You are on page 1of 2

BAB III

ANALISA KASUS
1Apakah diagnosis pada pasien ini sudah tepat?
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesa, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan
penunjang.
a Anamnesis
; bengkak dan nyeri di bawah rahang sebelah kanan
; nyeri ketika membuka mulut
; ada riwayat demam
; keluar cairan berwarna kekuningan dari mulut
; pembengkakan kurang dari 2 minggu
; didahului oleh sakit gigi
b emeriksaan !isik
Tenggorokan
"ulut # $rismus dengan interdental opening % cm, pus &'(
)igi geligi # $ampak gangren pulpa pada gigi "* bawah de+tra
Mascilofascialis # $ampak bengkak pada submandibula de+tra,
hiperemis&,(, teraba hangat &'(, keras dan nyeri
dengan batas tidak tegas, fluktuasi &,(, nyeri tekan
&'(.
c. emeriksaan penunjang
; eningkatan leukosit
; eningkatan netrofil segmen
1
Dari anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang dapat disimpulkan
bahwa diagnosis pasien yaitu abses submandibula de+tra sudah tepat.
2Apakah penatalaksanaan penyakit pada pasien ini sudah tepat?
; emberian antibiotik -eftria+one 1 + 2 gram &./( dan "etronida0ole flash
% + 122 mg &./( merupakan pilihan antibiotik yang tepat. emberian
antibiotik dosis tinggi untuk kuman aerob dan anaerob harus diberikan
secara perenteral secepatnya. Antibiotik kombinasi &mencakup terhadap
kuman aerob dan anaerob, gram positip dan gram negatif( adalah pilihan
terbaik mengingat kuman penyebabnya adalah campuran dari berbagai
kuman. 3ecara empiris kombinasi ceftria+one dengan metronida0ole masih
cukup baik.
; emberian De+amethasone * + 1 ampul &./( merupakan pilihan anti
inflamasi untuk mengatasi bengkak pada submandibula pasien.
; emberian drip 4etorolac * + *2 mg &./( merupakan analgetik pilihan
untuk menghilangkan nyeri pada pada pasien.
; emberian 5anitidin 2 + 12 mg &./( merupakan pencegahan stress ulcer
pada pasien karena selama perawatan pasien mendapat diet cair.
; emberian 6etadine kumur, kumur selama 1 menit7 * jam merupakan
terapi untuk menjaga higiene dari mulut pasien.
2