You are on page 1of 13

Beberapa Kasus pelanggaran Pajak

1. Kantor Akuntan KPMG Indonesia Digugat di AS


Kantor akuntan publik (KAP) ternama di Jakarta, KPMG Siddharta Siddharta & Harsono
(KPMG-SSH) dan Soni Harsono menjadi teruat di Penadilan AS! "uduhann#a tidak main-
main$ men#uap pejabat kantor pajak di Jakarta! Son#, senior partner KPMG-SSH sebaai
teruat kedua menatakan perkara di AS itu sudah selesai! %i &ndonesia'
Nama KPMG-SSH tentu sudah tidak asing lagi bagi para eksekutif perusahaan-perusahaan
besar di Jakarta. KAP ini juga merupakan satu dari beberapa kantor akuntan besar andalan adan
Pen!ehatan Perbankan Nasional "PPN# dalam melakukan restrukturisasi sekian ban!ak institusi
keuangan di $ndonesia.
Namun% berita tentang KPMG-SSH !ang dikeluarkan oleh Se&urities '(&hange
)ommision"S')# pada *+ September ,--* lalu bukanlah hal !ang bisa dikatakan prestasi bagi
KAP itu. Pasaln!a% rilis S') tersebut mengumumkan bah.a KPMG-SSH dan senior partner-
n!a% Son! . Harsono% diduga telah melakukan pen!uapan terhadap pejabat kantor pajak di
Jakarta.
Apinya di Indonesia, asapnya di AS
Ada apa di balik dugaan praktek pen!uapan !ang dituduhkan terhadap KPMG-SSH !ang
notabene berkantor di $ndonesia/ 0agi pula% praktek suap !ang dituduhkan oleh kedua lembaga
pemerintah AS itu pun terjadin!a di $ndonesia. Jadi% persoalan ini menjadi tanda tan!a besar bagi
publik% khususn!a bagi mereka !ang telah bertahun-tahun memakai jasa KPMG-SSH.
1idak ada asap kalau tidak ada api. 2Api2 !ang men!ala di $ndonesia% 2asapn!a2
mengembara sampai ke AS. Kronologisn!a begini% AS memiliki undang-undang !ang
dinamakan 3oreign )orrupt Pra&tises A&t "3)PA#% !aitu undang-undang !ang melarang praktek
korupsi !ang dilakukan di ranah asing. 44 ini memungkinkan pemerintah AS melakukan aksi
hukum terhadap .arga asing !ang diduga terlibat korupsi dengan pihak AS% baik korporat
ataupun perorangan.
5alam kasus gugatan terhadap KPMG-SSH mitra bisnis dari multinational a&&ounting
firm KPMG $nternational ini% salah satu pihak !ang terlibat se&ara langsung adalah P1
'astman )hristensen "P1')#. P1') ini adalah perusahaan $ndonesia !ang ma!oritas sahamn!a
dipegang oleh aker Hughes $n&orporated% perusahaan pertambangan !ang bermarkas di 1e(as%
AS.
P1') ini sendiri adalah pihak !ang% menurut gugatan S') dan 5epartemen Kehakiman
AS% meminta KPMG-SSH untuk men!ogok pejabat kantor pajak Jakarta Selatan "P1')
berdomisili di Jakarta Selatan-red#. Perintah itu dimaksudkan agar jumlah ke.ajiban pajak bagi
P1') dibuat seminim mungkin.
Perintah langsung Baker Hughes?
Pen!uapan !ang diduga digagas oleh Harsono melibatkan jumlah !ang sangat signifikan.
Menurut gugatan itu% KPMG-SSH telah men!etujui untuk melakukan pemba!aran ilegal
tersebut. Pen!ogokan ini untuk mempengaruhi si pejabat kantor pajak agar
2memangkas2 jumlah ke.ajiban pajak P1')% dari AS67%, juta menjadi AS6,+- ribu.
Sebelumn!a% Harsono mens!aratkan adan!a instruksi langsung dari aker Hughes "dan
bukan dari P1 ')# kepada KPMG-SSH untuk memba!ar pejabat kantor pajak. Atas dasar
instruksi itu% tulis rilis S')% kantor KPMG-SSH bersedia melakukan praktek haram "illi&it#
tersebut.
Singkat &erita% transaksi suap-men!uap antara sang pega.ai !ang telah diberi mandat oleh
Harsono dengan oknum pejabat kantor pajak itupun terjadi. Kemudian% tulis rilis S')% untuk
mengubur pen!uapan itu Harsono memerintahkan pega.ain!a agar mengeluarkan tagihan
"in8oi&e# atas nama KPMG.
1agihan tersebut kemudian didesain tidak han!a untuk menutupi pemba!aran uang suap
kepada petugas kantor pajak. Namun% sekaligus untuk fee atas imbal jasa KPMG-SSH bagi
P1').
Meskipun dibuat seolah-olah sebagai bia!a atas jasa KPMG-SSH% tagihan fiktif9 itu
sebenarn!a me.akili dana sogokan senilai AS6+: ribu !ang akan diberikan pada pejabat kantor
pajak. Sementara sisan!a adalah bia!a jasa KAP dan utang pajak !ang sesungguhn!a.
Setelah menerima tagihan tersebut% P1') memba!ar KPMG-SSH sebesar AS6*;7 ribu
dan kemudian memasukan transaksi ke dalam buku perusahaan sebagai pemba!aran atas jasa
profesional !ang telah diberikan KPMG-SSH.
Hasil 2kerja keras2 KPMG-SSH serta Harsono baru terlihat beberapa minggu kemudian.
Pada ,7 Maret *<<<% P1') menerima hasil penghitungan pajak !ang besarn!a kurang lebih
AS6,+- ribu dari pemerintah. Jumlah itu hampir AS67 juta lebih ke&il ketimbang penghitungan
!ang sebenarn!a. Jika tuduhan itu benar% maka selisih jumlah pajak !ang digelapkan adalah
jumlah kerugian !ang diderita negara.
Final judgement: berakhir damai'
Ketika hukumonline meminta konfirmasi% Harsono mengatakan bah.a permasalahan
tersebut telah selesai. Sonn! mengemukakan bah.a pihakn!a telah melakukan suatu upa!a
hukum !ang men!atakan% baik KPMG-SSH ataupun dirin!a se&ara pribadi. tidak mengakui
ataupun menolak tuduhan-tuduhan !ang diajukan S') dan 5epkeh dan tidak dikenakan sanksi
apapun.
2Perusahaan "KPMG-SSH-red# dan sa!a telah men!elesaikan perkara ini di Pengadilan di
Houston. 4ntuk itu% baik sa!a ataupun perusahaan tidak mengakui ataupun men!angkal tuduhan-
tuduhan dari pemerintah Amerika%2 jelas Harsono.
Menurut rilis S')% pen!elesaian dengan pola seperti !ang dilakukan KPMG-SSH dan
Harsono berdampak pada bebasn!a kedua tergugat itu dari sanksi pidana ataupun denda.
Menurut Harsono% upa!a hukum !ang dilakukan la.!er-n!a di AS tersebut adalah sesuatu !ang
la=im dipraktekkan di AS.
Harsono mengatakan bah.a dirin!a tidak menghadiri se&ara langsung proses 2perdamaian2
antara penga&aran!a dengan pengadilan di AS. $a juga mengaku bah.a kabar tentang
pen!elesaian gugatan pemerintah AS terhadap dirin!a itu baru ia ketahui dari kantorn!a.
Akibat hukum dari perdamaian itu sendiri adalah bah.a para tergugat% baik KPMG-SSH
dan Harsono% dilarang untuk melakukan pelanggaran% memberikan bantuan dan ad8is !ang
berakibat pelanggaran terhadap pasal-pasal anti pen!uapan dalam 3)PA. Sekaligus% keduan!a
juga dilarang untuk melanggar pasal-pasal tentang pembukuan dan laporan internal perusahaan
berdasarkan Se&urities '(&hange A&t tahun *<7;.
5ari dua undang-undang !ang berbeda% ada tiga pasal !ang dituduhkan telah dilanggar oleh
KPMG-SSH dan Harsono. 4ntuk 3)PA% KPMG-SSH dan Harsono didak.a telah
melanggar Se&tion *-;A"a#"*#% ",# dan "7#. Sedangkan untuk Se&urities '(&hange A&t 44
Pasar Modal AS -% Se&tion 7-A"a#"*#% ",#% "7# serta Se&tion *7"b#",#"#.
1erhadap pelanggaran pasal-pasal anti pen!uapan !ang diatur dalam 3)PA% S') ataupun
5epkeh dapat mengajukan gugatan dengan denda sampai dengan AS6*- ribu. Gugatan tersebut
tidak han!a dapat dialamatkan pada perusahaan !ang melanggar% namun juga terhadap para
direktur% pejabat% kar!a.an% atau agen dari perusahaan !ang bersangkutan. ahkan% juga
men&akup para pemegang sahamn!a.
4ntuk kasus-kasus tertentu% denda !ang dapat diajukan baik oleh S') ataupun oleh pihak
kejaksaan dapat berkisar pada jumlah AS6:.--- hingga AS6*--.--- terhadap orang tertentu% dan
AS6:-.--- hingga AS6:--.--- untuk !ang lainn!a.
4pa!a hukum !ang diambil oleh KPMG-SSH dan Harsono sebenarn!a tidak jauh berbeda
dengan para tergugat lainn!a di AS. enar% memang ada tergugat lainn!a di luar para pihak !ang
ada di $ndonesia% !ang terkait baik dengan aker Hughes ataupun dengan P1').
5ari rilis S') diketahui bah.a di saat !ang sama% S') juga mengajukan gugatan terhadap
akuntan !ang dise.a oleh aker Hughes% !aitu Mattson and Harris. Namun% Mattson dan Harris
han!a terkena pasal-pasal tentang laporan keuangan Se&urities '(&hange A&t% tidak 3)PA.
anggapan !ejagung dan IAI
Kepada hukumonline% Jaksa Agung Muda 1indak Pidana Khusus% a&htiar 3a&hr!
Nasution% berjanji akan mempelajari kasus dugaan suap ini> apakah kasus ini termasuk korupsi
atau pidana perpajakan. Namun% dirin!a mengaku bah.a sampai saat ini% belum mengetahui
adan!a dugaan suap !ang dilakukan oleh KPMG-SSH ataupun Sonn! Harsono.
Sementara itu% mengomentari kasus ini% Ketua Majelis Kehormatan $katan Akuntan
$ndonesia "$A$#% 'rr! ?i!ana Hardjapamekas% mengatakan bah.a sebelum ada bukti !ang kuat%
KPMG-SSH harus diasumsikan tidak melakukan suap tersebut.
2Karena KPMG-SSH seharusn!a mengerti dan menguasai nilai-nilai dan kode etik profesi.
1api realitas di $ndonesia mungkin saja mengubah nilai-nilai itu%2 jelas 'rr!
kepadahukumonline.
'rr! mengatakan% kadang &ustomer ser8i&e diartikan se&ara salah oleh sebagian KAP%
hingga melupakan nilai-nilai profesi. Padahal% &ustomer ser8i&e berarti kualitas kerja% bukan
membantu klien untuk 2men&uri2. 2'fisiensi pajak tidak apa% tapi ta( a8oidan&e "penghindaran
pajak# itu bisa ditarik ke korupsi%2 tegas 'rr! lagi.
Ketika ditan!akan apakah $A$ akan meminta klarifikasi dari KPMG-SSH soal dugaan suap
itu% 'rr! menjelaskan bah.a selama tidak ada pengaduan dari klien% maka Majelis Kehormatan
$A$ tidak dapat melakukan hal itu.
Majelis Kehormatan $A$% tambah 'rr!% tingkatn!a banding seperti Mahkamah Agung.
Karena itu% pengaduan harus le.at proses peradilan tingkat pertama% !aitu adan Pertimbangan
Profesi Akuntan Publik.
1erlepas dari benar tidakn!a tuduhan suap atas KPMG-SSH dan Sonn! Harsono% 'rr!
berpendapat bah.a praktek suap jelas bertentangan dengan kode etik profesi akuntan.
Seharusn!a akuntan jika disuruh klien untuk men!ogok pejabat .ajib menolak% bahkan
untuk seluruh pekerjaann!a. Memfasilitasi pen!ogokan saja tidak boleh% apalagi memberi ad8is%
tandas 'rr!. Jika benar dugaan sogokan ini% kasus skandal pen!uapan pajak ini merupakan
tamparan keras bagi profesi akuntan. Karena seharusn!a% akuntan harus menjunjung kode etika
profesi.
2. Catatan Kasus pelanggaran pajak Group Asian Agri.
erdasarkan Modul Penerimaan Negara "MPN#% hingga a.al Juli *; anak perusahaan Grup
Asian Agri "GAA# telah melakukan pemba!aran sebesar hampir * triliun rupiah. Jumlah itu
hampir :- persen dari keseluruhan !ang harus diba!ar *; anak perusahaan tersebut berdasarkan
*-@ Surat Ketetapan Pajak Kurang a!ar "SKPK# !ang diterbitkan 5irektorat Jenderal Pajak
"5JP# sejak minggu ke tiga hingga akhir Juni lalu. *-@ SKPK dengan total *%<A triliun rupiah
itu merupakan tindak lanjut atas putusan Mahkamah Agung dengan terdak.a Su.ir 0aut
5esember tahun lalu.
erita tersebut merupakan angin segar !ang melegakan. ukan karena nilain!a !ang konon
merupakan salah satu penerimaan negara terbesar !ang lahir dari kasus pidana pajak% namun juga
mengingat perjalanan kasus ini sangat panjang dan melelahkan. 5imulai dari pen!idikan sejak
tahun ,--+% 5JP harus berhadapan dengan upa!a .ajib pajak untuk men!embun!ikan dokumen.
1ak han!a itu% kasus ini juga di.arnai gugatan praperadilan atas penggeledahan dan pen!itaan%
berkas perkara !ang bertahun-tahun bolak-balik ke dan dari Kejaksaan% kekalahan pada sidang di
pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding% hingga upa!a politis dari anggota 5P? agar
pen!idikan kasus ini dihentikan setelah audit PK menemukan beberapa kesalahan 5JP dalam
pengusutan kasus ini.
Namun tak berarti tak ada badai setelah angin segar berhembus. Kisah ini belum selesai.
ukan han!a karena adan!a indikasi GAA akan mengajukan keberatan dan mungkin banding
atas SKPK% atau karena masih ada < berkas perkara !ang masih harus dika.al di Kejaksaan
hingga disidangkan. 0ebih dari itu% perjalanan panjang kasus ini men!isakan beberapa &atatan
!ang harus diselesaikan oleh 5JP.
4ntuk mela.an lupa% kasus manipulasi pajak GAA ini bermula dari tiupan peluit
Bin&entius Amin Susanto% mantanfinan&ial &ontroller GAA !ang melaporkan kepada KPK
setelah pelariann!a ke Singapura akibat membobol dana perusahaan. Artin!a% pemi&u kasus ini
adalah e(ternal .histleblo.er% bukan temuan !ang diperoleh dari instrumen penga.asan internal
5JP. Hal ini mengis!aratkan perlun!a peningkatan terus menerus dalam instrumen penga.asan.
5alam kasus GAA% manipulasi pajak dilakukan dengan modus pembebanan bia!a
fiktif% hedging fiktif dengan ba&kdated transa&tion% dan transfer pri&ing melalui paper
&ompan! di luar negeri. 4ntuk mengantisipasi modus tersebut% termasuk modus ta( e8asion lain
!ang semakin berkembang% 5JP harus berlari lebih &epat dengan menetapkan regulasi% kerjasama
dengan institusi !ang mengadministrasikan pajak di luar negeri% serta meningkatkan
kemampuan A&&ount ?epresentati8e dalam melakukan analisis proses bisnis dan laporan
keuangan. Penguatan instrumen penga.asan merupakan konsekuensi logis dari sistem self
assessment !ang digunakan di negeri ini.
Peningkatan !ang sama juga perlu dilakukan dalam hal pemeriksaan. erbagai publikasi
tentang kasus GAA se&ara tersirat men!ebutkan pernah dilaksanakan pemeriksaan pajak
terhadap GAA tahun ,--;% namun tidak berhasil mendapatkan temuan tentang manipulasi pajak
seperti !ang disampaikan oleh Bin&ent. Peningkatan bukan han!a perlu dalam aspek teknis%
namun juga dalam aspek integritas. Sesungguhn!a ketika melaporkan kepada KPK% Bin&ent
tidak han!a membeberkan manipulasi pajak GAA% namun juga dugaan pen!uapan terhadap
aparat pajak. Penuntasan pengusutan dugaan ini perlu dilakukan% terutama setelah $nspektorat
Jenderal Kementerian Keuangan pada a.al tahun ini men!atakan akan men!elidiki dugaan
keterlibatan pega.ai 5JP dalam kasus GAA.
5alam hal pen!idikan% perbaikan dapat ditingkatkan terutama men!angkut isu batas .aktu%
berita a&ara% pen!usunan berkas perkara dan aspek formal lainn!a. Kekalahan dalam gugatan
praperadilan% sidang pengadilan negeri dan pengadilan tinggi% dikembalikann!a berkas perkara
oleh Kejaksaan% serta temuan PK merupakan pelajaran berharga agar permasalahan serupa
tidak terulang di kemudian hari. Peningkatan kemampuan pen!idik dapat dilakukan dengan
kerjasama &oa&hing oleh pen!idik KPK !ang terbukti mampu men!idik dan men!elesaikan
berkas perkara dengan &epat dan &ermat. 0ebih penting lagi% mengingat dalam kasus besar bukan
tidak mungkin &elah seke&il apapun akan dimanfaatkan% baik melalui upa!a peradilan% politis%
dan upa!a lainn!a.
Hal lain !ang tidak kalah penting dan perlu diingat adalah sulit diba!angkan akan terbit
*-@ SKPK senilai hampir , triliun rupiah jika Bin&ent tidak sakit hati kepada Sukanto 1anoto
dan melaporkan manipulasi pajak GAA kepada KPK. Namun pidana penjara !ang dijalani
selama A tahun Csebelum mendapatkan pembebasan bers!aratDserta berbagai upa!a intimidasi
!ang diterima Bin&ent tidak berbanding lurus dengan jasa !ang diberikann!a kepada negara.
erka&a pada apa !ang menimpa Bin&ent% sulit mengharapkan mun&uln!a Bin&ent-Bin&ent
lainn!a. Padahal sebuah studi terhadap kasus manipulasi perusahaan di Amerika Serikat
menunjukkan terungkapn!a kasus sebagian besar berasal dari informasi pega.ai "*<%,E#%
melebihi peran media dan regulator "*AE# serta auditor "*;%*E#.
Sekalipun mungkin dapat diperdebatkan karena keluar dari tugas pokok dan fungsi
pega.ai 5JP sebagai aparat !ang mengemban tugas penerimaan negara% perlu dikaji upa!a 5JP
untuk mengambil peran lebih dalam kasus seperti ini karena bagaimanapun masih memiliki
rele8ansi. 4ntuk menumbuhsuburkan e(ternal .histleblo.ing di $ndonesia% sekalipun saat ini
telah berdiri 0embaga Perlindungan Saksi dan Korban "0PSK#% 5JP melalui Kementerian
Keuangan dapat mendorong terbitn!a regulasi Cmirip dengan Peraturan Pemerintan Nomor +*
tahun ,---D!ang pada pokokn!a menjadi pa!ung hukum berisi perlindungan dan pemberian
penghargaan bagi .histleblo.er kasus pajak.
Hal ini juga sekaligus menegaskan politi&al .ill 5JP dan Kementerian Keuangan dalam
upa!a pemberantasan tindak pidana perpajakan dan korupsi seperti !ang telah sangat baik
di&ontohkan oleh Sri Mul!ani saat masih menjabat Menteri Keuangan. Sebagai bentuk tanggung
ja.ab moral% 5JP juga dapat berkoordinasi dan mendorong aparat penegak hukum lainn!a untuk
menuntaskan dugaan tindak pidana pen&u&ian uang !ang dilakukan oleh Sukanto 1anoto
mengingat putusan MA dengan terdak.a Su.ir 0aut merupakan pembuktian predi&ate &rime.
1erakhir% kasus GAA sejatin!a merupakan momentum !ang dapat digunakan 5JP untuk
memulihkan &itra !ang beberapa kali terpuruk setelah kasus korupsi !ang melibatkan pega.ai
5JP. erbeda dengan pemberitaan tentang 5JP lainn!a% dalam kasus ini 5JP mendapatkan peran
protagonis. 5engan strategi komunikasi massa seperti blo. up media% dengan tetap
memperhatikan ketentuan perundang-undangan% keper&a!aan publik pada institusi ini akan
tumbuh dan pada akhirn!a memberikan kontribusi positif dalam penerimaan negara.
3. Kasus Pelanggaran Pajak ole Ga!us "a#buanan
1udingan adan!a praktek mafia hukum di tubuh Polri dalam penanganan kasus mone!
laundring oknum pega.ai pajak bernama Ga!us Halomoan 1ambunan semakin melebar. 1ak
han!a Polri dan para pen!idikn!a% Kejaksaan Agung dan tim jaksa peneliti pun turut gerah
dengan tudingan Susno 5uadji !ang mulai merembet ke mereka. Mereka "tim jaksa peneliti# pun
bersuara mengungkap kronologis penanganan kasus Ga!us% berikut adalah kronologis 8ersi tim
peneliti kejaksaan agung.
Kasus bermula dari ke&urigaan Pusat Pelaporan dan Analisis 1ransaksi Keuangan
"PPA1K# terhadap rekening milik Ga!us di ank Panin. Polri% diungkapkan )irrus Sinaga%
seorang dari empat tim jaksa peneliti% lantas melakukan pen!elidikan terhadap kasus ini. 1anggal
+ Fktober ,--< pen!idik areskrim Mabes Polri menetapkan Ga!us sebagai tersangka dengan
mengirimkan Surat Pemberitahuan 5imulain!a Pen!idikan "SP5P#.
5alam berkas !ang dikirimkan pen!idik Polri% Ga!us dijerat dengan tiga pasal berlapis
!akni pasal korupsi% pen&u&ian uang% dan penggelapan. GKarena Ga!us seorang pega.ai negeri
dan memiliki dana ?p. ,: miliar di ank Panin. Seiring hasil penelitian jaksa% han!a terdapat
satu pasal !ang terbukti terindikasi kejahatan dan dapat dilimpahkan ke Pengadilan% !aitu
penggelapann!a. $tu pun tidak terkait dengan uang senilai ?p.,: milliar !ang diributkan PPA1K
dan Polri itu. 4ntuk korupsin!a% terkait dana ?p.,: milliar itu tidak dapat dibuktikan sebab
dalam penelitian tern!ata uang sebesar itu merupakan produk perjanjian Ga!us dengan Andi
Kosasih. Pengusaha garmen asal atam ini mengaku pemilik uang senilai hampir ?p.,: miliar di
rekening ank Panin milik Ga!us.
GAda perjanjian tertulis antara terdak.a dan Andi Kosasih. 5itandatangani ,: Mei ,--@%H
kata dia. Menurut )irrus keduan!a a.aln!a berkenalan di pesa.at. Kemudian keduan!a
berteman karena sama-sama besar% tinggal dan lahir di di Jakarta 4tama. Karena pertemanan
keduan!a% Andi lalu meminta ga!us untuk men&arikan tanah dua hektar guna membangun ruko
di ka.asan Jakarta 4tara.
ia!a !ang dibutuhkan untuk pengadaan tanah tersebut sebesar 4S6 A juta. Namun Andi%
dikatakan )irus baru men!erahkan uang sebesar 4S6 ,.@*-.---. Andi men!erahkan uang
tersebut kepada Ga!us melalui transaksi tunai di rumah orang tua istri Ga!us lengkap dengan
k.itansin!a% seban!ak enam kali !aitu pada pada * juni ,--@ sebesar 4S6 <--.--- 4S dolar%
kemudian *: September ,--@ sebesar 4S6 A:-.---% ,+ Fktober ,--@ sebesar 4S6 ,A-.---% lalu
pada *- No8ember ,--@ sebesar 4S6 ,--.---% *- 5esember ,--@ sebesar 4S6 :--.---% dan
terakhir pada *A 3ebruari ,--< sebesar 4S6 7--.---.
GAndi men!erahkan uang karena dia per&a!a dengan Ga!us. Sementara untuk mone!
laundringn!a% dikatakan )irrus itu han!a tetap menjadi dugaan sebab Pusat pelaporan analisis
dan transaksi keuangan "PPA1K# sama sekali tidak dapat membuktikan uang senilai ?p ,:
milliar itu merupakan uang hasil kejahatan pen&u&ian uang "mone! laundring#. PPA1K sendiri
telah dihadirkan dalam kasus itu sebagai saksi. 5alam proses perkara itu% PPA1K tidak bisa
membuktikan transfer rekening !ang !ang diduga tindak pidana.
5ari perkembangan proses pen!idikan kasus tersebut% ditemukan juga adan!a aliran dana
senilai ?p 7+- juta di rekening lainn!a di bank )A milik Ga!us. 4ang itu diketahui berasal
dari dua transaksi dari P1.Mega )ipta Ja!a Garmindo. P1. Mega )ipta Ja!a Garmindo dimiliki
oleh pengusaha Korea% Mr. Son dan bergerak di bidang garmen. 1ransaksi dilakukan dalam dua
tahap !aitu pada * September ,--+ sebesar ?p *+- juta dan , Agustus ,--@ sebesar ?p ,-- juta.
Setelah diteliti dan disidik% uang itu diketahui bukan merupakan korupsi dan mone!
laundring juga. Gukan korupsi% bukan mone! laundering% tapi penggelapan pajak murni. $tu
uang untuk membantu pengurusan pajak pendirian pabrik garmen di Sukabumi. 1api setelah
di&ek% pemilikn!a Mr Son% .arga Korea% tidak tahu berada di mana. 1api uang masuk ke
rekening Ga!us. 1api tern!ata dia nggak urus "pajakn!a#. 4ang itu tidak digunakan dan
dikembalikan% jadi han!a diam di rekening Ga!us.
erkas P-*< dengan petujuk jaksa untuk memblokir dan kemudian men!ita uang senilai ?p
7+- juta itu. 5alam petunjukn!a itu% jaksa peneliti juga meminta pen!idik Polri menguraikan di
berkas a&ara pemeriksaan "AP# keterangan itu beserta keterangan tersangka "Ga!us 1
1ambunan#.
5ugaan penggelapan !ang dilakukan Ga!us itu% diungkapkan )irrus terpisah dan berbeda
dasar penanganann!a dengan penanganan kasus mone! laundring% penggelapan dan korupsi
senilai ?p ,: milliar !ang semula dituduhkan kepada Ga!us. )irrus dan jaksa peneliti lain tidak
men!inggung soal ?p ,: milliar lainn!a dari transaksi ?oberto Santonius% !ang merupakan
seorang konsultan pajak. Kejaksaan pun tak men!inggung apakah mereka pernah
memerintahkan pen!idik Polri untuk memblokir dan men!ita uang dari ?oberto ke rekening
Ga!us senilai ?p ,: juta itu.
Sebelumn!a% pen!idik Polri melalui AKP Margiani% dalam keterangan persn!a
mengungkapkan jaksa peneliti dalam petunjukn!a "P-*<# berkas Ga!us memerintahkan pen!idik
untuk men!ita besaran tiga transaksi men&urigakan di rekening Ga!us. Adapun tiga transaksi itu
diketahui berasal dari dua pihak% !aitu ?oberto Santonius dan P1. Mega Ja!a )itra 1ermindo.
1ransaksi !ang berasal dari ?oberto% !ang diketahui sebagai konsultan pajak bernilai ?p ,: juta%
sedangkan dari P1. Mega Ja!a )itra 1ermindo senilai ?p 7+- juta. 1ransaksi itu terjadi pada *@
Maret% *A Juni% dan *; Agustus ,--<.
4ang senilai ?p 7<: juta itu disita berdasarkan petunjuk dari jaksa peneliti kasus itu.
Penanganan kasus Ga!us sendiri bermula ketika PPA1K menemukan adan!a transaksi
men&urigakan pada rekening Ga!us 1 1ambunan. PPA1K pun meminta Polri menelusurin!a.
Kembali ke kasus% berkas Ga!us pun dilimpahkan ke pengadilan. GJaksa lalu mengajukan
tuntutan * tahun dan masa per&obaan * tahun%H. 5ari pemeriksaan atas pega.ai 5irektorat
Jenderal Pajak itu sebelumn!a% beredar kabar bah.a ada Ggu!uranH sejumlah uang kepada polisi%
jaksa% hingga hakim masing-masing ?p : miliar.
5iduga gara-gara itulah Ga!us terbebas dari hukuman. 5alam sidang di Pengadilan Negeri
1angerang% *, Maret lalu% Ga!us% !ang han!a dituntut satu tahun per&obaan% dijatuhi 8onis
bebas. GMengalirn!a "uang# belum kelihatan ke aparat negara atau ke penegak hukum%H kata
Iunus.
Namun% anehn!a penggelapan ini tidak ada pihak pengadun!a% pasaln!a perusahaan ini
telah tutup. Sangkaan inilah !ang kemudian maju kepersidangan Pengadilan Negeri 1angerang.
Hasiln!a% Ga!us di8onis bebas. G5i Pengadilan Negeri 1angerang% Ga!us tidak terbukti se&ara
sah dan me!akinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan. 1api kami akan ajukan
kasasi%H tandas )irrus. Sosok Ga!us dinilai amat berharga karena ia termasuk saksi kun&i dalam
kasus dugaan makelar kasus serta dugaan adan!a mafia pajak di 5itjen Pajak. elum diketahui
apakah Ga!us melarikan diri lantaran takut atau ada tangan-tangan pihak tertentu !ang
membantun!a untuk kabur supa!a kasus !ang membelitn!a tidak terbongkar sampai ke akarn!a.
Satgas Pemberantasan Mafia Hukum me!akini kasus Ga!us HP 1ambunan bukan han!a soal
pidana pengelapan melainkan ada juga pidana korupsi dan pen&u&ian uang. Ga!us diketahui kini
berada di Singapura. 5ia meninggalkan $ndonesia pada ?abu ,; Maret ,-*- melalui andara
Soekarno-Hatta. Namun dia pernah memberikan keterangan kepada Satgas kalau praktek !ang
dia lakukan melibatkan sekurangn!a *- rekann!a.
$migrasi elum 'ndus Posisi Ga!us% Ga!us 1ambunan hengkang ke Singapura pada ?abu
,; Maret. Namun posisi pastin!a saat ini belum terendus. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum
mengatakan kasus markus pajak dengan aktor utama Ga!us 1ambunan melibatkan sindikasi
oknum polisi% jaksa% dan hakim. Satgas menjamin oknum-oknum tersebut akan ditindak tegas
oleh masing-masing institusin!a% koordinasi perkembangan ketiga lembaga tersebut terus
dilakukan bersama Satgas. Ketiga lembaga tersebut sudah berjanji akan melakukan
proses internal. Kasus ini merupakan sindikasi "jaringan# antar berbagai lembaga terkait.
Perkembangan selanjutn!a kasus ini melibatkan susno duadji% rigjen 'dmond $l!as% rigjen
?aja 'risman. setelah 7 kali menjalani pemeriksaan% Susno menolak diperiksa Propam.
Sebabn!a% dasar aturan pemeriksaan sesuai dengan Pasal ;:% ;A% ;+% dan ;@ 44 No *- 1ahun
,--; tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan% Pasal ,: Perpres No $ 1ahun ,--+
tentang Pengesahan Pengundangan dan Pen!ebarluasan Peraturan% harus diundangkan menteri
dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM. Komisi $$$ 5P? Siap eri Perlindungan Hukum untuk
Susno.
Pada tanggal 7- Maret ,-*-% Polisi telah berhasil mendeteksi posisi keberadaan Ga!us di negara
Singapura dan kini tinggal menunggu koordinasi dengan pihak pemerintah Singapura untuk
memulangkan Ga!us ke $ndonesia. Polri mengaku tidak akan seenakn!a melakukan tindakan
terhadap Ga!us meski !ang bersangkutan telah diketahui keberadaann!a di Singapura.
Pada tanggal 7* Maret ,-*-% tim pen!idik 5i8isi Propam Polri memeriksa tiga orang sekaligus.
Selain Ga!us 1ambunan dan rigjen 'dmond $l!as% tern!ata rigjen ?aja 'risman juga ikut
diperiksa. Pemeriksaan dilakukan oleh tiga tim berbeda. 1im pertama memeriksa berkas lanjutan
pemeriksaan Andi Kosasih% tim kedua memeriksa adan!a keterlibatan anggota polri dalam
pelanggaran kode etik profesi% dan tim ketiga men!elidiki keberadaan dan tindak lanjut aliran
dana rekening Ga!us.
Pada tanggal + April ,-*-% Komisi $$$ 5P? mengendus% seorang jenderal bintang tiga di
Kepolisian diduga terlibat dalam kasus Ga!us P 1ambunan dan seseorang bernama S!ahrial
Johan ikut terlibat dalam kasus penggelapan pajak !ang melibatkan Ga!us 1ambunan% dari ?p,;
milliar !ang digelapkan Ga!us% ?p** milliar mengalir ke pejabat kepolisian% ?p: milliar ke
pejabat kejaksaan dan ?p; milliar di lingkungan kehakiman% sedangkan sisan!a mengalir ke para
penga&ara..
'fek berantai kasus Ga!us juga men!entuh istana. Presiden Susilo ambang Iudho!ono
meminta Satgas Anti Mafia Hukum untuk mengungkap kembali kasus antuan 0ikuiditas ank
$ndonesia "0$#. SI menduga dalam kasus tersebut terdapat mafia hukum