You are on page 1of 5

Makalah Seminar Departemen Agronomi dan Hortikultura

Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor


PENGARUH PUPUK NITROGEN DAN FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN
DAN PRODUKSI TEBU (Saccharum officinarum L.)
The Effect of Nitrogen and Phospor to The Growth and Production of Sugarcane (Saccharum officinarum L.)
Rifka Ernawan Ikhtiyanto

! Suwarto
"

Mahasiswa Departemen Agronomi dan Hortikultura! Faperta IPB


"
Staf Penga#ar Departemen Agronomi dan Hortikultura! Faperta IPB
Abstract
The purpose of this research is to determine the influence of nitrogen and phosphorus fertiliers on the growth and
production of sugarcane plants. The stud! was conducted in "ebruar!#August $%%&' held in (a!on )) Afdeling * +ebun ,unga
-a!ang PTPN * North Lampung .istrict' Lampung Pro/ince. (esearch using factorial design with a basic design consisting (andom
Group $ factors' namel! nitrogen and phosphorus fertiliation. The treatment was tested nitrogen fertiliation (N) with 0 le/els of &%'
123 4g' 15%' $$3 4g N6ha' and fertilier phosphorus (P) with 0 le/els of 27' *$' 1%5 4g' 100 4g P6ha. E8periments designed
randomied groups with 2 bloc4s. )n this stud!' gi/en N fertilier effect on plant /egetati/e growth such as high rise stem' number of
plants per segment ' diameter of middle and bottom. Production of sugarcane and the resulting cr!stal is not affected b! the pro/ision
of fertilier N and P' and the interaction of both.
$ey words% Saccharum officinarum L.' nitrogen fertilier' phospor fertilier' growth' production' interaction.

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Masyarakat Indonesia sudah lama mengenal gula&
Pada skala industri! gula dapat dimanfaatkan se'agai 'ahan
pemanis 'aik dalam 'entuk gula konsumsi maupun gula
rafinasi yang akan diolah men#adi 'er'agai produk makanan
dan minuman&
Menurut wakil sek#en I$A(I )Ikatan Ahli (ula
Indonesia* menyatakan 'ahwa hingga akhir Septem'er "++,!
produksi gula 'er'ahan 'aku te'u di Indonesia men-apai "&".
#uta ton& /ahun "++,! produksi gula diperkirakan men-apai
"&0, #uta ton atau melampaui ke'utuhan gula nasional
)konsumsi* se'anyak "&0+ #uta ton! hasil ini le'ih tinggi
di'andingkan produksi gula tahun "++0 yang hanya &,1 #uta
ton& Hasil perkiraan terse'ut diproduksi dari ",&+0 #uta ton
te'u di atas lahan seluas 12.&,+1 hektar dan setiap hektar
lahan rata3rata menghasilkan 2&. ton gula& Apa'ila #umlah
terse'ut terlampaui! maka swasem'ada gula di Indonesia akan
terwu#ud pada tahun "++. )$ompas! "++,*&
Permasalahan yang mampu mengan-am penurunan
produksi te'u adalah adanya kelangkaan pupuk& Apa'ila
masalah terse'ut tidak segera diatasi program swasem'ada
gula teran-am gagal karena se'agian 'esar te'u masa tanam
"++,4"++. tidak dapat dipupuk! sehingga produkti5itasnya
dapat menurun& )Pusat Penelitian dan Pengem'angan (ula
Indonesia! "++,*&
/anaman /e'u )Saccharum 9fficinarum 6&*
merupakan tanaman perke'unan semusim yang di dalam
'atangnya terdapat 7at gula& /e'u termasuk keluarga rumput3
rumputan seperti halnya padi! #agung! 'am'u dan lain3lain&
Selama ini di kalangan petani te'u ada ke-enderungan
penggunaan dosis aplikasi pupuk yang 'erle'ihan untuk
meningkatkan 'o'ot& Di lain pihak! di perusahaan perke'unan
te'u dosis aplikasi pupuk -enderung sama rata untuk semua
kondisi lahan yang 'eragam& Dengan ter#adinya kelangkaan
dan mahalnya pupuk maka aplikasi dosis pemupukan perlu
dirasionalisasi sesuai dengan status hara tanah dan ke'utuhan
te'u sehingga mampu mengefisiensikan 'iaya produksi&
Tujuan
/u#uan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
adanya pengaruh pupuk 8itrogen dan Fosfor terhadap
pertum'uhan dan produksi tanaman te'u&
H!"te##
& Semakin tinggi pemupukan nitrogen! semakin tinggi
pertum'uhan dan produksi tanaman te'u&
"& Semakin tinggi pemupukan fosfor! semakin tinggi
pertum'uhan dan produksi tanaman te'u&
1& /erdapat pengaruh interaksi perlakuan pemupukan
nitrogen dan fosfor terhadap pertum'uhan dan produksi
tanaman te'u&
BAHAN DAN METODE
Te$!at %an &aktu
Penelitian ini dilaksanakan pada 'ulan Fe'ruari 9
Agustus "++.! 'ertempat di Rayon II Afdeling 0 $e'un
Bungamayang P/P8 0 $a'upaten 6ampung :tara! Pro5insi
6ampung&
Ba'an %an Alat
Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
tanaman te'u 5arietas BM .2+; )$idang $en-ana* yang
sudah ditanam se#ak 'ulan Agustus "++, 'erumur ; 'ulan&
Alat3alat yang digunakan adalah peralatan 'udidaya tanaman!
meteran! penggaris! tim'angan analitik! o5en! kertas semen!
kamera! dan alat tulis3menulis&
&
Met"%e Per(")aan
Penelitian menggunakan ran-angan faktorial dengan
dasar Ran-angan A-ak $elompok yang terdiri " faktor! yaitu
pemupukan nitrogen dan fosfor& Perlakuan yang di-o'akan
adalah pemupukan nitrogen )8* dengan < taraf yaitu 8 = .+
kg4ha! 8" = 1; kg4ha! 81 = ,+ kg4ha! 8<= ""; kg4ha! dan
pemupukan fospor )P* dengan < taraf yaitu P = 12 kg4ha
setara ,+ kg /SP4ha! P" = 0" kg4ha! P1 = +, kg4ha! P< = <<
kg4ha& Petak per-o'aan 'erukuran + #uring > ; m dengan
#arak pusat ke pusat )pkp* &1 m& /iap petak per-o'aan
dipupuk $"? dengan dosis "0+ kg4ha&
/otal kom'inasi perlakuan adalah < > < = 2
perlakuan& /iap perlakuan diulang 1 kali sehingga terdapat 1 >
2 = <, petak per-o'aan& Selain perlakuan pupuk 8 dan P!
tiap petak per-o'aan memperoleh perlakuan yang sama&
Model statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah %
@i#k = A B Ai B B# B $k B )AB*i# B Ci#k
i = +!"!1!< # = +!!"!1!< k = !"!1
@i# = nilai pengamatan dari ulangan ke3k pada pemupukan
8 ke3I dan pemupukan P ke3#
A = nilai rata3rata
Ai = pengaruh pemupukan 8 taraf ke3i
B# = pengaruh pemupukan P taraf ke3#
$k = pengaruh dari kelompok ke3k
)AB*i# = pengaruh interaksi taraf pemupukan 8 ke3I dan taraf
pemupukan P ke3#
Ci# = pengaruh galat per-o'aan pada kelompok ke3k yang
memperoleh pemupukan 8 taraf ke3i dan pemupukan
P taraf ke3#
:ntuk mengetahui pengaruh maka digunakan u#i F
pada D = ;E& Bila terdapat pengaruh nyata dari perlakuan
terhadap peu'ah yang diamati! maka setiap taraf perlakuan
di'andingkan dengan u#i lan#ut DMR/ pada taraf ;E&
Pelak#anaan Per(")aan
Per#a!an la'an
6ahan yang digunakan merupakan lahan 'ekas
ditanami te'u dengan dosis pupuk standar perusahaan yaitu
pupuk urea 1++ kg4ha! /SP 1;+ kg4ha! dan $"? 1++ kg4ha&
6ahan di'ersihkan dari sisa te'angan atau tunggul te'u! daduk
)daun tua atau kering*! maupun sogolan )anakan te'u*&
Peng"la'an tana'
Pengolahan tanah dilakukan se'anyak 1 kali dengan
menggunakan 'a#ak atau garu yang ditarik traktor&
Penana$an
Bi'it yang ditanam merupakan 'i'it 'agal )'i'it yang
mata tunasnya 'elum tum'uh* 'erumur 2 9 0 'ulan dengan
mata tunas 'er#umlah " mata4m dan ditanam 2 stek setiap
meter& Bi'it ditim'un dengan tanah hingga kedalaman +3;
-m& Selan#utnya dilakukan irigasi pada kairan&
Pe$el'araan % La'an
Setelah 9 " BS/ dilakukan penggem'uran I dengan
menggunakan sprint!n < mata yang ditarik oleh traktor&
Penggem'uran )kulti5asi* dilakukan " kali& Pada
penggem'uran II menggunakan alat terat!n 1 mata& (ulma
dikendalikan se-ara manual dan kimiawi& Pengendalian hama
penggerek pu-uk dilakukan se-ara 'iologis
Pada 1 BS/ dilakukan pengguludan selama < hari
dengan menggunakan -angkul& $lentek )pem'uangan daun
kering* dilakukan kali pada saat tanaman 'erumur 2 BS/&
A!lka# Pe$u!ukan Ntr"gen %an F"#*"r
Pemupukan nitrogen dilakukan se'anyak dua kali&
Pemupukan I di'erikan saat penanaman di lahan se'anyak 41
dosis dari perlakuan untuk 8& Pemupukan fosfor di'erikan
seluruhnya sesuai dosis perlakuan& Pada pemupukan pertama
#uga di'erikan kapur dolomit se'anyak " ton4ha& Pemupukan
II di'erikan saat tanaman 'erumur " BS/ )Bulan Setelah
/anam* se'anyak "41 dosis perlakuan 8! dan pupuk kalium
di'erikan seluruhnya sesuai dosis perlakuan )"0+ kg4ha*&
Anal## Ke$a#akan
Analisis kemasakan te'u dilakukan di la'oratorium
analisa kemasakan :nit :saha Bungamayang P/P8 0 saat
te'u 'erumur .! + dan BS/&
Penga$atan
& Fumlah daun per tanaman
"& Fumlah tanaman per #uring
1& Fumlah anakan per rumpun
<& /inggi 'atang
;& Bo'ot kering )B$* organ tanaman
2& Fumlah ruas
0& Diamater 'atang
,& Bilangan Bri> )rendemen*
.& Fumlah tanaman dipanen per Furing
+& Produksi! te'u ditim'ang pada setiap perlakuan
& Ha'lur )gula sukrosa yang dikristalkan*
"& Analisis kandungan hara tanaman
1& Analisis tanah
HASIL DAN PEMBAHASAN
Ha#l
K"n%# U$u$ Pertana$an
Hasil analisis tanah awal menun#ukkan 'ahwa tanah
pada lokasi penelitian tergolong agak masam dengan pH ;&2&
$emasaman tanah seperti ini masih optimum untuk
pertum'uhan te'u& $andungan 83total! 8a dan $/$ dalam
tanah tergolong sangat rendah& $andungan Ga! Mg! dan $
tergolong rendah& $andungan P tergolong sangat tinggi&
Gurah hu#an dari 'ulan Fuli "++, hingga 'ulan
Agustus "++. se'esar ",+ mm& $ondisi suhu pada 'ulan3
'ulan terse'ut se'esar "0
+
G& Se-ara umum! kondisi
lingkungan penelitian sesuai untuk pertum'uhan tanaman te'u
Berdasarkan hasil pengamatan tim EHS )Earl!
:arning S!stem* :nit :saha Bungamayang P/P8 0! rata3rata
intensitas serangan penggerek pu-uk se'esar ;&"E dan
serangan penggerek 'atang se'esar "&;0E& (ulma yang
terdapat pada petak per-o'aan pada umumnya #enis gulma
'erdaun le'ar yang 'anyak tum'uh disela3sela tanaman te'u
serta #enis rumput tum'uh di #alan dalam ke'un&
+u$la' Daun, Tngg Batang, %an +u$la' Anakan !er
Ru$!un
Pemupukan 8! P dan interaksinya tidak 'erpengaruh
nyata terhadap #umlah daun4tanaman dan #umlah anakan per
rumpun umur sampai BS/& Pengaruh nyata hanya
terdapat pada tinggi 'atang umur < BS/& Semakin tinggi dosis
pupuk 8 akan meningkatkan tinggi 'atang& )/a'el *&
/a'el & /inggi Batang pada Pengaruh Interaksi 8
dan P pada < BS/
Peu'ah
Dosis Pupuk 8 )kg4ha*
.+ 1; ,+ "";
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&-m&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
/inggi Batang 10&<' <&1a' <<&0a <<&1a
$eterangan % Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama
tidak 'er'eda nyata pada u#i DMR/ taraf ;E
Fumlah daun4tanaman meningkat hingga 2 BS/
kemudian 'erangsur3angsur menurun aki'at penuaan daun&
/inggi tanaman te'u terus meningkat dari umur 1 BS/ sampai
BS/& Fumlah anakan per rumpun mengalami penurunan
hingga umur , BS/! selan#utnya meningkat lagi hingga umur
BS/ )/a'el "*&
/a'el "& Rata3rata Fumlah Daun! /inggi Batang dan
Fumlah Anakan per Rumpun /e'u umur 3
BS/
BS/
Peu'ah
Fumlah Daun
)helai*
/inggi
Batang )-m*
Fumlah Anakan per Rumpun
)anakan4rumpun*
"&+ 3 3
" 2&< 3 3
1 0&< 0,&1 1&"
< 0&2 <&. 1&"
; 0&1 ,"&< "&0
2 0&, ""& 1&
0 0&1 ";+&" 1&+
, 2&. "02&< "&<
. 2&2 ",2&< 1&;
+ 2&" 1+"&; 1&2
2&+ 1+0&" <&1
Interaksi 8 dan P 'erpengaruh nyata pada tinggi
tanaman umur BS/ )/a'el 1*& Interaksi perlakuan ""; kg
84ha dengan 0" kg P4ha menghasilkan tanaman tertinggi&
Interaksi perlakuan .+ kg 84ha dengan 12 kg P4ha&
/a'el 1& /inggi Batang pada Pengaruh Interaksi 8
dan P pada BS/
Pupuk 8
)kg4ha*
Pupuk P )kg4ha*
12 0" +, <<
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&-m&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
.+ "..&1a'-d ".+&,-d 1""&,a' 1+1&<a'-d
1; 11&.a'-d 1"1&+a' ",1&2a'-d 12&2a'-
,+ 1+,&2a'-d ".;&+a'-d 1"&d 1+<&.a'-d
""; 1+,&"a'-d 1";&"a ".1&+'d- 1;&"a'-d
$eterangan % Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama
tidak 'er'eda nyata pada u#i DMR/ taraf ;E
+u$la' Tana$an !er +urng
Semakin tinggi dosis pupuk 8 semakin 'anyak
#umlah tanaman per #uring )/a'el <*& Pupuk 8 dengan dosis
terendah ).+ kg4ha* menghasilkan tanaman per #uring paling
sedikit& /iga dosis sele'ihnya menghasilkan #umlah tanaman
per #uring yang tidak 'er'eda nyata! namun le'ih tinggi
daripada dosis .+ kg4ha terse'ut& Semakin tinggi dosis pupuk
P #uga menghasilkan #umlah tanaman per #uring semakin
'anyak! tampak nyata pada umur ; dan + BS/ )/a'el ;*&
/a'el <& Fumlah /anaman per Furing pada Perlakuan
Dosis Pupuk 8itrogen pada 0 dan + BS/
Perlakuan
Bulan Setelah /anam )BS/*
0 +
8itrogen &&&&&&&&&&&&/anaman4#uring&&&&&&&&&&
)kg4ha*
.+ +<&.' ""&0'
1; +&.a' ",&;a'
,+ 0&<a 1"&;a
""; &"a' 11&2a
Rata3Rata 8 & ".&1
$eterangan % Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama
tidak 'er'eda nyata pada u#i DMR/ taraf ;E
/a'el ;& Fumlah /anaman per Furing pada Perlakuan
Dosis Pupuk Fosfor pada ; dan + BS/
Perlakuan
Bulan Setelah /anam
; +
Fosfor &&&&&&&&&&&/anaman4#uring&&&&&&&&&&&&
)kg4ha*
12 <&;a' ";&'
0" <&;a' 1"&+a'
+, "&"' "<&'
<< .&a 12&a
Rata3Rata P ;& ".&1
$eterangan % Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama
tidak 'er'eda nyata pada u#i DMR/ taraf ;E
BK Akar, BK Batang, %an BK Daun
Pemupukan nitrogen dan fosfor serta interaksinya
tidak mem'erikan pengaruh yang nyata terhadap peu'ah B$
akar dan B$ 'atang& 8ilai rata3rata 'o'ot kering masing3
masing organ )3 BS/* tertera pada /a'el 2&
/a'el 2& B$ Akar! Batang! dan Daun /anaman /e'u
umur 3 BS/
Peu'ah
BS/
1 ; .
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&g&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
B$ Akar +&" ,&; 1+& <"&. <&;
B$ Batang +&2 ..&< ;+.&1 2,&. 1.&2
B$ Daun +&1 .1&, 0<&" ""0&0 <2&.
B$ Daduk +& ",&, ;0& ;2&" ;&+
B$ Daun /otal +&< ""&2 "1&1 ",1&. .0&.
Peningkatan 'o'ot kering organ daun! 'atang dan
akar tanaman te'u ter#adi dengan adanya peningkatan umur&
Pada akar dan daun nilai 'o'ot kering maksimum di-apai pada
saat tanaman te'u 'erumur . BS/! sedangkan organ 'atang
nilainya -enderung meningkat hingga panen )(am'ar *&

(am'ar & Pertum'uhan Bo'ot $ering ?rgan
/anaman /e'u
+u$la' Rua#
Pupuk 8 dan P tidak 'erpengaruh nyata terhadap
#umlah ruas& Interaksi keduanya 'erpengaruh nyata pada
BS/& 8ilai rata3rata #umlah ruas -enderung meningkat dengan
'ertam'ahnya umur )/a'el 0*&
/a'el 0& Rata3rata Fumlah Ruas /anaman /e'u umur
03+ BS/
Peu'ah
BS/
0 , . +
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&ruas4tanaman&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
Fumlah Ruas "+&" ""&, "<& ".&; ".&0
$om'inasi pupuk 8 se'esar ,+ kg4ha dan pupuk P
0" kg4ha menghasilkan tanaman dengan #umlah ruas paling
sedikit pada BS/& Perlakuan pupuk 8 1; kg4ha dan pupuk
P 12 kg4ha menghasilkan tanaman dengan #umlah ruas yang
le'ih 'anyak! tetapi tidak 'er'eda nyata dengan perlakuan
lainnya )/a'el ,*&
/a'el ,& Fumlah Ruas pada Interaksi Perlakuan Dosis
Pupuk 8itrogen dan Fosfor pada BS/
Pupuk 8 )kg4ha*
Pupuk P )kg4ha*
12 0" +, <<
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&ruas4tanaman&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
.+ ",&"a' ".&1a' 1&a 1+&a'
1; 1&a 1+&"a' "0&,a' 1+&a'
,+ 1&+a "0&"' 1+&.a 1+&+a'
""; ".&"a' 1&a ",&"a' ".&0a'
$eterangan % Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama
tidak 'er'eda nyata pada u#i DMR/ taraf ;E
Da$eter Batang
Perlakuan pemupukan 8 dan P serta interaksinya!
tidak 'erpengaruh terhadap diameter 'atang 'agian atas dan
tengah pada umur 03 BS/& Saat 2 BS/! pupuk 8
'erpengaruh pada diameter 'atang 'agian tengah dengan pola
tidak menentu! dan pengaruhnya men#adi tidak nyata pada
umur3umur yang le'ih tua& Pada diameter 'agian 'awah!
pengaruh pupuk 8 terlihat pada akhir pengamatan ) BS/*&
Semakin tinggi dosis pupuk 8 semakin 'esar diameter 'atang
'awah te'u )/a'el .*&
/a'el .& Diameter Batang /e'u Bagian /engah dan
Bawah pada Perlakuan Dosis Pupuk
8itrogen
Perlakuan
Diameter /engah Diameter Bawah
2 BS/ BS/
&&&&&&&&&&&&&I-mI&&&&&&&&&&&&&&
Pupuk 8 )kg4ha*
.+ "2&,a "2&0a'
1; ";&0' ";&2'
,+ "0&a "0&'
""; "2&;a' ",&1a
Rata3Rata 8 "2&; "2&.
$eterangan % Angka yang diikuti oleh huruf yang sama pada kolom yang sama
tidak 'er'eda nyata pada u#i DMR/ taraf ;E
8ilai rata3rata pemupukan 8 dan P menun#ukkan
adanya penurunan diameter mulai tanaman 'erumur 0 BS/
hingga BS/& 8ilai rata3rata diameter 'atang 'erkisar antara
2& 9 ",&0 -m )/a'el +*&
/a'el +& Rata3rata Diameter Batang /e'u Bagian
Atas! /engah dan Bawah pada Ber'agai
:mur&
Peu'ah
BS/
2 0 , . +
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&-m&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
Bagian Atas 0&0 ,& 0&" 2&, 2&; 2&
Bagian /engah "2&; "2&" ";&2 "2&+ "2& "<&2
Batang Bawah "0&< ",&0 "0&0 ",&" ",&1 "2&.
Ren%e$en
Pemupukan nitrogen! fosfor! dan interaksinya tidak
'erpengaruh nyata terhadap rendemen& Rata3rata nilai
rendemen -enderung meningkat dengan semakin
'ertam'ahnya umur tanaman )/a'el * karena proses
pemasakan dan pem'entukan gula terus 'erlangsung hingga
rendemen men-apai maksimum& Rendemen te'u 'erkisar
antara 2&, 3 ,&; E&
/a'el & Rendemen pada Perlakuan Pupuk 8itrogen
dan Fosfor pada .3 BS/
Perlakuan
Bulan Setelah /anam )BS/*
. +
8itrogen )kg4ha*
&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&E&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&
.+ 0&, 0&+ ,&1
1; 0&1 0&+ ,&1
,+ 0&" 0& ,&1
""; 0&1 0&1 ,&;
Rata3Rata 8 0&< 0& ,&1
Fosfor )kg4ha*
12 0&1 0&" ,&1
0" 0&; 0&" ,&;
+, 0&; 0&" ,&<
<< 0&1 2&, ,&
Rata3Rata P 0&< 0& ,&1
Rata3Rata 8P 0&< 0& ,&1
+u$la' Tana$an D!anen !er +urng
Pemupukan 8 dan P tidak 'erpengaruh nyata
terhadap #umlah 'atang te'u dipanen per #uring& Pada
penelitian ini diperoleh nilainya 'erkisar antara .&2
tanaman4#uring sampai 1&1 tanaman4#uring dengan rata3rata
se'esar ";&< tanaman4#uring atau ,&< tanaman4m )/a'el "*&
/a'el "& Fumlah /anaman Dipanen per Furing pada
Perlakuan Dosis 8itrogen dan Fosfor saat
Panen
Perlakuan Panen
Itanaman4#uringJ*I Itanaman4mI
8itrogen )kg4ha*
.+ .&2 ,&+
1; ";&, ,&<
,+ "0&. ,&;
""; ",&" ,&;
Rata3Rata 8 ";&< ,&<
Fosfor )kg4ha*
12 "&1 ,&
0" 1+&, ,&0
+, 1&1 ,&,
<< ,&" 0&.
Rata3Rata P ";&1 ,&<
Rata3Rata 8P ";&< ,&<
J* = Pan#ang #uring ; m
Pr"%uk#
Pemupukan 8 dan P tidak 'erpengaruh nyata
terhadap produksi te'u& Pada penelitian ini diperoleh nilai
produksi te'u 'erkisar antara 02&+1 ton4ha sampai ,&0,
ton4ha dengan rata3rata se'esar 2"&1 kg4#uring atau0,&.1
ton4ha )/a'el 1*& 8ilai ini le'ih rendah dari potensi produksi
5arietas te'u yang digunakan )$idang $en-ana* yaitu se'esar
..&" ton4ha&
/a'el 1& Bo'ot /e'u )Produksi* pada Perlakuan
Dosis 8itrogen dan Fosfor saat Panen
Perlakuan Bo'ot /e'u
&&&kg4#uringJ*&&& &&&ton4ha&&&
8itrogen )kg4ha*
.+ ;.&; 0.&+
1; ;.&+ 0,&,
,+ 2<&2 ,&
";; 2;&. 02&,
Rata3Rata 8 2"&1 0,&.
Fosfor )kg4ha*
12 ;.&" 0,&.
0" 0+&0 0.&+
+, 2<&" 02&+
<< ;<&. ,&,
Rata3Rata P 2"&1 0,&.
Rata3Rata 8P 2"&1 0,&.
J* = Pan#ang #uring ; m
Ha)lur
Pemupukan 8 dan P tidak 'erpengaruh nyata
terhadap ha'lur )kristal gula* yang akan dihasilkan ketika te'u
diproses men#adi gula di dalam pa'rik& Pada penelitian ini
nilai ha'lur yang dihasilkan 'erkisar antara ; ,<+ kg4ha
sampai 2 1+ kg4ha dengan rata3rata se'esar 2 ++ ton4ha
)/a'el <*&
/a'el <& Ha'lur pada Perlakuan Dosis 8itrogen dan
Fosfor saat Panen
Perlakuan Ha'lur )kg4ha*
8itrogen )kg4ha*
.+ 2 +2+
1; ; .;+
,+ 2 +
""; ; ."+
Rata3Rata 8 2 ++
Fosfor )kg4ha*
12 2 +"+
0" 2 1+
+, ; ,<+
<< 2 +;+
Rata3Rata P 2 ++
Rata3Rata 8P 2 ++
Pe$)a'a#an
Pengaru' Pu!uk Ntr"gen
Pupuk 8 tidak 'erpengaruh nyata pada produksi te'u
)/a'el 1* dan ha'lur )/a'el <*! walaupun pengaruhnya
tampak pada 'e'erapa peu'ah pertum'uhan seperti
meningkatnya tinggi tanaman pada < BS/ )/a'el *! #umlah
tanaman per #uring pada 0 dan + BS/ )/a'el <*! diameter
'atang 'agian tengah pada 2 BS/ dan diameter 'agian 'awah
pada BS/ )/a'el .*& Setelah pupuk 8 di'erikan! maka akan
terlihat respon yang nyata pada peu'ah pertum'uhan karena
kandungan 8 dalam tanah tergolong sangat rendah )+&+. E*&
Fumlah tanaman dipanen per #uring #uga tidak
menun#ukkan pengaruh nyata )/a'el "* dari perlakuan
nitrogen! meskipun #umlah tanaman per #uring 'erpengaruh
nyata pada 0 dan + BS/& Penye'a'nya adalah saat panen
dilakukan! terdapat 'atang te'u yang tidak memenuhi kriteria
te'ang seperti sogolan )anakan te'u* yang tingginya kurang
dari m! te'u 'erpenyakit dan te'u mati sehingga 'atang
terse'ut tidak dihitung dalam produksi& Apoen ).0;*
menyatakan 'ahwa semakin tinggi #umlah tanaman! tinggi
'atang dan diameter 'atang maka semakin 'esar pula produksi
dan ha'lur yang dihasilkan&
Pupuk 8 yang di'erikan dari .+! 1;! ,+ sampai "";
kg4ha tidak 'erpengaruh nyata terhadap peu'ah produksi te'u
karena pada peu'ah pertum'uhan terse'ut #uga tidak
'erpengaruh nyata saat men#elang panen ) BS/*& Hal ini
dapat ter#adi! diduga adanya kehilangan unsur 8 yang
'erdampak pada penurunan kandungan 8 dalam tanah& :nsur
8 dalam tanah dapat 'erkurang karena diserap oleh tanaman
te'u selama fase pertum'uhan& Menurut Erwin dan K& A'idin
).,2*! unsur 8 diserap relatif sedikit pada umur 'ulan dan
makin 'ertam'ah #umlahnya sesuai dengan 'ertam'ahnya
umur untuk pertum'uhan 5egetatif&
Selain diserap oleh tanaman! unsur 8 dapat hilang
karena tekstur tanah dalam penelitian adalah lempung liat
'erpasir& /anah 'erpasir -enderung memiliki $/$ tanah yang
rendah )<&0, -mol)B*4kg* sehingga 'erdampak pada sedikitnya
kation )8H<
B
* yang di#erap oleh koloid3koloid tanah
Hard#owigeno )"++1*& /anah 'erpasir #uga menye'a'kan
pen-u-ian 8 aki'at -urah hu#an tinggi ) ",+ mm*&
$ehilangan unsur 8 dapat #uga ter#adi karena
5olatilisasi yang prosesnya di'antu oleh mikroorganisme&
Salah satu faktor yang mempengaruhi perkem'angan
mikroorganisme terse'ut adalah pH tanah& Dalam penelitian
ini! pH tanah tergolong agak masam );&2*& $ondisi ini
mem'erikan lingkungan tum'uh yang 'aik untuk
perkem'angan 'akteri dalam mereduksi nitrogen nitrat
men#adi gas )Hard#owigeno! "++1*&
Pengaru' Pu!uk F"#*"r
Pupuk P #uga tidak 'erpengaruh pada produksi te'u
)/a'el 1* dan ha'lur )/a'el <*! pengaruhnya hanya tampak
pada peu'ah pertum'uhan yaitu meningkatnya #umlah
tanaman per #uring pada ; dan + BS/ )/a'el ;*& Fumlah
anakan yang ter'entuk menentukan #umlah 'atang dan 'erat
'atang per hektar )produksi*& Pupuk P yang di'erikan dari 12!
0"! +, sampai << kg4ha tidak 'erpengaruh terhadap peu'ah
pertum'uhan! produksi te'u! dan ha'lur& Hal ini diduga karena
ke-ukupan hara te'u terhadap unsur P sudah terpenuhi&
Menurut Sundara )..,* ke'utuhan tanaman te'u akan unsur
Fosfor relatif le'ih rendah dari unsur 8 dan $&
Hasil analisis tanah awal per-o'aan menun#ukkan
kandungan unsur P dalam tanah tergolong sangat tinggi ),0
ppm*& $andungan unsur P yang tinggi diduga 'erasal dari
residu pupuk P yang di'erikan se'elumnya& Pem'erian pupuk
fosfor akan menam'ah kandungan fosfor dalam tanah
sehingga tanaman dapat menyerap unsur P untuk aktifitas
pertum'uhan& Menurut Soepardi ).,1* pada proses
pem'entukan gula pada 'atang te'u! fosfor diu'ah dalam
'entuk adenosin trifosfat )A/P*& Pada reaksi pem'entukan
sukrosa )(am'ar "*! A/P digunakan 'ersama en7im untuk
mem'entuk sukrosa )gula*& Fadi! unsur P akan 'anyak terdapat
pada organ tanaman )akar! 'atang dan daun* karena unsur P
sangat di'utuhkan dalam meta'olisme energetik dan
'iosintesis tanaman )6eiwaka'essy dan Sutadi! ..,*&

G?" B ?" G2H"?2 B G2H"?2B?"
G2H"?2 B G2H"?2 G2H""? B H"?
(am'ar "& Reaksi Pem'entukan Sukrosa
/er-ukupinya fosfor pada tanaman te'u diduga -urah
hu#an yang tinggi ) ",+ mm* menye'a'kan fosfor dilarutkan
oleh air sehingga memudahkan penyerapannya se-ara difusi&
Salah satu -ara untuk meningkatkan keefisienan pengam'ilan
fosfor tanah yaitu dengan menurunkan kesukaran difusi
melalui penam'ahan air dalam tanah )Sa'iham et al&! .,1*&
/ersedianya P 'agi tanaman #uga dise'a'kan oleh rendahnya
ke#enuhan Al )+&++ -mol)B*4kg * dan unsur Ga )1&11
-mol)B*4kg* yang keduanya sangat mudah mengikat unsur P
men#adi 'entuk senyawa yang tidak tersedia&
Pengaru' Interak# Pu!uk Ntr"gen %engan F"#*"r
Interaksi Pupuk 8 dan P tidak 'erpengaruh pada
produksi te'u dan ha'lur! walaupun pengaruhnya tampak pada
'e'erapa peu'ah pertum'uhan seperti tinggi 'atang pada
BS/ )/a'el 1*! dan #umlah ruas pada BS/ )/a'el ,*&
Fumlah ruas dan tinggi 'atang merupakan parameter untuk
melihat peman#angan 'atang& Bertam'ahnya tinggi 'atang
akan diikuti oleh peningkatan #umlah ruas 'atang sehingga
kedua peu'ah terse'ut memiliki hu'ungan sinergis yang
menentukan produksi& Saat panen! 'atang dite'ang pada
ketinggian 'er'eda dari atas tanah& Hal terse'ut menye'a'kan
tinggi 'atang tidak 'erpengaruh pada produksi&
$om'inasi pupuk 8 dan P yang di'erikan tidak
'erpengaruh terhadap peu'ah yang diamati! ke-uali tinggi
'atang pada BS/& Hal ini kemungkinan dise'a'kan oleh
terganggunya keseim'angan unsur hara dalam tanah&
Pen#elasan se'elumnya menun#ukkan 'ahwa kandungan 8
dalam tanah dan organ tanaman tergolong rendah& $ehilangan
8 dalam tanah menye'a'kan ke'utuhan tanaman terhadap
unsur 8 'elum ter-ukupi& Di sisi lain! kandungan P tersedia
yang sangat tinggi menye'a'kan ke'utuhan tanaman te'u
terhadap unsur P sudah ter-ukupi& Menurut Foth ).,,*
peningkatan pertum'uhan dan produksi aki'at pem'erian
nitrogen tidak 'eru'ah apa'ila fosfor! kalium dan unsur
penting lainnya tidak tersedia 'agi tanaman dalam #umlah
yang -ukup& Dalam keseim'angan yang serasi! nitrogen!
fosfor! dan kalium merupakan pelengkap satu sama lainnya
yang akan menaikkan produksi& :nsur $ #uga mempengaruhi
interaksi 8 dan P& Menurut Sundara )..,* unsur $ 'anyak
di'utuhkan tanaman te'u untuk akti5itas pertum'uhan seperti
fotosintesis! translokasi gula ke 'atang! dan dapat
menyeim'angkan penyerapan unsur 8 dan P&
Meskipun tidak 'erpengaruh terhadap peu'ah
produksi! pupuk 8 dan P yang di'erikan dapat menghasilkan
produksi yang le'ih 'esar )0,&.1 ton4ha* #ika di'andingkan
dengan produksi te'u pa'rik dan te'u rakyat )0+&; dan 22&+
ton4ha*& Hal ini diduga penggunaan dosis 8 yang le'ih 'esar
dari dosis standar se'elum penelitian )1; kg 84ha*
menye'a'kan adanya penam'ahan unsur 8 pada tanah
sehingga dapat meminimalisasi kehilangan unsur 8 selama
fase pertum'uhan& Menurut Pawirosemadi dalam Maswal dan
K& A'idin ).,,*! pada tanah yang kurang ketersediaan unsur
hara 8! dan P dan $! perlu ditam'ah unsur hara yang di
perlukan dalam #umlah yang serasi! se'a' masing3masing
unsur hara akan mem'erikan pengaruh 'aik yang penuh
kepada tanaman! #ika unsur hara lain #uga tersedia dalam
#umlah yang -ukup&
KESIMPULAN DAN SARAN
Ke#$!ulan
Se'agian 'esar peu'ah yang diamati tidak
dipengaruhi oleh pemupukan 8! P! dan interaksinya& Semakin
tinggi dosis pupuk nitrogen meningkatkan B$ daun! #umlah
tanaman per #uring! diameter 'atang 'agian tengah dan 'awah&
Selain itu! semakin tinggi dosis pupuk fosfor dapat
meningkatkan #umlah tanaman per #uring tanaman te'u&
Interaksi pupuk nitrogen dan fosfor tidak
'erpengaruh pada produksi te'u dan ha'lur yang dihasilkan!
tetapi pada peu'ah pertum'uhan 'erpengaruh pada tinggi
'atang dan #umlah ruas& $om'inasi perlakuan ""; kg 84ha
dengan 0" kg P4ha menghasilkan tanaman tertinggi dan
perlakuan pupuk 8 1; kg4ha dengan pupuk P 12 kg4ha
menghasilkan tanaman dengan #umlah ruas paling 'anyak&
Rata3rata produksi te'u se'esar 0,&. ton4ha dan ha'lur 2 ++
kg4ha& 8ilai ini le'ih tinggi dari rata3rata produksi te'u pa'rik
dan te'u rakyat& :ntuk menghasilkan produksi terse'ut! te'u
dapat dipupuk dengan dosis pupuk 8 yang le'ih 'esar dari
dosis standar&
Saran
Perlu dilakukan penelitian lan#utan tentang pengaruh
pemupukan nitrogen dan fosfor pada tanaman RG )(atoon
;ane* sehingga diharapkan pupuk yang diaplikasikan akan
le'ih terlihat responnya terhadap pertum'uhan dan produksi
tanaman te'u dari pada tanaman PG )Plant ;ane*&
DAFTAR PUSTAKA
Apoen! S& D& .0;& Peranan Fumlah Batang dan /inggi
/anaman terhadap Hasil Panen pada Budidaya /e'u&
Pertemuan /eknis /engah /ahunan II& BP1(&
Pasuruan&
Erwin! K& A'idin& .,2& Per-o'aan penggunaan pupuk -ampur
dan waktu aplikasi pada tanaman te'u& Bulletin )+<*%
3+
Foth& .,,& Dasar3dasar Ilmu /anah& Edisi ketu#uh& (a#ah
Mada :ni5ersity Press& @ogyakarta& 02" hal&
Hard#owigeno! S& "++1& Ilmu /anah& Akademika Pressindo&
Fakarta& ",2 hal&
$ompas& "++,& /ahun "++.! Surplus (ula&
http%44-etak&kompas&-om L"< Fanuari "++.M
6eiwaka'essy! F& dan Sutadi& ..,& Pupuk dan Pemupukan&
Furusan /anah& Fakultas Pertanian& IPB& Bogor&
Maswal! K& A'idin& .,,& Pengaruh pemupukan 8P$
terhadap pertum'uhan 5egetatif dan produksi te'u
5arietas F3;2 pada tanah alu5ial& Bulletin )"*% 312
Pusat Penelitian dan Pengem'angan (ula& "++,& $iat
Mengatasi $elangkaan Pupuk untuk
Mempertahankan Produkti5itas /e'u dan Produksi
(ula 8asional& www&p1gi&net L2 Desem'er "++.M
Sa'iham! S&! S& D#okosudard#o! (& Soepardi& .,1& Diktat
$uliah Pupuk dan Pemupukan& Furusan Ilmu tanah&
Fakultas Pertanian& Institut Pertanian Bogor& Bogor&
<+ hal&
Soepardi! (& .,1& Sifat dan Giri /anah& Furusan /anah&
Faperta! Institut Pertanian Bogor& Bogor& ;. hal&
Sundara! B& ..,& Sugar-ane Gulti5ation& First Edition& Nikas
Pu'lishing House P5t 6td! 8ew Delhi&"." p&
Daun
Matahari
(lukosa Fruktosa Sukrosa
En7imBA/P
Air