Вы находитесь на странице: 1из 3

CROSSPLOT PERMEABILITAS DAN POROSITAS

RUMUS
y = 0.0298e
33.324x

R = 0.7206
PERHITUNGAN PERMEABILITAS
e

Perm
-0.030 0.0298e
33.324x
0.01
0.089

0.58
-0.099

0.00
0.030

0.08
0.231

66.71
0.236

78.07
0.299

637.21
0.299

633.56
0.385

11054.48
0.352

3723.39
0.267

219.04
0.133

2.48
-0.263

0.00



1
10
100
1000
0.000 0.050 0.100 0.150 0.200 0.250 0.300 0.350
P
e
r
m
e
a
b
i
l
i
t
a
s

Porositas
Cross plot
POST TEST
PENENTUAN PERMEABILITAS
1) Dengan permeameter, suatu alat pengukur yang mempergunakan gas.
2) Dengan penaksiran kehilangan sirkulasi dalam pemboran.
3) Dari kecepatan pemboran
4) Berdasarkan test produksi terhadap penurunan tekanan dasar lubang (bottom-hole pressure-
decline).

HUBUNGAN POROSITAS DAN PERMEABILITAS
Permeabilitas didefinisikan sebagai ukuran media berpori untuk meloloskan/melewatkan fluida. Apabila
media berporinya tidak saling berhubungan maka batuan tersebut tidak mempunyai permeabilitas. Oleh
karena itu ada hubungan antara permeabilitas batuan dengan porositas efektif.
Biasanya penambahan porositas diikuti dengan penambahan permeabilitas.
Batuan yang tua dan kompak porositas dan permeabilitasnya kecil.
Dolomitisasi menambah nilai porositas dan permeabilitas.
Permeabilitas dipengaruhi juga oleh besar, bentuk dan hubungan antar butir.
Mungkin sekilas kita bisa menarik kesimpulan bahwa semakin besar porositas maka permeabilitas akan
semakin tinggi. Ternyata tidak semudah itu. Batuan yang memiliki pori besar sekalipun ternyata bisa
memiliki permeabilitas yang rendah. Artinya, tidak selalu semakin besar porositas, permeabilitas juga
semakin tinggi. Logikanya, apabila rongga pada batuan tidak saling terhubung atau hanya sedikit saja
yang saling terhubung, maka permeabilitasnya akan rendah. Akan tetapi, kedua parameter ini saling
mempengaruhi aliran fluida yang melewatinya.








KLASIFIKASI PERMEABILITAS
Depth Perm

3426-3428 0.01 ketat (tight)
3428-3430 0.58 ketat (tight)
3430-3432 0.00 ketat (tight)
3432-3434 0.08 ketat (tight)
3434-3436 66.71 baik (good)
3436-3438 78.07 baik (good)
3438-3440 637.21
baik sekali (very
good)
3440-3442 633.56
baik sekali (very
good)
3442-3444 11054.48
baik sekali (very
good)
3444-3446 3723.39
baik sekali (very
good)
3446-3448 219.04
baik sekali (very
good)
3448-3450 2.48 ketat (tight)
3450-3452 0.00 ketat (tight)

TUJUAN
1. Menentukan OOIP (original oil in place).
2. Menentukan probable recovery / recovery factor.
3. Mengambil keputusan apakah minyak yang terdapat pada reservoir tersebut layak diproduksi atau
tidak dilihat dari segi ekonomi.
4. Mengetahui posisi kedalaman reservoir.
5. Menentukan jenis batuan.
6. Menentukan kemungkinan susunan butir pada batuan reservoir.
7. Menentukan cadangan potensial dari sutau reservoir minyak/gas.
8. Menentukan selang waktu untuk perforasi atau acidizing.