You are on page 1of 6

PENGGUNAAN MEDIA KARTU KALIMAT

UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA


SISWA KELAS I SDN WONOREJO I-312 SURABAYA
(Siti Mariya!
ABSTRAK
Membaca adalah salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seseorang sekaligus menjadi salah
satu tujuan utama pada jenjang Pendidikan Dasar. Oleh sebab itu minat membaca harus dikembangkan dan
diupayakan peningkatannya. Tetapi pada kenyataannya kemampuan membaca siswa sekolah dasar saat ini, belum
sesuai dengan kompetensi yang diharapkan dalam kurikulum, bahkan dapat dikatakan jauh dari keberhasilan. Dari
40 siswa, hanya siswa !""#$ yang dapat membaca lancar dan memperoleh nilai di atas %%M. %%M yang
ditetapkan sekolah adalah &0. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas !PT%$ yang
dilaksanakan pada siswa kelas ' (D) *onorejo '+,-. Pada penelitian ini dilakukan persiklus yang terdiri atas
tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan re.leksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
menggunakan teknik obser/asi, tes dan catatan lapangan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan
metode deskripti. kualitati. dan kuantitati.. 0asil penelitian menunjukkan bahwa persentase keterlaksanaan
akti/itas guru pada siklus ' dan siklus '' mencapai -00#. (kor ketercapaian akti/itas guru mengalami peningkatan
sebesar 1-,2. (ementara itu, ketuntasan membaca siswa dengan menggunakan media kartu kalimat mengalami
peningkatan mencapai 1,"#. %endala+kendala yang dihadapi adalah cara menguasai kelas dan pengelolaan
waktu pembelajaran, cara mengatasinya dengan meninjau kembali pengelolaan waktu pembelajaran dan membuat
solusi kemudian diterapkan pada pembelajaran selanjutnya. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kartu
kalimat dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas ' (D) *onorejo '+,-.
Kata K"#$i% M&'ia Kart" Ka(i)at 'a# K&)a)*"a# M&)+a$a
ABSTRACT
Read is one of must-have basic interest by someone altogether becomes one of main aim on Elementary
Education ladder. Therefore yen reads to have is developed and endeavored by its step-up. But in reality ability
read current elementary school student, corresponded to expected interest deep curriculum, even gets to be said
restrains from success. Of 4 students, !ust "" students #$$%& one that gets to easy-going read and gets point
upon 'omplete 'riterion (inimi)e. 'omplete 'riterion (inimi)e that specified schooled is *. This research
utili)e 'lassroom +ction Research design #'+R& one that executed on , grade student -./ 0onore!o ,-12". On
cycle does this research that comprise of planning phase, performing, 3atch and reflection. .ata collecting tech
in observational it utili)es observation tech, essay and field note. 'ollected data analyse by use of 4ualitative
descriptive method and 4uantitative. Result observationaling to point out that performed percentage activity
learns on first cycle and second cycle 5p to 2%. Reached score activity learns to experience step-up as big as
62,7. ,n the meantime, thoroughness reads student by use of sentence card media experience step-up to reach
6",$%. 8aced constraint are ma9e the point to gain control class and learning time managements, tric9 settles it
by loo9s bac93ard learning time management and ma9e solution then be applied on succeeding learning. 'an
be concluded that card media purpose sentence can increase s9ill reads , grade student -./ 0onore!o ,-12".
Key word: Sentence Card media and ability Reads
PENDA,ULUAN
(eiring dengan perkembangan jaman dan
kebutuhan kemajuan pendidikan diperlukan
penguasaan berbagai hal yang harus dipenuhi dan
dituntut peserta didik. %emajuan media in.ormasi dan
teknologi yang semakin berkembang diperlukan
keahlian khusus yang juga harus dimiliki oleh semua
peserta didik. 3ntuk memenuhi keahlian khusus
tersebut peserta didik harus memiliki berbagai
keterampilan antara lain keterampilan berbahasa yang
meliputi keterampilan mendengarkan, keterampilan
berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan
menulis.
3ntuk itu, seorang guru dituntut harus
menguasai berbagai hal untuk dapat memenuhi
kebutuhan pendidikan sesuai dengan %T(P
!%urikulum Tingkat (atuan Pendidikan$ bahwa
pembelajaran 4ahasa 'ndonesia diarahkan untuk
meningkatkan kemampuan peserta didik dalam
berkomunikas menggunakan 4ahasa 'ndonesia
dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun
secara tulis !Depdiknas50025,-&$. 0al yang termasuk
-
kemampuan berkomunikasi secara lisan meliputi5
keterampilan mendengarkan dan berbicara, sedangkan
hal yang termasuk kemampuan berkomunikasi secara
tulis meliputi5 keterampilan membaca dan
keterampilan menulis.
Membaca adalah salah satu kompetensi dasar
yang harus dimiliki oleh seseorang sekaligus menjadi
salah satu tujuan utama pada jenjang pendidikan
dasar. Oleh sebab itu, minat membaca harus
dikembangkan dan diupayakan peningkatannya.
Tetapi pada kenyataannya, kemampuan membaca
siswa sekolah dasar saat ini belum sesuai dengan
kompetensi yang diharapkan kurikulum, bahkan dapat
di katakan jauh dari keberhasilan. 0al tersebut
terungkap dari hasil diskusi antarguru pada pertemuan
%%6 yang diadakan setiap satu bulan sekali.
%esulitan tersebut di atas juga dihadapi oleh siswa
kelas ' (D) *onorejo '+,- (urabaya yang
kemampuan membacanya belum sesuai dengan
harapan. Dari 40 siswa, hanya siswa !""#$ yang
dapat membaca lancar dan memperoleh nilai di atas
%%M. %%M yang ditetapkan sekolah adalah &0.
7dapun ketidakmampuan siswa tersebut
karena berbagai .aktor, diantaranya, antara lain 5 guru
masih belum tepat dalam memilih metode media
maupun strategi dalam pembelajaran 4ahasa
'ndonesia khususnya membaca. 0al tersebut dapat
diilustrasikan sebagai berikut5 !-$ Pada kegiatan awal
guru mengin.ormasikan tugas siswa yaitu membaca
buku paket halaman88.. yang di dalamnya ada
bacaan yang bertema 9 peristiwa 9. !$ 6uru
mengajak siswa membaca bersama+sama ! siswa yang
malas atau tidak bisa hanya menjadi pendengar$. !,$
(iswa ditugaskan membaca berkelompok ! siswa
yang lebih pandai akan membaca dengan cepat, yang
tidak bisa hanya mendengarkan$. !4$ 6uru hanya
dapat mendengarkan bacaan yang benar dari beberapa
siswa yang memang sudah mampu.
(elain hal tersebut di atas, terdapat juga .aktor
yang berperan membuat proses %4M belum optimal
yaitu 5 !-$ :uang kelas yang sempit, !$ ;umlah siswa
dalam satu rombel ,0 s<d 40 siswa, !,$ %urang tepat
dalam memilih metode, !4$%urang tepat dalam
memilih media.
Pelaksanaan pembelajaran membaca seperti
tersebut di atas menunjukkan pembelajaran membaca
kurang mengena sasaran sebab dapat di pastikan5 !-$
(iswa yang belum dapat membaca tidak ikut
membaca hanya diam saja. !$ 6uru tidak dapat
mendengar suara siswa yang paham ataupun yang
belum paham bacaan.
4erdasarkan ilustrasi tersebut di atas peneliti
!guru kelas ' (D) *onorejo '+,- (urabaya$
melakukan penelitian tindakan kelas untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran dengan judul
9Penggunaan Media kartu kalimat 3ntuk
Meningkatkan %emampuan Membaca (iswa %elas '
(D) *onorejo '+,- (urabaya.=
Penggunaan Media kartu kalimat ini dipilih
sebagai salah satu alternati. mengatasi masalah karena
media ini merupakan media pembelajaran dengan
menggunakan /isualisasi yang sangat membantu
siswa dalam membaca kalimat. Media kartu kalimat
tersebut diharap dapat memperbaiki<meningkatkan
kemampuan membaca siswa. Dengan media kartu
kalimat, siswa dapat belajar membaca sambil bermain
kartu sehingga pembelajaran membaca yang
dilaksanakan siswa akan terasa lebih bermakna.
(elain itu cara guru menjelaskan juga lebih menarik
serta mudah dipahami siswa. %artu kalimat yang
digunakan merupakan kartu dengan bentuk tertentu
kertas berwarna warni, serta bergambar sesuai teks
yang akan dibaca dan dirangkai oleh siswa secara
bergantian melalui permainan sederhana.
Media tersebut dipilih karena diharapkan dapat
menumbuhkan minat baca dalam diri peserta didik.
Oleh sebab itu, layak dilakukan penelitian untuk
meningkatkan membaca dengan menggunakan kartu
kalimat dan melalui proses membaca terus+menerus
akan menumbukan rasa ingin tahu yang tinggi.
METODE
:ancangan Penelitian yang digunakan adalah
Penelitian Tindakan %elas dengan menggunakan
metode deskripti. kualitati.. Metode kualitati.
dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan
in.ormasi atau data tentang .enomena yang diteliti.
Menurut 7rikunto !002 5 2"$, deskripti. kuantitati.
adalah alat bantu dalam penelitian yang dapat
disajikan berupa angka atau dengan menggunakan
persentase untuk setiap kategori dan untuk
kesimpulan umum bagi materi buku keseluruhan.
(edangkan deskripti. kualitati. adalah alat bantu
dalam penelitian yang dinyatakan dalam sebuah
predikat.
4erdasarkan pengertian tentang deskripsi
kuantitati. dan deskripsi kualitati. di atas, dapat
disimpulkan bahwa jenis penelitian ini adalah
deskripsi kuantitati. karena penilaian akti/itas guru,
siswa dan hasil belajar siswa dinilai dengan
mengggunakan angka !persentase$. (elain deskripsi
kuantitati. penelitian ini juga termasuk deskripsi
kualitati. karena penentuan penilaian akti/itas guru
dan siswa dinilai berdasarkan akti/itas guru dengan
penentuan kriteria yang telah ditetapkan pada
lampiran.
:ancangan PT% meliputi , tahapan yaitu 5 !-$
perencanaan, !$ pelaksanaan Tindakan dan obser/asi,
dan !,$ re.leksi.
6ambar - (iklus PT%
(ubjek penelitian adalah siswa dan guru kelas '
(ekolah Dasar )egeri *onorejo '+,- (urabaya.
(iswa kelas ' (ekolah Dasar )egeri *onorejo '+,-
(urabaya, berjumlah 40 siswa, dengan jumlah siswa
laki+laki , siswa dan jumlah siswa perempuan -&
siswa. 7lasan penetapan siswa kelas ' (ekolah Dasar
)egeri *onorejo '+,- (urabaya sebagai subjek
penelitian karena kelas ' kemampuan membacanya
masih banyak yang dibawah kriteria ketuntasan
minimal.
Penentuan tempat penelitian ini berdasarkan pada
hal+hal berikut5 !-$ %epala (D) *onorejo ' +,-
bersedia apabila disekolah tersebut ditempati untuk
penelitian ini, !$ rekan>rekan guru bersedia menjadi
obser/er peneliti pengguna media kartu teks untuk
meningkatkan kemampuan membaca siswa, dan, !,$
%emampuan membaca siswa kelas ' di (D tersebut
memerlukan perbaikan karena 4."# siswa di kelas
tersebut nilai kemampuan membacanya dibawah
%%M
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
yaitu 5
Menurut Margono !0015-"?$, obser/asi diartikan
sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik
terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian.
Dalam penelitian tindakan kelas ini menggunakan
teknik obser/asi langsung. Obser/asi langsung adalah
pengamatan dan pencatatan yang dilakukan terhadap
subjek di tempat kejadian atau berlangsungnya
peristiwa, sehingga obser/asi berada bersama subjek
yang diselidiki ini. Obser/asi digunakan untuk
mengamati akti/itas guru dalam proses pembelajaran
membaca lancar pada siswa kelas ' (D) *onorejo '+
,- (urabaya melalui penggunaan media kartu teks.
Peneliti mengadakan diskusi dengan pengamat
sebelum langkah+langkah tentang pelaksanaan
penelitian terhadap anak.
Tes adalah alat atau prosedur yang digunakan
untuk mengetahui atau mengukur sesuatu dalam
suasana dengan cara dan aturan+aturan yang sudah
ditentukan !7rikunto, 0015",$. Tes digunakan untuk
mengukur keterampilan siswa membaca kalimat. Tes
dilakukan untuk mengetahui kemampuan membaca
lancar tentang kalimat dengan la.al dan intonasi yang
tepat pada saat pembelajaran membaca lancar
menggunakan media kartu teks.
Menurut 7rikunto !dalam 7nis, 0-05 ,1$, catatan
lapangan adalah catatan terhadap pengamatan
pembelajaran yang digunakan untuk mengetahui
kondisi serta kendala yang muncul selama proses
pembelajaran berlangsung yang akan diisi oleh
obser/er. @atatan lapangan digunakan dalam
perbaikan proses pembelajaran khususnya pada
keterampilan membaca lancar, untuk mencatat
hambatan+hambatan yang terjadi dalam pelaksanaan
pembelajaran membaca lancar melalui penggunaan
media kartu teks .
Menurut (iswono !00?5?$, teknik analisis
adalah cara yang digunakan untuk mengolah data
yang dikumpulkan dari in.orman, sehingga data
tersebut dapat dikomunikasikan pada masyarakat
secara luas. 3ntuk pemecahan masalah diperlukan
teknik analisis data yang berkaitan dengan
permasalahan yang diteliti.
Metode dalam teknik analisis data meliputi
deskripti. kualitati. dan deskripti kuantitati..
Dilakukan secara deskripti. kualitati. sebab hanya
menggambarkan subjek yang menjadi pokok
permasalahan untuk selanjutnya dianalisis secara
kualitati. untuk mencapai kejelasan masalah yang
dibahas, sehingga dapat diketahui apakah ada
penyimpangan+penyimpangan atau sudah sesuai
dengan teori+teori yang ada, selanjutnya dipergunakan
sebagai dasar untuk membahas permasalahan dalam
penelitian ini.
7nalisis hasil data obser/asi diperoleh dari
pengamat !guru kelas dan teman sejawat$ untuk
mengisi lembar obser/asi saat mengamati proses
belajar mengajar pada setiap siklus. 7nalisis ini
dilakukan untuk hasil obser/asi akti/itas guru.
7nalisis lembar obser/asi digunakan rumus.
7nalisis data kuantitiati. diperoleh dari hasil tes
siswa yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman
siswa terhadap materi pelajaran pada setiap siklus.
Dimana siswa secara klasikal telah belajar tuntas, jika
keberhasilan belajar siswa yang memperoleh nilai A
&0 mencapai ?0#. (edangkan rata+rata hasil belajar
klasikal seluruh siswa mencapai &0.
Penelitian ini yang akan diteliti adalah
ketercapaian tujuan dalam melaksanakan kegiatan
pembelajaran yang menggunakan media kartu kalimat
dalam pembelajaran membaca siswa sebagai upaya
,
Si-(". 1
Si-(". 2
untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa.
%etercapaian tujuan penelitian ini meliputi5
-. )ilai %etercapaian pelaksanaan pembelajaran
dengan menggunakan media kartu kalimat
memperoleh B ?0, sedangkan persentase
pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan
media kartu kalimat mencapai B ?0#.
. (etiap siswa dikatakan tutas belajar apabila telah
mampu mencapai nilai %%M yaitu &0,. 4atas
ketuntasan tersebut ditetapkan peneliti sesuai
%%M yang ada di sekolah tersebut. (edangkan
ketuntasan klasikal dikatakan tercapai apabila
paling sedikit ?0# siswa di kelas tersebut tuntas
belajar.
,. %endala+kendala yng muncul data diatas dengan
baik, sehingga tujuan pembelajaran yang telah
ditetapkan telah tercapai
,ASIL DAN PEMBA,ASAN
Pada pembahasan ini dibahas hasil penelitian
pembelajaran membaca lancar dengan menggunakan
media kartu kalimat. Pembahasan ini meliputi5
keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, hasil belajar
membaca lancar dan kendala+kendala yang terjadi
selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian
ini dilakukan dua siklus melalui tahapan
perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan
re.leksi.
%eterlaksanaan kegiatan pembelajaran dalam
siklus ' kegiatan pembelajaran membaca lancar
dengan menggunakan media kartu kalimat belum
terlaksana dengan baik karena belum mencapai
kriteria yang telah ditentukan pada indikator
keberhasilan, yaitu B ?0 atau prosentase
keterlaksanaan sebesar B ?0#. 0al ini dapat dilihat
dari data hasil pengamatan keterlaksanaan kegiatan
pembelajaran siklus ' yang mencapai nilai &0,4 dan
prosentase keterlaksanaan mencapai -00#. Penelitian
pada siklus ' dikatakan belum berhasil. %ualitas
pembelajaran dan tingkat ketercapaian kegiatan
pembelajaran pada siklus ' diperbaiki dan
ditingkatkan pada siklus ''. Pada siklus '', tingkat
ketercapaian kegiatan pembelajaran memperoleh nilai
1-,2, sedangkan prosentase keterlaksanaan kegiatan
pembelajaran mencapai -00#. Pada kegiatan
pembelajaran siklus '', guru sudah melaksanakan
pembelajaran dengan perbaikan yang sudah
direncanakan pada siklus sebelumnya, oleh karena itu,
berdasarkan data yang diperoleh, guru sudah
meningkatkan akti/itasnya dan hasil pembelajaran
lebih baik dari peroleh sebelumnya karena sudah
dilakukan perbaikan.

Tabel - %eterlaksanaan
Pembelajaran
(iklus ' (iklus ''
&0.4 1-.2
Tabel %etercapaian
Pembelajaran
(iklus ' (iklus ''
-00# -00#
Dengan demikian, guru memilih media kartu
kalimat dapat meningkatkan hasil belajar siswa
sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan
diajarkan selangkah demi selangkah. 0al ini seperti
yang dikatakan (usilana !00? 5 4"$, kelebihan media
kartu adalah a$ media kartu dapat mengembangkan
kecakapan motorik halus dengan koordinasi antara
tangan dan mata, b$ media kartu dapat melatih anak
untuk berimajinasi, berkomunikasi, dan bekerja sama
dengan orang lain dan c$ media kartu dapat melatih
kesabaran anak dalam menyelesaikan suatu tantangan.
0asil belajar membaca lancar rata+rata siswa
kelas ' (D) *onorejo '+,- (urabaya siklus '
mencapai &,,2. Pada siklus '' mencapai ?0,4.
(ementara itu, ketuntasan belajar siswa pada siklus '
mencapai &"#. 0al ini belum mencapai keberhasilan
siswa secara klasikal, tetapi pada siklus '' ketuntasan
belajar mencapai 1,"#.
Tabel , :ata+rata )ilai
(iklus ' (iklus ''
&,.2 ?0.4
Tabel 4 %etuntasan 4elajar
(iklus ' (iklus ''
&"# 1."#
Oleh karena itu, pada siklus '' keberhasilan
pembelajaran secara klasikal tercapai. 0al ini sesuai
dengan pendapat 7Cib !001540$ yang menjelaskan
bahwa (etiap siswa dikatakan tutas belajar apabila
telah mampu mencapai nilai %%M yaitu &0. 4atas
ketuntasan tersebut ditetapkan peneliti sesuai %%M
yang ada di sekolah tersebut. (edangkan ketuntasan
klasikal dikatakan tercapai apabila paling sedikit ?0#
siswa di kelas tersebut tuntas belajar.
7dapun kendala+kendala yang muncul pada
proses pembelajaran membaca lancar dengan
menggunakan media kartu kalimat, yaitu suasana
kelas ramai pada saat pembelajaran menulis puisi.
6uru harus dapat menguasai kelas, memahami .ase+
.ase model pembelajaran langsung dan dapat
mengatur waktu dengan baik sehingga pembelajaran
berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
%eadaan siswa dalam kelas yang selalu ramai,
seharusnya guru disiplin dan tegas dalam memberikan
kontrak belajar sehingga kelas bisa teratasi. 6uru juga
harus menguasai penggunaan media kartu kalimat
serta .ase+.ase model pembelajaran langsung dan guru
harus mengalokasikan waktu pembelajaran dengan
maksimal sehingga pembelajaran berjalan dengan
baik dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
PENUTUP
Si)*"(a#
4erdasarkan rumusan masalah dan hasil penelitian
yang telah dibahas pada bab sebelumnya, maka dapat
disimpulkan bahwa5 persentase pelaksanaan
pembelajaran sudah berjalan dengan baik yaitu
sebesar -00#. (edangkan nilai ketercapaian
pelaksanaan pembelajaran dengan penggunaan media
kartu kalimat terjadi peningkatan terbukti
ketercapaian akti/itas guru pada siklus ' mencapai
&0,4 dan pada siklus '' mencapai 1-,2. Terdapat
peningkatan sebesar -, dan sudah mencapai
indikator ketercapaian yang ditetapkan.
0asil belajar siswa kelas ' (D) *onorejo '+,-
(urabaya terjadi peningkatan terbukti pada siklus '
persentase ketuntasan klasikal mencapai &"# dan
ketuntasan klasikal pada siklus '' mencapai 1,"#.
Terdapat peningkatan sebesar -&,"# dan sudah
melebihi persentase yang ditetapkan yaitu ?0#.
%endala yang terjadi guru kurang menguasai
pelaksanaan pembelajaran dan pengaturan waktu
yang kurang tepat sehingga ada beberapa item yang
terkesan dilakukan secara terburu+buru. %endala+
kendala tersebut dapat diatas dengan mengatur
pelaksanaan pembelajaran sebaik mungkin sehingga
semua tahapan yang seharusnya dilakukan dapat
dilakukan dengan baik sehingga pembelajaran
berjalan dengan baik.
Sara#
-. 7gar pelaksanaan pembelajaran tetap
meningkat sebaiknya guru dalam pembelajaran
selalu menggunakan media pembelajaran dan
model pembelajaran yang ino/ati.. Penentuan
media pembelajaran disesuaikan dengan materi
yang akan dipelajari.
. (ebaiknya guru dalam pembelajaran selalu
menggunakan media pembelajaran yang tepat
agar siswa akti. dalam pembelajaran sehingga
hasil belajar baik dan mengalami peningkatan.
,. 6uru dalam pelaksanaan pembelajaran
sebaiknya selalu berusaha dengan baik agar
kendala+kendala yang terjadi dapat diatasi
dengan mudah.
DA/TAR PUSTAKA
7nita, (ri, dkk. 00?. -trategi :embela!aran -..
;akarta 5 3ni/ersitas Terbuka
7Cib, Dainal dkk. 001. :enelitian Tinda9an ;elas
untu9 <uru -., -=B dan T;. 4andung5 @E
Frama *idya.
7rni, 7priliyantini. 0--. :enggunaan (edia ;artu
;ata Bergambar 5ntu9 (ening9at9an
;emampuan (embaca :ermulaan -is3a
;elas , -./ ;etintang ,>46 -urabaya. (kripsi
tidak untuk diterbitkan. (urabaya 5 3nesa.
7rikunto, (uharsini. 002. :rosedur :enelitian -uatu
:ende9atan :ra9ti9. ;akarta5 :ineka @ipta
7rikunto, (uharsini. 001. :enelitian Tinda9an ;elas.
:ineka @ipta.
7rsyad, 7rsyad. 001. (edia :embela!aran. ;akarta 5
6ra.indo.
Daryanto, 001. :anduan :roses :embela!aran.
;akarta 5 7E Publisher.
Depdiknas. 002. -tandar ;ompetensi. ;akarta 5
Depdiknas.
Margono, 001. (etodologi :enelitian. ;akarta 5
:ineka @ipta
)urgiyantoro. 00-. :enelitian :embela!aran
Bahasa. Fogyakarta.
:ahim, Garida. 00?. :enga!aran (embaca di
-e9olah .asar. ;akarta5 4umi 7ksara.
(adiman, 7rie.. 00?. (edia :endidi9an. ;akarta 5
PT. :aja 6ra.indo Persada.
(antosa, Puji. 00&. (ateri dan :embela!aran
Bahasa ,ndonesia -.. ;akarta 5 3ni/ersitas
Terbuka
(anjaya, *ina. 00?. -trategi :embela!aran
Berorientasi -tandar :roses :endidi9an.
;akarta 5 %encana Prenada Media 6roup.
(ardjiyo, dkk. 00?. :endidi9an ,:- di -.. ;akarta 5
3ni/ersitas Terbuka
(iswono, Tatag, Fuli, Hko. 00?. (enga!ar dan
(eneliti. (urabaya5 3nesa 3ni/ersity Press.
(usilana, :udi. 00?. (edia :embela!aran. 4andung 5
@E. *acana Prima.
(yai.uddin. 0--. Tes :restasi ? 8ungsi dan
:engembangan :engu9uran :restasi Bela!ar.
"
Fogyakarta 5 Pustaka Pelajar.
Tarigan, 0enri 6untur. 00?. (embaca -ebagai
-uatu ;etrampilan Berbahasa. 4andung5
7ngkasa 4andung.
Fulianto, 4ambang. 001. +spe9 ;ebahasan dan
:embela!arannya. (urabaya 5 3nesa
3ni/ersity Press.
I (iti Mariyah, (.Pd, Penulis adalah guru (D)
*onorejo '+,- (urabaya.