You are on page 1of 4

Abstrak

Artikel ini bertujuan mengkaji perkembangan Ilmu Administrasi Negara yang di awali oleh
beberapa teori dan konsep, Administrasi Negara terus berkembang. Administrasi sudah
mulai dikenal pada abad ke 15 di athena. Kemudian pada abad ke 19 Administrasi Negara
mengalami perkrmbangan yang sangat cepat di negara negara maju di benua Amerika dan
Eropa. Banyak persoalan persoalan yang muncul dalam perkembangan Administrasi.
Kemudian mulai muncul paradigma, konsep dan teori yang disampaikan oleh para ahli,
salahsatunya muncul 5 paradigma menurut Nicholas Henry.dan Administrasi berkrmbang
kemjadi Ilmu Administrasi dan terus berkrmbang hingga saat ini.

This article aims at studying the development of Public Administration starting by some
theories and concepts, the Public Administration continues to grow. Administration already
becoming known in the 15th century in Athens. Then in the 19th century the Public
Administration has developed very rapidly in the developed countries in the Americas and
Europe. Many problems that arise in the development problems Administration. Then start up
paradigms, concepts and theories presented by experts, salahsatunya appeared five
paradigms by Nicholas Henry.dan berkrmbang kemjadi Administration and Administrative
Sciences berkrmbang continues to this day.




Key Words: paradigm, public, and theory.






1. Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
Ilmu administrasi Negara berawal dari tuliasan Woodrow Wilson yang berjudul The
Study of Administration pada tahun 1887 di Amerika Serikat. Tulisan ini sempat
menggegerkan publik Amerika Serikat dan sejak saat itu berkembang sampai ke seluruh
dunia. Pada tahun 1900an, Administrasi Negara berkembang pesat di negara negara maju
seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia dan Selandia Baru. Pada saat itu
Administrasi Negara tidak begitu muncul atau intens di negara negara berkembang.
Setelah itu, muncul berbagai teori, konsep, dan paradigma tentang Administrasi Negara
. banyak bermunculan teori teori kontemporer yang menambahkan teori atau mengkritik teori
dalam administrasi negara. Perkembangan ini adalah sesuatu yang wajar mengingat Ilmu
Administrasi Negara adalah cabang Ilmu yang baru dan merupakan bagian dari ilmu sosial
yang memiliki karakteristik yang dinamis, tidak seperti halnya ilmu-ilmu alam yang
cenderung pasif.

1.2 Rumusan Masalah
Perbandingan dan pengembangan administrasi negara
Masalah teori Administrasi Negara
Pengertian teori Administrasi Negara
Macam macam teori Administrasi Negara oleh para ahli
2. Isi
2.1 Pengertian
Menurut Prajudi Atmodirjo, Administrasi Negara adalh disiplin ilmu social yang
secara khas mempelajari administrasi sebagai salah satu fenomena masyarakat modern.
Dan menurut Modenan Sosromidjojo, Administrasi Negara adalah administrasi yang
menyangkut tata usaha aturan aturan mengenai pelaksanaan meliputi 3 bidang urusan yang
bersifat umum dan penting yang terdapat di tiap tiap kantor, instansi atau paham yang
mengenai urusan umum dan penting yang terdapat di tiap tiap kantor, instansi atau badan
yang mengenai urusan keuangan dan kepegawaian.sedangkan William A Newman
menyebutkan administrative action techniques of organization and management.
Dari berbagai macam pegertian yang disampaikan oleh para ahli, dapat dikemukakan
bahwa administrasi Negara adalah: administrasi adalah suatu proses kerja sama, dilaksanakan
secara berkelompok dan memiliki tujuan bersama untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
2.2 Studi Perbandingan dan Pengembangan
1. Administrasi Pemerintah Daerah berusaha menganalisis pemerintah daerah sebagai
fenomena ad inistrasi, sebagai satu bagian penting dalam kehidupan kenegaraan, di mana
sistem administrasi pemerintah daerah amat dipengaruhi oleh faktor-faktor situasional
faktor-faktor lingkungan.
2. Perbandingan Administrasi Negara sebagai pendatang baru dalam dunia akademik
kelahirannya didorong untuk mencapai dua tujuan sekaligus, yakni: untuk memberikan
bobot ilmiah bagi administrasi negara, dan untuk membuat agar semua program bantuan
teknis berhasil.
3. Kegiatan-kegiatan dalam rangka studi Organisasi dan Metode meliput tiga hal berikut:
penyelidikan organisasi, penyempurnaan metode, dan penelaahan tata ruang.
4. Usaha pengembangan/pelembagaan organisasi adalah suatu usaha untuk memperbaiki
efektivitas dan kesehatan organisasi dengan menggunakan ilmu dan pengetahuan perilaku.
Pengembangan/pelembagaan organisasi dipandang sebagai analisis segi kemanusiaan
dalam seluruh kehidupan organisasi.
5. Perkembangan masyarakat yang semakin kompleks mendorong tumbuhnya studi
administrasi terhadap bidang-bidang khusus. Tujuannya adalah untuk lebih meningkatkan
efektivitas dan efisiensi organisasi.

2.3 MASALAH TEORI ADMINISTRASI NEGARA
2.3.1 Pengertian Teori Administrasi Negara
1. Yang dimaksudkan dengan teori administrasi negara adalah serangkaian usaha untuk
melakukan konseptualisasi mengenai apakah yang dimaksudkan dengan administrasi
negara, bagaimana caranya memperbaiki hal-hal yang dikerjakan oleh administrasi negara,
bagaimana menentukan apa yang harus dikerjakan oleh administrator publik, mengapa
orang berperilaku tertentu dalam suatu situasi administrasi, dan dengan cara apakah
aparatur pemerintah disusun dan dikoordinasi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah
ditentukan sebelumnya.
2. Salah satu alasan utama mengapa orang mempersoalkan status keilmuan administrasi
negara, adalah karena administrasi negara tidak mempunyai inti-teoritis. Banyak teori dalam
administrasi negara, tetapi tidak ada teori dari administrasi negara.
3. Para praktisi menggunakan teori administrasi dalam kerangka untuk memberikan rasionale
(alasan) dari kegiatan praktis mereka dan untuk membenarkan praktek administrasinya.
4. Administrasi negara baru saja, secara sistematik, mengembangkan teori-teorinya. Arti
pentingnya teori administrasi negara terlihat dari kegunaannya untuk meramalkan dan
menerangkan gejala administrasi.
2.3.2 Jenis-jenis Teori Administrasi Negara
1. Ada berbagai macam teori administrasi negara yang dikemukakan oleh para ahli. Misalnya
yang diajukan oleh:
a) William L Morrow, yang menyebutkan teori administrasi negara terdiri dari:
1. teori deskriptif
2. teori preskriptif
3. teori normatif
4. teori asumtif
5. teori instrumental

b) Stephen P. Robbins, yang mengajukan lima teori administrasi, sebagai berikut:
6. teori hubungan manusia
7. teori pengambilan keputusan
8. teori perilaku
9. teori sistem
10. teori kontingensi


c) Stephen K. Bailey, mengajukan empat teori administrasi negara, sebagai berikut:
11. teori deskriptif
12. teori normatif
13. teori asumtif
14. teori instrumental
2. Empat kategori teori administrasi negara yang dikemukakan oleh Bailey, diangkat dari
upaya-upaya yang telah dilakukan untuk memperbaiki proses pemerintahan. Setiap kategori
teori tersebut mempunyai pusat perhatian yang berbeda satu sama lain. Teori deskriptif
berkaitan dengan soal apa dan mengapa; teori normatif berkenaan dengan soal apa
yang seharusnya dan apa yang baik; teori asumtif berhubungan dengan soal pre-
kondisi dan kemungkinan-kemungkinan; sedangkan teori instrumental berkenaan
dengan soal bagaimanadan kapan.

3. Penutup

3.1 Kesimpulan
Konsep dan teori Administrasi berkembang dengan sangat pesat. . Dari segi
keilmuwan, wacana keilmuwan administrasi negara di beberapa negara maju dan di Indonesia
mengalami perkembangan yang sangat pesat pula. Namun, kita masih banyak memakai teori-
teori dari luar untuk membentuk teori. Salah satu teori administrasi negara yang menjadi
mainstream adalah teori kebijakan publik.
Ada beberapa paradigma yang muncul antara lain paradigma yang dikemukakan oleh
Nicholas Henry dan Denhardt. Banyak pula teori teori dan konsep konsep yang bermunculan
melalui perguruan tinggi perguruan tinggi di berbagai negara terutama yang mengadakan
study Administrasi negara. Hal tersebut yang membuat perkembangan Administrasi Negara
begitu pesat.
Sampai sekarang, perkembangan administrasi negara masih berjalan, terutama di
indonesia. Banyak para ahli yang memunculkan teori teori dan konsep konsep baru dalam
bidang ilmu Administrasi Negara sehingga Ilmu ini dapat diterapkan pada instansi instansi
pemerintahan maupun swasta. dan Ilmu Administrasi Negara akan terus berkemnang
mengikuti perubahan zaman.