendesain bentuk sepatu kutub. Sedangkan pada rotor silinder* kumparan rotor disusun secara khusus untuk mendapatkan fluks terdistribusi secara sinusoidal. 9ntuk tipe generator dengan kutub internal #internal pole generator$* suplai %" yang dihubungkan ke kumparan rotor melalui slip ring dan sikat untuk menghasilkan medan magnet merupakan eksitasi daya rendah. )ika rotor menggunakan magnet permanen* maka tidak slip ring dan sikat karbon tidak begitu diperlukan. .otor Sinkron adalah mesin sinkron yang digunakan untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. .esin sinkron mempunyai kumparan jangkar pada stator dan kumparan medan pada rotor. Kumparan jangkarnya berbentuk sama dengan mesin induksi* sedangkan kumparan medan mesin sinkron dapat berbentuk kutub sepatu #salient$ atau kutub dengan celah udara sama rata #rotor silinder$. !rus searah #%"$ untuk menghasilkan fluks pada kumparan medan dialirkan ke rotor melalui cincin dan sikat. Motor Sinkron Komponen utama motor sinkron adalah( 3. Rotor Perbedaan utama antara motor sinkron dengan motor induksi adalah bahwa rotor mesin sinkron berjalan pada kecepatan yang sama dengan perputaran medan magnet. 1al ini memungkinkan sebab medan magnit rotor tidak lagi terinduksi. ,otor memiliki magnet permanen atau arus %"-eLcited* yang dipaksa untuk mengunci pada posisi tertentu bila dihadapkan dengan medan magnet lainnya. . Stator

Stator menghasilkan medan magnet berputar yang sebanding dengan frekwensi yang dipasok.

Gambar .otor Sinkron. A! Prinsip Kerja Motor AC sinkron .otor sinkron serupa dengan motor induksi pada mana keduanya mempunyai belitan stator yang menghasilkan medan putar. Tidak seperti motor induksi* motor sinkron dieksitasi oleh sebuah sumber tegangan dc di luar mesin dan karenanya membutuhkan slip ring dan sikat #brush$ untuk memberikan arus kepada rotor. Pada motor sinkron* rotor terkunci dengan medan putar dan berputar dengan kecepatan sinkron. )ika motor sinkron dibebani ke titik dimana rotor ditarik keluar dari keserempakannya dengan medan putar* maka tidak ada torMue yang dihasilkan* dan motor akan berhenti. .otor sinkron bukanlah self-starting motor karena torMue hanya akan muncul ketika motor bekerja pada kecepatan sinkronI karenanya motor memerlukan peralatan untuk membawanya kepada kecepatan sinkron. .otor sinkron menggunakan rotor belitan. )enis ini mempunyai kumparan yang ditempatkan pada slot rotor. Slip ring dan sikat digunakan untuk mensuplai arus kepada rotor. Prinsip .otor Sinkron secara umum ( - Belitan medan terdapat pada rotor - Belitan jangkar pada stator - Pada motor sinkron* suplai listrik bolak-balik #!" $ membangkitkan fluksi medan putar stator #Bs$ dan suplai listrik searah #%"$ membangkitkan medan rotor #B s$. ,otor berputar karena terjadi interaksi tarik-menarik antara medan putar stator dan medan rotor. 'amun dikarenakan tidak adanya torka-start pada rotor* maka motor sinkron membutuhkan prime-mo-er yang memutar rotor hingga kecepatan sinkron agar terjadi coupling antara medan putar stator #B s$ dan medan rotor #Br$. Pen-alaan Motor Sinkron Sebuah motor sinkron dapat dinyalakan oleh sebuah motor dc pada satu sumbu. Ketika motor mencapai kecepatan sinkron* arus !" diberikan kepada belitan stator. .otor dc saat ini berfungsi sebagai generator dc dan memberikan eksitasi medan dc kepada rotor. Beban sekarang boleh diberikan kepada motor sinkron. .otor sinkron seringkali dinyalakan dengan menggunakan belitan sangkar tupai # squirrel-cage$ yang dipasang di hadapan kutub rotor. .otor kemudian dinyalakan seperti halnya motor induksi hingga mencapai +A=F kecepatan sinkron* saat mana arus searah diberikan* dan motor mencapai sinkronisasi. TorMue yang diperlukan untuk menarik motor hingga mencapai sinkronisasi disebut pull-in torMue. Seperti diketahui* rotor motor sinkron terkunci dengan medan putar dan harus terus beroperasi pada kecepatan sinkron untuk semua keadaan beban. Selama kondisi tanpa beban #no-load$* garis tengah kutub medan putar dan kutub medan dc berada dalam

satu garis #gambar dibawah bagian a$. Seiring dengan pembebanan* ada pergeseran kutub rotor ke belakang* relati-e terhadap kutub stator #gambar bagian b$. Tidak ada perubahan kecepatan. Sudut antara kutub rotor dan stator disebut sudut torMue . .! Kontruksi Motor AC Sinkron

Rotor

Stator
Gambar Kontruksi .otor Sinkron Seperti yang telah diulas diatas* bahwa komponen penting dari motor sinkron adalah stator dan rotor* yang mana komponen ini adalah komponen umum atau dasar pada sebuah motor. .otor sinkron adalah motor ac yang memiliki kecepatan konstan* namun kecepatan dapat diatur karena kecepatannya berbanding lurus dengan frekuensi. .otor sinkron secara khusus sangat baik digunakan untuk kecepatan rendah. Kelebihan dari motor sinkron ini antara lain* dapat dioperasikan pada faktor daya lagging maupun leading* tidak ada slip yang dapat mengakibatkan adanya rugi-rugi daya sehingga motor ini memiliki efisiensi tinggi. Sedangkan kelemahan dari motor sinkron adalah tidak mempunyai torka mula* sehingga untuk starting diperlukan cara-cara tertentu. Bila metode starting telah dapat dikembangkan kemudian hari* maka motor ini akan lebih unggul dibandingkan motor listrik yang lain.

Source( http(&&www.scribd.com&doc&6B64A45=&generator-!"-%" http(&&www.google.com&urlN saOtPrctOjPMOPesrcOsPsourceOwebPcdO PcadOrjaP-edO4"%QQ/j!BPurlOhttpF2! F /F /luMmanAB.files.wordpress.comF / 44AF /4EF /motorsinkron.docPeiORJA99MaM%oe5r!f@g6%Q!gPusgO!/Qj"'/"p)Gya)b@tSy:K'?)gB= P"SAjL!Psig ORfhJoBhaH37Bg"5d?g@i@QPb-mOb-.=2EB432A*d.bmk http(&&dosen.narotama.ac.id&wp-content&uploads& 432&43&.7S0'-S0'K,8'-.7S0'S7,7.P!K3.doc