You are on page 1of 9

Pengembangan Mesin Pemotong Lidi Tirai Bambu

Oleh:
Saeful Mikdal
Abstrak
Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan mesin pemotong lidi untuk
produk kerajinan tirai bambu (dalam bahasa Jawa dinamai kere). Pada dasarnya
proses pembuatan mesin adalah merenovasi mesin yang ada, sehingga dihasilkan
mesin pemotong yang sesuai dengan kebutuhan pengrajin. Keuntungan yang
diperoleh oleh pengrajin adalah akan diperoleh mesin yang siap digunakan untuk
proses produksi.
Proses pembuatan dilaksanakan dengan langkah-langkah identi!ikasi
kebutuhan, peren"anaan, pembuatan mesin, dan pengujian !ungsional mesin. #ahan
yang digunakan adalah pipa baja pro!il persegi ukuran $%, pipa baja pro!il siku &%,
pipa pro!il silindris diameter '%, baja poros diameter (%,dan plat stainless steel tebal
(,' mm. Proses pengerjaan menggunakan mesin las listrik,mesin gergaji, mesin
bubut, dan mesin bor.
)asil yang diperoleh berupa mesin pemotong lidi untuk memotong lebar dari
tirai bambu dengan ukuran P*+*T sebesar ((', "m * (-, "m * ., "m) dengan
kapasitas lebar pemotongan /, "m sampai dengan (,, "m. 0esin yang dihasilkan
bisa digunakan untuk memotong lebar tirai bambu dengan kemampuan (, tirai
bambu per jam termasuk proses setingnya. Pengoperasian mesin bisa
menggunakan tenaga manusia (dengan tangan) atau dengan motor listrik.
Kata kun"i mesin pemotong, lidi, tirai bambu
1
PENDAHLAN
A!Latar Belakang
Pembuatan alat bantu atau mesin untuk memper"epat proses pengerjaan
produk kerajinan bambu sangat diperlukan oleh para pengrajin ke"il dan menengah
di 1ogyakarta. 2alaupun kebanyakan bambu digunakan sebagai bahan bangunan ,
tetapi penggunanan bambu untuk kerajinan dan kebutuhan rumah tangga juga
sangat banyak dijual di super market, Pembuatan kerajinan bambu pada saat ini
lebih banyak mengandalkan keterampilan tangan pada waktu menyiapkan bahan,
proses pengerjaan, maupun pada saat pengerjaan akhir suatu produk kerajinan.
Pengrajin Karti 3ji di daerah 0inggir, 4leman 1ogyakarta, pada saat ini banyak
menghasilkan produk kerajinan dari bahan baku bambu (produk yang dihasilkan bisa
dilihat di web yang telah dikembangkan oleh tim pengabdi dari 561 dan 7P'0 7ikti
yaitu di www.kartiaji."om ).
B!"umusan Masalah
Pada saat ini andalan produk yang dibuat di Karti 3ji adalah tirai bambu.
#eberapa masalah dihadapi pada saat pembuatan produk tirai bambu (dalam
bahasa Jawa disebut kere). 0asalah tersebut adalah pada saat penyiapan bahan
yaitu keseragaman bentuk lidi dan kehalusan permukaannya, masalah keseragaman
panjang lidi ketika dianyam, dan proses pemotongan lebar tirai bambu setelah
selesai dianyam. Pada pelaksanaan pengabdian ini akan dipe"ahkan masalah
terakhir yaitu pemotongan lebar tirai bambu agar produk yang dihasilkan seragam
ukuran lebarnya dan "epat proses pemotongannya. Proses pemotongan produk
tersebut dilaksanakan dengan mesin pemotong lidi (selanjutnya dalam pembahasan
ini dinamakan mesin pemotong).
#!Tu$uan
3dapun tujuan pengembangan mesin pemotong sebagai berikut
( 0emper"epat proses pengerjaan produk kerajinan bambu sangat diperlukan
oleh para pengrajin ke"il dan menengah.
' produk yang dihasilkan seragam ukuran lebarnya dan "epat proses
pemotongannya.
2
D!Metode
4esuai dengan kesepakatan dengan #apak Pariyo, pemilik 5K0 Karti 3ji,
akan dibuat mesin pemotong lidi. 0esin yang dimiliki sekarang hanya bisa
memotong kere dengan lebar antara 8, "m sampai dengan -, "m, padahal
kebutuhannya adalah mesin yang mampu memotong kere dengan lebar antara /,
"m sampai dengan (,, "m. #ertolak dari kebutuhan tersebut, maka tujuan kegiatan
pengembangan ini adalah membuat mesin pemotong. 0esin ini dibuat dengan "ara
merenovasi mesin yang ada, sehingga dihasilkan mesin pemotong yang sesuai
dengan kebutuhan pengrajin. Keuntungan yang diperoleh oleh pengrajin adalah akan
diperoleh mesin yang siap digunakan untuk proses produksi. Keuntungan yang
diperoleh pengembang adalah dapat membantu pengrajin memperbaiki mesin yang
tidak digunakan karena spesi!ikasi tidak sesuai menjadi mesin yang siap digunakan
sesuai dengan spesi!ikasi produk yang diinginkan.
3
LANDASAN TEO"%
%dentifikasi kebutuhan
0esin pemotong yang akan dibuat adalah modi!ikasi mesin yang sudah ada
atas ijin pemilik Karti 3ji. 9ambar mesin lama dan nama bagian-bagiannya yang
sedang diobservasi dan diukur adalah seperti 9ambar (.
9ambar (. 0esin pemotong yang lama yang akan direnovasi sedang diobservasi
dan diukur.
0esin tersebut di atas selama ini tidak digunakan karena lebar pemotongan kurang
sesuai dengan spesi!ikasi yang diinginkan oleh pengrajin. #erdasarkan hal tersebut,
tim pengabdi dengan pengrajin bersepakat untuk memodi!ikasi mesin tersebut
dengan data hasil identi!ikasi kebutuhan sesuai dengan Tabel (.
Tabel (. :en"ana dimensi mesin yang diharapkan berdasarkan identi!ikasi
kebutuhan
S&esifikasi tama A'al (ang Dihara&kan
Kapasitas lebar
pemotongan
8, sampai -, "m /, sampai (,, "m
7imensi keseluruhan
mesin (P*+*T)
(', "m * (,, "m * ., "m (', "m * (-, "m * ., "m
#erat 0esin -
0enyesuaikan dengan
dimensi mesin yg baru
4
Poros
pisau
pemotong
Roda
gigi dan
puley
transmisi
Roll
penggerak
Meja untuk
jalannya benda
yg dipotong
Pengatur
kedudukan
pisau
7ioperasikan dengan 0otor listrik 0anual dan motor listrik
Pisau pemotong
#aja karbon berbentuk
piringan
Pisau pemotong yang
lama masih digunakan
Peren)anaan &embuatan mesin &emotong
#erdasar identi!ikasi kebutuhan tersebut di atas kemudian diren"anakan
pembuatan ran"angan produk berupa mesin pemotong. ;ara pengoperasian mesin
pemotong masih menggunakan "ara pengoperasian mesin yang lama ditambah
dengan pengoperasian dengan manual. Pengoperasian dengan tangan memerlukan
engkol dan handel. Proses peren"anaan mesin pemotong dipaparkan dengan
langkah-langkah sebagai berikut.
5
<denti!ikasi Kebutuhan
Peren"anaan mesin pemotong
Pengukuran
Peren"anaan kebutuhan bahan
Peren"anaan #iaya
Pembuatan gambar kerja= gambar sketsa
produk
Peren"anaan proses produksi dan mesin yang
digunakan
Pembuatan mesin
pemotong
>inishing mesin
pemotong
Pengujian Produk
4elesai
Proses Pembuatan
Proses pembuatan mesin diawali dengan pembongkaran mesin lama,
pembelian bahan sesuai kebutuhan, pemotongan bahan, merangkai bagian-bagian
dengan proses pengelasan dan pengikatan dengan mur dan baut, serta pengujian
!ungsional hasilnya. Proses tersebut dilaksanakan di bengkel >abrikasi >akultas
Teknik 561. Peralatan yang digunakan dalam proses pengerjaan adalah mesin las
listrik, mesin gergaji, mesin bubut, dan mesin bor. Pengerjaan tersebut dilaksanakan
pada bulan Juni ',(, sampai dengan bulan 3gustus ',(,.
)asil pembuatan mesin pemotong tersebut dan nama bagian-bagiannya
dapat dilihat pada 9ambar ', 9ambar ? dan 9ambar 8.
9ambar '. 0esin pemotong tampak depan
9ambar ?. 9ambar mesin pemotong tampak samping
6
Rol penarik
Setelan Rol
penarik
Rangka
Pisau pemotong
Penyetel jarak poros
pisau pemotong
Penyetel jarak rol penarik
Engkol untuk
menjalankan mesin
secara manual
Pulley yang bisa
diubungkan dgn
motor listrik
PEMBAHASAN
Pengoperasian mesin pemotong dan pengujian !ungsional bagian-bagiannya
sangat sederhana dan dapat dilakukan oleh seseorang tanpa memerlukan
keterampilan khusus. ;ara pengoperasian mesin pemotong dan pengujian
!ungsional mesin pemotong tersebut adalah sebagai berikut
() +akukan penyetelan jarak rol dengan meja stainless steel. 4etting :ol
pemegang dilakukan dengan memutar setelan jarak rol disesuaikan dengan
tebal tirai bambu yang dipotong. 4etelan diatur dengan "ara memutar handel
kekanan atau kekiri (berarti rol turun atau naik).
') +akukan penyetelan jarak rol penarik atas dan bawah. :ol yang bisa diatur
adalah rol atas. 4etting roll penarik dilakukan dengan memutar setelan jarak
rol disesuaikan dengan tebal tirai bambu yang dipotong.
?) Penyetelan jarak pisau pemotong ada dua ma"am, yaitu jarak antar sumbu
pisau (poros pisau pemotong) dan jarak menyamping antar pisau. 5ntuk
menyetel jarak poros pisau ( dan poros pisau ' dilakukan dengan setelan
jarak poros (hanya poros pisau yang atas yang bisa diatur).
8) Penyetelan lebar pemotongan dan jarak pisau arah menyamping dilakukan
dengan mur penyetel. Jarak pisau disesuaikan dengan ketebalan benda yang
akan dipotong (di"oba dahulu dengan dua atau tiga buah benda yang akan
dikerjakan dengan menjalankan mesin se"ara manual). 4upaya posisi pisau
"ukup kuat maka ketika posisi pisau sudah berhasil memotong benda yang
di"oba, mur penyetel diken"angkan menggunakan kun"i inggris.
@) 4etelah jarak dua poros pisau dan jarak pisau diseting, maka di"oba
memotong benda (satu buah tirai bambu) dengan menjalankan mesin se"ara
manual.
!
-) 3pabila hasil pemotongan belum bagus, maka dilakukan setting lagi seperti
pada langkah nomer 8.
.) 3pabila hasil pemotongan sudah bagus, maka proses pemotongan untuk tirai
bambu berikutnya bisa dilakukan.
0esin pemotong ini perlu dirawat se"ara rutin terutama dijaga kebersihannya.
)al- hal yang perlu diperhatikan adalah
() #ersihkan mesin setelah digunakan
') #ersihkan pisau pemotong setelah digunakan
?) +umasi bantalan pendukung semua poros (poros pisau, dan poros rol)
dengan menggunakan vaselin
8) 3pabila ada bagian sambungan yang kurang ken"ang (yang dirangkai
dengan baut dan mur), segera ken"angkan dengan menggunakan peralatan
yang sesuai (kun"i pas, obeng, dan sebagainya)
*ES%MPLAN
)asil yang diperoleh dalam kegiatan pengabdian ini adalah berupa mesin
pemotong lidi untuk memotong lebar dari tirai bambu dengan ukuran P*+*T ((', "m
* (-, "m * ., "m) dengan kapasitas lebar pemotongan /, "m sampai dengan (,,
"m. 0esin yang dihasilkan bisa digunakan untuk memotong lebar tirai bambu
dengan kemampuan (, tirai bambu per jam termasuk proses setingnya.
Pengoperasian mesin bisa menggunakan tenaga manusia (dengan tangan) atau
dengan motor listrik. Penerapan mesin pemotong ini selain memper"epat proses
pemotongan juga mempunyai nilai lebih dalam hal keseragaman panjang lidi, tingkat
kehalusan permukaan ujung lidi, dan e!isiensi tenaga kerja.
"
DA+TA" PSTA*A
9unawan.(',,A). Kajiam Sifat-sifat Finishing Anyaman Bambu Tali
(Gigantochloa apus (J.A & J. H. Schultes) Kurz). Laporan Skripsi. IPB: Bogor
0arBuamin, 3 .(2!). Analisa Sifat-sifat Fisik dan Mekanik
Material Bambu yang Paling Banyak Dipakai dan
Maoritas Terdapat di Jawa Timur sebagai Elemen
Bangunan. Tesis. TS ! Surabaya
Prihtiyani,C.(',(,). Kerajinan Bambu Tembus Supermarket, +aporan wartawan
KD0P34, Jumat, '? 3pril ',(,.
"i'a,at Penulis
4ae!ul mikdal. +ahir di Panumbangan ;iamis, (A 3gustus (AA?. 3lumni 40K6 '
KDT3 T34<K03+313 ',(', yang beralamat di 7sn Pari '/=,A Payungsari,
Panumbangan ;iamis.
#