You are on page 1of 6

ARTIKEL

MANAJEMEN KONFLIK
Dosen pengampu:
Drs. Istadiyantha,
Oleh :
Mflihana Dwi Faqioh (C111!1"
#$%$&'( &'&)%' '%'*
F'+$,)'& &'&)%' D'( &-(I %$.'
$(I/-%&I)'& &-*-,'& M'%-)
)'0$( 11!
Manajemen Konflik
I. Definisi Konflik dan Pendapat Para Ali
Menurut )heodorson 2 )heodorson (1343:41" 5onfli5 adalah per6uangan yang
dila5u5an se7ara sadar dan langsung antara indi8idu dan atau 5elompo5 untu5 tu6uan
yang sama.
Menurut +ilmann 2 )homas (dalam ,uthans, 139! :!::" 5onfli5 adalah 5ondisi
5etida57o7o55an o;ye5tif antara nilai<nilai, atau tu6uan<tu6uan sepeti perila5u yang se7ara
senga6a mengganggu upaya pen7apaian tu6uan, dan se7ara emosional mengandung
suasana permusuhan.
Menurut M7.(amara (14", 5onfli5 sering5ali diperlu5an untu5 :
a. Mem;antu untu5 memun7ul5an dan mengarah5an masalah.
;. Mema7u 5er6a men6adi isyu yang sangat diminati.
7. Mem;antu orang men6adi le;ih nyata, dan mendorongnya untu5 ;erpartisipasi.
d. Mem;antu orang ;ela6ar ;agaimana menga5ui dan memperoleh manfaat dari
adanya per;edaan.
Menurut M7.(amara (14", 5onfli5 a5an men6adi masalah apa;ila :
a. Mengham;at produ5ti8itas.
;. Menurun5an moralitas.
7. Menye;a;5an 5onfli5 lain dan ;er5elan6utan.
d. Menye;a;5an perila5u yang tida5 menyenang5an.
Menurut +elly (dalam ,uthans, 19! : !4:", situasi 5onfli5 ter6adi apa;ila se5urang<
5urangnya dua indi8idu yang ;erada pada sudut pandang ;ertentangan, dimana masing<
masing tida5 memili5i toleransi terhadap per;edaan, serta menga;ai5an 5emung5inan
adanya wilayah titi5 temu, 5emudian se7ara 7epat melon7at pada 5esimpulan.
II. Konflik Indi!id"al Teradap T"j"an
Menurut ,uthans (139! : !41< !4= " 5onfli5 indi8idual terhadap tu6uan dapat ;ersifat
positif maupun negatif. 'da tiga 6enis 5onfli5 terhadap tu6uan ya5ni :
i. 'pproa7h<approa7h 7onfli7t
indi8idu dimoti8asi untu5 mende5ati dua atau le;ih pende5atan positif tetapi
punya 5aitan erat dengan tu6uan.
ii. 'pproa7h a8oidan7e 7onfli7t
Indi8idu dimoti8asi mende5ati tu6uan dan pada saat ;ersamaan dimoti8asi
untu5 menghindarinya.
iii. '8oidan7e<a8oidan7e 7onfli7t
Indi8idu dimoti8asi untu5 menghindari dua atau le;ih tu6uan negatif tetapi
memili5i 5aitan erat dengan tu6uan.
III. Ma#am$ma#am Konflik
a. +onfli5 'ntarpersonal
Menurut ,uthans (139! : !49 < !43", 'da tiga strategi untu5 mengatasi 5onfli5
antarpersonal ya5ni :
- ,ose<lose (5alah<5alah"
- >in<lose (menang<5alah"
- >in<win (menang<menang"
;. +onfli5 +eorganisasian
'da empat area stru5tural dalam 5onfli5 5eorganisasian ya5ni :
- +onfli5 hierar5hi, ya5ni 5onfli5 antara ;e;erapa 6en6ang dalam organisasi.
- +onfli5 fungsional, ya5ni 5onfli5 5arena tumpang tindih atau re;utan fungsi,
seperti 5onfli5 dalam organisasi pemerintah, di mana ada 5onfli5 internal dan
5onfli5 e5sternal
- +onfli5 antara lini dan staf, sering5ali dise;a;5an adanya per;edaan persepsi
mengenai 5ewenangan dan tanggung 6awa; terhadap pe5er6aan.
- +onfli5 organisasi formal dengan informal
I%. Kola&orasi Dan Kerjasama
$paya pen7apaian tu6uan tida5 hanya dila5u5an melalui 7ara mengalah5an
saingan, melain5an 6uga dapat dila5u5an melalui 5er6asama dan 5ola;orasi.
Kola&orasi' tu6uan dan ham;atannya
)u6uan 5ola;orasi adalah :
- Meme7ah5an masalah
- Men7ipta5an sesuatu
- Menemu5an sesuatu di dalam se6umlah ham;atan (&7hrage, 133? : 13"
0am;atan dalam ;er5ola;orasi :
- +eahlian
- >a5tu
- *iaya
- +ompetisi
- +earifan 5on8ensional ( &7hrage, 133? : 13"
Kerjasama' definisi dan pem;agiannya
Menurut &ummer (dalam )heodorson 2)heodorson, 13:3 : 49", 5er6asama
adalah upaya dua orang atau se5elompo5 orang ut5 memenuhi 5epentingan
;ersama, dgn mene5an pertentangan<pertentangan 5e7il yang ada didalamnya.
Dilihat dari ;entu5 dan sifatnya, 5er6asama dapat di;eda5an men6adi 1
ma7am: 5er6asama se7ara langsung 2 5er6asama se7ara tida5 langsung.
1. Kerjasama se#ara lan(s"n( diarti5an se;agai peli;atan 5iner6a dari
a5ti8itas yang sama yang di;eri5an oleh masing masing piha5 5arena
mengingin5annya menger6a5annya ;ersama, mes5ipun se;enarnya mere5a
dapat menger6a5annya sendiri.
1. Kerjasama se#ara tidak lan(s"n( ;er;asis pada 5iner6a a5ti8itas yang
;er;eda, yang diperlu5an untu5 meleng5api satu dengan lainnya untu5
men7apai tu6uan ;ersama. +er6asama tida5 langsung meli;at5an ;agian<;agian
yang mempunyai tugas tertentu. ()heodorson 2 )heodorson, 13:3 : 49<43".
%. Tin(katan Eskalasi )an(("an *osial
+-%-&'0'( M'&@'%'+')
A-#O,'+ &O&I',
+-%$&$0'( &O&I',
%-/O,$&I &O&I',
%I. Manajemen Konflik +Pen(elolaan Konflik,
Mana6emen 5onfli5 adalah mana6emen 6ang5a pan6ang yang ;ertu6uan untu5
menyelesai5an 5onfli5 yang mendasar. Istilah mana6emen 5onfli5 di;eri5an untu5
menggam;ar5an ;er;agai 7ara orang menyelesai5an 5eluhan tentang ha5 untu5
melawan sesuatu yang dianggapnya salah.
Mana6emen 5onfli5 tida5 sama dengan peme7ahan 5onfli5. .eme7ahan 5onfli5
meru6u5 pada upaya meme7ah5an perselisihan dengan persetu6uan satu atau 5edua
;elah piha5, ;ai5 dalam 5onfli5 indi8idual maupun 5onfli5 5eorganisasian.
Menurut .ondy (dalam ,uthans, 139! : !91<!9!" ada tiga pende5atan 5onseptual
utama untu5 mengelola 5onfli5 5eorganisasian ya5ni :
1. *argaining approa7h (pende5atan tawar<menawar"
&trategi untu5 mengatasi 5onfli5 adalah dengan mem;agi se7ara merata
5esempatan memperoleh sum;erdaya atau mengurangi 5einginan untu5
mendapat5an sum;erdaya.
1. *ureau7rati7 approa7h (pende5atan ;iro5ratis"
&trategi untu5 meme7ah5an 5onfli5 adalah mengganti aturan< aturan ;iro5ratis
yang ;ersifat impersonal untu5 pengendalian personal.
!. &ystems approa7h (pende5atan sistem)
'da dua strategi yang dapat diguna5an untu5 mengurangi 5onfli5 ya5ni :
- Mengurangi per;edaan terhadap tu6uan dengan mengu;ah insentif, atau
mela5u5an sele5si yang sesuai
- Mengurangi saling 5etergantungan fungsional dengan mengurangi
5etergantungan pada penggunaan sum;erdaya ;ersama<sama, dengan
mengurangi te5anan untu5 5onsensus