Вы находитесь на странице: 1из 7

TUGAS FARMAKOLOGI

OBAT DAN PENYAKIT PADA HORMON HIPOFISIS


Disusun Oleh:
1. Adh T!"" #P1$%&'&1('%')
&. A*un* Adi Nn+, #P1$%&'&1('%1)
(. A*un* T-i Su.n./ #P1$%&'&1('%&)
%. An+- Ti- A,u L.A #P1$%&'&1('%()
0. A-u1 R"h12.i #P1$%&'&1('%%)
KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLTEKNIK KESEHATAN SEMARANG
PROGRAM STUDI KEPERA3ATAN PUR3OKERTO TAHUN &'1(4&'1%
NO
NAMA
PENYAKIT
NAMA OBAT MEKANISME OBAT FUNGSI OBAT EFEK SAMPING
PERAN
PERA3AT
1. Kekerdilan
( hipopituitarisme)
1. Somatrem
Dosis: IM dan SC
pada anak-anak
sampai 0,06 m!k
(0,16 I"!k) # kali
seminu
$. Somatropin
Dosis : IM dan SC
pada anak-anak
sampai 0,1 m!k
(0,$6 I"!k) # kali
seminu
1) Somatrem
%ormon pertum&uhan '
dihasilkan d (ara reka'asa
enetik ini memiliki
1uus metionin tam&ahan
pada terminal-). %al ini
munkin men*adi pen'e&a&
tim&uln'a anti&odi dalam
kadar rendah thd sediaan
ini pada + #0, pasien,
adan'a anti&odi ini tak
mempenaruhi
peransanan pertum&uhan
oleh hormon.
$)Somatropin
Se(ara kimia identik d
hormon pertum&uhan
manusia, tetapi di&uat d
reka'asa enetik. -.ek
&ioloik sama tetapi tidak
ada resiko kontaminasi
/irus pen'e&a& pen'akit
1. Somatrem
Dindikasikan untuk
de.isiensi hormone
pertum&uhan pada anak
$. Somatropin indikasi
sama denan somatrem
1) Somatrem
%iperlikemia dan
ketosis &isa ter*adi pada
pasien denan ri0a'at
DM
$)Somatropin
lukokortikoit di dua
dapat menham&at
peransanan
pertum&uhan oleh
hormone ini.
1. Memantau usia
tulan serta
tini &adan dan
&erat &adan
$. Memeriksa
tanda-tanda klinis
sesuai denan
pen'e&a&n'a
misaln'a,
&akteremia
#. Mem&ahas
tentan *ad0al
dosis
Creut1.eldt-2a(o&. Satu
miliram o&at ini setara $,6
I" hormon pertum&uhan.
$. 3umor %ipo.isis
(prolaktinoma)
1. 4onis dopamine
a.5romokriptin
Dosis inisiasi
&romikriptin
adalah 0,6$6-1,$6
m!hari, denan
dosis pemeliharaan
la1imn'a $,6-10
m!hari.
&. Ka&erolin
Dosis inisiasi
ka&erolin adalah
0,$6-0,6
m!minu, dan
dosis pemeliharaan
umumn'a 0,$6-#
m!minu.
1) 5romokriptin
Mekanisme Ker*a.
5romokriptin meransan
reseptor dopeminerik. 7&at
ini le&ih &esar a.initasn'a
terhadap reseptor D$ dan
merupakan antaonis
reseptor D1. oran 'an
dipenaruhi ialah 'an
memilki reseptor dopamin
'aitu SS8, kardio/askular,
poros hipotalamus dan
saluran (erna.
$)Ka&erolin
Cara ker*an'a adalah
denan menhalani otak
memproduksi dan
melepaskan hormon
prolaktin dari kelen*ar
1. Denan (epat mampu
menormalkan le/el
prolaktin serum
$. Menem&alikan .unsi
reproduksi
#. Memper&aiki keadaan
alaktorhea
9. Menurani ukuran
tumor pada &e&erapa
pasien
mual, sakit kepala, pusin
(hipotensi postural), hidun
tersum&at dan sem&elit,
ke&inunan, depresi,
ke(emasan dan intoleransi
alkohol.
1. 5isa dilakukan
denan
pem&edahan,
radiasi, atau
denan o&at
untuk menekan
hipersekresi
tumor itu
sendiri.
$. Memantau 33:
pasien
pituitari.
#. Dia&etes insipidus 1. :asopresin(akue
us), pitressin.
Dosis: De0asa,
SK:IM:6-
10",&.i.d atau
t.i.d, untuk anak
dosis le&ih
rendah
$. Diuretik tia1id,
dosis: dosis a0al
6-10 m!hari,
atau &erselan
sehari pada pai
hari , dosis
pemeliharaan: 6-
10 m 1-# kali
seminu
#. Desmopresin
(DD4:8) dosis
de0asa
1. :asopresin, dilepaskan dari
kelen*ar hipo.isis posterior.
7&at ini meninkatkan
*umlah kanal air pada duktus
koliens sehina
memunkinkan rea&sor&si
air se(ara pasi.. 8ada
dia&etes insipidus (ranial
tidak adan'a 4D%
men'e&a&kan eksresi urin
hipotonis denan /olume
&esar
$. Diuretik tia1id, menham&at
rea&sor&si natrium dan
klorida dalam pars asendens
ansa henle te&al dan a0al
tu&ulus distal. %ilann'a K
+,
)a
+,
dan Cl
-
men'e&a&kan
peninkatan peneluaran
urin #;.
#. Desmopresin, &eker*a
1) "ntuk dia&etes
insipidus. "ntuk
meredakan distensi usus
menurani perdarahan
astrointestinal aki&at
/arises esophaus.
$) <ipresin untuk dia&etes
insipidus
#) Desmopresin untuk
dia&etes insipidus,
hemophilia 4, dan
pen'akit /on 0il&rand
1):asopresin : pu(at, mual,
(eukan, ke*at perut,
seranan anina, reaksi
aleri
$) %ipotensi postural dan
anuan saluran (erna
'an rinan,impotensi,
hipokalemia,hipomanesem
ia,hiponaremia,hiperkalase
mia.
#)Desmopresin: sakit
kepala, mual, spasti( n'eri
diperut, reaksi aleri,
&enkak, n'eri ditempat
suntikan
1. Memantau 33:,
peninktan
den'ut *antun,
dan penurunan
tekanan sistolik
menun*ukkan
adan'a
kehilanan
/olume (airan
karena penurunan
produksi 4D%.
$. Memantau
keluaran air
kemih
#. Memantau rekasi
'an meruikan
ketika
kortikotropin
dihentikan
9. Memantau
lukosa darah
dan urin se(ara
intranasal:0,1-0,9
ml!hari dalam
dosis ter&ai
9. Desmopresin(sti
mate) dosis
de0asa: I:: 0,#
mikroram
dalam 60 ml
normal salin
selama $0-#0
menit
denan mem&atasi *umlah
air 'an dieliminasi dalam
urin. Desmopressin
menikat reseptor :$ di
duktus penumpul in*al,
meninkatkan rea&sor&si air.
%al ini *ua meransan
pelepasan .a(tor /on
=ille&rand dari sel-sel
endotel denan &ertindak
pada reseptor :$.
periodi( selama
terapi
9. %iperprolaktinemia 1.5romokriptin
a.87(De0asa):1,$
6 m-$,6 m perhari
dia0al, dapat
ditinkatkan se(ara
&ertahap sampai #0
m perhari(rentan
dosis &iasa 6->,6
m!hari)
1.Menakti.kan reseptor
dopamine pada SS8
$. Menurunkan sekresi
prolaktin
"ntuk peno&atan
hiperproklatenemia
1. SS8:
Sakit kepala, pusin,
menantuk, insomnia,
halusinasi, mimpi &uruk
$.Mata dan 3%3 :?asa
ter&akar dimata,
anuan penlihatan,
hidun tersum&at
#.?espirasi: in.iltrate paru,
e.usi
1. Menka*i pasien
untuk adan'a
aleri terhadap
deri/ate erot
$. Memantau
tekanan darah
se&elum dan
denan serin
selama terapi
#. Meninstruksika
9. Kardio/askuler:
hipotensi
6.@I: mual, muntah,
anoreksia, mulut kerin
6. Derm: urtikaria
>.MS: kram tunkai
n pasien untuk
tetap terlentan
selama dan
&e&erapa *am
setelah dosis
pertama
9. Mena0asi
am&ulasi dan
perpindahan
pasien selama
dosis a0al untuk
men(eah
(edera karena
hipotensi
6 @iantisme dan
akromeali
1.5romokriptin,
dosis : 1,$6 m, dua
kali sehari.
Kemudian dosis
dinaikkan sampai
e.ek terapi ter(apai
atau ti&ul e.ek
terapi. 7&at
se&aikn'a di&erikan
1.5romokriptin
5romokriptin meransan
reseptor dopeminerik. 7&at
ini le&ih &esar a.initasn'a
terhadap reseptor D$ dan
merupakan antaonis reseptor
D1. 7ran 'an dipenaruhi
ialah 'an memiliki reseptor
dopamin 'aitu SS8,
1. 5romokriptin:
Menurani peroduksi
hormon &erle&ih
men*adi normal
Menurani tekanan
karena pertam&ahan
masa tumor hipo.isis
'an dapat menekan
area otak di sekitar
a. 5romokriptin
Mual, muntah, sem&elit,
perut kram, mulas,
hilann'a na.su makan,
sakit kepala, kelemahan,
lelah.
&. 7(reotida
1. Menka*i pasien
adan'a aleri.
$. Memantau
tekanan darah
se&elum dan
sesudah
pem&erian o&at.
denan makanan.
8eninkatan dosis
dilakukan setiap $-9
minu se&an'ak
$,6 m!hari. Dosis
optimum kira-kira
96 m sehari ($0->6
m) 'an dapat
di(apai dalam 0aktu
kira-kira 6 minu.
$.7(reotida, dosis:
pem&erian $6
mikroram per*am
(# ampul dalam 600
(( salinA1$
tetes!menit)
kardio/askuler, poros
hipotalamus, dan saluran
(erna.
$.7(reotida
7(reotide dapat menurunkan
supresi kadar @% dan I@B-1,
mene(ilkan ukuran tumor,
dan memper&aiki am&aran
klinis.
tumor.
Menem&alikan .unsi
normal hipo.isis dan
menanani ter*adin'a
kekuranan hormon.
Menanani e*ala
iantisme
$.7(treotida:
Menhentikan
perdarahan 'an
dise&a&kan oleh /arises
esophaus,
memperlam&at la*u
pertum&uhan tumor
karsinoid,
)'eri perut dan kem&un,
Diare dan mual 'an akan
mereda seirin 0aktu