You are on page 1of 10

Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

Banyak para penderita kanker kelenjar getah bening yang tak sadar dirinya terkena
kanker kelenjar getah bening, dan akan sadar setelah masuk dalam stadium lanjut
dengan kondisi yang lebih parah tentunya. Untuk itu, mari kita cari tahu apa saja
yang menjadi penyebab penyakit kanker kelenjar getah bening ?
Berikut ini ialah Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening :
o Faktor keturunan
o System kekebalan tubuh yang lemah
o Toksin lingkungan atau makanan yang bayak
mengadung herbisida serta pengawet makanan dan
juga pewarna kimia.
o Kurangnya berolahraga
o Minum-minuman yang mengandung alkohol
o Kurang minum air putih
o Merokok, serta gaya hidup yang kurang sehat
o Beberapa penyebab yang lainnya adalah :
o Infeksi => Mekanisme pembengkakan kelenjar getah
bening akibat infeksi adalah dengan cara peningkatan
jumlah sel darah putih (limfosit) dengan cara
multiplikasi sebagai respons atas adanya zat asing ke
dalam tubuh (antigen).
o Virus => Reaksi pertahanan terhadap infeksi yang
umum diakibatkan oleh virus biasanya berupa demam
yang menyertai pembengkakan kelenjar getah
beningnya.
o Peradangan => Mekanisme peradangan terjadi
selama infeksi kelenjar getah bening oleh zat-zat
asing. Peradangan merupakan suatu bentuk sel darah
putih yang mati oleh zat asing.
o Kanker => Mekanisme penyusupan sel-sel kanker
pada kelenjar getah bening juga sering menyebabkan
pembengkakan. Bahkan, kelenjar getah bening yang
bengkak bisa menjadi keras dan bisa menyebar ke
kelenjar getah bening di tempat-tempat yang lain.
o Kanker darah => Kanker darah mungkin tidak terlihat
seperti kanker biasa yang membuat kelenjar getah
bening bengkak. Akan tetapi, pada kanker darah,
produksi limfosit di kelenjar getah bening sangat
banyak dan tidak terkontrol. Keadaan ini kita sebut
sebagai limfoma atau leukemia.
Itulah beberapa penyebab kanker kelenjar getah bening yang perlu anda waspadai,
oleh karena itu marilah kita memulai hidup sehat dari sekarang mulai dari perbanyak
minum air putih dan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Tapi apabila anda
terkena penyakit kanker kelenjar getah bening, maka janganlah panik. Karena kini
telah hadir obat herbal Ace Maxs yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun
sirsak yang mana kedua bahan tersebut sangat berkhasiat untuk mengatasi
berbagai macam penyakit salah satunya ialah penyakit kanker kelenjar getah bening
dengan secara cepat serta aman untuk dikonsumsi tanpa adanya efek samping.
Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Kami disini akan membahas artikel tentang ciri ciri kanker kelenjar getah bening sekaligus
pengobatan herbal kanker kelenjar getah bening yang ampuh menyembuhkan secara herbal
tanpa efek samping.
Kanker kelenjar getah bening atau limfoma adalah kanker ganas yang berkaitan dengan sistem
limfatik. sistem limfatik merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang membentuk
pertahanan alamiah tubuh melawan infeksi dan kanker. Penyebab dari penyakit kanker kelenjar
getah bening ini bisanya disebabkan oleh infeksi dari berbagai organisme yaitu bakteri, virus,
protozoa, riketsia dan jamur. Secara khusus infeki tersebut menyebar ke kelenjar getah bening
dari infeksi kulit, telinga, hidung atau mata. Penyebab pasti tidak diketahui, tetapi bukti-bukti
menunjukan adanya hubungan dengan virus yang masih belum dapat dikenali. Sejenis limfoma
non-Hodgin yang berkembang dengan cepat berhubungan dengan infeksi karena HTLV-I (human T-
cell lymphotropic virus type I), yaitu suatu virus yang fungsinya menyerupai HIV penyebab Aids.
Gejala atau Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah
Bening :
Pembengkakan kelenjar getah bening dileher, ketiak atau pangkal paha
Penurunan berat badan secara drastis
Rasa lelah yang terus menerus
Batuk-batuk dan sesak napas
Gatal-gatal
Demam tanpa sebab
Keringat dingin pada malam hari
Suhu tubuh yang terus meningkat hingga 38 derahjat celcius.
Pengobatan kanker kelenjar getah bening dengan ACE MAXS
Kami rekomendasi kan untuk anda yang sedang mengalami kanker kelenjar getah bening kini
dengan mudah dapat di sembuhkan dengan obat herbal ace maxs. Banyak yang sudah sembuh
dengan rutin mengkonsumsi ace maxs maka dari itu kami informasi kan pengobatan herbal kanker
kelenjar bening dengan ace maxs salah satu cara yang efektif tanpa efek samping menyembuhkan
nya.
Komposisi Ace Maxs :
Apel
Daun sirsak
Bunga rosellla
Kulit manggis
Madu murni
dan lain lain
Kandungan ace maxs obat kelenjar getah bening
Kulit manggis yang menjadi bahan utama pada
Obat Tradisional Kanker Kelenjar Getah Bening Ace Maxs mengandung senyawa antioksidan super
yang tidak akan di temukan pda buah-buah lainnya, senyawa tersebut bernama xanthone, yang
kadarnya dapat melebihi dari beberapa kali lipat kekuatan vitamin C dan E. Fungsi dari xantone
sendiri adalah menetralisil radikal bebas sehingga tubuh menjadi lebih bersih dan sehat. Khasiat
xanthone tidak hanya sekedar antioksidan saja, melainkan sebagai anti bakteri, anti jamur, anti
virus, anti parasit dan anti kanker / anti tumor. Pasalnya ekstrak kulit manggis bersifat
antiproliferasi untuk menghambat bertumbuhnya sel kanker, selain itu ekstrak kulit manggis juga
bersifat apoptosis penghancur sel kanker.
Daun sirsak dalam Ace Maxs memiliki peran yang sangat penting. Berdasarkan data dan hasil
penelitian, daya kerja zat antikanker di dalam daun sirsak 10.000 kali lebih kuat dalam membunuh
dan memperlambat pertumbuhan sel kanker secara alami dibandingkan dengan adriamycin dan
terapi kemo yang biasa digunakan. Apabila dikonsumsi secara rutin diyakini mampu mencegah
berbagai macam penyakit kanker, salah satunya untuk penyakit kanker kelenjar getah bening.
Kisah nyata sembuh dengan Ace maxs pengobatan kelenjar getah
bening
Nama : Sembiring Pelawi
Umur : 40 tahun
Asal : Jakarta
Profesi : Wiraswasta
Penyakit : Kelenjar Getah Bening
Menderita kelenjar getah bening yang biasanya muncul di sekitar leher dengan tanda benjolan
membuat tidak nyaman. Saya pakai baju kerahnya yang menutupi benjolan di leher saya, karena
malu, ujar Sembiring. Setelah minum 2 botol ACE MAXS penyakitnya hilang, artinya benjolan-
benjolan di sebelah kiri dan kanan lehernya lenyap, dan badannya semakin segar. Saya bersyukur
karena ACE MAXS penyakit kelenjar getah bening yang saya derita kini telah sembuh tanpa
operasi dan belum juga minum obat dokter, ujar Sembiring meyakinkan. Namun setelah habis 2
botol, Sembiring tetap minum ACE MAXS untuk lebih memastikan bahwa dia telah sehat bugar dan
bebas dari berbagai penyakit.
Terbukti jelas khasiat yang terkandung dari ace maxs ini sangat ampuh menyembuhkan kelenjar
getah bening, oleh karena itu atasi dan segera sembuhkan jika mengalami kelenjar getah bening
dengan ace maxs karena mampu dalam pengobatan nya sampai tuntas. Kisah nyata di atas salah
satu contoh bukti setelah konsumsi ace maxs masalah kelenjar getah bening dapat di atasi. Maka
dari itu sembuhkan secepat nya dengan obat hrbal ace maxs rekomendasi kami untuk pengobatan
kelenjar getah bening.

Kanker Kelenjar Getah Bening
NAMA
Limfoma Non-Hodgkin
DEFINISI
Limfoma Non-Hodgkin adalah sekelompok keganasan (kanker) yang berasal dari sistem kelenjar getah bening dan
biasanya menyebar ke seluruh tubuh.

Beberapa dari limfoma ini berkembang sangat lambat (dalam beberapa tahun), sedangkan yang lainnya menyebar
dengan cepat (dalam beberapa bulan).
Penyakit ini lebih sering terjadi dibandingkan dengan penyakit Hodgkin.
PENYEBAB
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi bukti-bukti menunjukkan adanya hubungan dengan virus yang masih belum
dapat dikenali.
Sejenis limfoma non-Hodgkin yang berkembang dengan cepat berhubungan dengan infeksi karena HTLV-I (human
T-cell lymphotropic virus type I), yaitu suatu retrovirus yang fungsinya menyerupai HIV penyebab AIDS.

Limfoma non-Hodgkin juga bisa merupakan komplikasi dari AIDS.
GEJALA
Gejala awal yang dapat dikenali adalah pembesaran kelenjar getah bening di suatu tempat (misalnya leher atau
selangkangan) atau di seluruh tubuh.
Kelenjar membesar secara perlahan dan biasanya tidak menyebabkan nyeri.

Kadang pembesstsn kelenjar getah bening di tonsil (amandel) menyebabkan gangguan menelan.
Pembesaran kelenjar getah bening jauh di dalam dada atau perut bisa menekan berbagai organ dan menyebabkan:
- gangguan pernafasan
- berkurangnya nafsu makan
- sembelit berat
- nyeri perut
- pembengkakan tungkai.

Jika limfoma menyebar ke dalam darah bisa terjadi leukemia.

Limfoma dan leukemia memiliki banyak kemiripan.

Limfoma non-Hodgkin lebih mungkin menyebar ke sumsum tulang, saluran pencernaan dan kulit.

Pada anak-anak, gejala awalnya adalah masuknya sel-sel limfoma ke dalam sumsum tulang, darah, kulit, usus, otak
dan tulang belakang; bukan pembesaran kelenjar getah bening.
Masulknya sel limfoma ini menyebabkan anmeia, ruam kulit dan gejala neurologis (misalnya kelemahan dan sensasi
yang abnormal).
Biasanya yang membesar adalah kelenjar getah bening di dalam, yang menyebabkan:
- pengumpulan cairan di sekitar paru-paru sehingga timbul sesak nafas
- penekanan usus sehingga terjadi penurunan nafsu makan atau muntah
- penyumbatan kelenjar getah bening sehingga terjadi penumpukan cairan.

Gejala Limfoma Non-Hodgkin

>
Gejala Penyebab
Kemungkinan timbulnya
gejala
Gangguan pernafasan
Pembengkakan wajah
Pembesaran kelenjar getah bening di dada 20-30%
Hilang nafsu makan
Sembelit berat
Nyeri perut atau perut kembung
Pembesaran kelenjar getah bening di perut 30-40%
Pembengkakan tungkai
Penyumbatan pembuluh getah bening di selangkangan atau
perut
10%
Penurunan berat badan
Diare
Malabsorbsi
Penyebaran limfoma ke usus halus 10%
Pengumpulan cairan di sekitar
paru-paru
(efusi pleura)
Penyumbatan pembuluh getah bening di dalam dada 20-30%
Daerah kehitaman dan menebal
di kulit yang terasa gatal
Penyebaran limfoma ke kulit 10-20%
Penurunan berat badan
Demam
Keringat di malam hari
Penyebaran limfoma ke seluruh tubuh 50-60%
Anemia
(berkurangnya jumlah sel darah
merah)
Perdarahan ke dalam saluran pencernaan
Penghancuran sel darah merah oleh limpa yang membesar &
terlalu aktif
Penghancuran sel darah merah oleh antibodi abnormal
(anemia hemolitik)
Penghancuran sumsum tulang karena penyebaran limfoma
Ketidakmampuan sumsum tulang untuk menghasilkan
30%, pada akhirnya bisa
mencapai 100%
sejumlah sel darah merah karena obat atau terapi
penyinaran
Mudah terinfeksi oleh bakteri
Penyebaran ke sumsum tulang dan kelenjar getah bening,
menyebabkan berkurangnya pembentukan antibodi
20-30%

DIAGNOSA
Harus dilakukan biopsi dari kelenjar getah bening untuk menegakkan diagnosis limfoma non-Hodgkin dan
membedakannya dari penyakit Hodgkin atau penyakit lainnya yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah
bening.

Menentukan stadium limfoma non-Hodgkin.

Limfoma non-Hodgkin dikelompokkan berdasarkan tampilan mikroskopik dari kelenjar getah bening dan jenis
limfositnya (limfosit T atau limfosit B).
Salah satu dari pengelompokkan yang digunakan menghubungkan jenis sel dan prognosisnya:
- Limfoma tingkat rendah, memiliki prognosis yang baik
- Limfoma tingkat menengah, memiliki prognosis yang sedang
- Limfoma tingkat tinggi, memiliki prognosis yang buruk.

Pada saat terdiagnosis, biasanya limfoma non-Hodgkin sudah menyebar luas; hanya sekitar 10-30% yang masih
terlokalisir (hanya mengenai salah satu bagian tubuh).
Untuk menentukan luasnya penyakit dan banyaknya jaringan limfoma, biasanya dilakukan CT scan perut dan
panggul atau dilakukanskening gallium.
PENGOBATAN
Beberapa penderit bisa mengalami kesembuhan total, sedangkan penderita lainnya harus menjalani pengobatan
seumur hidupnya.
Kemungkinan penyembuhan atau angka harapan hidup yang panjang tergantung kepada jenis limfoma dan stadkum
penyakit pada saat pengobatan dimulai.

Biasanya jenis yang berasal dari limfosit T tidak memberikan respon sebaik limfosit B.
Angka kesembuhan juga menurun pada:
- penderita yang berusia diatas 60 tahun
- limfoma yang sudah menyebar ke seluruh tubuh
- penderita yang memiliki tumor (pengumpulan sel-sel limfoma) yang besar
- penderita yang fungsinya dibatasi oleh kelemahan yang berat dan ketidakmampuan bergerak.

Penderita pada stadium awal (stadium I dan II) seringkali diobati dengan terapi penyinaran yang terbatas pada sisi
limfoma dan daerah di sekitarnya.
Terapi penyinaran biasanya tidak menyembuhkan limfoma tingkat rendah, tetapi dapat memperpanjang harapan
hidup penderita sampai 5-8 tahun.

Terapi penyinaran pada limfoma tingkat menengah biasanya akan memperpanjang harapan hidup penderita sampai
2-5 tahun, sedangkan pada limfoma tingkat tinggi hanya 6 bulan sampai 1 tahun.
Jika dimulai sesegera mungkin, pemberian kemoterapi dengan atau tanpa terapi penyinaran pada limfoma tingkat
menengah dan tingkat tinggi, bisa menyembuhkan lebih dari separuh penderitanya.

Sebagian besar penderita sudah mencapai stadium lanjut (stadium III dan IV) pada saat penyakitnya terdiagnosis.
Penderita limfoma tingkat rendah mungkin tidak memerlukan pengobatan segera, tetapi harus menjalani
pemeriksaan sesering mungkin untuk meyakinkan bahwa penyakitnya tidak menyebabkan komplikasi yang serius.

Kemoterapi dilakukan pada penderita limfoma tingkat menengah.
Penderita limfoma tingkat tinggi memerlukan kemoterapi intensif segera karena penyakit ini tumbuh dengan cepat.

Tersedia beberapa sediaan kemoterapi yang sangat efektif.
Obat kemoterapi bisa diberikan tunggal (untuk limfoma tingkat rendah) atau dalam bentuk kombinasi (untuk limfoma
tingkat menengah dan tingkat tinggi).
Pemberian kemoterapi disertai faktor pertumbuhan dan pencangkokan sumsum tulang masih dalam tahap
penelitian.

Pengobatan baru yang masih dalam penelitian adalah antibodi monoklonal yang telah digabungkan dengan racun,
yang memiliki bahan racun (misalnya senyawa radioaktif atau protein tanaman yang disebut risin), yang menempel di
antibodi tersebut.
Antibodi ini secara khusus akan menempel pada sel-sel limfoma dan melepaskan bahan racunnya, yang selanjutnya
akan membunuh sel-sel limfoma tersebut.

Pada pencangkokan sumsum tulang, sumsum tulang diangkat dari penderita (dan sel limfomanya dibuang) atau dari
donor yang sesuai dan dicangkokkan ke penderita.
Prosedur ini memungkinkan dilakukannya hitung jenis darah, yang berkurang karena kemoterapi dosis tinggi,
sehingga penyembuhan berlangsung lebih cepat.
Pencangkokan sumsum tulang paling efektif dilakukan pada penderita yang berusia dibawah 55 tahun dan bisa
menyembuhkan sekitar 30-50% penderita yang tidak menunjukkan perbaikan terhadap pemberian kemoterapi.
Tetapi pencangkokan sumsum tulang memiliki resiko, sekitar 5% penderita meninggal karena infeksi pada minggu
pertama, sebelum sumsum tulang membaik dan bisa menghasilkan sel darah putih yang cukup untuk melawan
infeksi.
Pencangkokan sumsum tulang juga sedang dicoba dilakukan pada penderita yang pada awalnya memberikan
respon yang baik terhadap kemoterapi tetapi memiliki resiko tinggi terjadinya kekambuhan.


Kombinasi sediaan kemoterapi pada Limfoma Non-Hodgkin.
Sediaan Obat Keterangan
Obat
tunggal
Klorambusil
a
href="http://www.medicastore.com/med/caridatapilih.php?pilih=1&UID=2008051607
5805125.208.146.2&cari=Siklofosfamid">Siklofosfamid
Digunakan
pada limfoma
tingkat rendah
untuk
mengurangi
ukuran kelenjar
getah bening &
untuk
mengurangi
gejala
CVP (COP)
Siklofosfamid
Vinkristin (onkovin)
Digunakan
pada limfoma
tingkat rendah
Prednison & beberapa
limfoma tingkat
menengah
untuk
mengurangi
ukuran kelenjar
getah bening &
untuk
mengurangi
gejala
Memberikan
respon yang
lebih cepat
dibandingkan
dengan obat
tunggal
CHOP
Siklofosfamid
Doksorubisin (adriamisin)
Vinkristin (onkovin)
Prednison
Digunakan
pada limfoma
tingkat
menengah &
beberapa
limfoma tingkat
tinggi
C-MOPP
Siklofosfamid
Vinkristin (onkovin)
Prokarbazin
Prednison
Digunakan
pada limfoma
tingkat
menengah &
beberapa
limfoma tingkat
tinggi
Juga
digunakan
pada penderita
yang memiliki
kelainan
jantung & tidak
dapat
mentoleransiDo
ksorubisin
M-BACOD
Metotreksat
Bleomisin
Doksorubisin (adriamisin)
Siklofosfamid
Vinkristin (onkovin)
Deksametason
Memiliki efek
racun yg lebih
besar dari
CHOP &
memerlukan
pemantauan
ketat terhadap
fungsi paru-
paru & ginjal
Kelebihan
lainnya
menyerupai
CHOP
ProMACE/C
ytaBOM
Prokarbazin
Metotreksat
Doksorubisin (adriamisin)
Siklofosfamid
Etoposid
bergantian dengan
Sitarabin
Bleomisin
Vinkristin (onkovin)
Metotreksat
Sediaan
ProMACE
bergantian
dengan
CytaBOM
Kelebihan
lainnya
menyerupai
CHOP
MACOP-B
Metotreksat
Doksorubisin (adriamisin)
Siklofosfamid
Vinkristin (onkovin)
Prednison
Bleomisin
Kelebihan
utama adalah
waktu
pengobatan
(hanya 12
minggu)
Kelebihan
lainnya
menyerupai
CHOP

http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?id=&iddtl=308&idktg=12&idobat=&UID=20080710115552125.161.1
72.159

===================================
Kelenjar Getah Bening atau disebut lymph node. Hampir tersebar diseluruh tubuh kita. Layaknya pembuluh darah, ia
juga bisa beredar di tubuh kita.
Beberapa jenis penyakit yang mengenai kelenjar getah bening, misalnya:
1. Tuberkulosis (TB)
2. Klamidia (semacam parasit)
3. HIV
4. Keganasan
5. Dan infeksi yang lainnya.
Yang terjadi pada pasien kebanyakan, pembesaran kelenjar limfe karena mekanisme pertahanan tubuh kita terhadap
suatu infeksi.