You are on page 1of 18

Clinical Science Session Antepartum Haemorrhage

Preceptor DR. Wiryawan Permadi, dr., SpOG (K)

Disusun oleh: Panji Gugah Bhaskara 1301-1208-0064

Definisi
perdarahan dari traktus genitalis pada masa kehamilan setelah 24 minggu (trimester kedua) kehamilan dan sebelum onset kehamilan.1 WHO batasan usia kehamilan perdarahan antepartum adalah setelah 20 minggu.2

PLASENTA PREVIA
Definisi Plasenta yang letak implantasinya tidak normal sehingga menutupi sebagian atau seluruh ostium uteri internum.3 Drife plasenta previa adalah plasenta yang tertanam baik sebagian maupun seluruhnya pada segmen bawah rahim.1

Letak plasenta normal

Plasenta let. rendah

Plasenta previa lateralis

Plasenta previa totalis

Faktor Resiko
Usia Lanjut

Multiparitas
Riwayat Seksio Merokok Aborsi Ras Perluasan area implantasi Mioma Uteri

PLASENTA PREVIA
DIAGNOSIS Anamnesis perdarahan Pemeriksaan fisik. Pemeriksaan Kehamilan (obstetrik, dalam, in speculo) Pemeriksaan Penunjang (USG, Hb)

Patofisiologi
Perubahan pada segmen bawah rahim dan

pembukaan pelepasan plasenta ketidakmampuan serabut miometrium segmen bawah rahim untuk berkontraksi menutup pembuluh darah yang rusak Perdarahan

Treatment
Ekspektatif Tujuan membuat diagnosis yang tepat dan memperpanjang usia kehamilan hingga minggu ke-37.1 Syarat :7 - keadaan umum ibu dan anak baik. - perdarahan sedikit. - usia kehamilan <37 minggu, atau TBBA<2500 gram. - tidak ada his persalinan - memonitor denyut jantung bayi.

Penatalaksanaan : - pasang infus, tirah baring - bila ada kontraksi prematur bisa diberi tokolitik. - pemantauan kesejahteraan janin dengan USG dan CTG setiap minggu.

Aktif Persalinan pervaginam : - pada plasenta letak rendah, plasenta marginalis atau plasenta previa lateralis di anterior (anak letak kepala, fase engagement). - oksitosin drip (syntocinon), pemecahan ketuban Persalinan perabdominam, dilakukan pada keadaan : - plasenta previa dengan perdarahan banyak - plasenta previa totalis - plasenta previa lateralis di posterior - plasenta letak rendah dengan anak letak sungsang

Solusio Plasenta
Definisi Suatu pemisahan sebagian atau seluruh plasenta dari tempat implantasinya yang normal diatas 22 minggu dan sebelum lahirnya anak. Frekuensi yang dilaporkan untuk solusio plasenta terjadi pada 1 dari 200 persalinan

Faktor Resiko
Preeklampsi

KPD
Rokok, alkohol, Dekompresi Uterus Mioma Trauma Trombofilia Jumlah alfa feto protein yang tinggi

Klasifikasi Solusio plasenta dapat dibagi menjadi 3 tingkatan yaitu Grade I tanda-tanda tidak dikenali secara klinis sebelum persalainan dan biasanya didiagnosis karena adanya bekuan retroplacental. Grade II Intermediate. Tanda-tanda klasik terlihat dengan fetus masih hidup. Grade III Severe. Fetus mati. IIIa bila tanpa koagulasi dan IIIb bila dengan koagulasi.1

Diagnosis simptom klinis yaitu - perdarahan antepartum yang bersifat nyeri, - janin takikardi, dan - Virchows triad6 (uterus yang tegang, nyeri dan perdarahan vagina) pemeriksaan penunjang : USG. Setelah plasenta lahir, ditemukan adanya impresi (cekungan) pada permukaan maternal plasenta akibat tekanan dari hematom retroplasenta.

Patofisiologi

Haemorrhage

Vasospasm
Relaxation dan subsequent venous engorgement dan arteoral rupture ke dalam decidua

Darah mengalir melalui bawah plasenta dan melepaskan perlekatan dengan dinding rahim dan meluas hingga miometrium

Darah mengalir melalui celah-celah dibawah membrane dan masuk kedalam kantung amnion dan mewarnai amnion.

terjadi kontraksi miometrium sehingga uterus menjadi keras dan kaku

Meningkatkan tekanan intrauterine dan mengganggu sirkulasi plasenta

hipoksia

Penatalaksanaan

Solusio Plasenta

Diagnosis: Perdarahan vagina (85%) Uterine Pain/tenderness Peningkatan tonus uterus Kelainan Fetal Heart Rate USG

Manajemen Awal: Infus (ABC) PRBC Lab: CBC, fibrinogen,PT/PTT Monitoring janin lanjutan Periksa tinggi fundus CVA Foley catheter Jika stabil: pemeriksaan spekulum

Perencanaan berdasarkan keparahan

Grade I --> manajemen ekspektasi Grade II --> delivery, C-section Grade III --> delivery

TERIMA KASIH