You are on page 1of 17

C. MENENTUKAN DAN MENGURUS TEMPAT USAHA D. MENGADAKAN FASILITAS DAN BAHAN BAKU E. MEREKRUT DAN MENEMPATKAN SDM F.

MEMPERSIAPKAN ADMINISTRASI MENGJUKAN PERMOHONAN KREDIT

Perijinan dagang adalah alat untuk membina, mengarahkan, dan mengawasi usaha perdagangan .dalam membantu perkembangan usaha perdagangan pemerintah daerah banyak membantu dengan memberikan kemudahan di dalam mengurus surat-surat usaha. Ijin usaha dalam bidang produksi ,jasa dan perdagangan, dengan adanya otonomi daerah di mungkinkan ada perbedaan sedikit terutama besarnya retribusi/biaya pengurusan perijinan

1.

Ijin prinsip atau ijin gangguan (HO istilah dahulu) atau surat ijin tempat usaha (SITU) , Prosedurnya Sbb :
Datang ke UPSA (Unit pelayanan satu Atap). Isilah form blanko tersebut sesuai pesan yang terkandung dalam blanko tersebut , Setelah di isi dengan benar di tandatangani Mintalah persetujuan tetangga , setelah dapat persetujuan tetangga, minta tanda tangan RT, RW, dan lurah setempat Kemudian serahkan kepada petugas di UPSA atau dinas perijinan lampirkan foto copy KTP dan denah tempat tinggal. Kemudian akan di survey oleh dinas bila telah memenuhi ketentuan maka akan segera di terbikan surat ijin tersebut Pada Surat Ijin HO terdapat jangka waktu masa berakhirnya

Dalam perjalanan perusahaan ,pemilik atau penanggung jawab wajib memenuhi syarat sebagai berikut:

1) Keamanan
a.) Dalam perusahaan harus di sediakan pemadam kebakaran b.) Perusahaan yang menyediakan bahan bahan yang mudah terbakar harus disimpan dengan aman. c.) Bangunanan perusahan harus terdiri atas bahan-bahan yang tidak mudah terbakar . d.) Harus mengikuti dan mentaati undang-undang keselamatan kerja.

2.) Kesehatan

a.) Harus memelihara dan menjaga kebersihan . b.) Harus menyediakan tempat kotoran /sampah yang tertutup c.) Harus mencegah kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan kerja d.) Harus menyediakan alat-alat P3K
3.) Ketertiban

a) Harus menjaga ketertipan b) Kegiatan perusahaan hanya dapat dilakukan berdasarkan peraturan pemerintah daerah. c) Dilarang menyimpan barang-barang di pinggir jalan umum d) Penggunaan bangunan harus sesuai dengan peraturan pemerintah daerah di mana perusahaan tersebut berdomisili.

a) Perusahaan di wajibkan untuk mengutamakan tenaga kerja dari penduduk di sekitar yang mempunyai KTP setempat. b) Harus menjaga keindahan lingkungan dan mengadakan penghijauan .

SIUP adalah surat ijin yang berikan oleh pemerintah dalam hal ini adalah menteri perdagangan atau pejabat yang ditunjukan sesuai kewenanganya untuk melaksanakan kegiatan usaha dibidang perdagangan barang dan jasa.Pemberian SIUP berdasarkan domisili pemilik atau penanggung jawab usaha/perusahaan

a.) UKM (usaha kecil menengah) dan perusahan kecil ,oleh kepala dinas perdagangan atas nama Bupati /walikota, atau kepala dinas perijinan (bagi pemda yang sudah memiliki dinas tersendiri seperti kabupaten bantul, atau kepala UPSA (unit pelayanan satu Atap) b.) Perusahaan besar (tingkat nasional) oleh dinas perdagangan tingkat propinsi, atas nama Gubernur.Ukuran perusahaan dalam peneritan SIUP adalah didasarkan atas modal dan Aset perusahaan ybs termasuk omset c.) Perusahaan besar tingkat internasional misalnya Exspor impor , yang asset dan modalnya melebihi batas kewenangan tingkat propinsi yang ditentukan , izin diberikan oleh menteri perdagangan atau pejabat yang di tunjuk

3. TDP (Tanda Daftar perusahaan) atau NRP (nomer register perusahaan)

Hal-hal yang perlu di perhatikan dengan TDP

1. TDP wajib dipasang di tempat yang mudah dilihat oleh umum. 2. Nomer TDP wajib dicantumkan pada papan nama perusahaan dan dokumen-dokumen yang dipergunakan dalam kegiatan usaha. 3. Apabila TDP hilang atau rusak , wajib mengajukan permintaan tertulis kepada kantor pendaftaran perusahaan untuk memperoleh penggantinya dalam waktu 3 bulan setelah kehilangan atau rusak. 4. Setiap perusahaan atas hal-hal yang didaftarkan wajib dilaporkan kepada kantor pendaftaran dengan menyebut alasan nya dalam waktu 3 bula setelah terjadi perubahan.

5. Daftar perusahaan hapus apabila terjadi hal-hal berikut :

a. perusahaan menghentikan segala kegiatan usahanya b. perusahaan berhenti pada waktu akta pendirianya kadaluwarsa. c. perusahaan dihentikan segala kegiatan usahanya berdasarkan putusan pengadilan. 6. TDP berlaku untuk jangka waktu 5 tahun sejak diterbitkan dan wajib diperbaharui selambat-lambatnya 3 bulan sebelum masa berlaku berakhir. 7. Yang menerbitkan TDP adalah: a. Perusahaan kecil dan UKM adalah dinas perijinan /UPSA dinas perdagangan perindustrian atas nama bupati atau walikota. b. Perusahaan besar dinas perdagangan propinsi atas nama Gubernur atau mentri perdagangan .

4. AMDAL ( Analisis mengenal dampak lingkungan )

Amdal adalah keseluruhan proses yang meliputi penyusun analisis mengenai dampak lingkungan bagi berbagai usaha atau kegiatan terpadu /multisektor . Tujuan AMDAL adalah terlakasananya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana
Dampak penting AMDAL antara lain : 1. jumlah manusia yang akan terkena dampak 2. luas wilayah persebaran dampak 3. lamanya dampak berlangsung 4. intensitas dampak 5. Banyaknya komponen lingkungan lainya yang akan terkena dampak 6. Sifat komulatif dampak tersebut

Dasar Hukum AMDAL


1) UU no A tahun 1982 tentang ketentuan pokok pengelolaan lingkungan hidup 2) UU no.5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya Alam hayati dan ekosistemnya. 3) UU no 24 tahun 1992 tentang penataan ruang 4) PP no 20 tahun 1990 tentang pengendalian pencemaran air 5) PP no 51 tahun 1993 tentang analis mengenai dampak lingkungan 6) Keppres RI no . tahun 1990 tentang badan pengendalian dampak lingkungan 7) Surat mentri Negara lingkungan hidup no .B 2335 MENLH/ 12/92, no.2334/MENLH/12/93 tentang konsep kriteria kegiatan wajib AMDAL . 8) Perda masing masing Daerah.

1. Bank milik pemerintah (BUMN) misalnya BRI, BNI, BTN, BNI dan lainlain. Atau BUMD misalnya BPD. 2. Bank swasta misalnya BCA, Bank Mandiri, LIPPO, Bank Niaga, Bank Danamon, Bank Exim dan lain-lain.

6. NPWP ( Nomer pokok wajib pajak )

Tata cara mendapatkan NPWP :