Вы находитесь на странице: 1из 1

SIANIDA

Metode : kolorimetri
Sianida diubah menjadi sianogen klorida CNCl,karena beraksi dengan kloramin-T pada pH kurang
dari 8. Tidak terdapatnya kompleks-kompleks nikel, tembaga, perak, dan emas dari sianida atau SCN
-

menyebabkan meningkatnya CNCl pada suhu kamar. Sesudah reaksi sempurna, CNCl membentuk
zat warna ini dapat ditetapkan dengan spektrofotoometer pada panjang gelombang 578 nm.
Peralatan
1. Spektrometer dengan panjang gelombang 570 580 nm
2. Pipet ukur
3. Labu erlenmeyer
4. Pipet ukur
Reagen
1. Klormin T
2. Buffer asetat
3. Asam barbiturat -piridin
Pemeriksaan
1. Memipet 20 mL contoh air yang telah diatur pH-nya kurang dari 8, memasukan ke dalam labu
ukur 50 mL.
2. Menambahakan 2 mL larutan kloramin T, kemudian di homogenkan.
3. Menambahakan 5 mL asam barbiturat piridin dan kocok perlahan.
4. Menepatkan samapi tanda batas 50 mL
5. Membacanya pada spektrofotometer pada panjang gelombang 578 nm.
Faktor yang perlu di perhatikan
1. Zat zat pengoksidasi, sulfida, asam-asam lemak (dapat dihilangkan melalui ekstraki dengan
menggunakan klorofom). Karbonat pada konsentrasi tinggi bila ada penambahan asam dapt
menyebabkan kelebihan pengeluaran gas.
2. Ion SCN
-
berekasi dengan kloramin T dapat memberikan kesalahan yang eqiuvalen.
3. Pengganggu lain termasuk senyawa yang menimbulkan warna atau kekeruhan, pada
kebnayakan kasus bisa dihilangkan dengan destilasi atau dengan cara ekstraksi klorofom.
4. Kadar minimum yang dapat diukur : 0,01 0,30 mg/L dalam 20 mL contoh.