You are on page 1of 2

25

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan
Setelah melakukan Kerja Praktek di UPT. Kemetrologian
Surabaya dengan tera dan tera ulang timbangan meja di Bagian
Unit pelaksaan teknis diseksi UAPV untuk mempelajari metode
tera dan tera ulang dengan menggunakan Syarat teknis
Timbangan Bukan Otomatis merupakan pedoman bagi petugas
dalam melaksanakan tera dan tera ulang Timbangan Bukan
Otomatis serta pengawasan Timbangan Bukan Otomatis, guna
meminimalisir penyimpangan penggunaan Timbangan Bukan
Otomatis dalam transaksi massa serta upaya perwujudan tertib
ukur sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2
Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

4.2 Saran
Berdasarkan pengalaman penulis dalam kerja praktek di UPT.
Kemetrologian Surabaya, saran yang dapat diberikan antara lain :
1. Sebaiknya jadwal petugas tera dan tera ulang harus tercantum
pada pengumuman di mading kantor sebelum petugas tera dan
tera ulang berangkat kerja, karena beberapa peserta didik kerja
praktek mengalami kesulitan untuk mencari petugas yang hari
itu akan melaksanakan tera luar kantor.
2. Pada alat yang digunakan untuk peneraan seperti bejana, anak
timbangan dan yang lainnya alangkah baiknya dilakukan
perawatan dan kalibrasi ruti setiap bulan atau tahun sesuai
ketentuannya, agar tidak menyulitkan bila terjadinya error alat
standar yang digunakan.





26

















Halaman ini sengaja dikosongkan