You are on page 1of 5

Mari Memudahkan, Semoga Dimudahkan!

MasDab, artikel saya kali ini sedikit bernada serius mengupas akhlaq bermuamalah yang
dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat yang mulia. Akhlaq ini, as usual, berlaku
universal, pun untuk mereka yang bukan beragama Islam. entu sa!a, saya lebih berharap banyak
kepada diri saya dan saudara seiman saya untuk mendapatkan man"aat setelah membacanya.
#elamat membaca, MasDab. #emoga berkenan men!adi penye!uk hati.
Di Penghujung Malam
Ya Allah yang Maha Pemurah, mudahkanlah segala urusan kami. Engkau adalah Dzat yang
menguji makhluk sesuai dengan kemampuannya, maka mampukanlah kami melewati ujianmu
Demikian doa seorang hamba yang barangkali kita pun pernah melakukannya. $Dimudahkan
segala urusannya% adalah !urus maut yang tak dinyana&nyana sering terselip dalam doa&doa
harian kita. Dan itu sah&sah sa!a, tiada yang melarang. 'amun, kadang terkabulnya sebuah doa
tidak dengan serta merta nyata setelah sang hamba meminta. Di titik tunda itulah, Allah
menyelipkan peluang bagi sang hamba untuk instropeksi diri, bermuhasabah, sambil terus
mengharap kemurahan dari #ang (encipta.
MasDab, setiap kita memiliki permasalahan, baik yang bisa kita ceritakan kepada Allah #)
dan mahluq&nya, maupun permasalahan yang hanya bisa kita ceritakan kepada Allah #).
Masalah itu, ada kalanya tak kun!ung terselesaikan bukan karena Allah tidak mengabulkan doa
kita. #ebagaimana nasihat dalam $Mutu Manikam dari *itab Al +ikam% ,-. bab /0
Belum terkaulnya d!a si hama setelah erusaha erulang"ulang erd!a penuh harapan,
jangan sampai memuat si hama erputus asa. Allah #$% telah memer jaminan diterimanya
d!a setiap hama Allah, menurut pilihan dan ketentuan Allah sendiri, ukan atas pilihan dan
kemauan si hama, atau menurut waktu yang dikehendaki si hama. Allah #$% telah
menetapkan kapan dan di saat apa d!a se!rang hama diterima !leh"&ya.
Mungkin sa!a, ada hal&hal lain yang perlu kita !alani, sebelum doa itu terkabulkan. Dan inilah
salah satunya, memudahkan urusan !rang lain.
Taujih Nabawi (Nasihat Nabi)
MasDab, pabila #ampeyan ingat buku tentang +adits Arbain yang mungkin pernah #ampeyan
baca, tentu #ampeyan mengerti bagaimana utamanya 12 hadits yang dikumpulkan oleh Imam
'a3a3i. 4eliau bahkan mengatakan, hadits&hadits di dalamnya adalah $landasan agama yang
penting, yang para ulama menilainya sebagai inti a!aran agama Islam%,5.. Ada sebuah hadits
yang cukup relevan dengan tema di atas. +adits ke&6/ bertema $Membantu #esama Muslim% itu
memiliki redaksi demikian0
Artinya
Dari Abu +urairah radhiallahuanhu, dari Rasulullah shallallahu 7alaihi 3a sallam bersabda0 #iapa
yang menyelesaikan kesulitan seorang mumin dari berbagai kesulitan&kesulitan dunia, niscaya
Allah akan memudahkan kesulitan&kesulitannya di hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan
orang yang sedang kesulitann niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan
siapa yang menutupi 8aib9 seorang muslim Allah akan tutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah
selalu menolong hamba&'ya selama hamba&'ya menolong saudaranya. #iapa yang menempuh
!alan untuk mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya !alan ke syurga. #uatu kaum yang
berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab& kitab Allah dan mempela!arinya di antara
mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka
rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut&sebut mereka kepada makhluk disisi&
'ya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnya.
8Mutta"aq alaih9.
Dalam hadits di atas, ada penggalan yang berbunyi 'wa man yassara (ala mu)sirin,
yassarallahu (alaihi *id"dunya wal akhirah'.%. Inilah tema yang akan kita perbincangkan dalam
artikel ini, $:Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitann niscaya akan Allah
mudahkan baginya di dunia dan akhirat:%
!isah !lasik untuk Masa De"an
MasDab, !udul di atas boleh !adi menyingkap nostalgi8l9a kita akan grup musik asal ;og!a yang
dulu lagu&lagunya sempat menghiasi pensi 8pentas seni9 di mayoritas sekolah menengah di kota
pela!ar itu. 'amun, ada benarnya pula bela!ar dari kisah klasik, supaya kita mampu melihat masa
depan dengan lebih baik.
Dalam kitab Ad&Da3ah < =a3aid 3a >shul ,6., >stad? ;umah Amin men!elaskan salah satu
kaidah dalam penyebaran Islam adalah At&aisiiru @aa At&tasiiru% atau $Memudahkan bukan
mempersulit%. #imak sikap Rasulullah kepada seorang sahabat yang telah melanggar aturan
saat Ramadhan0
Dari Ai +urairah ra, ahwa sese!rang mendatangi ,asulullah #A$ dan erkata, -elaka aku
ya ,asulullah. Apa yang memuatmu .elaka/ Aku erhuungan seksual dengan isteriku di
ulan ,amadhan. &ai ertanya, Apakah kamu punya uang untuk memeaskan udak/
Aku tidak punya, jawanya. Apakah kamu sanggup puasa 0 ulan erturut"turut/ %idak.
Apakah kamu isa memeri makan 12 !rang *akir miskin/ %idak. 3emudian duduk. 4alu
diawakan kepada &ai sekeranjang kurma maka &ai erkata, Amillah kurma ini untuk
kamu sedekahkan. 5rang itu menjawa lagi, Adakah !rang yang leih miskin dariku/ %idak
lagi !rang yang leih memutuhkan di arat atau timur ke.uali aku. Maka &ai #A$ tertawa
hingga terlihat giginya lalu ersada, Bawalah kurma ini dan eri makan keluargamu.
8+.R. 4ukhari dan Muslim9 ,1.
Di sisi lain, Rasulullah !uga ingin memberikan kemudahan untuk mereka yang masih tergolong
a3am, meskipun harus menegur sahabat Muad? bin ;abal, yang disebut Rasulullah sebagai
orang yang paling mengetahui halal dan haram0
,asulullah suatu ketika gusar karena suatu saat Mu)adz in 6aal menjadi imam shalat
mema.a surat Al"7ur)an terlalu panjang. Beerapa riwayat menyeutkan di raka)at awal
eliau mema.a surat Al"Ba8arah dan di rekaat kedua surat An"&isaa. #e!rang makmum
mempr!tes Mu)adz karena shalatnya terlalu lama dan hal terseut kemudian dilap!rkan kepada
,asulullah #aw.
3etika mendengar hal terseut, ,asulullah #aw kemudian menegur sahaat Mu)adz. +ai
Mu)adz, janganlah kamu menjadi tukang *itnah, di elakangmu ikut ersemahyang !rang yang
sudah tua, !rang yang lemah, !rang yang punya hajat, musa*ir' ,A.
Boba kita bayangkan, bila Rasulullah sama sekali tidak member kemudahan kepada sahabat di
kisah pertama dan !amaah sholat Muad? bin ;abal di kisah kedua. entu, da3ah Rasulullah
akan semakin sulit. 'amun, Rasulullah menga!arkan kepada kita0 sama sekali tidak ada
kesukaran, yang ada adalah kemudahan. Dengan kemudahan tersebut, seluruh takli"
8pembebanan9 dan hal&hal "ardhu dalam hidup akan terlaksana dengan penuh kesungguhan.
Dengan kemudahan, Islam men!adi agama rahmatan lil alamiin yang bertahan di tengah terik
panas sahara, maupun dinginnya daerah #kandinavia.
#ijhat (Pers"ekti$)
Artinya
Maka sesungguhnya telah 3ami mudahkan Al 7uran itu dengan ahasamu, agar kamu dapat
memeri kaar gemira dengan Al 7uran itu kepada !rang"!rang yang ertakwa, dan agar
kamu memeri peringatan dengannya kepada kaum yang memangkang 9Maryam: ;<=
#alah satu cara untuk men!adi pandai memudahkan urusan orang lain adalah memupuk rasa
empati dan toleransi. Cmpati dan toleransi adalah bekal berinteraksi. 'asihat >stad? Adil
Abdullah Al&@aili Asy&#yu3aikh, $oleransi adalah konsekuensi ukhu3ah. 4arangsiapa yang
toleran kepada saudaranya, maka Allah akan toleran kepadanya% ,/. sangat relevan dengan !udul
di artikel ini. Allah, D?at yang Maha Memiliki dan yang Maha 4erkehendak, bahkan
menga!arkan empati kepada manusia. @ihat ayat di atas, Alquran diturunkan dengan bahasa
manusia agar kita mudah mengha"al dan memahami. #ebuah bentuk empati Allah kepada
manusia.
@ihat perintah shalat malam yang $diringankan% pada =.#. Al Mu?ammil ayat 52. Dibalik
keringanan itu, Allah Maha ahu bah3a $:.akan ada di antara kamu orang&orang yang sakit dan
orang&orang yang ber!alan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah, dan orang&orang yang
lain lagi berperang di !alan Allah, maka bacalah apa yang mudah 8bagimu9 dari Al =uran%.
4ahkan bacaan >a8raauu maa tayassara minal 8ur)an 8maka bacalah apa yang mudah dari
Alquran9 diulang lagi di ayat yang sama dengan "rase >a8rauu maa tayassara minhu dengan
arti yang serupa pada "rase sebelumnya. 4etapa Allah sangat berempati kepada kita semua.
MasDab, bisa !adi kesulitan yang menimpa hari&hari kita adalah sebuah pesan dari Allah #),
agar kita tidak membebani diri sendiri dengan mempersulit urusan orang lain. +ari&hari berat
kita, mungkin adalah sentilan dari Dang Maha *uasa. Mari bersama merenungi "rase&"rase yang
pernah kita ucapkan. ;an!i&!an!i kita kepada saudara seiman dan seper!alanan. #udahkah kita
berlapang dada menerima kondisi saudara kitaE Ataukah kita berkeras hati meletakkan kemauan
kita, meski saudara kita sebenarnya tak merasa nyaman namun enggan menyampaikannyaE
#emoga Allah mempermudah langkah kita, dan memudahkan kita untuk mempermudah langkah
sahabat&sahabat kita.
Dogyakarta, 52.-2.52-2
4ibliogra"i