You are on page 1of 26

Berbagai Jenis Vespa Dari Tahun Ke

Tahun

Sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di
Genoa, Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai peralatan kapal. Tapi di
akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api.
Pada Perang Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut.
Pada tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih
sebuah pabrik kecil di Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana
menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya (baling-baling, Mesin dan
Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua
penumpang dan Versi Pembom.
Pada akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu. Setelah perang usai, Enrico
Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya (Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia
sedang memburuk, Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah. Enrico
memutuskan untuk fokuskan perhatian perusahaannya pada masalah personal Mobility yg dibutuhkan
masyarakat Italia.
Kemudian bergabunglah Corradino DAscanio, Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang
merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya Piaggio. DAscanio
membuat rancangan yang simple,ekonomis, nyaman dan juga elegan. DAscanio memimpikan sebuah
revolusi kendaraan baru.
Dengan mengambil gambaran dari tehnologi pesawat terbang, dia membayangkan sebuah kendaraan
yang dibangun dengan sebuah Monocoque atau Unibody Steel Chassis. Garpu depan seperti Ban
mendarat sebuah pesawat yang mana mudah untuk penggantian ban. Hasilnya sebuah design yg
terinspirasi dari pesawat yang yang sampai saat ini berbeda dengan kendaraan yang lain.
Maka pada 1945, konstruksi alternatif tersebut ditemukan. Awalnya memang sebuah konsep sepeda
motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai terowong. Mengejutkan, ternyata bagian
staternya dirancang dengan menggunakan komponen bom dan rodanya diambil dari roda pesawat
tempur.
Guna mengoptimalkan bentuk dan keamanan penggunanya, pabrikan yang kala itu masih terbilang
sebagai usaha kaki lima merancang papan penutup kaki pada bagian depan. Proyek ini langsung
dipimpin oleh Corradino dAscanio. Karena itu, hak paten pun segera dapat mereka kantongi.
Hasilnya, muncullah pertama kali produk motor dengan seri MP5. Kendaraan ini berteknologi
sederhana tetapi punya bentuk yang amat menarik, bagai binatang penyengat (lebah/tawon) karena
bentuk kerangkanya.
Namun, karena bentuk penutup pengaman yang bagai papan selancar itu, sejumlah pekerja di pabrik
Piaggio pun bahkan mengatakannya sebagai motor Paperino. Harap diingat, Paperino adalah sindiran
sinis untuk tokoh Donald Duck (bebek). Maka, dAscanio pun putar akal untuk memperbaiki model
tersebut.
Dascanio hanya membutuhkan beberapa hari untuk mengonsep ulang bentuk desain kendaraannya
dan prototipnya diberi nama MP6. Saat Enrico Piaggio melihat protototip MP6 itu, ia secara tak
sengaja berseru Sambra Una Vespa (terlihat seperti Tawon). Akhirnya dari seruan tak sengaja itu,
diputuskan kendaraan ini dinamakan Vespa (tawon dalam bahasa Indonesia). Pada April 1946,
prototip MP6 ini mulai diproduksi masal di pabrik Piaggio di Pontedera, Italia.
Pada Akhir 1949, telah di produksi 35000 unit dan dalam 10 tahun telah memproduksi 1 Juta unit dan
pada pertengahan tahun 1950. Selama tahun 1960-an dan 1970-an Vespa menjadi simbol dari
revolusi gagasan pada waktu itu.
Perkembangan selanjutnya, produk ini ternyata laris diserap pasar Prancis, Inggris, Belgia, Spanyol,
Brazil, dan India selain di pasar domestik produk ini laku bagai kacang goreng. Selain itu, India pun
memproduksi jenis dan bentuk yang sama dengan mengambil mesin Bajaj. Jenisnya adalah Bajaj
Deluxe dan Bajaj Super. Sejumlah pihak lantas mengajukan lamaran untuk joint membuat Vespa.
Maka pada 1950 munculah Vespa 125 cc buatan Jerman.
Pada saat itu banyak negara lain yang mencoba membuat produk serupa, tetapi ternyata mereka tak
sedikit pun mampu menyaingi Piaggio. Di antara pesaing itu adalah Lambretta, Heinkel, Zundapp, dan
NSU. Bagi masyarakat Indonesia, produk Lambretta dan Zundapp, sempat populer di era 1960-an.
Selidik punya selidik, fanatisme terhadap Vespa ternyata muncul akibat ciri dasar bentuk motor ini
yang selalu dipertahankan pada setiap produk berikutnya. Bahkan saat mereka terbilang melakukan
revolusi bentuk pada produk baru, Vespa 150 GS, kekhasan pantat bahenol masih terasa melekat.
Produk 150 GS kala itu dikenal sebagai Vespamore dan hampir selalu tampil di tiap film tahun
1960-an memang kemudi dan lampu sorotnya mulai dibuat menyatu. Tetapi, secara keseluruhan
apalagi bentuk pantatnya, benar-benar masih membulat. Dan cerita terus berlanjut saat ini dengan
model generasi baru Vespa, mempersembahkan Vespa ET2, Vespa ET4, Vespa Granturismo dan Vespa
PX150. Vespa bukan hanya sekedar Scooter tapi salah satu Icon besar orang Italia.
Demam Vespa di tanah air sangat di pengaruhi oleh Vespa Congo. Vespa diberikan sebagai
Penghargaan oleh Pemerintah Indonesia terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian I ndonesia yang bertugas di
Congo saat itu.
Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa
menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung
perkembangan Vespa di tanah air.
Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga
yang paling baru ada di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia mungkin masih bisa disebut sebagai
surganya Vespa. Maraknya ekspor Vespa, sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.
Berbagai Jenis Vespa Dari Tahun Ke Tahun
VESPA 98 SERI PERTAMA 1946
MESIN: 2t, 98 cc
Bore: 50 mm.
STROKE: 50 mm.
TENAGA: 3,2 hp pada 4500 rpm.
KECEPATAN: 3 Kecepatan
POWER: Porting silinder Piston, DellOrto T2 16/17 (model awal), DellOrto TA 17 tanpa filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: baja pegas, bantalan karet di bagian belakang
Rem: depan drum, belakang drum
LAMPU: Posisi depan 5W 6V, lampu depan rendah 15W 6V, belakang 6V 5W
KLAKSON: 12v 25W
WARNA: Grey (Kode 8003M)
RUST: Red Opaque Fund (Kode 10055M)
TANKI: 5 liter
KECEPATAN: 60 Km / jam
SASIS: V98 1001-2484

VESPA 98 SERI KEDUA 1946
ENGINE: 2t, 98 cc
Bore: 50 mm.
STROKE: 50 mm.
POWER: 3,2 hp pada 4500 rpm
SPEED: Kecepatan 3
POWER SUPPLY: Porting yang Piston silinder, DellOrto TA 17 tanpa filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: baja pegas, bantalan karet di bagian belakang
Rem: depan drum, belakang drum
LAMPU: Front posisi 5W 6V, 15W 6V balok depan rendah, belakang 6V 5W
HORN: 12v 25W
WARNA: Grey metalik (Kode 8000M)
RUST: Dana Buram Merah (Kode 10055M)
TANK: 5 liter
SPEED: 60 Km / jam
CHASSIS: V98

VESPA 98 SERI KETIGA 1947
ENGINE: 2t, 98 cc
Bore: 50 mm.
STROKE: 50 mm.
POWER: 3,2 hp pada 4500 rpm
SPEED: Kecepatan 3
POWER SUPPLY: Porting yang Piston silinder, DellOrto TA 17 tanpa filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: baja pegas, bantalan karet di bagian belakang
Rem: depan drum, belakang drum
LAMPU: Lampu Depan biluce 6V 5W-15 W, 5W belakang 6V
HORN: 12v 25W
WARNA: Grey metalik (Kode 8000M)
RUST: Dana Buram Merah (Kode 10055M)
TANK: 5 liter
SPEED: 60 Km / jam
CHASSIS: V98

VESPA 98 SERI KEEMPAT 1947
ENGINE: 2 kali, 98 cc
Bore: 50 mm.
STROKE: 50 mm.
POWER: 3,2 hp pada 4500 rpm
SPEED: Kecepatan 3
POWER SUPPLY: Porting yang Piston silinder, DellOrto TA 17 tanpa filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: baja pegas, bantalan karet di bagian belakang
Rem: depan drum, belakang drum
LAMPU: Lampu Depan biluce 6V 5W-15 W, 5W belakang 6V
HORN: 12v 25W
WARNA: Abu-abu metalik (8000M Meyer Max Code)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 5 liter
SPEED: 60 Km / jam
CHASSIS: V98 terakhir 18079

Vespa 125 Bacchetta (V1T V14T) 1948-1949
ENGINE: 2-stroke 124,8 cc
Bore: 56,5 mm.
STROKE: 49,8 mm.
SPEED: 3 Speed
POWER: Porting silinder Piston, DellOrto TA 17 filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: coil spring, coil spring dan suspensi hidrolik pada bagian belakang
Rem: Front Drum, Belakang Drum
SISTEM LISTRIK: 6V
WARNA: Hijau metalik (Kode Max Meyer 6000m)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 5 liter, subjek
SPEED : 70 Km / jam
FRAME: V1T V14T

1948

1949
Vespa 125 Bacchetta (V15T) 1950
ENGINE: 2-stroke 124,8 cc
Bore: 56,5 mm.
STROKE: 49,8 mm.
SPEED: 3 Speed
POWER: Porting silinder Piston, DellOrto TA filter 17B
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: coil spring, coil spring dan suspensi hidrolik pada bagian belakang
Rem: Front Drum, Belakang Drum
SISTEM LISTRIK: 6V
WARNA: Hijau metalik (Kode Max Meyer 6000m)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 5 liter, subjek
SPEED: 70 Km / jam
FRAME: V15T frame terakhir 104096

Vespa 125 V30T V33T (1951-1952)
ENGINE: 2-stroke 124,8 cc
Bore: 56,5 mm.
STROKE: 49,8 mm.
POWER: 4,5 hp pada 5000 rpm
SAFC: 6,4:1
SPEED: Kecepatan 3
POWER: Porting silinder Piston, DellOrto TA filter 17B
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: coil suspensi semi dan sull hidrolik, coil spring dan suspensi hidrolik pada bagian belakang
Rem: depan drum, belakang drum
SISTEM LISTRIK: 6V
WARNA: Hijau metalik (6002M Meyer Max Code)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 5 liter, subjek
SPEED: 70 Km / jam
FRAME: V30T V33T 104097-251820

1951

1952
Vespa 125 U VU1T (1953)
ENGINE: 2-stroke 124,8 cc
Bore: 56,5 mm.
STROKE: 49,8 mm.
POWER: 4,5 hp
SAFC: 6,4:1
TRANSMISI: 3 Speed, 3-disc kopling dipangkas
POWER: Porting yang Piston silinder, DellOrto TA 17 B filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: coil spring dengan fleksibilitas sull variabel, ganda shock absorber hidrolik pada bagian
belakang
Rem: depan drum, belakang drum
SISTEM LISTRIK: 6V AC
Lampu depan: lampu pada diameter, stang 95 2 lampu
WARNA: Hijau Pastel (Kode Max Meyer 1.298.6334)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 6,25 liter, subjek
SPEED: 65 Km / jam
FRAME: VU1T 1001-7001

Vespa 125 VM1T VM2T (1953-1954)
ENGINE: 2-stroke 123,7 cc
Bore: 54 mm.
STROKE: 54 mm.
POWER: 4,5 hp pada 5000 rpm
SAFC: 6,5:1
SPEED: Kecepatan 3
POWER: Porting Piston ke silinder, Dellorto 18C filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: coil suspensi semi dan sull hidrolik, coil spring dan suspensi hidrolik pada bagian belakang
Rem: depan drum, belakang drum
SISTEM LISTRIK: 6V
WARNA: Gray (15048M Meyer Max Code)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 6,25 liter,
SPEED: 75 Km / jam
FRAME: VM1T 001001-085870
VM2T 0085871-0176014

1953

1954
Vespa 125 VN1T (1955)
ENGINE: 2-stroke 123,7 cc
Bore: 54 mm.
STROKE: 54 mm.
POWER: 4,5 hp pada 5000 rpm
SAFC: 6,5:1
TRANSMISI: 3 Speed, 3-disc kopling dipangkas
POWER: Porting yang Piston silinder, Dellorto 18C filter
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: pegas kerucut fleksibilitas dan variabel sull peredam hidrolik Efektif ganda, suspensi coil
spring biconical dan efek variabel yang fleksibel ganda hidrolik pada bagian belakang
Rem: Front Drum, Belakang Drum
SISTEM LISTRIK: 6V AC
LAMPU DEPAN: diameter 105 cahaya, lampu 6V biluce 25/25W)
LAMPU BELAKANG: 6V 5W
WARNA: Gray (15048M Meyer Max Code)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 6,25 liter,
SPEED: 75 Km / jam
FRAME: VN1T dari 01.001 ke 050.100

Vespa Struzzo 150 VL1T (1955)
ENGINE: 2-stroke 145,6 cc
Bore: 57mm.
STROKE: 57 mm.
POWER: 5,4 hp pada 5000 rpm
SAFC: 6,3:1
TRANSMISI: 3 Speed, 3-disc kopling dipangkas
POWER: Porting yang Piston silinder, DellOrto TA 18 D dengan filter udara
RODA: 3.50 8
SUSPENSI: pegas kerucut fleksibilitas dan variabel sull peredam hidrolik Efektif ganda, coil spring
koaksial variabel fleksibilitas biconical ke hidrolik shock belakang
Rem: Front Drum, Belakang Drum
SISTEM LISTRIK: Bersama 6V AC dan DC 6V (6V baterai 7 Ah) DI kumparan alternator, eksternal
dan rectifier 32 W
LAMPU DEPAN: diameter 105 cahaya, lampu 6V biluce 25/25W Posisi + 6V lampu 3W)
LAMPU BELAKANG: 6V 5W
HORN: 6V 10W
WARNA: Gray (15048M Meyer Max Code)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 6,25 liter, subjek
SPEED: 83 km / h
FRAME: VL1T 1001-17000

Vespa 150 GS VS1T (1955)
ENGINE: 2-stroke 145,6 cc
Bore: 57mm.
STROKE: 57 mm.
POWER: 8 hp pada 7500 rpm
SAFC: 07:01
TRANSMISI: 4 Kecepatan, 3-disc kopling dipangkas
POWER: Porting silinder Piston, Dellorto UB23S3 dengan filter udara
RODA: 3.50 10
SUSPENSI: coil fleksibilitas pegas kerucut dan variabel Double bertindak shock absorber hidrolik sull,
coil fleksibilitas musim semi variabel koaksial biconical ke hidrolik shock belakang
Rem: Drum depan (ventilasi dengan 59), belakang drum (ventilasi sebesar 59)
SISTEM LISTRIK: Bersama 6V AC dan DC 6V (6V baterai 12 Ah) DI kumparan alternator, eksternal
dan rectifier 32 W
LAMPU DEPAN: diameter 115 cahaya, lampu 6V biluce 25/25W Posisi + 6V lampu 3W)
LAMPU BELAKANG: 6V 5W (+ 6V 10W model dengan lampu rem)
WARNA: Grey metalik (Kode Max Meyer 15005M)
RUST: Dana Buram Merah (10055M Meyer Max Code)
TANK: 12 liter termasuk cadangan.
SPEED: 101 km / h
FRAME: VS1T dari 001.001 menjadi 0013,300 (tahun 1955)

VESPA JERMAN
Vespa Hoffmann
Pada tahun 1950 Vespa dibuat di bawah lisensi oleh pabrik Hoffmann di Lintorf. Apa yang disebut
Hoffmann-Vespa yang tersedia dengan pergeseran-stick dan kemudian dengan perubahan kabel
terkontrol-gear. Pada tahun 1954 model Knigin (ratu) diperkenalkan dengan cahaya-fender dan
lampu pada handlebar. Bagian Mesin dan bagian tubuh yang paling identik dengan model fender-
cahaya italian.
Jacob Oswald Hoffmann adalah pemilik pabrik sepeda di Lintorf, sebuah kota yang terletak di Utara
Dusseldorf. Dia membangun sendiri pabrik tersebut dengan membeli sebidang tanah yang diatasnya
telah berdiri beberapa gedung bekas pabrik pacul/cangkul setelah berakhirnya perang. Suatu ketika
pada awal 1949 ia mendapati beberapa foto vespa hasil jepretan wartawan berada diatas meja
kerjanya. Dari sini ada perbedaan yang fundamental, kemudian Hoffman mencari tahu lebih banyak
mengenai objek foto tersebut.
Kesempatan datang saat di Frankfurt Show, dimana Hoffmann dan pihak Vespa bertemu langsung
untuk pertama kalinya. Dari sana kemudian Hoffmann berkeinginan membangun pabrik Vespa di
Lintorf. Ia kemudian mengajukan kepada Piaggio untuk diberikan lisensi membangun Vespa bagi
pasar Jerman.
Piaggio sangat mendukung permintaan Hoffmann tersebut. Mereka kemudian melihat secara
langsung kemungkinan akan pasar Vespa di Jerman dan mendapatkan bahwa Vespa dapat diterima
oleh pasar Jerman. Langkah berikutnya adalah mereka mengadakan pendekatan kepada beberapa
importir, akan tetapi para importir tersebut tidak ada yang berminat.
Penundaan ini diminimalisir dengan mempercepat penandatanganan kesepakatan kerjasama diantara
keduanya dan mulailah Hoffmann sebagai pemilik lisensi utama atas produk Vespa untuk seluruh
Jerman Barat juga sebagian pasar Vespa di bagian Utara negara tersebut dan berhak atas export ke
Belanda, Belgia serta Denmark. Pertanggung jawaban penjualan untuk wilayah bagian Selatan negara
tersebut ditangani oleh Vespa Marketing GmbH di Frankfurt. Tahun 1950, vespa Hoffmann telah
diproduksi di Jerman.
Vespa tersebut ternyata cepat populer di Jerman, media massa mengangkatnya sebagai produk yang
inovatif dan stylist serta memuji Piaggio atas ciptaannya berupa kendaraan transportasi roda dua
yang sangat menarik. Tahun 1953, pabrik Hoffmann telah memproduksi lebih dari 400 unit Vespa
setiap minggunya.
Akan tetapi memasuki tahun-tahun berikutnya angka produksi menurun hingga setengahnya. Dalam
kondisi perekonomian Jerman yang tidak menguntungkan tersebut, Hoffmann percaya akan jalan
keluarnya yaitu tetap pada jalur kompetisi dan ia berinisiatif menciptakan Vespa dengan performa
yang lebih bagus.
Kemudian (pada 1954) ia menciptakan Vespa dengan sebutan model Knigin (ratu) yang terlihat
gagah dengan ditambahkan sentuhan krom serta lampu depan dan lain sebagainya. Biaya
pengembangan Konigin ternyata sangat mahal, dan membahayakan kondisi keuangan Hoffmann.
Pembuatan skuter jenis baru lainnya juga menjadikan kerjasama antara Hoffmann dengan Piaggio
terputus, memasuki awal tahun 1955 kongsi keduanya bubar.

Vespa Messerschmitt
Piaggio kemudian menjalin hubungan dengan Messerschmitt Co., yang kemudian mengeluarkan
produksi Vespa pertama di tahun 1955. Mereka mengeluarkan dua model yaitu 150 Touren 1-2 dan
GS 1-3 yang diklaim lebih dahsyat. T1 dan T2 mempunyai ban 10 inchi dan merupakan mesin 150
pertama. T2 mempunyai kabel kontrol terbuka / terlihat di luar. GS1 mirip dengan T2 dengan kabel
kontrol terbuka dan ban 10 inchi tipe tertutup. Hanya tersedia warna silver (kecuali model yang
dieksport ke UK). Mereka juga menyediakan purna jual dan service serta spare part bagi Vespa
produksi Hoffmann. Kerjasama ini berlanjut hingga akhir tahun 1957.

Vespa GmbH Augsburg
Setelah itu berdirilah Vespa GmbH Augsburg, perusahaan patungan antara Piaggio dan Martial Fane
Organisation, kongsi ini kemudian juga menyediakan beberapa bagian bagi Vespa Messerschmitt.
Kedua model yang dibuat saat kongsian dengan Messerschmitt (150 Touren dan GS) kemudian
dikembangkan dengan beberapa modifikasi. Selain itu Vespa GmbH Augsburg juga melahirkan Vespa
125 cc yang pertama kali diperkenalkan dalam tahun 1958.
Produk vespa Augsburg antara lain T1-2 125, T3-4 150, GL, Sprint, GS4. T3 mempunyai kabel
kontrol tertutup seperti pada GS3 dan mempunyai roda 10 inchi. Model Jerman spesial 125 T1 dan
T2 mempunyai ban 8 inchi dan 150 T4 mempunyai ban 10 inchi sangat mirip dengan model Italia
VNA-VBB. Panel samping pada model Italia memang kurang diperhatikan.
Kelistrikan diubah dari AC menjadi DC dan memberikan peluang untuk memasang mesin seri-P pada
rangka ini. GS4 merupakan suksesor dari GS3 yang masih tradisional. Model ini hanya berwarna
putih dan diubah sistem kelistrikannya dari AC tanpa batere menjadi DC dengan batere.
Mereka juga melakukan hal yang sama terhadap GL dan di kemudian hari model Sprint yang dibangun
paralel. Indikator dipasang di panel samping sementara switch, klakson, dan tipe reting tidak
diubah. Produksi berlanjut hingga tahun 1963, yang merupakan saat puncak perubahan scooter dan
produksinya yang sudah tidak terlalu banyak. Pada kelanjutannya Jerman kemudian mengimpor
Vespa langsung dari Italy.

VESPA PRANCIS

Vespa 50 dengan Pedal
Vespa di Prancis diproduksi oleh perusahaan ACMA (Ateliers de Construction de Motocycles et
Automobiles) di bawah lisensi perusahaan induk di Italia. Hukum Prancis saat itu memungkinkan
anak berumur 14 tahun mengendarai sepeda motor, karena itu lahirlah vespa 50 dengan pedal pada
tahun 1970 yang membuat vespa ini bisa pula dikayuh dengan kaki (seperti sepeda) saat kehabisan
bensin di jalan.

Vespa ACMA
Vespa ACMA pada awal 1950an sudah menggunakan batok lampu di setang tetapi masih terpisah
dengan speedometer. Setelah itu batok lampu disatukan dengan speedometer dengan desain yang
eksotik.

Vespa 150 TAP
Merupakan vespa yang diproduksi di Prancis untuk keperluan perang. Vespa dimodifikasi untuk
mengangkut senjata M20 (M20 75 mm recoilless rifle) yang digunakan pada tahun 1950an oleh AU
Prancis (French Airborne Forces /Troupes aroportes/TAP). Diproduksi oleh pabrik Ateliers de
Construction de Motocycles et Automobiles (ACMA), perusahaan di Prancis yang diberi lisensi oleh
Vespa pada tahun 1956 hingga 1959.
Dilengkapi dengan senjata bazoka handal M20 buatan Amerika yang ringan, anti tank, dan anti
hentakan balik saat ditembakkan karena adanya gas propelan. Bobotnya sangat ringan jika
dibandingkan dengan meriam standar 75mm lainnya tetapi masih mampu menembus baja
berketebalan 100 mm dengan hulu ledak yang disebut HEAT (High Explosive Anti tank).
Skuter akan dijatuhkan dari udara dengan parasut dobel, masing-masing dikawal oleh dua orang
sebagai satu tim. Jadi, dibutuhkan lima parasut untuk setiap tim agar bisa membawa 2 orang kru,
senjata, amunisi, dan dua skuter. Bazoka akan dimuat di satu skuter, sementara amunisi dimuat di
skuter satunya.
Barulah mereka segera melaju untuk mendekati musuhnya, meskipun rumornya mereka lebih sering
mendorongnya daripada menaikinya. Selain itu, karena tidak adanya jenis perangkat recoilless
rifle yang dirancang untuk ditembakkan dari skuter, bazoka ini harus dipasang pada tripod yang juga
dimuat oleh skuter, sebelum ditembakkan. Vespa Bazoka ini dibandrol dengan harga sekitar $500
sementara harga M20 jauh di atasnya. Sekitar 800 skuter ini dikerahkan dalam Perang di Aljazair
(1954 1962).
Spesifikasi :
* Panjang: 6 kaki 10 inchi (2.08 m)
* Berat: 114.5 lb (52 kg)
* Bazoka: bisa dipegang tangan kanan
* Jangkauan: (HEAT) 7000 yard (6.4 km)
* Kecepatan peluru: (HEAT) 1000 kaki/detik (300 m/detik)
* Peluru: 75 408 mm. R
* Kaliber: 75 mm. (2.95 inches)
* Berat sekeliling:
o HE: 21.86 lb (9.92 kg)
o HEAT: 20.54 lb (9.32 kg)
o Asap (T40, WP): 22.61 lb (10.26 kg)
* Penetrasi baja: 4 inches (100 mm)

VESPA INGGRIS
Perusahaan Douglas dari Kingswood, Bristol, memulai produksi sepeda motor pada tahun 1907. Pada
tahun 1948, perusahaan tersebut bangkrut. Ketika berlibur di Italia, Managing Director Claude
McCormack melihat sebuah Vespa dan segera membuat perjanjian dengan Piaggio untuk
memproduksi vespa di bawah lisensi di Bristol.
Model Rod 1951-1955
Rod adalah istilah retro mengacu pada mekanisme perubahan gigi. Skuter ini dipasarkan hanya
sebagai Vespa 125 dengan spek Piaggio 1949 yang baru saja diganti. Namun produksi baru
terealisasi pada April 1951. Batok lampu depan dipindahkan ke perisai untuk menghormati peraturan
penerangan lokal (mungkin maksudnya agar tidak silau di mata pejalan kaki).

Model G 1953-1954
Sama dengan model sebelumnya dengan perubahan kabel gir.

GL2 1954-55
Mesin dengan transfer port twin yang up to date dipasang di sasis 1949 yang diperbarui.

42L2 1955-1956
Akhirnya menggunakan sasis gaya baru dan batok lampu dipindahkan ke setang.

92L2 1956-1959
Merupakan modifikasi dari 42L2 dengan perubahan pada tanki yang diperbesar kapasitasnya dan
ceruk di bawah pengendara yang lebih cekung.

102L2 1957
Merupakan vespa 92L2 dengan mesin 150cc yang diimpor dari Piaggio. Hanya segelintir dibuat dan
merupakan buatan tangan.

152L2 1959-1960
Sebuah model benar-benar baru diperkenalkan sekitar satu tahun setelah Piaggio. Bagian belakang
casing dibangun dalam dua bagian dengan jahitan di bagian tengah dan pembawa mesin sekarang
tidak terpisahkan dengan bak mesin. Ketika permintaan melampaui pasokan, sejumlah model Piaggio
setara (yang VNA) diimpor.

Sportique 1961-1965
Douglas menyetop produksi vespa 125cc dan membangun pengganti model Piaggio 150cc (VBB).
Dalam upaya menghentikan laju penurunan penjualan, sejumlah edisi spesial dengan aksesoris yang
masih tergolong standar pun dikeluarkan. Bisa dilihat Supreme 1962 silver dan Grand Luxe warna
emas. Pada tahun 1965, sebelum produksi Vespas berhenti, sempat dirilis Grand Tourer dalam
warna merah marun metalik.

232L2 1962
Salah satu model Vespa 125cc yang diproduksi dalam jumlah sangat kecil pada tahun 1962.

VESPA AMERIKA
Vespa 100 Sport

Vespa 50

Vespa Allstate

Vespa Sear

VESPA BALAP
Pada 1947 muncul Vespa 98 tipe Corsicana 98cc menggunakan karburator 17 mm tipe sport.

Pada tahun yang sama, 1947, keluar Vespa 98 tipe Korsika (Circuit) 98cc.

Pada 1949, Vespa sebenarnya mulai mendapatkan tempat yang baik di sirkuit balap, dengan vespa Corsa 125 balapnya
telaio di lega (sasis campuran) GP racer.

Pada tahun 1949 juga keluar Vespa 125 Circuit

Vespa Montlhry merupakan skuter legenda, diproduksi tahun 1950 untuk memecahkan rekor dunia di sirkuit Prancis.
Berhasil mencatatkan 17 rekor dalam 10 jam. Vespa ini mempunyai daya tahan streamline dan merupakan skuter balap
kecepatan di tanah yang memecahkan lebih dari tujuh belas rekor dunia termasuk lari 1 jam dengan kecepatan rata-rata
134km /jam, lari 100 mil dengan kecepatan rata-rata 129.7km / jam; dan lari 1.000 mil dengan kecepatan rata-rata
124.3km / jam!

Vespa 125 Sei Giorni (enam hari) digunakan oleh Joseph CAU untuk memenangkan balapan.

Vespa Siluro (=Torpedo) atau disebut juga Catfish (=Lele) merupakan salah satu mesin Vespa yang mengguncangkan
dunia kendaraan multi-silinder. Didesain oleh desainer handal Piaggio yaitu DAscanio dengan fitur spesial berupa
counter-opposing pistons, maka Siluro menjadi Vespa super-streamline yang menggunakan mesin twin horizontal-
menentang 124,5 cc dan menghasilkan lebih dari 17 HP pada 9500 rpm. Pada 1951, Siluro dikendarai oleh Dino
Mazzoncini memecahkan rekor kilometer di 21,4 detik dengan kecepatan rata-rata 171,1 124.3km /jam.

Sumber: motorlama.com,scootersemok.blogspot.com