You are on page 1of 4

EXPENSES

KONSEP BIAYA (EXPENSES) Konsep dasar yang melandasi pembebanan cost adalah konsep upaya dan hasil (efforts and accomplishment). Atas dasar konsep tersebut cost dapat dipisah menjadi dua, yaitu cost yang masih menjadi potensi jasa (melekat pada aktiva), dan cost yang potensi jasanya dianggap sudah habis dalam rangka menghasilkan pendapatan. Manfaat cost adalah : a. apakah manfaat cost habis dalam rangka penyerahan produk jasa atau sering disebut biaya (e!pense). b. apakah manfaat cost habis karena sebab lain, yang digolongkan sbagai rugi (losses). KARAKTERISTIK BIAYA "emahaman terhadap konsep biaya memerlukan analisis yang hati#hati terhadap karakteristik dari transaksi yang berkaitan dengan biaya. Ada elemen laporan lain yang sifatnya hamper sama dengan biaya namun sebaiknya tidak dimasukkan sebagai komponen biaya. Karakteristik biaya dapat dipahami dengan mengenali batasan atau pengertian yang berkaitan dengan biaya. $engan pemahaman seperti ini, transaksi yang berkaitan dengan biaya dapat dengan mudah diidentifikasi sehingga dapat disajikan dengan benar dalam laporan keuangan. a. Pengertian Biaya %ecara umum, dapat dikatakan bah&a cost yang telah dikorbankan dalam rangka menciptakan pendapatan disebut dengan biaya. 'A%( ()*+,) mendefinisikan biaya sebagai berikut : (iaya adalah aliran keluar (outflo&s) atau pemakaian aktiva atau timbulnya hutang (atau kombinasi keduanya) selama satu periode yang berasal dari penjualan atau produksi barang atau penyerahan jasa atau pelaksanaan kegiatan yang lain yang merupakan kegiatan utama suatu entitas. %edang -A- ()**.) mendefinisikan biaya (beban) sebagai berikut : (eban (e!penses) adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya ke&ajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal. $ari pengertian di atas dapat dilihat bah&a biaya pada akhirnya merupakan aliran keluar aktiva meskipun kadang#kadang harus melalui hutang lebih dahulu. %ementara Kam ()**,) mendefinisikan biaya sebagai penurunan nilai aktiva atau kenaikan hutang atau kenaikan ekuitas pemegang saham (stockholder/s e0uity) sebagai akibat pemakian barang dan jasa oleh suatu unit usaha untuk menghasilkan pendapatan pada periode berjalan.

$ari definsi#definisi di atas, definisi yang dikemukakan -A- sejalan dengan definisi yang diajukan oleh Kam. Keduanya mendefinisikan biaya dari sudut pandang peristi&a moneter (penurunan aktiva, kenaikan hutang kenaikan ekuitas). %ebaliknya definisi yang dikemukakan 'A%( cenderung agak berbeda dengan definisi yang dikemukakan Kam. "erbedaan sudut pandang tersebut dapat dianalisis sebagai berikut : $efinisi yang diajukan 'A%( tidak menunjukkan perbedaan yang jelas antara peristi&a moneter dan peristi&a fisik. "erlu diketahui bah&a laba, pendapatan, dan biaya saling berkaitan erat dengan nilai dari suatu obyek ekonomi tertentu (jumlah rupiah memiliki sifat moneter, karena dihasilkan dari peristi&a yang menyebabkan perubahan nilai obyek ekonomi tersebut. (iaya menunjukkan peristi&a moneter yang berasal dari pemakaian barang dan jasa (peristi&a fisik) dalam kegiatan operasional perusahaan. "emakaian aktiva harus menunjukkan adanya suatu cost yang dinyatakan keluar (dikonsumsi) sebagai biaya. Apabila dilihat dari pandangan tradisional, definisi yang dikemukakan 'A%( menunjukkan bah&a biaya hanya dihasilkan dari pemakaian aktiva untuk tujuan menghasilkan pendapatan pada periode berjalan. b. (iaya dan 1ugi (2osses) Agar pemakai laporan keuangan mendapat tambahan informasi yang lebih lengkap, rugi dapat disertakan dalam laporan rugi laba sebagai penentu besarnya laba komprehensif. 1ugi sebaiknya disajikan terpisah dari biaya. $ari definisi yang terdapat dalam Konsep $asar "enyusunan dan "enyajian 2aporan Keuangan, -A- tidak memisahkan biaya dengan rugi ataupun tidak langsung untuk memperoleh pendapatan disebut dengan biaya. PENGUKURAN DAN PENGAKUAN BIAYA "engukuran dan pengakuan biaya memainkan peranan penting dalam penyusunan laporan keuangan. 3leh karena itu pemahaman secara konseptual tentang pengukuran dan pengakuan pendapatan tidak dapat diabaikan. a. "engukuran (iaya %ejalan dengan penilaian aktiva, biaya dapat diukur atas dasar jumlah rupiah yang digunakan untuk penilaian aktiva dan hutang. 3leh karena itu pengukuran biaya dapat didasarkan pada : ). 4ost 5istoris

6. 4ost pengganti cost masukan terkini (1eplacement 4ost 4urrent -nput 4ost). 7. %etara kas (4ash 80uivalent)

Meskipun ada berbagai dasar penilaian, dalam praktek yang paling banyak digunakan untuk mengukur biaya adalah cost histories. b. "engakuan (iaya "ada dasarnya cost memiliki dua kedudukan penting, yaitu : ). sebagai aktiva (potensi jasa) 6. sebagai beban pendapatan (biaya) "roses pembebanan cost padas dasarnya merupakan proses pemisahan cost. 3leh karena itu, agar informasi yang dihasilkan akurat, bagain cost yang telah diakui sebagai biaya pada periode berjalan dan bagian cost yang akan dilaporkan sebagai aktiva (diakui sebagai biaya peda periode berjalan dan bagian cost yang akan dilaporkan sebagai aktiva (diakui sebagai biaya periode mendatang) harus dapat ditentukan dengan jelas. Ada dua masalah yang muncul sehubungan dengan pemisahan cost tersebut, yaitu : # # kriteria yang digunakan untuk menentukan cost tertentu yang harus dibebankan pada pendapatan periode berjalan. kriteria yang digunakan untuk menentukan bah&a cost tertentu ditangguhkan pembebanannya.

%emua cost dapat ditangguhkan pembebanannya sebagai biaya apabila cost tersebut memenuhi criteria sebagai berikut : # # # memenuhi definisi aktiva (memiliki manfaat ekonomi masa mendatang, dikendalikan perusahaan, berasal dari transaksi masa lalu). Ada kemungkinan yang cukup bah&a manfaat ekonomi masa mendatang yang melekat pada aktiva dapat dinikmati oleh entitas yang menguasai. (esarnya manfaat dapat diukur dengan cukup andal.

$ari uraian diatas, secara umum dapat dirumuskan bah&a berdasarkan konsep penandingan (matching), pengakuan pendapatan. Apabila pengakuan pendapatan ditunda, maka pembebanan biaya juga ditunda. 9ntuk mengatasi berbagai perbedaan pendapatan tentang pengakuan biaya, biasanya badan ber&enang mengeluarkan aturan tertentu untuk mengakui biaya. KONSEP PENANDINGAN (MATCHING) Konsep penandingan adalah konsep yang dimaksudkan untuk mencari dasar hubungan yang tepat dan rasional antara pendapatan dan biaya. "endapatan merupakan hasil yang dituju perusahaan, sementara cost yang dikeluarkan untuk memperoleh pendapatan tersebut merupakan upaya yang dilakukan perusahaan.