You are on page 1of 6

Artikel Perkembangan Teknologi Kebidanan

Perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat memberikan kontribusi yang besar dalam segala bidang. Baik dalam bidang kesehatan teknologi sangat dibutuhkan dan memberi banyak kemudahan. Alat-alat kesehatan canggih dan modern sangat di perlukan dalam pelayanan kesehatan. Para tenaga kesehatan mempelajari dan menggunakan alat-alat kesehatan dalam menjalani tugas mereka. Dalam hal kebidanan alat-alat elektronik juga menjadi suatu keharusan untuk mendukung pelayanan kebidanan yang jauh lebih baik. Selama masa kehamilan tentunya ibu selalu berharap yang terbaik untuk janin di dalam kandungan.Tak urung tiap kali melakukan pemeriksaan ke dokter atau bidan, ibu akan bertanya-tanya bagaimana keadaan janin. Pemantauan janin tentunya tidak bisa dilakukan dengan kasat mata. Maka dari itu, biasanya pemantauan dilakukan dengan mendengarkan denyut jantungnya. Bukan hanya memantau apakah denyut jantung janin keras atau lemah, tetapi juga dilihat perubahan iramanya terutama saat terjadi kontraksi rahim. Tidak hanya itu, dalam melaksanakan proses melahirkan sering kali terdapat masalah masalah yang muncul dan sulit di tanggulangi ,disinilah alat alat elektronik pelayanan kebidanan dibutuhkan untuk mengetahui dan mengatasi suatu masalah yang terjadi selama proses kehamilan.Oleh karena itu, dengan mengenal alat- alat elektronik pelayanan kebidanan agar kita dapat mengetahui dan menggunakan alat alat tersebut sebagaimana mestinya. Berikut adalah alat-alat perkembangan teknologi dalam kebidanan: 1. Teknologi Tepat guna dalam Kebidanan a) Fetal Doppler

adalah merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi denyut jantung bayi, yang menggunakan prinsip pantulan gelombang elektromagnetik, alat ini adalah sangat berguna untuk mengetahui kondisi kesehatan janin, sangat disarankan untuk dimiliki dirumah sebagai deteksi harian, selain aman juga mudah dalam penggunaannya serta harga yang sangat terjangakau untuk dimiliki. b) Fetal doppler Sunray

adalah salah satu jenis dan merk doppler yang digunakan untuk mengetahui denyut jantung janin dalam kandungan, fetal doppler ini sangat praktis digunakan baik secara pribadi atau digunakan oleh kalangan paramedic c) Staturmeter

adalah alat yang digunakan untuk mengukur tinggi badan, alat ini adalah sangat sederhana pada disainnya karena hanya ditempelkan pada tembok bagian atas dan ketika akan digunakan hanya perlu untuk menariknya sampai ke bagian kepala teratas, sehingga dapat diketahui tinggi badan orang tersebut. d) Eye Protector Photo Therapy

adalah alat bantu yang digunakan untuk melindungi bagian mata bayi pada saat dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan sinar X-ray atau jenis pemeriksaan lain yang menggunakan media sinar agar tidak menggangu pengelihatan bayi yang akan diperiksa. e) Alat Pengukur Panjang Bayi

adalah merupakan peralatan sederhana yang biasa digunakan oleh bidan dan petugas posyandu, untuk mengetahui perkembangan tinggi bayi dari waktu ke waktu, terbuat dari kayu dengan mistar yang mudah dibaca. f) Breast Pump

biasa digunakan oleh para ibu yang berkarier diluar rumah, agar ASI tidak terbuang dengan percuma, sehingga bayi tetap bisa mendapatkan ASI dari bundanya. g) Lingkar Lengan Ibu Hamil

adalah tanda yang digunakan untuk mempermudah menidentifikasi bayi dan bundanya, pada umumnya dipakaikkan pada bayi dan bundanya di rumah sakit bersalin. h) Pengukur Panjang bayi (Calipher)

adalah alat yang digunakan untuk mengukur panjang bayi dengan ketepatan pengukuran yang tinggi, karena skala yang digunakan pada alat ini lebih detail, sehingga setiap inchi pertumbuhan bayi dapat diketahui. i) Reflek Hammer / Reflek Patela

sejenis hammer yang dilapisi dengan karet yang digunakan untuk mengetahui respon syaraf dari anggota tubuh biasanya kaki. j) Umbilical Cord Clem Nylon

adalah merupakan alat yang digunakan untuk menjepit tali pusar bayi sesaat setelah bayi dilahirkan. k) Tourniquet

adalah alat bantu yang digunakan untuk sarana pendukung pada pengambilan darah, pada umumnya dilingkarkan pada lengan tangan saat akan dilakukan pengambilan darah, agar darah bisa lebih mudah untuk di ambil.