You are on page 1of 24

For Mhs.

Program Studi Teknologi Bioproses -FTUI

Persoalan yang melibatkan model matematika banyak muncul dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan (bidang T.Fisika, T. Kimia, Teknologi Bioproses, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Elektro dsb) Sering model matematika tersebut rumit dan tidak dapat diselesaikan dengan metode analitik Metode Analitik adalah metode penyelesaian model matematika dengan rumus-rumus aljabar yang sudah lazim.

Pengertian dan Kegunaan Metode Numerik


Beberapa definisi metode numerik dikemukakan ahli matematika, misalnya metode numerik adalah teknik dimana masalah matematika diformulasikan sedemikian rupa sehingga dapat diselesaikan oleh pengoperasian aritmetika (Chapra dan Chanale, 1991). Metode numerik untuk memecahkan masalah dgn beberapa alasan sebagai berikut. 1.Metode numerik merupakan suatu teknik untuk menyelesaikan masalah matematika yang efektif dan efisien. Dengan bantuan komputer , masalah yang rumit dan melibatkan perhitungan yang luas, masalah yang sering sulit atau bahkan tidak mungkin dapat diselesaikan secara analitis dapat diselesaikan dengan metode numerik.

2.Saat ini terdapat berbagai paket program komputer (misalnya excel, maple, matlab, atau program paket lainnya) yang tersedia dan diperdagangkan sehingga mudah didapat yang dalam pengoperasiannya mencakup metode numerik. Dengan demikian, pemecah masalah tinggal menyesuaikan dengan karakteristik program paket tersebut dengan algortima yang digunakan dalam pemecahan masalah.

3.Apabila masalah yang dihadapi sulit diselesaikan dengan bantuan program paket komputer, maka pemecah masalah dapat menggunakan program komputer (misalnya basic, pascal, fortran, atau program komputer lainnya).

Persoalan matematika
Bagaimana cara menyelesaikannya ? 1. Tentukan akar2 persamaan polinom 23.4x7 - 1.25x6+ 120x4 + 15x3 120x2 x + 100 = 0 2. Selesaikan sistem persamaan linier 1.2a 3b 12c + 12d + 4.8e 5.5f + 100g = 18 0.9a + 3b c + 16d + 8e 5f - 10g = 17 4.6a + 3b 6c - 2d + 4e + 6.5f - 13g = 19 3.7a 3b + 8c - 7d + 14e + 8.4f + 16g = 6 2.2a + 3b + 17c + 6d + 12e 7.5f + 18g = 9 5.9a + 3b + 11c + 9d - 5e 25f + 10g = 0 1.6a + 3b + 1.8c + 12d - 7e + 2.5f + g = -5

Soal 1, biasanya untuk polinom derajat 2 masih dapat dicari akar2 polinom dengan rumus abc Sedangkan untuk polinom dg derajat > 2 tidak terdapat rumus aljabar untuk menghitung akar polinom. Dengan cara pemfaktoran, semakin tinggi derajat polinom, jelas semakin sukar pemfaktorkannya. Soal 2, juga tidak ada rumus yang baku untuk menemukan solusi sistem pers linier. Apabila sistem pers linier hanya mempunyai 2 peubah, kita dapat menemukan solusinya dengan grafik, aturan Cramer

Kebanyakan persoalan matematika tidak dapat diselesaikan dengan metode analitik. Metode analitik disebut juga metode exact yang menghasilkan solusi exact (solusi sejati). Metode analitik ini unggul untuk sejumlah persoalan yang terbatas. Padahal kenyataan persoalan matematis banyak yang rumit, sehingga tidak dapat diselesaikan dengan metode analitik.

Kalau metode analitik tidak dapat diterapkan, maka solusi dapat dicari dengan metode numerik. Metode Numerik adalah teknik yang digunakan untuk memformulasikan persoalan matematika sehingga dapat dipecahkan dengan operasi perhitungan biasa (+, - , / , *)

METODA ANALITIK 1 2 3

METODA NUMERIK

Menggunakan cara baku Menggunakan (aturan kalkulus) aritmatika (+,-,x,:) Hasil berupa suatu fungsi/relasi Hasil berupa angka

Nilai perhitungan adalah Nilai perhitungan nilai sejati (exact) adalah hampiran, tidak exact (ada galat) Solusi selalu dapat Tidak selalu mudah diperoleh dengan memperoleh solusi, bantuan program bahkan tidak dapat komputer diperoleh solusi

Tujuan menggunakan metoda numerik:


Memperoleh operasi aritmatika terbaik (effisien dan akurat) sehingga memberikan jawaban yang berguna dari persoalan yang diselesaikan

Keuntungan menggunakan metoda numerik:


1. Solusi persoalan selalu dapat diperoleh 2. Dengan bantuan komputer, perhitungan cepat dan hasilnya dapat dibuat sedekat mungkin dengan nilai sejati 3. Tampilan hasil perhitungan dapat disimulasikan

Kelemahan metoda numerik: 1. Nilai yang diperoleh adalah hampiran (pendekatan) 2. Tanpa bantuan alat hitung (komputer), perhitungan lama
10

Selesaikan integral Metode Analitik

I =

(4 x )dx
1 2 1

Metode Numerik

Error = |7.25-7.33| = 0 0833

Contoh kasus diman solusi analitik sulit (tidak dapat) diperoleh: 1. Tentukan solusi persamaan berikut:

x +2x +10x 20= 0


3 2

2. Hitung integral berikut

2 + cos( 1+ x ) 0,5x e dx 1+ 0,5sin x 0


2 1/ 2

Sangat sulit

12

Metode Numerik
Solusi

selalu berbentuk angka Solusi yang dihasilkan solusi pendekatan sehingga terdapat error

Metode Analitik
Solusi

dapat berupa fungsi matematik Solusi yang dihasilkan solusi exact

Kesalahan numerik adalah kesalahan yang timbul karena adanya proses pendekatan. Hubungan kesalahan dan penyelesaian adalah :

= x+e x

x = nilai yang sebenarnya ( nilai eksak ) x = nilai pendekatan yang dihasilkan dari metode numerik e adalah kesalahan numerik. Kesalahan fraksional adalah prosentase antara kesalahan dan nilai sebenarnya. e = x100% x

Pada banyak permasalahan kesalahan fraksional di atas sulit atau tidak bisa dihitung, karena nilai eksaknya tidak diketahui. Sehingga kesalahan fraksional dihitung berdasarkan nilai pendekatan yang diperoleh: e
= 100% x

dimana e pada waktu ke n adalah selisih nilai pendekatan ke n dan ke n-1 Perhitungan kesalahan semacam ini dilakukan untuk mencapai keadaan konvergensi pada suatu proses iterasi.

Perhitungan dalam metode numerik berupa operasi aritmatika dan dilakukan berulang kali, sehingga komputer untuk mempercepat proses perhitungan tanpa membuat kesalahan Dengan komputer kita dapat mencoba berbagai kemungkinan solusi yang terjadi akibat perubahan beberapa parameter. Solusi yang diperoleh juga dapat ditingkatkan ketelitiannya dengan mengubah nilai parameter.

Metode Numerik merupakan alat bantu pemecahan masalah matematika yang sangat ampuh. Metode numerik mampu menangani sistem persamaan linier yang besar dan persamaan-persamaan yang rumit. Merupakan penyederhanaan matematika yang lebih tinggi menjadi operasi matematika yang mendasar.

1.

Menyelesaikan pers non-linier (akar persamaan) M. Tertutup : Tabel, Biseksi, Regula Falsi, M Terbuka : Secant, Newton Raphson, Iterasi Sederhana Menyelesaikan pers linier (akar persamaan) Eliminasi Gauss, Eliminasi Gauss Jordan, Gauss Seidel Differensiasi Numerik Selisih Maju, Selisih Tengahan, Selisih Mundur Integrasi Numerik Integral Reimann, Integrasi Trapezoida, Simpson, Gauss Interpolasi Interpolasi Linier, Quadrat, Kubik, Polinom Lagrange, Polinom Newton

2. 3. 4. 5. 6.

Regresi Regresi Linier dan Non Linier 7. Penyelesaian Persamaan Differensial Euler, Taylor

LANJAR NIRLANJAR LAGRANGE NEWTON

REGRESSI HAMPIRAN NUMERIK FUNGSI INTERPOLASI SOLUSI PERSAMAAN MATEMATIK DENGAN METODA ANALITIK

METODA ANALITIK VERSUS METODA SOLUSIPERSAMAAN MATEMATIK DENGAN NUMERIK METODA NUMERIK
KELEBIHAN/KEKURANGAN MASING-MASING METODA PEMODELAN MATEMATIKA HAMPIRAN NUMERIK INTEGRASI

SEGI EMPAT TRAPESIUM TRAPESIUM SIMSON RICHADSON ROMBERG AITKEN

METODA PIAS METODA NEWTON-COTES

EKTRAPOLASI

DERET TAYLOR & DERET TAYLOR/MACLAURINT NALISIS GALAT GALAT & SUMBER GALAT
PERAMBATAN GALAT

KUADRATURE GAUSS

METODA NUMERIK
7/30/2006 - v11

ELIMINASI

GAUSS GAUSS-JORDAN

FORWARD DIFFRENCE (SELISIH MAJU) BACKWARD DIFFRENCE (SELISIH MUNDUR) CENTRAL DIFFRENCE (SELISIH PUSAT) HAMPIRAN NUMERIK TURUNAN SOLUSI NUMERIK SISTIM PERSAMAAN LANJAR

MATRIKS BALIKAN DEKOMPOSISI GAUSS CROUT ITERASI JACOBI GAUSS-SEIDEL

METODA EULER METODA HEUN METODA DERET TAYLOR METODA RUNGE-KUTTE METODA BANYAK LANGKAH

METODA ITERASI TERBUKA

BISECTION REGULA FALSI FIXED POINT NEWTON-RAPHSON SECANT

SOLUSI NUMERIK PERSAMAAN DIFFRENSIAL BIASA

SOLUSI NUMERIK PERSAMAAN NIRLANJAR


METODA ITERASI TERTUTUP

KELOMPOKBELAJAR
Tugasbisadilaksanakankelompokkerja24mhs,agarbisasaling berkomunikasi,salingmengkritisisecaradansalingisimengisi . Kelompokbelajardiperlukansebagaiwahanaprosesbelajardiluarkelas &prosesmenimbailmuyangkondusifdgnhasilmaksimal. ProdukKelompokBelajardiharapkandapatmemicudanmemacuproses belajardgnarahandariDosenpengampusertasilabusmaterisesuai kurikulumygtelahditetapkan

OBJEKTIF
MemahamidanmempelajariKomputasimetodenumerik Mampumemodelkandanmenyelesaikanpermasalahanrekayasadengan metodenumerik Mampumenerapkanmetodenumerikmenggunakanprogramkomputer dan/ataupaketprogram

RUJUKAN
StevenC.Chapra&RaymondP.Canale:NumericalMethodsforEngineers (edisiIndonesiamaupunInggris)

Contoh : Tentukan salah satu akar dari 4x3 15x2 + 17x 6 = 0 menggunakan Metode Secant sampai 9 iterasi. Penyelesaian : f(x) = 4x3 15x2 + 17x 6 iterasi 1 : ambil x0 = -1 dan x1 = 3 (ngambil titik awal ini sebarang saja, tidak ada syarat apapun) f(-1) = 4(-1)3 15(-1)2 + 17(-1) 6 = -42 f(3) = 4(3)3 15(3)2 + 17(3) 6 = 18 x2 = (3) = 1.8 iterasi 2 : ambil x1 = 3 dan x2 = 1.8 f(1.8) = 4(1.8)3 15(1.8)2 + 17(1.8) 6 = -0.672 x3 = (1.8) = 1.84319

iterasi 3 : ambil x2 = 1.8 dan x3 = 1.84319 f(1.84319) = 4(1.84319)3 15(1.84319)2 + 17(1.84319) 6 = -0.57817 x4 = (1.84319) = 2.10932 iterasi 4 : ambil x3 = 1.84319 dan x4 = 2.10932; f(2.10932) = 4(2.10932)3 15(2.10932)2 + 17(2.10932) 6 = 0.65939; x5 = (2.10932) = 1.96752 iterasi 5 : ambil x4 = 2.10932 dan x5 = 1.96752; f(1.96752) = 4(1.96752)3 15(1.96752)2 + 17(1.96752) 6 = 0.15303; x6 = (1.96752) = 1.99423 iterasi 6 : ambil x5 = 1.96752 dan x6 = 1.99423 f(1.99423) = 4(1.99423)3 15(1.99423)2 + 17(1.99423) 6 = -0.02854 x7 = (1.99423) = 2.00036 iterasi 7 : ambil x6 = 1.99423 dan x7 = 2.00036; f(2.00036) = 4(2.00036)3 15(2.00036)2 + 17(2.00036) 6 = 0.00178 , x8 = (2.00036) = 2.00000 iterasi 8 : ambil x7 = 2.00036 dan x8 = 1.999996; f(1.999996) = 4(1.999996)3 15(1.999996)2 + 17(1.999996) 6 = -0.0002; x9 = (1.999996) = 2.0000

iterasi 9 : ambil x8 = 1.999996 dan x9 = 2.00000 f(2.00000) = 4(2.00000)3 15(2.00000 )2 + 17(2.00000) 6 = 0.00000 x10 = (2.00000) = 0.00000

n 1 2 3 4 5 6 7 8 9

xn-1 -1 3 1.8 1.84319 2.10932 1.96752 1.99423 2.00036 2.00000

xn 3 1.8 1.84319 2.10932 1.96752 1.99423 2.00036 2.00000 2.00000

xn+1 1.8 1.84319 2.10932 1.96752 1.99423 2.00036 2.00000 2.00000 2.00000

f(xn-1) -42 18 -0.672 -0.57817 0.65939 -0.15303 -0.02854 0.00178 -0.00002

f(xn) 18 -0.672 -0.57817 0.65939 -0.15303 -0.02854 0.00178 -0.00002 0.00000

f(xn+1) -0.672 -0.57817 0.65939 -0.15303 -0.02854 0.00178 -0.00002 0.00000 0.00000

Jadi salah satu akar dari 4x3 15x2 + 17x 6= 0 adalah 2