You are on page 1of 4

Efek Pendapatan dan Efek Substitusi Efek pendapatan dari perubahan penurunan dalam konsumsi keseluruhan yang yang

diharuskan oleh kenaikan harga. Efek substitusi dari perubahan harga menggambarkan perubahan dalam konsumsi relatif yang terjadi sementara konsumen mensubsitusikan produkproduk yang lebih mahal dengan produk-produk yang lebih murah. Dengan menggunakan contoh kita sebelumnya, efek total dari perubahan dalam harga barang di perlihatkan dalam gambar 4.6 seperti yang di buku. Ketika Py= $250 dan Px= $100, U1= 100 adalah tingkat kepuasan tertinggi yang dapat dicapai dengan anggaran $ 1.500. tingkat ini melibatkan konsumsi 10 unit jasa dan 2 unit barang. Mengikuti pemotongan harga adalah kenaikan dalam konsumsi keseluruhan yang dimungkinkan oleh pemotongan harga atau barang dari Py= $200 ke Py=$140, konsumsi keranjang pasar X= 8 dan Y= 5 menjadi dimungkinkan dan kesejahteraan konsumen meningkat dari U = 100 ke U= 118. Perubahan dalam konsumsi ini melibatkan 2 komponen. Pergerakan ke kiri di sepanjang kurva kepuasan sama U1= 100ke titik B, titik singgungan dengan garis anggaran hipotesis yang putus-putus dan mewakili harga relatif.

Gambar diatas merupakan gambaran tentang kepuasanpelanggan seperti U1 Konsumsi Optimal 1. Maksimal Utilitas Keranjang pasar yang optimal adalahkeranjang yang memaksimumkanutilitas seorang konsumenuntukpengeluaran anggaran tertentu. Untuk mengalokasikan pengeluaran

secara efisien di antara berbagai produk , kita harus mempertimbangkanbaik utilitas marginal yang diturunkan dari konsumsi maupun harga setiap produk. Utilitas marginal yang diturunkan dari setiap produkindividual adalah proporsional dengan harga yang di bayarkan. Keranjang pasar barang dan jasa yang optimal ditunjukan untuk setiap tingkatan anggaran dengan titik singgung antara kurva kepuasan sama dengangaris anggaranyang bersangkutan.

Gambar kurva keranjang pasaroptimal untuk konsumsi Di setiap titik dimana barang dan jasa digabungkansecara optimal terdapat singgungan antara garis anggarandenan kurva kepuasan sama, jadi kemiringan keduannya setara. Karena itu, untuk kombinasi yang optimal, rasio harga barang dan jasa harus sama dengan rasio utilitas marginal mereka: Kemiringan kurva kepuasan = Kemiringan

Utilitas dimaksimumkan ketika produk-produk di beli pada tingkat dimana harga relatif sama dengan utilitas marginal relatif yang diturunkan dari konsumsi. Jalur Kombinasi optimal produk-produk sementara konsumsi meningkat , jadi jalur konsumsi ini menggambarkan keranjang pasar yang optimal untuk konsumsi. Utilitas ini akan dimaksimalkan di setiap tingkatan anggaran ketika utilitas marginal relatif yang diturunkan darikonsumsi setiap produk adala proposional dengan harga yang dibayarkan. Bvaru setelah itu setiap produk merupakan pembelianyang menarik dalam arti memberikan utilitas marginal yang sama perjumlah pengeluaran. Karena itu, alokasi yang efektif dari anggaran konsumen memerlukan pertimbangan yang baik terhadap harga relatif maupun terhadap utilitas marginal relatif yang diturunkan dari konsumsi. Dengan latar belakang in, kita memiliki kerangka kerja untuk analisis yang terinci tentanang peran penting yang dimainkan oleh, harga, periklanan, pendapatan dan faktor-faktor lainnya dalam menetapkan tingkat permintaan akan produk-produk

perusahaan. Faktor harga periklanan yang berada dalam pengendalian perusahaan disebut variabel endogen. Faktor- faktor penting lainnya yang berada diluar pengendalian perusahaan seperti pendapatan konsumen, harga pesaing dan cuaca misalnya disebut juga dengan variabel eksogen. Efek perubahan dalam kedua jenis pengaruh ini harus dipahami,jika perusahaan ingin efektif menanggapi perubahan dalam lingkungan perekonomian. Salah satu daya tanggap yang diperlukan bukan hanya dalam analisis permintaan teapi keseluruhan pengambilan keputusan manajerial adalah elastisitas. Persamaan menghitung elastisitas :
EP = % Q % P = Q /Q P/P = Q P P Q

Elastisitas dapat di ukur dengan 2 cara yaitu : 1. Elastisitas titik merupakan elastisitas yang dipergunakan untuk mengukur elastisitas dititik tertentu sebuah fungsi 2. Elastisitas busur dipergunkan untuk mengukur elastisitas rata-rata disepanjang kisaran tertentu dari sebuah fungsi. Elastisitas Permintaan Adalah suatu pengukuran kuantitas untuk menunjukan seberapa besar pengaruh perubahan harga terhadap permintaan suatu barang. Ada 3 jenis elastisitas permintaan yaitu : 1. Elastisitas permintaan harga 2. Elastisitas Permintaan pendapatan 3. Elastisitas Permintaan Silang Kebutuhan cenderung memiliki permintaan yang inelastic, sebaliknya kemewahan memiliki permintaan yang elastis. Ketika biaya berobat ke dokter meningkat, oreng tidak akan secara dramatis mengubah frekuensi mereka ke dokter, meskipun mungkin tidak sesering sebelumnya. Sebaliknya ketika kapal pesiar meningkat, maka jumlah permintaan kapal pesiar akan turun banyak. Alasannya karena kebanyakan orang melihat berobat ke dokter sebagai suatu kebutuhan, sedangkan kapal pesiar sebagai suatu kemewahan. Suatu barang merupakan suatu kebutuhan atau suatu kemewahan tidak tergantung pada sifat hakiki barang itu, tetapi pada pilihan pembeli. Bagi seorang pelaut yang tidak terlalu memperhatikan kesehatannya, kapal pesiar mungkin sebuah kebutuhan dengan permintaan yang inelastis, sedangkan berobat ke dokter adalah kemewahan dengan permintaan yang

elastis.Sebagai contoh anggaplah bahwa peningkatan 10 persen harga es krim mengakibatkan jumlah es krim yang anda beli turun hingga 20 persen. Kita menghitung elastisitas permintaan anda sebagai berikut. Elastisitas harga permintaan = 20% / 10% = 2

Faktor- faktor yang mempengaruhi Elastisitas : 1. Seberapa besar barang-barang lain dapat menggantikan barang yang bersangkutan. 2. Seberapa besar dari pendapatan yang akan dibelanjakan untuk membeli barang yang bersangkutan. 3. waktu analisis 4. Banyak tidaknya macam penggunaan barang yang bersangkutan.

Manfaat pengukuran Elastisitas Permintaan : 1. Kepada perusahaan, dapat digunakan sebagai dasar untuk membuat suatu kebijakan atau strategi penjualan. 2. Kepada pemerintah, dengan mengetahui dari sifat barang (eksport dan import) dapat disusun suatu kebijakan yang mendukung.

Elastisitas Harga dari permintaan Elastisitas harga dari permintaan adalah mengukur daya tangkap jumlah yang diminta terhadap perubahan dalam harga produk, dengan mempertahankan nilai semua variabel lainya dalam fungsi permintaan tetap konstan.