You are on page 1of 2

Baterai Perak-Oksida

Baterai Perak-Oksida tersusun atas :


logam seng (Zn)
(anode)
AgO2
(katode)
Pasta KOH
(elektrolit)
Besarnya potensial yang dihasilkan adalah 1,5 volt.
Reaksi kimia pada Baterai Perak-Oksida adalah :
Anode
: Zn (s) + 2OH- (aq) Zn(OH)2 (s) + 2eKatode
: Ag2O (s) + H2O (l) + 2e- 2Ag (s) + 2OH(s)

+ Ag2O

(s)

+ H 2O

(l)

Zn(OH)2

(s)

(aq)

Zn

+ 2Ag(s)

Kegunaan Baterai Perak-Oksida : dengan bentuknya yang kecil, baterai ini


banyak digunakan pada arloji, kalkulator, alat bantu pendengaran dan berbagai
jenis alat elektronik lainnya (alat elektronik portable).

Baterai Perak Oksida


Baterai perak oksida adalah baterai kecil yang banyak digunakan pada arloji,
kalkulator, dan berbagi jenis peralatan elektronik lainnya. Baterai perak oksida terdiri
atas Zn sebagi anode, Ag2O sebagai katode, KOH bentuk pasta sebagai elektrolit.
Baterai jenis ini memliki potensial sel sebesar 1,5 volt dan dapat bertahan untuk
waktu yang cukup lama. Elektrodenya berlangsung sebagai berikut :
Anode
Katode

: Zn + 2OH- Zn(OH)2 + 2e
: Ag2O + H2O + 2e 2Ag + 2OH-

Kegunaan baterai jenis ini adalah untuk arloji,kalkulator dan berbagai jenis peralatan
elektrolit lainnya.
Penggunaan : baterai merkuri (untuk arloji, kalkulator), baterai perak (untuk kamera,
pengukur detak jantung, alat bantu dengar)
Keutungan: keduanya berukuran (sangat) kecil dan tipis, tegangan relatif besar. Sel perak
relatif kokoh dan non toksik
Kelemahan: sel merkuri berifat toksik sedang sel perak relatif mahal.