You are on page 1of 33

Road Map dan Strategi Penelitian

PENGEMBANGAN TOOLS DAN KERANGKA


SISTEM MASHUP INDEKS SITASI
HASIL KARYA AKADEMIK INDONESIA
BERBASIS OPTIMISASI MESIN PENCARI:
UPAYA SOSIALISASI MASYARAKAT ILMIAH INFORMASI BERCIRI
KEMAMPUAN MENJADI MASYARAKAT PENGUNGGAH (UPLOADING
SOCIETY)
Dr. Ir. Riri Fitri Sari MM MSc
Universitas Indonesia

Pemaparan Rencana Kegiatan
Hibah Kompetensi DIKTI 2008
Hotel Sheraton
25-26 Agustus 2008
Abstrak
Diperlukannya sistem Mashup berbasis Web 2.0 untuk membantu
memberikan informasi indeks sitasi hasil karya akademik dalam
bahasa Indonesia berbasis optimisasi penggunaan sistem pencari.
Sikap menjaga kerapihan data dan menjaga hasil karya akademis
yang telah dimiliki oleh staf akademik dan peneliti di Indonesia,
dengan memberikan tempat bagi para penulis tersebut untuk
menyimpan hasil karyanya di Internet.
Metodologi -> siklus hidup perangkat lunak: analisa kebutuhan
pengguna, membuat disain aplikasi, implementasi sistem, testing,
sosialisasi sistem, dan evaluasi.
Tren Weblog personal dosen, adanya digital online index, dan
dijitalisasi perpustakaan-perpustakaan di Indonesia, adanya jurnal
terakreditasi yang mulai berbentuk dijital
Antisipasi dengan terbentuknya sistem yang membantu memberikan
penghargaan pada penulis dengan makin banyaknya sitasi yang
diketahui dari tulisan tersebut.
Dunia yang semakin datar ini membuat sivitas akademika menjadi
semakin yakin untuk berbagi karena makin banyak disitir, semakin
menjadi penghargaan bagi para peneliti Indonesia.
Pendahuluan
Berkembangnya infrastruktur teknologi informasi dan
fasilitas yang disediakannya seperti adanya mesin pencari
dan mesin pembuat indeks, membuat seluruh informasi
yang ada di dunia dapat dicari dan dimanfaatkan bagi
pengguna Internet.
Dunia yang semakin terbuka dengan informasi, dengan
konsep dasar dimana informasi dan ilmu pengetahuan
adalah sesuatu yang sangat berharga jika dapat
bermanfaat dan dibagi dengan orang lain didunia.
Internet yang semakin berkembang dengan munculnya
Web 2.0
Democracy 2.0 yang berbasis pada konsep lanjutan dari
perkembangan masyarakat informasi baru yang ciri
khasnya adalah bukan hanya mendapatkan informasi
(pengunduh - downloading society) namun menjadi
penyedia informasi (pengunggah uploading society).

Latar Belakang
Internet yang semakin berkembang dengan munculnya Web 2.0
Democracy 2.0 yang berbasis pada konsep lanjutan dari perkembangan
masyarakat informasi baru. Ciri khasnya adalah bukan hanya downloading
society namun menjadi uploading society.
Kondisi dunia yang semakin datar. Kedudukan dan otoritas keberadaan
informasi berpindah bukan hanya pada orang-orang, situs-situs atau menara
gading keilmuan saja -> berpindah pada tempat yang dapat menyediakan
informasi terkini sebanyak mungkin dengan analisa yang sebaik mungkin.
Penjurian tentang kebenaran suatu informasi ada ditangan pengunduh
informasi.
Kedalaman analisis dan ketajaman evaluasi adalah berbasis pada hasil karya
yang telah dilakukan terdahulu dan disitasi lebih lanjut.
Munculnya kebanggaan jika suatu hasil karya disitasi pada hasil karya
akademik lainnya, yang berarti telah diakuinya dan diacunya suatu hasil karya
untuk menjadi suatu milestone (jejak kemajuan) dari suatu hasil karya.
Terdapat berbagai tools indeks sitasi yang ada di Internet yang menyimpan
rekam jejak hasil karya yang dapat dikategorikan sebagai hasil karya sivitas
akademika. Diantaranya adalah google scholar, citeseer, web of science,
scopus, RePec,dan pengindeksan lainnya, yang mengindeks hasil karya dalam
bentuk softcopy yang kebanyakan merupakan hasil karya berbahasa Inggris
dan berstandar hasil karya penelitian internasional.
Organisasi profesi internasional: IEEE dan ACM.
Indeks Sitasi dan Kondisi
Indonesia
Indeks sitasi internasional: Hasil karya yang berstandard internasional,
berskala kemajuan teknologi yang menjadi pengubah dunia. Untuk mencari
hasil karya yang telah dimuat disini, biasanya dapat disearch lewat mesin
pencari dunia walaupun untuk mengaksesnya perlu password, kebanyakan
berbayar.
Kondisi di Indonesia, para peneliti/akademisi perlu untuk mendapat
informasi terkini, misalnya untuk hasil karya yang telah dihasilkannya,
berapa jumlah peneliti atau acuan dalam artikel/hasil karya ilmiah lainnya
yang mengacunya.
Berbagai tempat di Internet telah disediakan secara cuma-cuma untuk
menampilkan informasi yang lengkap seperti yang ada di ensiklopedia yang
dapat diupdate oleh semua orang (dengan catatan bahwa yang melakukan
perbaikan dan tambahan informasi tercatat IP addressnya, kapan diupdate.
Wikipedia tempat kompilasi berbagai informasi yang ada sangat bermanfaat,
walaupun kebenaran informasi yang ada didalamnya belum dapat
ditentukan, karena bias informasi dan sudut pandang sangat menentukan
(sifat netral, tidak memihak)
Teknologi Web dan Impact Factor
Penelurusan pustaka di Internet perlu untuk memastikan
kualitas referensi yang baik. Open access jurnal dan jurnal
yang berbayar telah banyak disediakan di Internet dan
layanan cyber library banyak yang disediakan oleh
Perpustakaan Universitas untuk memastikan bahwa sivitas
akademika mendapatkan sumber data terkini.
Teknologi Web 2.0: bermanfaat, biaya rendah dan dapat
diterapkan pada produk dan layanan yang sekarang ada
(non-web 2.0), kontribusi pemakai pada sistem. Search
Engine Optimisation (SEO) lebih baik dengan mekanisme
delivery Web 2.0 (Blogs dan RSS) meningkatkan ekspos
mesin pencari (terdistribusi).
Impact Factor: Faktor pengaruh sebuah jurnal, hasil
perhitungan yang misalnya dilakukan Thomson Scientific
untuk journal-journal yang diindeks. Rata-rata jumlah sitasi
dari sebuah artikel

scientists
Local
Web
Repositories
Digital
Libraries
Graduate
Students
Undergraduate
Students
Virtual Learning
Environment
Technical
Reports
Reprints
Peer-
Reviewed
Journal &
Conference
Papers
Preprints
&
Metadata
Certified
Experimental
Results & Analyses
experimentation
Data, Metadata
Provenance
Workflows
Ontologies
Proses Sosial dari
Ilmu Pengetahuan
Definisi (source: Wikipedia)
Mashup:
Mashup adalah teknologi untuk pembuatan aplikasi web yang
mengkombinasikan data dari lebih dari satu sumber ke satu
tool terintegrasi.
Indeks Sitasi:
Indeks sitasi adalah indeks dari sitasi atnara publikasi-
publikasi, yang memungkinkan pemakai untuk secara mudah
menentukan dokumen mana yang muncul belakangan yang
mensitasi dokumen terdahulu.
Workflow (Alur Kerja):
Workflow (alur kerja) adalah gambaran dari urutan operasi,
yang dideklarasikan sebagai kerja dari seseorang, kerja dari
mekanisme yang sederhana atau kompleks, hasil kerja dari
suatu organisasi dari staff atau mesin. Alur kerja dapat dilihat
sebagai abstraksi dari kerja sebenarnya, yang terpisah-pisah
dalam berbagi pekerjaan, pemisahan kerja, atau tipe urutan
apapun.
Indeks Sitasi
1960: Eugene Garfield dari Institute of Scientific
Information (ISI)-> Science citation index (SCI),
social sciences citation index (SSCI), Arts and
Humanities Citation Index (AHCI).
Publish or perish: Citation Index.
Road Map Kegiatan
Dalam penelitian yang akan dilakukan nanti, akan digali lebih lanjut dari
sejarah sitasi di Indonesia, indeks sitasi, referensi dan sejarah mesin
pencari (search engine), arsip dan sitasi di Indonesia.
Penyediaan ruang di Internet bagi penempatan hasil karya sivitas akademika
untuk dapat dibagi dengan pengguna Internet.
Sosialisasi manajemen perubahan untuk berubah menjadi masyarakat
pengunggah informasi.
Pembahasan kontroversi tentang intelektual capital dan masyarakat berbagi
informasi dan kepakaran.

Tujuan Penelitian
Terbentuknya Mashup atau Portal berbasis Web 2.0 untuk indeks sitasi hasil
karya akademis di Indonesia
Terbentuknya contoh workflow yang dapat dibagi untuk salah satu proses
penelitian, terutama untuk proses pembuatan referensi pada hasil karya sivitas
akademika indonesia.
Terbentuknya kerangka pikir cara implementasi penyatuan sistem informasi
kepustakaan Indonesia, agar sitasi untuk sebuah hasil karya dapat dihitung
jumlahnya.
Terakumulasinya hasil penelitian dalam bahasa Indoensia yang belum di
Indeks oleh mesin pencari seperti Google dan Yahoo.

Sistematika Penelitian
Evaluasi Manajemen Perubahan
Kerangka pikir dari pengambil informasi, menjadi penghasil informasi dan
menjadi otoritas yang diakui mengenai suatu informasi.
Langkah-langkah sosialisasi dan pemasyarakatan:
media web personal, weblog, dan masyarakat pengunggah informasi.
Pembuatan statistik jumlah penyedia informasi (dosen) dan pengunjung
(pencari) informasi.
Pembuatan statistik jumlah pengunjung/dosen
Hubungan dengan citation index lainnya.
Sosialisasi panggilan untuk merapihkan data, mengumpulkan seluruh hasil
karya dalam bentuk soft copy.
Penyediaan informasi secara timely (saat itu juga ketika belum basi),
misalnya google earth menyediakan data peta dunia yang merupakan
kondisi tahun 2005, bukan kondisi saat ini juga.
Pembuatan kerangka sistem informasi indeks sitasi jurnal-jurnal terakreditasi
di Indonesia dan proceedings konferensi nasional yang berkualitas, dalam
bentuk Mashup dan portal yang dapat memberikan informasi terkini.
Implementasi sistem.
Testing oleh pemakai.
Evaluasi sistem dan pemanfaatannya.
Uraian Kegiatan
Implementasi web personal dosen telah dilakukan
diberbagai universitas.
Manfaatnya akan dianalisa dalam penelitian ini
untuk menuju hasil maksimal yaitu terbentuknya
masyarakat informasi yang gemar mengunggah
informasi.

Rencana Kegiatan
Kegiatan direncanakan akan dikerjakan selama
tiga tahun untuk memberikan hasil terbaik:
studi tentang manajemen perubahan masyarakat
akademik Indonesia
Interaksi komputer dan manusia dalam
hubungannya dengan dunia informasi dengan
fasilitas terkini, untuk menghasilkan karya terbaik
dan presensi yang baik juga di Internet.
Langkah Kerja
Literature study and study on similar system
Review and report writing
Stage 1: Priority to provide everything for Search Engine (SE)
to see (visibility)
invisible or online (Recognition as Scholarly
publication access)
Stage 2: Workflow
____________________
Stage 3: Start linking and Identifying DOI for Indonesian
publication
Stage 4: Algorithm for Citation Index
Stage 5: Search result generation for Indonesian cases
_______________________________
Stage 6: Providing system, Socialization, Recognition by
citation, Open Sourcing, and effort for Open Access
Journal information integration
Uraian tentang Kebaharuan
dibidang Penelitian dan
Pengabdian Masyarakat
Pembuatan kerangka sistem menuju terbentuknya
mashup/portal indeks sitasi untuk hasil karya
dalam bahasa Indonesia sangat baru dan
bermanfaat bagi peneliti Indonesia jika dapat
diwujudkan
Luaran Kegiatan yang
diharapkan
Hasil yang bermanfaat untuk bangsa dan negara,
berupa:
Artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal
internasional
Teknologi Tepat Guna/Rekayasa Sosial/Kebijakan
Publik/Model Pembelajaran.
Framework Sistem Indeks Sitasi yang akan
dibentuk dan kemungkinan dapat diharapkan
copyright sistemnya.
Tabel 1. Indikator yang akan
dicapai dan Parameternya
Metode Pelaksanaan
Dengan mempertimbangkan perkembangan
terkini dalam masalah indeks sitasi, system akan
mengikuti siklus hidup perangkat lunak dan
pembuatan aplikasi.
Jadual Penelitian
Jadual Penelitian (Tahun 2)
Jadual Penelitian (Tahun 3)
Referensi
Bollen, J., Van de Sompel, H., Smith, J. and Luce, R. (2005) Toward
alternative metrics of journal impact: A comparison of download and
citation data Information Processing and Management, 41(6): 1419-1440
Thomas Friedmand, The world is flat, Gramedia, 2006.
Google scholar, http://scholar.google.com.
Information Systems institute, ISI, http:/./www.isinet.com
Thomson ISI Website, The impact factor,
http://thomsonscientific.com/knowtrend/essay/journalcitationreports/im
pactfactor/), diakses 22 Maret 2008.
Citation index (http://en.wikipedia.org/wiki/Citation_index) on Wikipedia,
the free encyclopedia. Retrieved on March 27,2008.
Mashup (web application hybrid)
(http://en.wikipedia.org/wiki/Mashup_(web_application_hybrid) on
Wikipedia, the free encyclopedia. Retrieved on August 10, 2008.
Workflow (http://en.wikipedia.org/wiki/Workflow) on Wikipedia, the free
encyclopedia. Retrieved on August 10, 2008.
Publish or Perish Free Citation Software
(http://chinmi.wordpress.com/2007/11/23/publish-or-perish-free-citation-
software/). Retrieved on July 10, 2008.
Smith, A. G. Google Scholar as a cybermetric tool, Victoria University of
Wellington, New Zealand.
Referensi (lanjutan)
Sadeh, T., Ex Libris. (2006). Google Scholar Versus Metasearch
Systems, Retrieved on March 12, 2006, from
http://library.cern.ch/HEPLW?12/papers/1/.
Paskin, N. (1997). Digital Objecct Identifier (DOI) System, Tertius Ltd.,
Oxford, United Kingdom.
Kennan, M. A. (April 2007). Academic authors, scholary publishing
and open access in Australia, Learned Publishing, Vol. 20, No. 2, pp
138-146.
Meho, L. I., Yang, K. (August 2006). Multi-faceted Approach to
Citation-based Quality Assessment for Knowledge Management.
Retrieved on July 27, 2006, from
http://www.ifla.org/IV/ifla72/index.htm.
Rahayu, E. S. R., HAsibuan, Z. A. (2006). Identification of technology
trend an Indonesia patent documents and research report on
chemistry and metallurgy field. In C. Khoo, D. Singh & A.S. Chaudhry
(Eds), Proceedings of the Asia-Pasific Conference on Library &
Information Education & Practice 2006 (A-LIEP), Singapore, 3-6 April
2006 (pp. 581-586). Singapore: School of Communication &
Information, Nanyang Technology University.
Marry Anne Kennan, Scholarly Publishing and Open Access:
Searching for understanding of an emerging IS Phenomenon,
Proceedings of 15 European Conference on Information System,
University of St. Gallen, Switzerland, 7-9 June 2007.

Mashup (Wikipedia)
Mashup (Aplikasi web yang hybrid):
Aplikasi web yang menggabungkan data dan/atau
fungsionalitas yang berasal dari lebih dari satu sumber.

Mashup (dijital), file media dijital yang berisi gabungan dari
teks, gambar, audio, video, animasi, yang mengkombinasikan
kembali atau memodifikasi hasil kerja digital untuk
menciptakan hasil kerja tambahan (derivatif).
Mashup (musik), genre musik yang terdiri dari lagu-lagu yang
terdiri dari bagian keseluruhan dari lagu lainnya.
Mashup (video), video yang diedit dari lebih dari satu sumber
dan nampak seperti suatu video yang utuh.
Workflow (Wikipedia)
Workflow (alur kerja) adalah gambaran dari urutan operasi, yang
dideklarasikan sebagai kerja dari seseorang, kerja dari mekanisme yang
sederhana atau kompleks, hasil kerja dari suatu organisasi dari staff atau
mesin. Alur kerja dapat dilihat sebagai abstraksi dari kerja sebenarnya, yang
terpisah-pisah dalam berbagi pekerjaan, pemisahan kerja, atau tipe urutan
apapun. Untuk tujuan kontrol, alur kerja dapat dilihat sebagai kerja sebenarnya
dibawah aspek yang dipilih, sehingga melayani representasi virtual sebagai
kerja aktual.
Workflow adalah model untuk merepresentasi kerja real untuk evaluasi lebih
jauh, misalnya untuk menjelaskan uratan yang berulang dari suatu operasi.
Workflow adalah format aktivitas yang dimungkinkan dengan organisasi
sistematik dari sumberdaya, yang mendefinisikan peranan dan massa dan
energi serta aluran informasi, kedalam proses kerja yang dapat didokumentasi
dan dipelajari. Workflow dirancang untuk mencapai intensi pengolahan data
seperti transformasi fisikal, provisi layanan, atau pengolahan informasi.
Konsep workflow berhubungan erat dengan konsep lain yang dipakai untuk
menjelaskan struktur organisasi, seperti silos, fungsi, tim, proyek, kebijakan,
hirarki. Workflow dapat dilihat sebagai suatu blok bangunan primitif dari
organisasi.
Workflow dipakai dalam pemrograman komputer untuk menangkap dan
mengembangkan interaksi manusia dan mesin. Software workflow bertujuan
untuk menyediakan pemakai dengan cara untuk menjelaskan pengolahan
data yang rumit dalam bentuk visual seperti flow chart.
Citation Index (Wikipedia)
Indeks Sitasi adalah indeks dari sitasi antara publikasi yang memungkinkan
pemakai untuk menentukan dokumen mana yang lebih belakangan muncul
yang mensitasi dokumen yang lebih dulu muncul.
Ada 2 publikasi dari indeks sitasi akademik yang umum yang tersedia bagi
perpustakaan untuk dilanggan:
ISI sekarang adalah bagian dari Thomson Scientific. Walaupun indeks sitasi
ISI masih dipublikasi dengan dicetak dan dengan CD. Sekarang biasa diakses
melalui web dibagah nama Web of Science, yang menjadi bagian dari basis
data WoK.
Elsevier menerbitkan Scopus, yang tersedia hanya secara online yang dengan
cara yang sama mengkombinasi subjek pencarian dengan browsing sitasi dan
penelusuran dalam ilmu alam dan ilmu sosial.
Terdapat sejumlah indeks lainnya yang tersedia. Diantaranya:
Sistem CiteSeer menyediakan sitasi dan pencarian literatur ilmiah lainna,
terutama dalam bidang komputer dan informatika.
RePec menyediakan indeks dibidang ekonomi dan indeks disiplin lainnya.
Bahkan publikasi jurnal sering menyediakan fasilitas untuk menghubungkan
dengan sitasi lainnya. Bahkan publisher jurnal sering menyediakan fasilitas
untuk dihubungkan dengan sitasi lainnya, setidaknya dari jurnal yang
dipublikasi.
Google Scholar (GS) adalah sitasi fungsional yang dilimitasi ke artikel baru
yang terbatas yang sudah termasuk didalamnya. Google scholar mungkin
memiliki kemampuan yang cukup sehingga produk komersial tidak perlu lagi.
Teknologi Mashup untuk Web
Extraction
Free software:
Yahoo pipes (pipes.yahoo.com)
MS popfly
Open Capow (aplikasi dilocal computer)
Lixto (Univ Australia)
Eopus
Wrapper dan algoritma di web.
Meta search vs Google search (search semua,
termasuk pdf extraction)
Kapan DOI diberikan, untuk yang dipublikasi
dimana?
Local based sistem, location based
Buku Ajar
Interaksi Komputer dan Manusia
Bab 1. Latar Belakang
Bab 2
Bab 3
Bab 4
Bab 5 Kesimpulan
Teknologi Tepat Guna
Mashup Indeks Sitasi Indonesia yang melakukan
ekstraksi dari web
Artikel Jurnal Internasional
On Implementing Web Extraction Mechanism for
Indonesian Citation Index Mashup, Asian Journal
for information technologi.
Kondisi Indonesia
Ketersediaan puluhan e-journal yang
menyediakan list, abstrak, dan bahkan full teks
untuk didownload.
Perlu dilakukan evaluasi mendasar tentang
kemungkinan untuk saling melakukan sitasi.
Electronic Scholarly Publishing (conceptual
Model) (Kennan& Kautz 2007)
Research writing
Input-future
Research & writing
Archiving
Certification
Peer Review
Registration
Awareness
Accessibility
Distribution
publicity
Internet
Web Browser
Content Aggregator
Search Engine
Publishers 3
rd
party
Content Aggregator
Profit Making
Funders
Scholars
Publishers
Citation Indexers
Academic Reward Structure
Scholars
Publishers
Scholars
Publishers Libraries
3
rd
Parties: Indexers
and abstracters
Publishers Libraries
Publishers
Kemungkinan Lanjuta Scholarly Publishing
(conceptual Model) (Kennan& Kautz 2007)
Research writing
Input-future
Research & writing
Archiving
Certification
Peer Review
Registration
Awareness
Accessibility
Distribution
publicity
Access to wider
readership: funders,
practitioners, patients
Publishers 3
rd
party
Content Aggregator
Search Engine
Profit Making
Funders
Scholars
Publishers
Citation Indexers
Search Engine
Repositories
Academic Reward Structure
Scholars
Publishers
Scholars
Publishers Libraries
3
rd
Parties: Indexers
and abstracters
Publishers Libraries
Publishers Internet
Web Browser
Content Aggregator
Search Engine
Repositories
Blogs, Wikis
Web Browser
Content Aggregator
Search Engine