You are on page 1of 3

Al-Quran Bukanlah Kitab yang Lengkap

Umat muslim selalu mengklaim sendiri kalau Al-Quran itu lengkap. Tapi pada kenyataannya, ada hal-hal penting yang tidak tertulis di dalam Al-Quran. Ada 2 aliran dalam Islam, ada yang mengikuti hadist ada juga yang hanya tunduk pada Al-Quran. Seperti kita tahu bahwa di Al-Quran banyak sekali kesalahan, dari salah hitung, menyimpang dari ilmu pengetahuan populer, sampai tata bahasa. Jika Al-Quran dikritik, umat muslim menggunakan Hadist sebagai bahan membantah, sedangkan kalau Hadist yang juga banyak kesalahan dikritik, umat muslim akan membuat pernyataan hanya percaya kepada Al-Quran saja.

Daftar isi

1 Pendahuluan 2 KHALIFAH UMAR MENYATAKAN ADA AYAT YANG HILANG 3 AISYAH ISTRI MUHAMMAD MENYATAKAN ADA AYAT YANG HILANG 4 Tokoh-tokoh Lain yang Menyatakan Ada Ayat yang Hilang

Pendahuluan
Beberapa hal yang menunjukkan Al-Quran tidak lengkap antara lain: 1. Tidak ada kata Amin 2. Tidak ada kata negara Palestina, padahal mereka mengklaim kalau Palestina bukan milik Israel 3. Tidak ada tata cara sholat 4. Tidak ada penjelasan tentang khitan

KHALIFAH UMAR MENYATAKAN ADA AYAT YANG HILANG


Beberapa karya-karya klasik ulama dan pakar muslim melaporkan bahwa beberapa wahyu ternyata telah hilang sebelum pengumpulan oleh Abu Bakar. Dilaporkan, sebagai contoh, Umar mencari ayat tertentu yang hanya diingatnya samar-samar. Namun dengan menyesal akhirnya Umar menemukan bahwa orang yang menghafal ayat tersebut telah terbunuh dalam perang Yamama sehingga ayat tersebut hilang selamanya. Sumber : Ibn Abi Dawud, Kitab al Masahif, p 10

Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 1 p 204

Umar juga mengingat keberadaan ayat lain yang dikeluarkan dari Quran Sumber : Mabani, p 99

Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84

Ibn Abi Shayba, vol 14 p 564, ekspresi yang digunakan adalah Faqadnah, artinya kita kehilangan ayat tersebut)

Atau mungkin hilang, termasuk didalamnya adalah ayat tentang kewajiban terhadap orang tua Sumber : Abd al Razzaq, vol 9 p 50

Ahmad b. Hanbal, vol 1 p 47, 55 Ibn Abi Shayba, vol 7 p 431 Bukhari, vol 4 p 306 Ibn Salama, al Nasikh wal Mansukh, p 22 Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84 Zarkashi, al Burhan fi ulum al Quran, vol 1 p 39 (mengacu pada Abu Bakar)

dan tentang jihad Sumber : Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 403


Mabani, p 99 Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84

Klaim Umar terutama tentang ayat pertama (kewajiban terhadap orang tua) diperkuat oleh tiga orang lainnya yang memiliki otoritas dalam quran yaitu Zayd b. Thabit, Abd Allah b. Abbas, dan Ubayy b. Kab. Sumber : Abd al Razzaq, vol 9 p 52

Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 400 Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 84

AISYAH ISTRI MUHAMMAD MENYATAKAN ADA AYAT YANG HILANG


Aisha melaporkan bahwa bahwa ada satu lembaran yang berisi 2 ayat, termasuk ayat-ayat rajam, ditulis dalam lembaran yang disimpan dibawah tempat tidurnya. Sayang pada waktu pemakaman nabi SAW, seekor binatang memakannya hingga musnah. Disebutkan dalam bahasa Arab dajin, yang dapat berarti hewan seperti kambing, domba ataupun unggas. Sumber : Ibrahim b. Ishaq al Harbis, Gharib al hadith menyebutkan shal yang berarti domba

Zamakshari, al Kashaf, vol 3 p 518, footnote Sulaym b. Qays al Hilali, Kitab Sulaymn b. Qays, p 108 Al Fadl b. Shadahn, al Idah, p 211 Abd al Jalil al Qazwini, p 133

Peristiwa terjadi saat rumah sedang sibuk dengan pemakaman nabi SAW. Sumber : Ahmad b. Hanbal, vol 4 p 269

Ibn Maja, Sunan, vol 1 p 626 Ibn Qutayba, Tawil, p 310 Shafii, Kitab al Umm, vol 5 p 23, vol 7 p 208

Tokoh-tokoh Lain yang Menyatakan Ada Ayat yang Hilang


Anas b. Malik mengingat satu ayat yang turun saat beberapa muslim terbunuh dalam perang, tetapi kemudian hilang Sumber : Muhasibi, Fahm al Quran an wa manih , p 399

Tabari, Jami al Bayan, vol 2 p 479

Abdullah ibn Umar menyatakan banyak bagian quran yang telah hilang. Sumber : Suyuthi, al Itqan fi ulum al Quran, vol 3 p 81-82