You are on page 1of 3

TUGAS WAWANCARA WIRAUSAHAWAN BISNIS KECIL

Wirausahawan yang menjadi narasumber kelompok kami adalah Ayang Surianto kelahiran 21 Mei 1983. Ayang Suriyanto adalah seorang wirausahawan muda yang sekarang ini telah memiliki sebuah usaha kecil yang dikelolanya sendiri. Karena kegigihan dan kesabarannya dalam mengelola usaha kecil, sekarang telah membuahkan hasil. Pada saat ini Narasumber telah memiliki dua usaha yang keuntungannya sangat menjanjikan. Usaha yang dikelolanya adalah usaha fotokopi dan pengisian air minum.

Ayang Surianto, seorang wirausahawan muda Awal sejarahnya dia merintis karir dengan mendirikan sebuah usaha sendiri fotokopi yang bermodalkan Rp 30.000.000,00. Narasumber menyatakan bahwa modal itu diluar perhitungan untuk modal tanah dan bangunannya. Barang-barang yang dibelinya diantaranya 2 set mesin fotokopi dan bermacam alat tulis contohnya pena, pensil, kertas, map dan lain sebagainya. Insprirasi ataupun motivasi bapak Ayang dalam mendirikan usahanya karena nekad ingin mengubah nasib bermodalkan uang dari hasil tabungan yang selama ini beliau hasilkan dengan berkerja sebagai seorang karyawan swasta di perusahaan yang ada di kota Pekanbaru. Beliau ingin mengembang jiwa wirausaha yang ada di dalam dirinya yang diturunkan dari orang tuanya sebagai pemilik sebuah usaha kecil dan ingin memanfaatkan kesempatan yang ada dengan melihat peluang bahwa saat itu belum ada yang membuka usaha di daerah jalan bangau sakti yang bertepatan di samping gang mawar yang lokasi usaha kecilnya sangat mendukung karena dekat dengan sebuah SMK Farmasi dan juga terletak di belakang Fakultas Teknik. Keuntungan bersih yang diperoleh sekitar Rp 1.000.000,00 dengan melakukan pembelian stok barang sekali dalam sebulan atau sekali dalam 15 hari dengan biaya Rp 600.000,00. Usaha fotokopinya, hanya memiliki 1 karyawan yang bergaji Rp. 1.000.000,00.

Lokasi usaha fotokopi Bpk. Ayang

Dengan keuntungan yang didapat dari usaha fokotopinya, 3 tahun kemudian beliau kembali membuka usaha kecil yaitu pengisian air galon dengan yang dinamainya GM WATER. Modal yang dikeluarkannya sebesar Rp 60.000.000,00 diluar daripada perhitungan bangunan dan tanah. Keuntungan yang diraup dari usaha air gallon adalah Rp 300.000/hari sehingga totalnya dalam sebulan mampu menghasilkan Rp 6.000.000,00 dengan pembelian stok sekali dalam sebulan sebesar Rp 500.000,00 dan hasil bersihnya Rp 5.500,000. Karyawan yang berkerja pada usaha galonnya yaitu sebanyak 3 orang dengan pembayarannya gaji dihitung per hari dimana tiap karyawan yang mengantar jemput gallon mendapat gaji Rp 1.000,00 per gallon.

Lokasi usaha air galon Bpk. Ayang

Ketika ditanya mengenai kerugian yang biasanya dialaminya, narasumber mengatakan bahwa kerugian yang dialaminya biasanya hanya pada kerusakan mesin fotokopi kemudian memerlukan adanya service mesin penyulingan pada galon air dilakukan sekali dalam sebulan untuk menghindarinya kerusakan mesin. Intinya beliau menyampaikan sedikit saran bahwa untuk membuka usaha kita pastinya harus bersedia mengeluarkan modal yang besar, punya visi dan misi yang memang mampu memotivasi kita untuk tetap semangat dalam berbisnis, harus

sanggup merintis karir dari nol, tidak boleh cepat putus asa karena gagal atau mengalami kerugian di dalam berbisnis serta mau menahan kepentingan diri sendiri demi berkembangnya usaha yang akan dijalani.

Anggota Kelompok: Ambtenarie Jessica Sihombing Arinil Haq Yunita Selonika Yusnila Halawa (1107135694) (1107135643) (1107114284) (1107121255)