You are on page 1of 1

Penentuan harga pokok produksi dengan pendekatan akuntansi biaya konvensional pada PT Hermon Persada Indah Plast tahun

2007 Sri Sukamdani ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk : mengetahui apakah terdapat perbedaan antara harga pokok produksi yang dihitung oleh perusahaan dengan harga pokok produksi yang dihitung dengan pendekatan akuntansi biaya konvensional. Sesuai dengan tujuan penelitian, maka peneliti menggunakan bentuk penelitian dekriptif kuantitatif dengan pendekatan ekonomi. Teknik sampling yang digunakan peneliti adalah teknik Judgment sampling/Purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang disesuaikan dengan maksud penelitian dengan pertimbangan tertentu dan memiliki karakteristik yang sama dengan populasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif non statistik. Analisis kuantitatif yang dimaksudkan peneliti adalah menghitung harga pokok produksi untuk produk gabungan dengan pendekatan akuntansi biaya konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan : Terdapat perbedaan harga pokok produksi yang dihitung oleh perusahaan dengan harga pokok produksi yang dihitung dengan akuntansi biaya konvensional. Sebagai contoh, pada bulan Januari, perusahaan menentukan harga pokok produksi sebesar Rp. 17.582,00 per kg untuk semua jenis produk, baik produk dengan kualitas I, II dan III. Sedangkan pada perhitungan harga pokok produksi dengan pendekatan akuntansi biaya konvensional diperoleh harga pokok produksi untuk produk kualitas (KW) I sebesar Rp. 21.898,00, untuk KW II sebesar Rp. 18.673,00 dan untuk KW III sebesar Rp. 14.173,00

1/1