You are on page 1of 18

Tugas pribadi

ARTIKEL AKUNTANSI MANAJEMEN 2

Rian angelina ( 0802131 !! "

UNI#ERSITAS RIAU $AKULTAS EK%N%MI

JURUSAN AKUNTANSI 2010


BAB 11 ANALISIS BIAYA VOLUME LABA: ALAT PERENCANAAN MANAJERIAL TITIK IMPAS DALAM UNIT Titik impas adalah titik dimana total pendapatan sama dengan total biaya, yaitu titik dimana laba sama dengan nol. Penggunaan Laba Operas !a"a# Ana" s s CVP Laporan laba rugi dapat dinyatakan dengan persamaan berikut: Laba operasi = Pendapatan penjualan Beban variable Beban tetap Atau Laba operasi = (Harga x Jumlah unit) (Biaya variable per unit x Jumlah unit) Total biaya tetap Ja"an P n$as un$u% Meng& $ung Un $ T $ % I#pas Marjin kontribusi adalah pendapatan penjualan dikurangi total biaya variable. Pada titik impas, marjin kontribusi sama dengna beban tetap. Unit titik impas labih cepat dihitung dengan mem okuskan pada margin kontribusi. Jumlah unit = Biaya tetap !arjin "ontribusi per unit Pen'ua"an Per Un $ (ang D per"u%an un$u% Men)apa Targe$ Laba Target laba di sini adalah laba operasi di atas nol!titik impasnya", yang dapat dinyatakan dengan jumlah dolar atau sebagai persentase dari pendapatan penjualan. Targe$ Laba Se$e"a& Pa'a% Pada saat menghitung titik impas, pajak penghasilan tidak berperan, karena pajak yang dibayarkan untuk laba nol adalah nol. Apabila perusahaan ingin menghasilkan laba bersih tertentu, target laba dinyatakan sebagai laba bersih, maka harus ditambahkan kembali pajak penghasilan untuk memperoleh laba operasi. Laba bersih = Laba operasi Paja" = Laba operasi (Tari# paja" x Laba operasi) = Laba operasi ($ Tari# paja") atau Laba operasi = (Laba bersih) ($% Tari# paja") TITIK IMPAS DALAM DOLAR PENJUALAN Pendapatan impas dihitung dengan membagi total biaya tetap dengan rasio marjin kontribusi. Laba yang ditargetkan ditambahkan ke biaya tetap untuk menentukan jumlah pendapatan yang diperlukan untuk menghasilkan target laba. ANALISIS MULTI PRODUK Analisis multiproduk mengharuskan suatu asumsi dibuat sehubungan dengan bauran penjualan yang diharapkan. #auran penjualan adalah kombinasi relative dari berbagai produk yang sedang dijual perusahaan. Pada bauran penjualan tertentu, masalah multiproduk dapat dialihkan ke dalam analisis produk tunggul. Apabila bauran penjualan berubah, maka titik impas juga akan berubah. $enaikan penjualan produk yang memiliki merjin kontribusi tinggi akan memperkecil titik impas, sementara kenaikan penjualan produk dengan marjin kontribusi rendah akan memperbesar titik impas.

Penjualan impas = Biaya tetap &asio marjin "ontribusi PENYAJIAN SECARA *RA+IS ,UBUN*AN CVP %ra ik Laba&'olume, menggambarkan secara visual hubungan antara laba dan volume penjualan. %ra ik laba&volume merupakan gra ik dari persamaan laba operasi (Laba operasi ) !*arga + Unit" , !#iaya variable per unit + Unit" , #iaya tetap-. Untuk laba operasi sebgai variable dependen atau tak bebas!ditunjukkan oleh sumbu vertical" dan unit merupakan variable independen!diukur disepanjang sumbu hori.ontal". %ra ik #iaya&'olume&Laba, menggambarkan hubungan antara biaya, volume, dan laba. Untuk itu, diperlukan dua gra ik dengan garis terpisah yaitu garis total pendapatan dan garis total biaya. Pendapatan = Harga x 'nit Total biaya = Biaya variable per unit x 'nit ( Biaya tetap /engan sumbu vertical diukur dalam dolar dan sumbu hori.ontal dalam unit yang terjual. PERUBA,AN VARIABEL CVP 0isiko dan $etidakpastian, seperti marjin pengaman dan leverage operasi dapat digunakan untuk memberikan manajer pemahaman yang lebih jelas atas hasil analisis 1'P. Marjin pangaman adalah unit yang dijula atua diharapkan terjual atau pendapatan yang dihasilkan atau diharapkan diterima yang melebihi volume impas. Apabila marjin pengaman perusahaan lebih besar daripada penjualan yang diharapkan di tahun depan, maka risiko menderita kerugian penjualan lebih kecil dari apabila marjin pengaman lebih kecil. Leverage operasi adalah penggunaan biaya tetap untuk menciptakan perubahan persentase laba yang lebih tinggi ketika aktivitas penjulana berubah. Analisis sensitivitas memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pengaruhh perubahan variable yang mendasari terhadap hubungan 1'P. ANALISIS CVP DAN KALKULASI BIAYA BERDASARKAN AKTIVITAS Metode 1'P dapat digunakan dengan kalkulasi biaya berdasarkan aktivitas !A#1" tetapi analisisnya harus dimodi ikasi. Akibatnya, menurut A#1 suatu jenis analisis sensitivitas digunakan. #iaya tetap dipisahkan dari variasi biaya yang berubah&ubah dengan penggerak biaya tertentu. #iaya variable tersebut dikelompokkan sebagai tingkat uniit, tingkat batch, dan tingkat produk.

!A0T2$3L" Ana" s s pr-. $ab " $as Alasan Pengukuran Laba Terdapat banyak alasan untuk mengukur keuntungan. Termasuk dalam hal ini adalah untuk menentukan kelangsungan hidup perusahaan, mengukur kinerja manajerial, menentukan apakah perusahaan mentaati atau tidak peraturan pemerintah, dan memberi tanda pada pasar terhadap kesempatan bagi pihak lain untuk menghasilkan laba. Ukuran&Ukuran Laba Pendekatan biaya serapan untuk mengukur laba #iaya serapan atau biaya penuh diperlukan untuk laporan kepada pihak luar. #iaya serapan membebankan semua biaya manu aktur, bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, biaya overhead variabel dan pembagian biaya overhead tetap untuk setiap unit yang diproduksi. /engan cara ini, setiap unit yang diproduksi menyerap sebagian biaya overhead tetap pabrik, selain biaya variabel yang muncul selama proses manu aktur.

Terdapat beberapa kelemahan dalam pendekatan biaya serapan. Pertama, terjadinya suatu manipulasi produksi untuk meningkatkan laba yang dilakukan oleh manajer pabrik untuk mendapatkan bonus akhir tahun atau promisi. Akibatnya, kegunaan laba operasi atau laba bersih sebagai ukuran pro itabilitas melemah. $elemahan kedua adalah bah4a ormatnya tidak berguna dalam pembuatan keputusan. Perlakuan biaya overhead tetap sebagai biaya variabel di tingkat unit telah menyulitkan untuk melihat mana yang merupakan biaya tambahan. Pendekatan biaya variabel untuk mengukur laba Pendekatan biaya variabel hanya memperhitungkan biaya manu aktur variabel di tingkat unit terhadap produk, termasuk dalam biaya&biaya ini adalah bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead variabel. #iaya overhead tetap diperlakukan sebagai biaya periode dan tidak dimasukkan dengan biaya produk lainnya. 5amun, diperhitungkan sebagai biaya yang muncul di periode tersebut. Akibatnya adalah biaya&biaya yang diperhitungkan dalam biaya persediaan berkurang. /i ba4ah pendekatan variabel, hanya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead yang diperhitungkan sebagai biaya persediaan. Laporan laba rugi dengan pendekatan biaya variabel memiliki kelebihan dalam memberikan in ormasi yang lebih baik tentang kinerja. Pendekatan ini juga memberikan in ormasi yang berguna bagi pengambilan keputusan manajemen. Analisis 'arian yang #erkaitan dengan Laba 'arian laba berpusat pada perbedaan harga, volume dan margin kontribusi aktual dengan yang dianggarkan. 'arian laba dapat dihitung untuk tiap produk individual juga untuk produk secara keseluruhan. 'arian margin kontribusi Adalah perbedaan antara margin kontribusi aktual dengan yang dianggarkan. 'arian ini menguntungkan jika margin kontribusi yang dihasilkan lebih tinggi dari jumlah yang dianggarkan. 'arian volume penjualan Adalah perbedaan antara jumlah penjualan aktual dengan jumlah penjualan yang dianggarkan dikali dengan margin kontribusi rata&rata per unit yang dianggarkan. 'arian volume penjualan memberikan in ormasi kepada manajemen tentang laba atau rugi berkaitan dengan perubahan jumlah produk yang dijual. 'arian campuran penjualan Merupakan jumlah perubahan unit yang dijual untuk tiap kali produk dikali dengan perbedaan antara margin kontribusi yang dianggarkan dan rata&rata margin kontribusi per unit yang dianggarkan. 'arian pangsa pasar dan ukuran pasar 'arian pangsa pasar merupakan perbedaan antara persentase pangsa pasar aktual dengan persentase pangsa pasar yang dianggarkan dikali dengan unit penjualan industri aktual yang dianggarkan kali rata&rata margin kontribusi per unit yang dianggarkan. 'arian ukuran pasar adalah perbedaan antara unit penjualan industri aktual dan yang dianggarkan dikali dengan persentase pangsa pasar yang dianggarkan kali rata&rata margin kontribusi per unit yang dianggarkan. Pro italibitas 6egmen Perusahaan secara teratur ingin mengetahui pro itabilitas segmen bisnis. 6egmen ini dapat berupa sebuah produk, divisi, 4ilayah penjualan, atau kelompok pelanggan. Menentukan laba dari subdivisi tertentu dalam perusahaan lebih sulit daripada menentukan laba keseluruhan karena perlunya biaya&biaya yang dialokasikan ke subdivisi tersebut. Tidak mudah menelusuri

biaya yang akurat untuk tiap segmen. Tapi, pentingnya laba segmental ini bagi keputusan manajemen dapat membuat latihan&latihan ini menjadi berharga. 7aktu dan Laba $egunaan analisis pro itabilitas tergantung pada jenis keputusan yang dibuat. 7aktu memainkan peranan yang penting. $eputusan yang hanya berpengaruh jangka pendek memerlukan in ormasi yang berbeda dari keputusan yang berpengaruh jangka panjang. 8angka pendek adalah periode 4aktu dimana setidaknya terdapat satu biaya tetap. 8angka panjang adalah periode 4aktu dimana tidak ada biaya tetap, semuanya merupakan biaya variabel. 6iklus *idup Produk /engan menggunakan pendekatan pemasaran, siklus hidup produk menjelaskan sejarah laba dari produk menurut empat tahap: perkenalan, pertumbuhan, pematangan, dan penurunan. 6iklus hidup produk membantu pengamat pasar memahami tekanan persaingan yang berbeda terhadap produk dari setiap tahap. 9leh karena itu, adalah penting untuk merencanakan tujuan. 6etiap tahap dari siklus hidup produk menunjukkan pengaruh yang dapat diperkirakan dari berbagai jenis biaya. Pengaruh Laba Terhadap Perilaku Adanya laba sangat mempengaruhi perilaku. /apat diduga bah4a orang akan memilih mendapatkan laba daripada rugi. Pekerjaan mereka, promosi dan bonus tergantung pada laba tahunan, dan ketergantungan ini dapat mempengaruhi perilaku mereka dalam cara yang diharapkan maupun tidak diharapkan. 6ebagai seorang akuntan, adalah penting untuk menyadari bah4a pengukuran laba dapat mengarah ke insenti yang berbeda untuk tiap individu agar mereka bekerja lebih keras dan bertindak secara etis. Pendekatan 5on /iskonto Pengukuran laba memiliki sejumlah keterbatasan. Ukuran&ukuran yang berbeda cocok untuk tujuan yang berbeda pula. 6elain itu, juga terdapat kesulitan dalam memperoleh data. Penentuan batas 4aktu keputusan juga dapat menimbulkan kesulitan&kesulitan. $eterbatasan lain dalam analisis pro itabilitas adalah tidak dapat diramalkannya lingkungan ekonomi. $eterbatasan terakhir adalah penekanan laba pada ukuran&ukuran yang dapat dihitung.

BAB 1/ PEN*AMBILAN KEPUTUSAN TAKTIS Pengambilan keputusan taktis terdiri dari pemilihan di antara berbagai alternative dengan hasil yang langsung atau terbatas. Tujuan keseluruhan dari pengambilan keputusan strategis adalah untuk memilih strategi alternati sehingga keunggulan bersaing jangka panjang dapat tercapai. Pengambilan keputusan taktis harus mendukung tujuan keseluruhan ini, meskipun tujuan langsungnya berjangka pendek !menerima satu pesanan khusus untuk meningkatkan laba" atau berskala kecil !memproduksi sendiri daripada membeli komponen". 8adi, pengambilan keputusan takits yang tepat berarti bah4a keputusan yang dibuat mencapai tidak hanya tujuan terbatas tertapi juga berguna untuk jangka panjang. M-!e" Penga#b "an Kepu$usan Ta%$ s 3nam langkah yang mendeskripsikan proses pengambilan keputusan yang direkomendasikan adalah sebagai berikut : $enali dan de inisikan masalah. 2denti ikasi setiap alternati sebagai solusi yang layak atau masalah tersebut: eliminasi alternati yang secara nyata tidak layak. 2denti ikasi biaya dan man aat yang berkaitan dengan setiap alternati yang layak. $lasi ikasikanlah biaya dan man aat sebagai relevan atau tidak relevan serta eliminasilah biaya dan man aat yang tidak relevan dari pertimbangan. *itunglah total biaya dan man aat yang relevan dari masing&masing alternati . 5ilailah aktor& aktor kualitati . Pilihlah alternati yang mena4arkan man aat terbesar secara keseluruhan. $eenam langkah ini mende inisikan model pengambilan keputusan sederhana. Model keputusan !de)ision model" adalah serangkaian prosedur yang jika diikuti, akan mengarah ke suatu keputusan. De. n s B a(a Re"e0an #iaya 0elevan merupakan biaya masa depan yang berbeda pada masing&masing alternati . 6emua keputusan berhubungan dengan masa depan. $arena itu, hanya biaya masa depan yang dapat menjadi relevan dengan keputusan. 5amun, untuk menjadi relevan, suatu biaya tidak hanya harus merupakan biaya masa depan, tetapi juga harus berbeda dari satu alternati dengan alternati lainnya. Apabila biaya masa depan terdapat pada lebih dari satu alternati maka biaya tersebut tidak memiliki pengaruh terhadap keputusan. #iaya demikian disebut biaya tidak relevan. $emampuan untuk mengidenti ikasi biaya relevan dan tak relevan merupakan suatu keterampilan pengambilan keputusan yang penting. RELEVANSI1 PERILAKU BIAYA1 !an MODEL PEN**UNAAN SUMBER DAYA AKTIVITAS 6eringkali keputusan taktis membtuhkan analisis yang lebih rumit ,khususnya keputusan yang membutuhkan pertimbangan yang lebih rumit& khususnya keputusan yang membutuhkan pertimbangan yang lebih ekstensi mengenai perilaku biaya $uncinya adalah bah4a perubahan pada pena4aran dan permintaan sumber daya aktivitas harus dipertimbangkan ketika menilai relevansi. $ategori&kategori diba4ah dapat menolong untuk mengidenti ikasi biaya&biaya yang relevan, dan kemudian, mem asilitasi analisis biaya yang relevan : 6umber /aya ;leksibel. 6umber /aya Terikat : 6umber /aya Terikat untuk 8angka Pendek

6umber daya Terikat untuk #eberapa Periode. KEPUTUSAN2KEPUTUSAN YAN* SERIN*KALI DIAMBIL $eputusan membuat atau membeli Manajer sering dihadapkan dengan keputusan apakah harus membuat atau membeli komponen yang digunakan dalam produksi. 6esungguhnya manajemen harus mengevaluasi keputusan masa lalu yang berkaitan dengan produksi secara berkala. $ondisi&kondisi yang menjadi dasar pembuatan keputusan sebelumnya mungkin tidak berubah. Akibatnya, pendekatan yang berbeda mungkin dipelukan. 3valuasi periodik bukanlah satu&satunya sumber dari keputusan membuat atau membeli !make&or&buy decision" ini. $eputusan meneruskan atau menghentikan Meneruskan atau menghentikan dengan berbagai dampak komplementer. Meneruskan atau menghentikan dengan penggunaan alternati asilitas. $eputusan pesanan $husus $eputusan pesanan khusus !special&order decision" harus ber okus pada pertanyaan : apakah pesanan harga khusus harus diterima atau di tolak. $eputusan menjual atau memproses lebih lanjut Proses gabungan !joint products" memiliki proses yang umum dan biaya produksi sampai pada titik pemisahan. Pada titik tersebut, kedua produk dapat dibedakan. Proses gabungan sering dijual pada titik pemisahan. Pemrosesan suatu produk gabungan lebih lanjut setelah titik pemisahan dan sebelum menjualnya terkadang lebih menguntungkan. Penentuan akan menjual atau memproses lebih lanjut !sell or process urther" merupakan suatu keputusan penting yang harus dibuat para manajer. $eputusan bauran produk $eputusan mengenai bauran produk dapat berdampak signi ikan terhadap pro itabilitas organisasi. 6etiap bauran produk mencerminkan suatu alternati yang mengandung tingkat laba terkait. 6eorang manajer harus memilih alternati yang akan memaksimalkan total laba. $arena biaya tetap tidak bergantung pada tingkat aktivitas, total biaya tetap akan sama pada semua bauran yang mungkin sehingga tidak relevan bagi keputusan. 8adi, seorang manajer perlu memilih alternati yang akan memaksimalkan total margin kontribusi. Pemilihan bauran optimal dapat dipengaruhi secara signi ikan oleh hubungan antara sumber daya yang berkendala dengan produk individual. *ubungan ini terdiri dari : 6umber daya dengan satu kendala. 6umber daya dengan banyak kendala. PENETAPAN ,AR*A Penetapan harga berdasarkan #iaya $arena pendapatan harus menutup biaya perusahaan untuk menghasilkan laba, maka banyak perusahaan terlebih dahulu menetapkan biaya dalam menentukan harga. Mark up adalah persentase yang dibebankan kepada biaya dasar : termasuk diantaranya adalah laba yang diinginkan dan setiap biaya yang tidak termasuk dalam biaya dasar. Per& $ungan B a(a Targe$ !an Pene$apan ,arga Penetapan biaya target adalah suatu metode penentuan biaya produk atau jasa berdasarkan harga !harga target" yang ersedia dibayarkan oleh pelanggan.ini juga sering disebut sebagai perhitungan biaya berdasarkan harga.

Aspe% ,u%u# !ar Pene$apan ,arga Pene$apan ,arga Pre!a$-r3 Adalah praktik pengaturan harga yang lebih rendah dari biaya dengan tujuan merugikan pesaing dan mengeliminasi pesaingan. D s%r # nas &arga3 Adalah pengenaan harga yang berbeda kepada beberapa pelanggan atas produk&produk yang pada dasarnya sama. Kea!a" an !an Pene$apan ,arga3 3ksploitasi harga dikatakan terjadi ketika perusahaan dengan kekuatan pasar menghargai produknya <sangat tinggi<.

BAB 14 KEPUTUSAN INVESTASI MODAL 2nvestasi modal digunakan untuk menjelaskan rencana manajer untuk mengeluarkan dana dalam jumlah besar untuk membiayai proyek&proyek yang memilliki implikasi jangka panjang. 2nvestasi tidak hanya mencakup penanaman dana, tetapi pembelian barang dagangan dan peralatan merupakan investasi. /alam hal ini, manajer harus secara hati&hati memilih proyek yang menjanjikan kembailan masa mendatang yang paling besar. $epia4aian para manajer untuk membuat keputusan investasi modal merupakan actor yang paling penting yang berpengaruh terhadapa perusahaan dalam jangka panjang. Jen s2'en s Kepu$usan In0es$as M-!a" 8enis&jenis keputusan investasi modal adalah: =. $eputusan pengurangan biaya >. $eputusan pelunasan pabrik dan asilitas penggudangan ?. $eputusan pemilihan mesin @. $eputusan untuk membeli atau menye4a A. $eputusan penggantian peralatan Kepu$usan n0es$as #-!a" !apa$ ! bag #en'a! / %e"-#p-%: Kepu$usan pen(ar ngan 5S)reen ng !e) s -n6 Adalah jenis keputusan yang berkaitan dengan apakah usulan proyek investasi memenuhi standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Kepu$usan pe# " &an 5Pre.eren)e !e) s -n6 Adalah jenis keputusan yang berkaitan dengan pemilihan beberapa alternative usulan proyek investasi. N "a 7a%$u Uang /alam pembuatan keputusan investasi modal, perlu digunakan teknik atau pendekatan yang mengakui nilai 4aktu uang. *al ini didasarkan pada kenyataan bah4a nilai satu rupiah pada hari ini lebih besar dbanding dengan nilai satu rupiah pada tahun yang akan datang. $ondisi ini juga berlaku dalam pemilihan alternative proyek investasi. Teknik investasi modal yang mengakui kedua karakteristik investasi bisnis adalah teknik yang melibatkan arus kas yang didiskontokan!discounted cash lo4", yaitu arus kas yang dinilai kembali menurut kesetaraan 4aktu. /engan penilaian kembali tesebut, angka&angka rupiah dapat diperbandingkan satu sama lain dan perusahaan dapat pula mengetahui apakah sebuah usulan proyek investasi memenuhi standar !criteria" minimum yang telah ditetapkan atau tidak. A!a !ua pen!e%a$an !a"a# pen! s%-n$-an arus %as1 (a $u: Me$-!e N "a Bers & Se%arang 5Ne$ Presen$ Va"ue8NPV6

/engan metode 5P', penilaian sebuah usulan investasi dilakukan dengan prosedur sebagai berikut: B 6eluruh arus kas masuk yang dijanjikan oleh sebuah proyek investasi dinilai tunaikan. B 6eluruh arus kas keluar selama umur proyek juga dinilaitunaikan. B 5ilai tunai arus kas masuk dijumlahkan dan nilai tunai arus kas keluar juga dijumlahkan. B #andingkan nilai uang tunai arus kas masuk dan jumlah nilai tunai arus kas keluar. 6elisih antara kedua angka disebut dengan net present value. Angka ini digunakan untuk membuat keputusan menerima atau menolak sebuah usulan investasi. 8ika nilai tunai arus kas masuk lebih besar dari jumlah nilai tunai arus kas keluar, maka usulan investasi tersebut diterima, demikian pula sebalikanya, jika jumlah nilai tunai arus kas masuk lebih kecil dibanding jumlah nilai tunai arus kas keluar, maka usulan investasi ditolak. Mengapa analisis menekankan pada arus kasC Alasan utamanya adalah bah4a laba akuntansi dihitung berdasarkan konsep accrual yang mengabaikan timing arus masuk dan arus keluar kas. Meskipun in ormasi laba bersih sangat berman aat bagi keperluan lain, namun in ormasi laba bersih tidak digunakan dalam analisis pendiskontoan arus kas. /engan demikian, manajer dapat mengabaikan in ormasi laba bersih dan lebih berkonsetrasi pada upaya mengidenti ikasi arus kas yang berhubungan dengan sebuah proyek investasi. Jen s2'en s arus %as1 an$ara "a n: 13 Arus %as %e"uar, merupakan investasi a4al !termasuk biaya instalasi", kenaikan modal kerja, reparasi dan pemeliharaan, dan kenaikkan biaya operasi. /3 Arus %as #asu%, merupakan kenaikkan pendapatan, penurunan biaya, nilai sisaDresidu, dan pembebasan modal kerja. Pe#u" a&an n0es$as a9a" Ke$ %a #eng& $ung n "a $una sebua& pr-(e%1 !epres as $ !a% ! %urang%an 1 %arena: =. /epresiasi merupakan biaya yang tidak memerlukan pengeluaran kas saat ini. >. Metode pendiskontoan arus kas secara otomatis memberikan kembalian investasi a4al, sehingga pengurang depresiasi tidak diperukan. Pen(e!er&anaan asu#s Da"a# #engguna%an #e$-!e arus %as (ang ! ! s%-n$-%an1 # n #u# a!a !ua asu#s (ang ! se!er&ana%an1 (a $u: =. 6eluruh arus kas selain investasi a4al dianggap terjadi pada akhir tahun. >. 6eluruh arus kas yang dihasilkan oleh sebuah proyek investasi segera diinvestasikan kembali. Pe# " &an $ ng%a$ bunga 5! s)-un$ ra$e6 Untuk menggunakan metode 5P', kita harus memilih tingkat kembalian untuk pendiskontoan arus kas menjadi nilai tunai. Tingkat kembalian yang digunakan dalam perhitungan biasanya merupakan tingkat bunga umum yang berlaku di pasar. Umunya mengacu pada biaya modal

!cost o capital" perusahaan. #iaya modal adalah rata&rata tingkat kembalian yang harus dibayarkan oleh perusahaan kepada kreditur jangka panjang dan para pemegang saham untuk pengguna modal mereka. Eang dimaksud dengan modal terdiri dari modal asing !utang" dan modal sendiri !modal saham". Me$-!e T ng%a$ Ke#ba" an In$erna" 5In$erna" Ra$e O. Re$urn8IIR6 The time&adjusted rate o return !TA00" atau internal rate o return !220" adaah tingkat bunga yang dijanjikan oleh sebuah proyek investasi selama umur proyek tersebut. Tingkat bunga ini sering disebut dengan hasil !yield" sebuah proyek investasi. 220 dihitung dengan mencari tingkat bunga yang menyamakan nilai tunai arus kas keluar dan nilai tunai arus kas masuk sebuah proyek. /engan kata lain, 220 adalah tingkat bunga yang menghasilkan angka 5P' sama dengan nol. 8adi 220 merupakan true interest yield yang dijanjikan olh sebuah proyek investasi. Penggunaan ang%a In$ena" Ra$e -. Re$urn Tingkat kembalian minimum adalah tingkat kembalian yang diharapkan dari sebuah proyek investasi. Apabila angka 220 lebih besar atau sama dengan tingkat kembalian minimum yang diharapkan, maka usulan sebuah proyek dapat diterima. 8ika angka 220 lebih kecil dari tingkat kembalian minimum, maka usulan investasi ditolak. Angka yang dijadikan patokan dasar untuk menetapkan tingkat kemalian minimum adalah biaya modal !cost o capital". B a(a #-!a" 5)-s$ -. )ap $a"6 sebaga a"a$ pen(ar ng usu"an n0es$as 8ika perusahaan menggunakan metode 220, biaya modal digunakan sebagai tari penghambat !hurdle rate" yang harus dile4ati oleh sebuah proyek investasi agar usulan proyek itu diterima. 8ika perusahaan menggunakan metode 5P', maka biaya modal dipakai sebagai tingkat bunga !discount rate" guna menghitung 5P' untuk usulan proyek investasi.

Perban! ngan an$ara #e$-!e NPV !an #e$-!e IIR =. Metode 5P' lebih mudah digunakan >. Asumsi yang dibangun dalam metode 220 memunculkan pertanyaan. Eang menyebabkan perbedaan antara metode 5P' dengan metode 220 adalah !=" metode 5P' menganggap bah4a arus masuk kas akan diinvestasikan kembali pada tingakat kembalian tertentu, sedangkan metode 220 tingkat kembaliannya sama dengan 220, !>" 5P' mengukur kemampulabaan dalam angka absolute, sedangkan 220 mengukurnya dalam angka relative !F". Cap $a" Ra$ -n ng 6alah satu pendekatan yang dapat digunakan oleh perusahaan dalam melakukan kajian dan pemilihan proyek&proyek dengan kendala dana untuk menghasilkan nilai maksimum bagi perusahaan disebut capital rationing, yaitu merupakan pendekatan dalam pemilihan berbagai alternative proyek investasi apabila perusahaan memiliki dana terbatas. /alam pendekatan ini, nilai perusahaan dimaksimumkan dengan memilih kombinasi proyek yang merayap dana yang tersedia dan memaksimumkan jumlah 5P'.

Pr-(e% n!epen!en !an n0es$as pars a" Untuk memilih proyek investasi yang memaksimumkan jumlah 5P' dapat digunakan indeks 5P' apabila > kondisi ini terpenuhi, yaitu: !=" proyek investasi yang dianalisis bukan proyek yang saling meniadakan !mutually e+clusive", dan !>" dimungkinkan investasi parsial. 2ndeks 5P' dapat dihitung dengan membagi 5P' dengan investasi a4al. 2ndeks 5P' ) 5P'D2nvestasi a4al 2nvestasi yang dapat dipecah !divisible investment", artinya investasi dapat dilakukan untuk sebagian saja, sedangkan investasi yang tidak dapat dipecah !indivisible investment", artinya nilai investasinya harus =GGF. 8ika dana yang dimiliki oleh perudahaan tidak terbatas jumlahnya, maka proyek yang menghasilkan 5P' tertinggilah yang akan dipilih dari proyek&proyek yang saling meniadakan. 5amun jika dana yang tersedia terbatas, maka criteria 5P' tidak dapat lagi digunakan karena pemilihan beberapa proyek akan mempengaruhi ketersediaan dana untuk proyek&proyek lainnya. Pen!e%a$an La n Da"a# Ana" s s In0es$as M-!a" Me$-!e2#e$-!e un$u% #engana" s s n0es$as #-!a" an$ara "a n: 13 Me$-!e Per -!e Ke#ba" an In0es$as 5Pa(ba)% Me$&-!6 Periode kembalian investasi adalah 4aktu yang diberikan oleh sebuah proyek investasi untuk menutup investasi mula&mula dengan penerimaan kas yang dihasilkan oleh investasi tersebut. Metode periode kembalian investasi memusatkan perhatiannya pada rentang 4aktu tersebut. Anggapan dasar metode ini adalah semakin cepat 4aktu yang diperlukan oleh sebuah proyek investasi untuk menutup investasi a4al, semakin baik proyek investasi tersebut. Untuk menghitung periode kembalian investasi dapat menggunakan rumus berikut: Per -!e Ke#ba" an : In0es$as A9a"8Arus Kas Masu% Bers & Ta&unan Ke"eb &an #e$-!e per -!e %e#ba" an n0es$as : Membantu manajer mengidenti ikasi manakah diantara proposal yang Hakan dipertimbangkan< untuk dievaluasi lebih lanjut dengan menggunakan metode&metode yang lebih akurat. #erman aat bagi perusahaan yang baru yang kondisinya kekurangan kas. #erman aat bagi industri yang produknya cepat usang. /3 Me$-!e T ng%a$ Ke#ba" an Se!er&ana 5S #p"e Ra$e O. Re$urn Me$&-!6

Metode ini merupakan metode yang tidak melibatkan pendiskontoan arus kas masuk, namun lebih mem okuskan pada laba bersih akuntansi. 0umus untuk menganalisis investasi modal dengan metode tingkat kembalian sederhana: A$au Postaudit Terhadap Proyek 2nvestasi Terpilih Postaudit sebuah proyek investasi yang terpilih merupakan tindak lanjut setelah sebuah usulan proyek investasi dipilih dan diterapkan. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah kinerja proyek investasi yang diharapkan benar&benar dapat dicapai, selain itu untuk menilai apakah data dan in ormasi yang digunakan sebagai bahan pertimbangan membuat keputusan mau memilih alternative proyek investasi cukup akurat dan menggambarkan kondisi sesugguhnya.

In0es$as M-!a" ! L ng%ungan In!us$r Ma'u /i lingkungan industri maju, investasi jangka panjang umumnya berhubunga dengan otomasi !komputerisasi" pabrik. 6ebelum komitmen terhadap otomasi dilakukan, sebuah perusahaan seharusnya meningkatkan e isiensi penggunaan teknologi yang sekarang dipakai. #erbagai man aat dapat diperoleh dari perencanaan rancangan ulang da penyederhanaan proses manu aktur yang dilakukan sekarang. 8ika man aat dari perencanaan ulang dan penyederhanaan teah dicapai, barulah dapat dilihat secara jelas apakah otomasi dapat menghasikan tambahan biaya. Lingkungan manu aktur baru menghendaki bah4a perhatian sekarang lebih diarahkan pada input yang digunakan dalam model pendiskontoan arus kas. 2nvestasi dalam system manu aktur biasanya lebih mudah diidenti ikasi, karena hamper semua investasi digunakan untuk pembelian peralatan produksi. 3stimasi arus kas operasi dari investasi dalam peralatan standar umumnya bersandar pada man aat 4ujud yang dapat diidenti ikasikan secara jelas, seperti peghematan biaya tenaga kerja. /i lingkungan manu aktur baru, man aat tak ber4ujud dan man aat tidak langsung nilainya sangat material dan penting bagi kelayakan sebuah proyek.

BAB 1; MANAJEMEN PERSEDIAAN Persediaan menjadi sangat penting karena persedian berhubungan dengan pembentukan keunggulan kompetiti jangka panjang. *al&hal yang sangat dipengaruhi oleh tingkat persediaan : =. $ualitas >. 0ekayasa Produk ?. *arga @. Lembur Artinya : Perusahaan dengan tingkat persediaan lebih tinggi dari perusahaan lain memiliki kecendrungan untuk berada dalam kompetiti yang lebih rendah !persediaan tinggi biaya persediaan tinggi biaya tinggi mempengaruhi laba" Apa I$u B a(a Perse! aan < Ada > !dua" kemungkinan : Dun a Penu& Kepas$ an: dimana permintaan akan suatu produksi D bahan baku diketahui dengan pasti untuk periode tertentu, sehingga dikenal > biaya utama : =.a. 8ika bahan baku dibeli dari luar: biaya pemesanan* dan biaya penyimpanan =.b. 8ika bahan baku diproduksi: biaya persiapan* dan penyimpanan L" me4akili biaya yang harus dikeluarkan untuk memperoleh persediaan /3 Dun a T !a% Pas$ : dimana permintaan tidak diketahui secara pasti muncul katagori biaya ke&? dari biaya persediaan yaitu : biaya habisnya persediaan B a(a Pe#esanan 8 Ordering Cost : biaya untuk menempatkan dan menerima pesanan. 1ontoh : #iaya pemrosesan pesanan , biaya asuransi untuk pengiriman, biaya pembongkaran B a(a Pers apan a$au pen(e$e"an 8 Setup Cost : biaya untuk menyiapkan peralatan dan asilitas sehingga dapat digunakan untuk memproduksi produk atau komponen tertentu. 1ontoh : biaya uji coba produksi B a(a Pen( #panan 8 Carrying Cost : biaya untuk menyimpan persediaan. 1ontoh : #iaya asuransi, pajak persediaan, keusangan dan biaya ruang penyimpanan. B a(a ,ab sn(a Perse! aan 8 Stockout Cost : #iaya yang terjadi karena tidak dapat menyediakan produk ketika diminta pelanggan. 1ontoh : penjualan yang hilang !baik saat ini maupun dimasa yad" Alasan Tradisional Punya Persediaan : =. Laba Ma+imal Turut meminimalkan biaya yang berkaitan dengan persediaan Minimalkan biaya penyimpanan mendukung produksi dikit aja Minimalkan biaya pemesanan mendukurng pemesanan dalam jumlah besar Artinya: menyeimbangkan biaya pemesanan D persiapan dengan biaya penyimpanan Memenuhi permintaan pelanggan !dalam memenuhi tanggal pengiriman" Untuk menghindari penutupan asilitas manu aktur akibat : $erusakan Mesin A. $apasitas berlebih I. $emampuan merespon pelanggan J. Tenggang 4aktu K. Pro itabilitas keseluruhan

$erusakan $omponen Tidak tersedianya komponen Pengiriman komponen yang terlambat Mendapatkan potongan harga jika beli dalam jumlah banyak Proses produksi yang tidak dapat diandalkan akan selalu hasilkan produk rusak *indari resiko kenaikan harga dimasa yad E)-n-# ) Or!er =uan$ $( : M-!e" Perse! aan Tra! s -na" 39M merupakan contoh dari system persediaan yang didorong !push inventory system", yaitu perolehan persediaan dia4ali dengan antisipasi permintaan di masa mendatang , bukan reaksi terhadap permintaan saat ini. B a(a Perse! aan : B a(a pe#esanan 8 Pers apan > B a(a pen( #panan T1 dimana : P : #iaya penempatan dan penerimaan pesananDbiaya persiapan pelaksanaan produksi / : 8umlah permintaan tahunan yang diketahui M : 8umlah unit yang dipesan setiap kali pesanan dilakukan 1 : #iaya penyimpanan satu unit persediaan selama satu tahun ) P/DM N 1MD> OOO..!="

Misal : 6ebuah usaha reparasi lemari es !dimana komponen dibeli dari pemasok eksternal" / ) =G.GGG unit P ) P>A perpesanan M ) =.GGG unit ) P=.>AG Ar$ n(a : $uantitas pesanan sebanyak =.GGG dengan total biaya P=.>AG apakah sudah merupakan pilihan terbaik !biaya terkecil" 2tu sebabnya perlu 39M R EO= 8 = : ? /PD8C : ? 5/ @ A/B C 1D3DDD6 : A/ : ? /BD3DDD : BDD un $ Pemesanan AGG unit tiap kali pesanan >G + pesanan merupakan hitungan yang menghasilkan biaya persediaan terkecil masukan ke pesamaan !=" #iayanya menjadi P=.GGG !#andingkan dengan M ) =.GGG unit biaya P=.>AG" T $ % Pe#esanan Ke#ba" 5Re-r!er P- n$ 8 ROP6 Titik dimana suatu pesanan baru harus dilakukan !atau persiapan dimulai" ;ungsi dari 39M, tenggang 4aktu dan tingkat dimana persediaan hampir habis Tenggang 4aktu D Lead Time : 4aktu yang dibutuhkan untuk menerima kuantitas pesanan ekonomis setelah pesanan dilakukan atau persiapan dimulai. ROP : T ng%a$ Penggunaan @ Tenggang 7a%$u 1 ) P> perunt #iaya persediaan ) !=G kali pesanan Q P>ADpesanan" N !P> + !=GGG unit D>"

Misal : 1ontoh di atas. Produsen gunakan AG komponen D hari dengan tenggang 4aktu @ hari 09P ) AG + @ ) >GG unit 6aat persediaan >GG unit sudah harus pesan lagi. Ke$ !a%pas$ an Per# n$aan !an T $ % Pe#esanan Ke#ba" 8ika permintaan atas komponen atau produk tidak diketahui dengan pasti, maka ada kemungkinan terjadinya kehabisan persediaan. 6ebagai contoh, jika komponen lemari es digunakan pada tingkat IG komponen perhari dan bukan AG, maka sesuai perhitungan 09P diatas sebesar >GG komponen akan habis dalam 4aku ? =D? hari dan aktivitas reparasi yang membutuhkan komponin ini akan menganggur >D? hari. %una menghindari hal ini, organisasi sering menyimpan persediaan pengaman !sa ety stock" ,persediaan ekstra yang disimpan sebagai jaminan atas luktuasi permintaan. 1ontoh : 8ika penggunaan maksimal komponen lemari es IG unit perhari dan rata&rata penggunaan adalah AG unit perhari, dan tenggang 4aktu @ hari, maka persediaan pengaman dihitung sb: 6a ety 6tock ) Penggunaan maksimal 0ata&rata penggunaan 6elisih Tenggang 4aktu 6a ety stock 09P ) 09P semula N 6a ety 6tock ) >GG N @G ) >@G unit EO=1 ROP !an SA+ETY STOCK pa!a Perusa&aan Manu.a%$ur #enson 1ompany, manu aktur besar pembuat alat&alat pertanian yang memiliki beberapa pabrik. Manajer di baprik #arat Tengah ini mencoba menentukan ukuran produksi untuk bagian pembuatan mata pisau. 2a yakin bah4a ukuran lota yang ada sekarang terlalu besar dan ingin mengidenti ikasi jumlah yang harus diproduksi agar dapat meminimalkan biaya penyimpanan dan biaya persiapan. 2a juga ingin menghindari kehabisan persediaan karena setiap kehabisan persediaan itu akan menutup /epartemen Perakitan. %una membantu manajer tersebut membuat keputusan, kontroler perusahaan telah menyedian in ormasi beriktut : Permintaan rata&rata mata pisau Permintaan maksimal mata pisau Permintaan tahunan mata pisau #iaya penyimpanan perunit #iaya persiapan Tenggang 4aktu KG.GGG PA P=>.AGG >G hari ?>G perhari ?@G perhari IG AG =G + @ hari @G unit

39M ) S >P/D1 S > + =>.AGG + KG.GGG : A S@GG.GGG.GGG >G.GGG belati 6a ety 6tock : Penggunaan maksimal ?@G Penggunaan rata&rata 6elisih Tenggang 4aktu ?>G >G + >G

6a ety 6tock 09P ) !?>G + >G" N @GG I.KGG unit Keba %an EO= :

@GG

) !Penggunaan rata&rata + tenggang 4aktu" N 6a ety stock

Persediaan tradisional baik bagi beberapa kasus seperti persediaan obat yang penting untuk mengatasi serangan jantung Menyeimbangkan biaya persiapan biaya persiapan dan penyimpanan yang memaksimumkan laba atau meminimumkan biaya 6aat biaya persiapan tinggi jadi lebih baik buat produk dengan jumlah besar 6angat baik saat mengatasi masalah yang berkaitan dengan ketidakpastian. MANAJEMEN PERSEDIAAN JIT A. Perbandingan Manu aktur 82T dan Tradisional #. #iaya Persiapan dan Penyimpanan : Pendekatan 82T 82T merupakan pendekatan yang meminimalkan total biaya penyimpanan dan biaya persiapan yang sangat berbeda dari trandisional. /alam 82T, tidak menerima biaya persiapan !atau biaya pemesanan" malah 82T mencoba menekan hingga nol, sehingga biaya yang tersisa untuk dikurangi adalah biaya penyimpanan yang dicapai dengan mengurangi persediaan sampai tingkat yang sangat rendah.

#iaya Pemesanan dikurangi dengan cara : $ontrak 8angka Panjang dengan Pemasok Pengisian $embali Eang #erkesinambungan !continuous replenishment" Pembuat barang mengambil alih ungsi manajemen persediaan pengecer dengan memberitahu pengecer kapan dan berapa banyak persediaan yang harus dipesan kembali dan pengecer meninjau usul ini. 1ontoh : Eang dijalankan 7al&Mart dan Proctec T %amble Pertukaran /ata 3lektronik !3lectronic data interchange ,3/2" suatu bentuk a4al dari perdagangan elektronik yang intinya : suatu metode terotomatisasi dari pengiriman in ormasi dari computer ke computer. 3/2 memungkinkan para pemasok mengakses database para pembeli, sehingga 5 ARTIKEL6 Pentingnya diadakan persediaan adalah untuk menunjang kelancaran proses produksi atau operasi, maka bahan baku dan barang dalam proses harus selalu ada setiap saat sehingga menjamin kelangsungan hidup perusahaan.Tujuan pengendalian persediaan yaitu: Menjaga jangan sampai perusahaan kehabisaan persediaan hingga mengakibatkan terhentinya kegiatan produksi. Menjaga agar pembentukan persediaan oleh perusahaan tidak terlalu besar atau berlebihan sehingga biaya yang timbul dari persediaan tidak terlalu besar.

Menjaga agar pembeliaan secara kecil&kecilan dapat dihindari karena ini dapat berakibat biaya pemesanan menjadi besar. Macam&macam persediaan Ba&an #en$a& 5 ra9 #a$er a"s 6 Barang penolong (supplies)adalah bahan yang diperlukan dalam produksi tetapi tidak merupakan barang jadi. Barang !a"a# pr-ses 59-r% n pr-)ess6adalah barang hasil produ"si yang telah terbentu" tetapi perlu diproses lebih lanjut menjadi barang jadi Barang jadi(finising goods)adalah barang yang sudah selesai diproduksi dan siap dijual Barang !agangan adalah persediaan pada perusahaan dagang yang diperoleh dari membeli untu" dijual "embali "epada "onsumen tanpa merubah bentu"+ Perencanaan Kebutuhan Inventory ,alam mern)ana"an persediaan "ita dapat mengguna"an e)onomi)al order -uantity (./0) dan reorder point+ CO!O"IC#$ O%& % '(#!)I)* ( O') 1dalah jumlah pembelian yang optimal atau jumlah pemesanan barang dengan biaya yang minimal+ Terdapat 2 golongan biaya variable dalan ./0 yang pertama yaitu pru)ement (set up) )ost adalah biaya yang berubah sesuai dengan #re"uensi pesanan dan yang "edua adalah storage ()arrying )ost)+ &umus ./0 do3nload arti"el 4eterangan & = jumlah barang yang dibutuh"an selama periode tertentu / = biaya pesanan setiap "ali pesan P = harga pembelian per unit yang dibayar 5 = persentase biaya penyimpanan dan pemeliharaan di gudang 6yarat%syarat pembelian berdasar"an ./0 $+ Harga barang per unit "onstan 2+ setiap saat perusahaan memang butuh bahan mentah se)ara stabil 7+ jumlah produ"si dengan bahan mentah dan pemeliharaan di gudang 8ontoh soal Biaya penyinpanan di gudang atau )arrying )ost 9: ; biaya pesanan atau pro)urement )ost &p 29 per unit setiap "ali pesan+ Jumlah material yang dibutuh"an dalam $ tahun $::: unit seharga &p 7 unit berapa pembelian optimal+