You are on page 1of 1

Saat ini konsep trigger point pertama kali jika taut band abnormal, karena

muncul ketika belum ada rasa sakit. Taut band diperkirakan merupakan respon terhadap kurangnya pelepasan kalsium pada serat otot. Kalsium secara normal dilepaskan dari retikulum sarkoplasmik ke dalam sitosol ketika merespon depolarisasi membran serat otot pada endplate motorik. Depolarisasi terdeteksi pada tubulus transversal, kemudian mengaktivasi reseptor dihidropiridin (DHPR) yang membuka kembali reseptor rianodin (RyR) sehingga kalsium mengalir dari retikulum sarkoplasmik, dimana disimpan, kedalam sitosol, yang dibutuhkan untuk interaksi antara aktin dan miosin yang menghasilkan kontraksi otot. Konsentrasi asetilkolin yang berlebihan pada endplate motor dapat merangsang pelepasan kalsium dari retikulum sarkoplasmik. Jumlah yang terbatas pada ATP, merupakan krisis energi, merusak reuptake kalsium sitosol yang berlebihan

kembali ke retikulum sarkoplasma, yang biasanya diperlukan untuk relaksasi otot