You are on page 1of 22

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

Asep Jalaludin Personal Site-Z


Belajar Berdo'a Berusaha Beramal

Home

About Me

Materi Kuliah

Diskusi Ilmiah [TA-Skripsi-Tesis]

Cara Pengurusan Perubahan


Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna
Bangun ke HakMilik)

Artikel dan JurnalIlmiah

Download

Oleh: jalaludinweb | 18 November 2008

KALENDER
Pada waktu itu saya mau tahu tentang pengurusan HGB ke SHM, tanya sana-sini jawabannya agak
kurang memuaskan, kucoba jari-jari ini mencari di search engine google, ternyata kudapati artikel ini,
mohon maaf saya lupa sumbernya, jika ada kekurangan mohon saran dan koreksinya, tapi walaupun
demikian dengan niat yang baik saya tulis kembali artikel ini, semoga artikel ini bermanfaat bagi
temen-temen yang membutuhkannya.
A. Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik)
Tanah dengan status sertifikat hak guna bangun (HGB) bisa dijadikan sertifikat hak milik (SHM)
dengan sertifikat HGB tersebut harus dimiliki oleh warga negara indonesia (wni) dengan luas kurang
dari 600 meter persegi, masih menguasai tanah dan memiliki HGB yang masih berlaku atau sudah
habis masa.
Syarat mengajukan permohonan mengubah sertifikat HGB ke hak milik :
1. Sertifikat asli HGB yang akan diubah status
2. Fotokopi IMB (izin mendirikan bangunan) yang memperbolehkan dipergunakan untuk
didirikan bangunan
3. Bukti identitas diri
4. Fotokopi SPPT PBB (pajak bumi dan bangunan) terakhir
5. Surat permohonan kepada Kepala Kantor Pertanahan setempat
6. Surat penyataan tidak memiliki tanah lebih dari 5 bidang dan luas kurang dari 5000 meter
persegi.
7. Pajak : (NJOP tanah 20 juta) x 2%
8. Membayar biaya perkara Tambahan :
- Bisa menggunakan jasa notaris PPAT (pejabat pembuat akta tanah) untuk
pengurusan HGB ke SHM.
- Dasar hukum adalah Keputusan Menteri Negara / Kepala BPN No. 6 tahun 1998.
B. Cara Pengurusan Transaksi Jual-Beli Tanah
Mungkin bermanfaat juga nih, apabila ada yang berpengalaman/ pernah melakukan transaksi jualbeli tanah bisa menambah/koreksi. Jual beli tanah merupakan hal yang sering terjadi dalam
kehidupan sehari-hari di masyarakat. Apabila antara penjual dan pembeli sudah bersepakat untuk
melakukan jual beli tanah terhadap tanah yang sudah bersertifikat maka beberapa langkah yang
harus ditempuh adalah :
1. Akta Jual Beli (AJB)
Si penjual dan si pembeli harus datang ke Kantor Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk
membuat akta jual beli tanah. PPAT adalah Pejabat umum yang diangkat oleh Kepala Badan
Pertanahan Nasional yang mempunyai kewenangan membuat akta jual beli dimaksud. Sedangkan
untuk daerah-daerah yang belum cukup jumlah PPAT-nya, Camat karena jabatannya dapat
melaksanakan tugas PPAT membuat akta jual beli tanah.
2. Persyaratan AJB

November 2008
S

10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
Sep

Jan

SUDAH DIKUNJUNGI [HIT


COUNTER] :
115,149 kali

4-COMMENT
Izzul Fatah on Apa
itu Hotspot?
heru on BERSERAH
DIRI DAN
BERTAWAKAL K
kaila maritza on Apa
itu Hotspot?
Ash Shiddiq on
Ikuti
BERSERAH DIRI
DAN BERTAWAKAL
K

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
yang diperlukan untuk membuat Akta Jual Beli Tanah di Kantor Pembuat Akta Tanah adalah :
a. Penjual membawa :
Asli Sertifikat hak atas tanah yang akan dijual.
Kartu Tanda Penduduk.
Bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan.
Surat Persetujuan Suami/Isteri bagi yang sudah berkeluarga.
Kartu Keluarga.
b. Sedangkan calon pembeli membawa :
Kartu Tanda Penduduk.
Kartu Keluarga.
3. Proses pembuatan akta jual beli di Kantot PPAT.
a. Persiapan Pembuatan Akta Jual Beli.
1) Sebelum membuat akta Jual Beli Pejabat pembuat Akta Tanah melakukan pemeriksaan mengenai
keaslian sertifikat ke kantor Pertanahan.
2) Pejual harus membayar Pajak Penghasilan (PPh) apabila harga jual tanah di atas enam puluh juta
rupiah di Bank atau Kantor Pos.
3) Calon pembeli dapat membuat pernyataan bahwa dengan membeli tanah tersebut ia tidak menjadi
pemegang hak atas tanah yang melebihi ketentuan batas luas maksimum.
4) Surat pernyataan dari penjual bahwa tanah yang dimiliki tidak dalam sengketa.
5) PPAT menolak pembuatan Akta jual Beli apabila tanah yang akan dijual sedang dalam sengketa.
b. Pembuatan Akta Jual Beli
1) Pembuatan akta harus dihadiri oleh penjual dan calon pembeli atau orang yang diberi kuasa
dengan surat kuasa tertulis.
2) Pembuatan akta harus dihadiri oleh sekurang-kurangnya dua orang saksi.
3) Pejabat pembuat Akta Tanah membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud
pembuatan akta.
4) Bila isi akta telah disetujui oleh penjual dan calon pembeli maka akta ditandatangani oleh penjual,
calon pembeli, saksi-saksi dan Pejabat Pembuat Akte Tanah.
5) Akta dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan di Kantor PPAT dan satu lembar lainnya
disampaikan ke Kantor Pertanahan untuk keperluan pendaftaran (balik nama).
6) Kepada penjual dan pembeli masing-masing diberikan salinannya.
4. Bagaimana langkah selanjutnya setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli?
a. Setelah selesai pembuatan Akta Jual Beli, PPAT kemudian menyerahkan berkas Akta Jual Beli ke
Kantor Pertanahan untuk keperluan balik nama sertifikat.
b. Penyerahan harus dilaksanakan selambat-lambatnya tujuh hari kerja sejak ditandatanganinya akta
tersebut.
5. Berkas yang diserahkan itu apa saja ?
a. Surat permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli.
b. Akta jual beli PPAT.
c. Sertifikat hak atas tanah.
d. Kartu Tanda Penduduk (KTP) pembeli dan penjual.
e. Bukti pelunasan pembayaraan Pajak Penghasilan (PPh).
f. Bukti pelunasan pembayaran Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan.
6. Bagaimana prosesnya di Kantor Pertanahan ?
a. Setelah berkas disampaikan ke Kantor Pertanahan, Kantor Pertanahan memberikan tanda bukti
penerimaan permohonan balik nama kepada PPAT, selanjutnya oleh PPAT tanda bukti penerimaan ini
diserahkan kepada Pembeli.
b. Nama pemegang hak lama (penjual) di dalam buku tanah dan sertifikat dicoret dengan tinta hitam
dan diparaf oleh Kepala Kantor Pertanahan atau Pejabat yang ditunjuk.
c. Nama pemegang hak yang baru (pembeli) ditulis pada halaman dan kolom yang ada pada buku
tanah dan sertifikat dengan bibubuhi tanggal pencatatan dan ditandatangani oleh Kepala Kantor
Pertanahan atau pejabat yang ditunjuk.
d. Dalam waktu 14 (empat belas hari) pembeli sudah dapat mengambil sertifikat yang sudah atas
nama pembeli di kantor pertanahan. <Posted by Asep Jalaludin>
Semoga bermanfaat.

Follow Asep
Janjan Johari on Apa
JalaludinituPersonal
Hotspot?
Site-Z suherman on
BEBERAPA CARA

Get every PENGAJUAN


new post delivered
PROPOS
to your Inbox.
suherman on
BEBERAPA CARA
Enter your email
address
PENGAJUAN
PROPOS

Sign me up
KLIK RANK TERTINGGI
Powered
by WordPress.com
Tidak
ada

FACEBOOK-KOE
Asep Jalaludin|

CHAT WITH ME
Asep Jalaludin

TWITTER-KOE

About these ads

VICE Meet
Surfer

10 Airlines
With the

High
Top Ten
Demand for Signs of

Wall St
by Gravity

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

Related

BEBERAPA CARA PENGAJUAN


PROPOSAL KREDIT / PINJAM
KE BANK
In "Bisnis Corner-Z"

Ada apa dengan UML ?


In "Utama"
Edmodo untuk Pembelajaran
Jarak Jauh (PJJ)
In "Artikel Ilmiah"

Ditulis dalam Bisnis Corner-Z | Tag: bangunan, guna, hak, hgb, milik, shm, surat

Apa itu Hotspot?

Obat supaya mata melek?!

RESPONSES
Salam Kenal,
mau tanya nih,
Saya mau bikin sertifikat tanah gimana caranya, berapa
lama dan berapa biayanya ???
sementara ini saya baru pegang akta jual beli tanahnya
saja, dari penjual tanah tersebut belum ada
sertifikatnya, jadi saya mau bikin sertifikat tanah
tersebut, mohon masukannya dari bapak,

By: pipit cahyadi M on


4 Maret 2009
at 10:11 am
Balas

terima kasih.

Klo sudah ada akte jual belinya lebih


gampang, yg penting tanah tsb tidak
bermasalah/tdk dalam sengketa. Yang perlu
dipersiapkan biasanya adalah :
1. Surat Keterangan Ganti Rugi tanah (SKGR), atau
Surat Keterangan Tanah (SKT), atau akta jual beli
tanah.
2. Surat keterangan penguasaan fisik tanah yang
ditandatangani oleh pemilik batas sepadan dan ketua
RT/RW setempat.
3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan Kartu
Keluarga (KK).
4. Slip Surat Pemberitahuan Pajak Tahun Berjangka
(SPPTB) terakhir.
5. Blanko PPAT, klo dulu aslinya katanya harganya
Rp.25.000, tp klo dijual dipasaran saya biasanya
antara 250000 s.d. 300000 bahkan mungkin lebih.
Tapi pada peraturan yg baru katanya sih mo

By: jalaludinweb on
6 Maret 2009
at 12:45 pm
Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
digratiskan ?
Apabila pemilik tanah sudah meninggal maka
pengurusan bisa dilakukan oleh ahli warisnya dengan
melengkapi syarat berikut:
1. Surat keterangan waris yang dikeluarkan oleh
dinas terkait. (kependudukan)
2. KK ahli waris
Trus pergi ke Badan Pelayanan Terpadu BPN, ato klo
nggak pede bisa minta bantuan NOTARIS Terdekat.
Masalah biaya saya nggak bisa bilang, karena antara
satu daerah dgn daerah lain kadang2 berlainan. Itu
saja saran saya smoga bermanfaat.

salam kenal pak,


saya saat ini ingin menjual rumah
warisan orangtua saya ( ke2 orangtua
saya sdh lama meninggal dunia).namun surat
akta jualbelinya hilang.saya mempunyai 1
saudara ( ahli warisnya 2 orang, saya &
adik).kami sudah sepakat ingin menjual rumah
tsb, namun bingung harus bagaimana?.
Terimakasih atas masukan dari bapak.

assalamualaikum,
saya membeli tanah seplitan dari tanah yang
sudah bersertifikat, yang saya pegang cuma
akta jual beli.
saat ini saya berniat untuk menjadikan tanah tersebut
bersertifikat atas nama saya sendiri tapi pada saat
menanyakan sertifikat tanah pertama sertifikatnya udah
hilang kata sipenjual. tolong gimana langkah saya
selanjutnya.
terimaksih.

By: donna on 5 Juli


2011
at 6:21 pm

By: cecep on 24 Maret


2009
at 9:46 am
Balas

wassalamu.alaikum

Waalaikumsalam Wr. Wb. Yth. Kang Cecep,


Sebelum dilaksanakan jual beli, harusnya
kita melakukan:
1. Pengecekan keaslian dan keabsahan
sertifikat tanah pada kantor pertanahan yang
berwenang.
2. Para pihak harus melunasi pajak jual beli atas
tanah dan bangunan tersebut.
Dimana penghitungan pajaknya adalah sebagai
berikut:
-Pajak Penjual (Pph) = NJOP/harga jual X 5 %
-Pajak Pembeli (BPHTB) = {NJOP/harga jual nilai
tidak kena pajak} X 5%
dan untuk syarat-syaratnya untuk dapat mengajukan
penerbitan sertifikat kedua atau karena sertifikat asli
hilang maka syaratnya sbb:
Pemilik sertifikat mengajukan surat permohonan
sertifikat pengganti, dengan melampirkan data sbb:
1.Surat laporan kehilangan serifikat tersebut dari
polisi setempat dan untuk mengajukan laporan

By: jalaludinweb on
30 Maret 2009
at 7:17 am
Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
hilang, pemohon harus membawa:
a. copy sertifikat yang hilang tersebut.
b. Surat keterangan lurah setempat yang
menerangkan bahwa memang benar ada tanah yang
tertera dalam copy sertifikat tanah tersebut dan
berlokasi di kelurahan itu.
2. Bukti pengumuman sertifikat hilang dalam Surat
kabar
sebanyak 2 X 2 bulan.
3. Bukti pengumuman sertifikat hilang dalam
Lembaran Berita Negara Republik Indonesia sebanyak
2 X 2 bulan.
4. Foto copy KTP pemohon yang dilegalisir.
5. Bukti kewarganegaraan RI yang dilegalisir (WNRI).
6. Bukti pembayaran lunas PBB tahun terakhir.
7. Aspek penatagunaan tanah jika terjadi perubahan
penggunaan tanah dan untuk menerbitkan sertifikat
pengganti, biasanya Kantor Pertanahan akan
melakukan peninjauan lokasi dan melakukan
pengukuran ulang untuk memastikan bahwa keadaan
tanah tersebut masih seperti yang tertera dalam
buku tanah dan copy sertifikat dari pemohon. Setelah
dilakukan pengukuran, proses penerbitan sertifikat
akan dilanjutkan. Apabila semua proses berjalan
dengan normal, dalam arti tidak ada pihak-pihak
yang mengajukan keberatan atau gugatan, maka
sertifikat pengganti akan terbit dalam waktu 3 (tiga)
bulan setelah permohonan. Meskipun sertifikat yang
hilang dapat diterbitkan penggantinya, alangkah
baiknya agar kita selalu berhati-hati dalam menjaga
asli sertifikat tersebut. Karena hilangnya sertifikat
tersebut bukan tidak mungkin nantinya akan disalah
gunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung
jawab.
Tapi jika sebelum ha-hal diatas dilakukan maka kita
tanya dulu kepada pemilik sebelumnya kemungkinan
menyimpan copy sertifikat, dan jika ada
kemungkinan akan mempermudah kepengurusan
balik nama. Smoga bermanfaat.

Assalaamualaikum
salam kenal,
saya mau membeli sebuah ruko di daerah
perumnas (surat HGB), saya menanyakan kebagian
pemasaran mengenai perubahan surat ke Hak Milik
katanya tidak bisa,mengapa? karena ini untuk
usaha.Apakah memang benar demikian? apakah sama
sekali tidak akan bisa untuk merubah ke Hak Milik?
Apakah ada peraturan/ketentuannya dari pemerintah?
Mohon bantuan dan pejelasannya, sebelumnya saya
ucapkan terima kasih

By: ahmad on 1 Mei


2009
at 11:45 am
Balas

Salam, Ahmad

Waalaikum salam, Wr, Wb,


Kalau tidak salah, yang saya tahu HGB bisa
dialihkan ke Hak Milik, tetapi memang ada
beberapa hal yg nggak bisa dialihkan:
1. Jika ruko tersebut yg kita tempati, tanahnya milik
pemerintah setempat dan kita hanya punya hak guna

By: jalaludinweb on
7 Mei 2009
at 10:16 am
Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
bangun saja dan setiap habis hak guna bangun kita
harus memperpanjang lagi.
2. Jika ruko tersebut yg kita tempati, secara
keseluruhan developer hanya mengurus hak guna
bangun (HGB) saja dan tenggang waktunya sudah
mau habis sehingga jika kita mau mengurus ke Hak
Milik kita agak dipersulit.
3. Klo mau jelas, bapak lebih baik bertanya k Notaris
setempat ato mungkin di daerah bapak lebih dekat
dengan BPN lebih baik.
Itu saja dari saya, mohon maaf kiranya jika belum
puas, smoga bermanfaat.

By: jalaludinweb
on 16 Mei 2009
at 9:53 am

thankz mas pasa atas komennya,


mudah2an bermanfaat buat mas juga
dan temen2 lainnya.

Assalamualaikum
Wah.. kebetulan Neh Sep, ada temenku sedang
ada masalah.
Dulu dia beli tanah dari seseorang, ada
sertifikat masih atas nama penjual, trus ada akta jual
beli antara pihak pertama dan temenku itu, nah
kemudian tanah tersebut dibeli orang lain, tapi baru
dibayar 1/5 nya (DP) aja tapi sertifikat dan akta jual
beli (antara pihak pertama dan temenku) dipegang oleh
calon pembeli masalahnya sampe sekarang orang itu
tidak juga bayar 4/5 nya. sertifikat digadaikan ke orang
lain lagi.. pusing keknya ngga ada etiket baik dari
pembeli tersebut, langkah apa yang seharusnya
dilakukan nntuk lenyelamatkan tanah tersebut? Thks
atas advice nya
Wassalam
Mujini

By: Jinny on 25 Mei


2009
at 1:51 am
Balas

Waalaikum Salam W. W. Mba jini yang


baik, saya tidak tahu tipe calon pembeli
temen mba tersebut, tapi yang pasti pada
awalnya kemungkinan temen mba sangat
percaya banget pada calon pembeli tersebut sampaisampai sertifikat dan akta jual beli dia berikan
walopun bayarnya baru 1/5nya, tapi inti dari itu
semua saran saya klo bisa temen mba
mengusahakan cara2 pendekatan yg persuasif dulu
untuk mendapatkan hak-nya dgn mengumpulkan
copi data2 ato dokumen2 yg bisa mendukung bahwa
tanah, sertifikat tanah dan akte jual beli tersebut
adalah milik temen mba, kemudian minta bantuan
orang yg dianggap dihormati oleh kedua belah pihak
antara temen mba ato calon pembeli tersebut untuk
menyelesaikan masalah ini, ato klo ngga bisa juga ya
mungkin menempuh jalur hukum, itupun dilakukan
mungkin jalan terakhir. Dan jangan lupa senantiasa
berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa, smoga hati
calon pembeli temen mba itu diluruskan. Smoga
bermanfaat!.

maaf menganggu, apakah benar HGB itu

By: jalaludinweb on
7 Juni 2009
at 8:56 am
Balas

By: aryo on 31 Mei

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

hanya bisa diperpanjang 1 kali. Karena


2009
kebanyakan perumahan yang dibangun oleh
at 1:23 pm
developer biasanya HGB. dan jika perpanjangan
yang mengurus adalah developer. Lha, kalo developernya Balas
udah bubar gimana ?

Mas aryo yg baik, biasanya HGB itu ada


dua macam, yg pertama HGB-murni
(tanahnya dalam penguasaan developer)
untuk pengurusan perpanjangan bisa
langsung ke BPN (sendiri ato pake notaris) dan HGBHPL(tanahnya bukan punya developer) untuk
pengurusan harus melalui yang punya HPL (Hak
pengelolaan Lahan) dulu, dan rata-rata masanya
HGB adalah 20 tahun. Saran saya klo bisa sbelum
masa HGB berakhir diurus ke SHM aja mas.

Assalamualaikum wr.wb
Pak Asep, aku mau tanya lagi.
Apakah aman bila ada pemutihan tanah,kita
mengurus surat sertifikat tanah melalui RT setempat.
Karena mereka minta AJB dan PBB asli.

By: jalaludinweb on
7 Juni 2009
at 7:42 am
Balas

By: lina on 29 Juni


2009
at 5:24 am
Balas

Terima kasih atas jawabannya.


Wassalamualaikum wr.wb

Teh Lina yg baik, yang pertama dalam


benak qta, kadang2 tersirat rasa suudzon
(berburuk sangka) karena banyaknya
informasi baik dari media ataupun lainnya
bahwa pada sekarang ini banyak org memanfaatkan
kepercayaan qta yg digantikan dgn keadaan
sebaliknya atau dgn kata lain disalahgunakan. Tapi
untuk mencegah hal itu, maka saya beri tips
sederhana saja :
1. Jikalau RT setempatnya deket dgn rumah qta
apalagi qta sangat mempercayai beliau karena
kesepuhan atau kebijaksanaan dia dalam mengurus
warga, tidak ada salahnya qta bisa percaya, tapi
ingat segala sesuatunya qta harus waspada dan
hati2, sy memberikan tips, sekarang zaman
teknologi, pasti di daerah pun ada yg namanya
fotocopy, maka sebelum dipercayakan kpd org
tersebut, sebelumnya segala dokumen yg ada di
fotocopy dulu, dan jika ada scanner d rumah ato d
rental terdekat, qta bisa scan dulu sehingga
dokumen2 qta terjaga dengan baik, baik secara
softcopy atopun hardcopy.
2. Buatlah form tanda terima berkas dokumen anda
bermaterai RP. 6000,- kepada org tsb, kemudian
cantumkan juga saksi-saksi dari pihak keluarga anda
(min. 2 org) dan dari pihak pengurus RT yg lainnya
atau sesepuh warga lainnya (min. 2 org), supaya jika
terjadi kehilangan dokumen atau disalahgunakan bisa
ada bukti otentiknya.
3. Sebelum rencana pemutihan itu menurut RT itu
ada, tidak ada salahnya kita mengecek ke

By: jalaludinweb on
7 Juli 2009
at 5:59 am
Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
kelurahan/desa/kecamatan/BPN setempat ttg rencana
pemutihan ada atau tidaknya.
4. Jikalau hati qta masih ragu2, memang lebih baik
qta yg mengurus dokumen2 tersebut, tp jika qta
nggak ada waktu utk mengurusnya, maka tips
sederhana point 1,2,3 sy boleh di coba.

tanya nih mas jalal, bisa tidak hgb yang sudah


mati diurus menjadi shm?

By: anindya on 3
Agustus 2009
at 9:02 am
Balas

Ass. wr.wb
Mau nanya pak,
bagaimana kalo jual beli tanahnya, sementara
yang punya tanah/pejual hanya memiliki surat
alas hak?
terima kasih sebelumnya atas jawabannya
wassalam

Waalaikum salam wr, wb,


Mba dara yg baik,
Hak atas tanah itu ada beberapa macam,
HM, HGU, HGB, HAK PAKAI, dll. HM itu
haknya turun temurun, terkuat, dan terpenuh, serta
hanya boleh dimiliki oleh WNI. kalo HGB itu hak
untuk mendirikan dan mempunyai bangunan di atas
tanah bukan miliknya sendiri, dengan jangka waktu
30 th. Tapi gak usah kuatir jangka waktunya dapat
diperpanjang sampe 20 th dan juga dapat dialihkan
kepada pihak lain serta dapat dijadikan jaminan
utang. konon HGB dapat ditingkatkan statusnya
menjadi HM. Lengkapnya bisa baca UU AGRARIA,
dan yang paling penting hak atas tanah tersebut
tidak dalam sengketa dengan pihak manapun.
Semoga bermanfaat.
Wassalam.

Ass wr wb,
Kang Asep mo tanya dikit tapi prinsip buat
saya.
Saya beli tanah sebagian dari satu sertifikat
(hanya dengan s.pernyataan jual sebagian tanah diatas
segel), tapi sertifikat tsb bukan atas nama penjual
melainkan atas nama temen penjual dan ybs sdh
meninggal. Bahkan sekarang penjualnya sudah
meninggal pula. Saya tau memang bahwa itu awalnya
numpang nama (teman baik) tapi ahli waris kan ga mau
tau. Tolong Kang Asep, solusi untuk balik nama ke saya.
Atas jawabannya terimakasih.

By: dara on 3 Agustus


2009
at 6:19 pm
Balas

By: jalaludinweb on
17 Agustus 2009
at 7:35 am
Balas

By: Adi Nurjaman on


27 Agustus 2009
at 5:49 am
Balas

Wassalam,

Wassalumualaikum wr, wb,


Kang adi yg baik,

By: jalaludinweb on
22 Oktober 2009

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

Mohon maaf sudah lama nih baru buka2


at 11:01 am
bloq nih, pada prinsipnya berkas2 data yg
kang adi punya jangan sampai hilang (dari surat
Balas
pernyataan jual beli, dsb), dan klo di surat tersebut
ada saksi2, coba kita mohon bantuannya untuk
memberikan kesaksian pada sertf jual beli tanah tsb
thttps://jalaludinweb.wordpress.com/wp-admin/editcomments.php#comments-formhp ahli waris2 yg
masih ada, klo mengalami ksulitan2 dan kita ada
rezeki lebih bisa minta bantuan notaris/BPN setempat
untuk menyelesaikannya. Itu saja saran saya
mudah2an kang adi diberikan kemudahan oleh Allah
SWT dalam segala urusan, amien.

Ass. Wr Wb
Saya ada masalah pak, mau tanya berapa lama
waktu yang dibutuhkan pengurusan SHM dari
girik dan AJB di BPN? saya mengurus SHM
melalui staf kelurahan sudah 1 tahun belum jadi, ada
tanda terimanya, apa yang harus saya lakukan pak untuk
mempercepat pengurusan SHM tersebut, saya sudah
tanyakan berulang kali katanya tidak ada masalah
tunggu saja, kalau memang tidak ada masalah masa
selama itu!
Mohon bantuan dan pencerahannya Pak, terima kasih
sebelumnya.

Wass, wr, wb,


Mas surya yg baik,
Mohon maaf biasanya klo kita memberikan
sesuatu/tips yg lebih besar pd oknum tsb
biasanya emang urusannya akan lebih cepat tapi qta
jangan berburuk sangka dahulu, mungkin saja
berkas2 tersebut masih dalam proses, tapi saran
saya jika mas penasaran lebih baik dicoba untuk
men-trace keberadaan berkas2 tersebut selain dari
orang tersebut dimulai dari kecamatan kemudian ke
BPN dgn menggunakan tanda terima tersebut, siapa
tahu berkas2 tersebut masih terselip dan belum
difollow-up. Itu aja saran saya mudah2an diberi
kemudahan.

By: surya on 8 Oktober


2009
at 3:13 am
Balas

By: jalaludinweb on
22 Oktober 2009
at 11:35 am
Balas

Ass. Wr Wb
pa kabar mas jalal,,? to the ponit aja d ^ ^
saya mau perpanjang HGB ,tapi ga tau
dimana..
bisa info alamat lengkap instansi nya.. tks

By: Edo on 29 Oktober


2009
at 10:56 am

kalau saya ada pertanyaan saya hrs kirim


kemn?

By: efa on 8 Februari


2010
at 8:20 am

Balas

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
Ass..
Pa saya mau tanya, kalau mau membagi
warisan, sedangkan tanah yang mau diwariskan
masih berstatus HGB sampai dengan si pewaris
meninggal dunia..
itu gimana ya,,,
apa harus dirubah dulu menjadi hak milik?

By: Praptee on 20
Oktober 2010
at 3:25 pm
Balas

Mohon bantuanyaTerimakasih
Wassalam

Kalau kluarga mba mempunyai banyak


rejeki untuk mengurus HGB ke SHM itu
akan lebih baik, tapi jika kluarga mba
mendesak untuk segera dibagikan ke ahli
waris sebaiknya dipecah menjadi akte hibah waris ke
masing-masing ahli waris, kmudian dari pecahan
akte hibah waris, masing-masing ahli waris bisa
mengurusnya masing-masing, tentunya tanah
tersebut tidak ada masalah sengketa. Smoga
bermanfaat.

Terima kasih atas informasi jawaban dari Mas


Jalal.

By: jalaludinweb on
16 Mei 2011
at 1:06 pm
Balas

By: Hendra SP on 6
April 2011
at 4:41 pm
Balas

Selamat siang Pak. Mohon tanya. Saya


membeli rumah dari developer, masih sertifikat
SHGB induk (belum pecah sertifikat), masih
PPJB, luas tanah 90 m2, bangunan 95m2. NJOP
tanah sekitar Rp. 3,2jt/m, NJOP bangunan sekitar
Rp.2,5jt/m

By: Deddy on 20 Mei


2011
at 11:13 am
Balas

Dengan kondisi ini (belum pecah sertifikat), siapa yg


harusnya berkewajiban membayar PBB atas rumah saya
tsb?
Pada saat pengurusan AJB, biaya apa saja yg harus saya
tanggung dan yg harusnya ditanggung developer?
Bagaimana perhitungannya?
Untuk pengurusan SHGB menjadi SHM, berapa perkiraan
biayanya?
Terimakasih atas kesediaannya menjawab. Salam.

Assalamualaikum. Pak Jalal saya beli rumah di


perum ciluar asri bogor dengan status tanah
HGB,apakah status HGB bisa diubah menjadi
SHM?rata-rata biaya utk proses tsb brp utk
daerah bogor?terima kasih

Wassalamualaikum wr. wb.

By: ari cahyono on 30


Mei 2011
at 10:59 pm
Balas

By: jalaludinweb on

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

Mas Ari, selama perum tsb pada saat akad


memsosialisasikan ke qta bisa utk diurus ke
SHM, pasti tidak akan menemui kendala
banyak dan pasti kita bisa urus dari HGB ke SHM.
Yang saya tahu klo nyicilnya via Bank yg
direferensikan oleh developer tsb biasa mereka
menyediakan utk pengurusan surat-suratnya juga
melalui bank tsb, karena surat-surat itu ada dibank
tsb s.d. kita selesai menyelesaikan cicilan atau
membayar lunas cicilan yg sudah diakadkan antara
kita, developer dan bank tsb. Biasanya biayanya
tidak terlampau besar sekitar Rp. 500rb s.d. Rp. 1Jt,
yg penting mas Ari sdh punya/mengurus PBB-nya.
Smoga bermanfaat. Wassalam.

3 Juni 2011
at 7:02 pm
Balas

asslm mualaikum wr.wb.


pak jalal saya mau tanya?saya beli rumah tapi
masih bentuk ajb orang pertama.gmn caranya
pengurusannya hingga jd shm atas nm saya
dan berapa biayanya?

By: triyono on 5 Juni


2011
at 12:44 pm

Pak Jalal, saya mau tanya rumah kami di


daerah Jembatan Lima Tambora Jakarta Barat,
sertifikat seblmnya adalah Hak Pakai dan telah
kami ubah ke HGB, jadi sertifikat yg kami miliki
sekarang adalah HGB, kami bermaksud merubah ke
SHM, setelah saya baca syarat2nya yg diperlukan salah
satu adalah Fotocopy IMB, kami tidak mempunyai IMB,
apakah bisa merubah ke SHM? Mohon penjelasannya
Pak, terima kasih banyak Pak.

By: Venny on 8 Juni


2011
at 11:33 am

Kok pertanyaan saya terlompat belum dijawab


Pak Jalal ya.

By: Deddy on 10 Juni


2011
at 9:36 am

Balas

Balas

Balas

Assalamualaikum, pak Asep sy mau merubah


HGB ke SHM, tp HGB nya sudah habis masa
berlakunya, bagaimana pengurusannya dan
berapa kira-2 biayanya.?

By: Ajat Baros on 22


Juni 2011
at 7:08 pm
Balas

Assalamualaikum, pak Asep sy mau merubah


HGB ke SHM, tp HGB nya sudah habis masa
berlakunya, untuk wilayah kota Bogor
bagaimana pengurusannya dan berapa kira-2
biayanya.?, hatur nuhun pisan

By: Ajat Baros on 22


Juni 2011
at 7:11 pm

Ass
pak mau tanya bisakah2 sertikat HGB atas
nama saya sendiri dirubah menjadi 1 sertifikat
juga atas nama saya sendiri..trus kalo sekalian

By: andrie on 6 Juli


2011
at 11:10 pm

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
saya ingin merubah jg menjadi SHM, kira-kira
Balas
prosedurnya bagaimana ya..dulu saya ga tau kalo
perjanjian saat sy ambil perumahan, ternyata tanah saya
ada 2 bagian (yg pertama 60 m2 dan kedua 18 m2 /
total 78 m2)).terimakasih atas jawabannya

Selamat siang Pak Asep,


Saya mau tanya nich, saya punya sertifijat dari
HGB yg sudah di ubah menjadi SHM, dalam
perubahan tsb. di sertifikat nomor HGB hanya
di coret dan di ganti nomor baru dgn tuliasan tangan.
pertanyaan saya, pada waktu sertifikat tsb akan saya
gunakan untuk keperluan perbankan, di cek ke BPN,
ternyata nomor tsb secara komputerice di BPN sdh
dipakai oleh orang lain, dengan lokasi dan nama yang
berbeda, sehingga sertifikat saya tsb harus ganti buku
dengan nomor baru, berapa biaya atas penggantian buku
tersebut ? atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

By: sumaryono on 22
Juli 2011
at 4:26 pm
Balas

salam
Maryono

Assmlkum Pak Jalal , Sertifikat HGB saya sdh


By: Indo reyano
bahis , mohon cara perpanjangan nya ke mana
samili on 26 Juli 2011
dan di mana , saya tinggal di daerah jakarta
at 9:35 am
selatan , mohon PPAT , yg bisa dihubungi .
masalah nya HGB ini sdh terlambat hampir 2 thn .Terima Balas
kasih atas informasi nya

ass. mas, sy pny tanah luas 230m, hgb dan br


tau kalo masa berlaku habis 5bl, sy ingin
tingkatkan mjd shm tp oleh notaris kena 20jt,
apakah memang sebnyk itu ? Trimaksh bnyk.

By: dewi on 28 Juli


2011
at 9:39 pm
Balas

Assallamualaikum wr.wb. pak kalau saya mau


mengurus sertifikat (masih milik orangtua)
kebetulan bapak saya sudh meninggal dan
mewariskan surat bukti pengganti tanah negara
(warnanya kuning) tsb untuk sy urus tapi wasiat bapak
saya, sy harus mengurus surat tsb tanpa sepengetahuan
ibu dan adik2 sy krn ada sesuatu dan lain hal. Apakah
itu bisa? dan saya hrs minta tolng pada siapa utuk tata
cara kepengurusannya? Apakah lewat notaris bisa?
tolong dibantu ya pak. terimakasih

By: mara on 15
Agustus 2011
at 2:43 pm

ass. pak, saya mau nanya nih, bapak saya


membeli tanah di pangkalan kerinci kabupaten
pelalawan riau seluas 3Ha. dimana ukurannya
50m L x 600m P. bapak saya mau ngurus
sertifikatnya karna sekarang masih skgr. tetapi
masalahnya sepadan tanah sebelah menyatakan tanah
tersebut masih tanah dia. dan dia mengatakan tanah
bapak saya disebelah tanah tersebut. perlu dikethui
tanah yang di sebelah sudah dikapling2 dan yang punya
tanah bpak saya sebelumnya mengatakan tanah tersebut

By: rahmat on 17
Agustus 2011
at 3:50 pm

Balas

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
bukan tanah bapak saya, tetapi yang dikatakan sepadan
saya itulah tanah bapak saya. tetapi karna tanah yang
sepadan saya kurang ,maka dia ambil tanah saya dia
melakukan seenaknya saja atas tanah bapak saya., perlu
diketahui sepadan saya ini adalh orang kaya dan
berpengaruh di kabupaten itu. malahan dia sekarang
masukin alat berat ke tanah bapak saya.
mhon solusinya pak.

ass.pak jalal saya ada masalah nih.. mohon


minta bantuan nya. saya mempunyai rumah
dgn surat HGB yang sdh habis tahun 2006 dan
saya ingin mengubah nya ke shm..
permasalahan nya surat HGB yg asli hilang dan adanya
foto copy..
1.apakah bisa mengubah hgb mnjd shm dgn foto copy..?
2.kalo emang bisa apa harus di perpanjang hgb nya.?
3.apakah bisa bendel di negara hilang,krn rmh saya ada
permasalah dgn notaris..?

By: umar on 20
Agustus 2011
at 5:29 am

assalamualaikum; numpang tanya pak, kalau


ngurus balik nama sama perubahan status hgb
menjadi hm bisa gak diurus sendiri? atau harus
pake jasa notaris dan ppat ? Mana yang lebih
baik ? terimakasih

By: euis on 20 Agustus


2011
at 2:23 pm

Selamat siang,

By: ari on 22 Agustus


2011
at 11:19 am

Kalo misalkan rumah tinggal tapi hanya ada


AJB aja, dan disana tertulis 200m2 tapi pada
kenyataannya kata si penjual adalah 150m2. kasus
seperti itu bgmn ya?kalo untuk ditingkatkan ke SHM
dalam kasus tersebut bgmn ya?tks

Salam kenal Mas Asep Jalaludin,


Saya mau tanya bagaimana proses pengurusan
sertifikat tanah apabila tidak ada akta jual beli
sudah tidak ada?

Balas

Balas

Balas

By: Aldonius on 14
September 2011
at 5:54 pm
Balas

Salam hormat,
Aldonius

Assalamualaikum wr.. wb Pak Jalal saya


hormati, saya baca artikel diatas sampai
komentar terbawah. Saya ada pertanyaan yang
nampaknya belum ada diatas. Begini pak, saya
membeli tanah 100m2 & prosesnya sudah sampai AJB +
SPPT atas nama saya sendiri. Sertifikat tanah tersebut
masih utuh (belum dipecah-pecah). Bagaimanakah
prosesnya agar saya bisa memiliki SHM untuk tanah
100m2 yang saya beli ? Terima kasih atas jawabannya.

By: JL on 20
September 2011
at 4:51 pm
Balas

salam

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
JL

ass.wr.wb

By: robby on 24
September 2011
at 8:40 am

Kami ada rencana beli tanah sekitar 1000 s.d.


2000 m2. tapi sertifikat nya adalah HGB. tapi
sebelum HGB adalah merupakan hak milik yang
Balas
kemudian di jual ke sebuah PT untuk lokasi perumahan
dan kemudian di tukar guling ke pemilik baru (dengan
akta jual beli). Pemilik baru tsb memberi jaminan bahwa
sertifikat HGB tersebut dapat diubah menjadi hak milik
kembali. Mohon informasi apakah proses tersebut bisa
dilaksanakan.
tks
robby

assalamualaikum..
By: ayya on 29
mas saya mau tanya, saya ada beli tanah dan
September 2011
rumah status tanahx masih segel, bagaimana
at 1:50 pm
carax untuk mengurus PBB dan sertifikatx..
waktu pembelian tidak memakai akta jual beli di notaris. Balas
wassalam

Assallamuallaikumwr.wb

By: Jerry on 16
Oktober 2011
at 9:12 pm

Pak Asep..Saya mo tanya sedikit. Pada saat


proses akad kredit telah selesai(telah diapprove
sama Bank). Kira2 copy an dokumen apa saja yang
Balas
harus saya dapatkan. Soal saya cuman copy an dokumen
AJB & HGB, benarkah cuman copy dokumen ini saja?.
Mohon pencerah Pak. Makasih.

Siang Paksaya mau tanya Pak ..


Bagaimana solusinya untuk memperbanyak hak
guna bangunan (HGB) dari hak milik
perorangan .contoh kasusnya diIndonesia rata
rata sebagian besar Hak Milik , terus kita rubah menjadi
HGBBagaimana solusinya Pak..? terimakasih.

By: robert on 18
Oktober 2011
at 1:32 pm

Assalamualaikum. Pak Jalal saya beli tanah


SHM dari Ibu rokayah melalui seorang
perantara bernama Soleh dengan harga yg di
sepati antara saya dengan Soleh sampai balik
nama. Dan waktu itu kami ( Ibu Rokayah sebagai
penjual, Saya selaku pembeli dan Soleh Perantara ) ke
Notaris dan menanda tangani AJB di depan Notaris.
Sejalan waktu Soleh mengambil arsip ( Sertipikat dan
AJB asli ) dari Notaris dengan seijin saya karena Soleh
mau pindah Notaris yg lebih murah (kata Soleh), karena
soleh bekewajiban menuntaskan sampai Balik Nama (
saya beli melalui Soleh dengan kesepakatan sampai balik
nama ). Alhasil Soleh pindah rumah dan tak tahu lagi
saya tinggalnya. Dan saya lapor polisi dan melalui polisi
kami melacak soleh dan akhirnya sertipikat kembali ke
saya melalui teman soleh. tetapi AJB nya tidak di berikan
ke saya.

By: suhartono on 25
Oktober 2011
at 12:40 pm

Balas

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
Bagaimana saya dapat meneruskan Balik nama tanpa
AJB asli ( salinan AJB, sertipikat s/d penjual dan BPB
tahun akhir saya ada ).
Saya sudah mencoba ke Notaris sewaktu Soleh bikin AJB
dan minta petunjuk dan Notaris menyarankan Lapor
kehilangan Polisi maka Notaris akan mempelajari nya
setelah saya berikan sertipikat asli dan kelengkapan lain
nya. ( saya belum proses melalui Notaris tsb.)
Yg saya mau tanyakan apakah AJB bisa di buat lagi oleh
Notaris yg menerbitkan AJB tsb. setelah saya berikan
laporan kehilangan AJB dari kepolisian ?
Mohon masukan dari Pak Jalal
Terima kasih . Wassallam.

Saya punya masalah pak,. saya dulu oper kridit


perumahan BTN di bekasi utara. (lewat
Notaris). karena angsuran sudah 7th, saya mau
tau.? sudah adakah sertifikat atas nama pemilik
pertama di BTN? ternyata blm ada ,. menurut Bank BTN,
katanya masih di defeloper (lokal). saya kemudian tanya
ke defeloper , katanya sertifikatnya masih sertifikat
induk, yang katanya sedang di Urus BPN. klo boleh tau?
berapa lama proses pemecahan sertifikat itu? dan Bisa
atau tidak kita menuntut Bank BTN untuk menyelesaikan
masalah ini,. perlu di ketahui.ternyata bukan hanya saya
yg blm ada sertifikatnya tetapi banyak tetangga saya yg
juga blm ada sertifikatnya? walaupun sudah lunas
Saya mohon solusinya pa???
apakah bisa saya mengurus sertifikatnya sendiri tanpa
bantuan Bank BTN ( Klo sudah lunas )

By: Bejo on 25 Oktober


2011
at 4:07 pm

salam kenal Pak Jalal. Sy berniat membeli


rumah ada 2 sertifikat untuk kav.depan (HGB)
dan belakang (Hak pakai) kedua surat sudah
habis masa berlakunya. Sy sudah cek di
kecamatan peruntukan wisma kecil. Masing2 luasnyaa
kurang dari 200m2. Kira2 berapa biaya yg harus sy
sediakan untuk memperpanjang dan menjadi SHM?
Mohon petunjuknya Pak. Apakah mudah kalau sy urus
sendiri, apa bisa dipersulit orang dalam yg menawarkan
jalur ga resmi? Terima kasih.

By: Haryono on 27
Oktober 2011
at 5:06 pm

Pagi mas, sy mo nanya klw proses pengeringan


tanah sawah ke tanah pekarangan itu
prosesnya gmn ?? Trus syaratnya apa aja ? Tq.

By: adit rahma on 28


Oktober 2011
at 9:46 am

Balas

Balas

Balas

Ass.wr wb ..Mohon bantuannya gimana cara


merubah dari HGB ke hak milik dan
Memecahnya jadi dua sertifikat dijakarta barat
n ada kenalan ga notaris di jakarta barat yang
bisa mengurusnya dengan harga minim hee

By: Sigit tri handoko


on 30 Oktober 2011
at 11:17 pm

Maaf mas mau tanya,

By: Priyagung
Ambudi on 10

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

November 2011
saya membeli rumah di perumahan, dibangun
at 5:44 pm
dari nol dan saya beli dari developernya (bukan
beli rumah jadi), dan kebetulan saya belinya cash. saat
rumah tersebut sudah jadi, SHM belum juga saya terima Balas
dari developer . katanya SHM itu baru bisa keluar 1 th
setelah HGB, apakah benar demikian, mohon
informasinya
Agung
Cirebon

assalamualaikum wr.wb Pak Jalal,


Pak Jalal, saat ini saya beli rumah d BSD
dengan sertifikat HGB. mohon pencerahannya
terkait perubahan HGB ke SHM?
1. dokumen yang diperlukan saat proses apa saja
2. lama waktu pengurusan HGB ke SHM
3. biaya yang dikeluarkan berapa?

By: kaumadamsupri
on 5 Desember 2011
at 1:00 pm
Balas

atas bantuan penjelasannya saya ucapkan banyak terima


kasih

assalamu alaikum..
sekedar sharingtahun 2009 saya nganter
temen, urus dari HGB ke SHM di BPN kab.
Bogor yg di Cibinong untuk berkas2 yg
dibawa seperti yg sudah abang sampaikanwaktu itu
saya diarahkan ke Koperasi Karyawan BPN untuk
pembelian blanko2FC KTPSPPT tahun berjalan
setelah diisiindikasih tahu jumlah biayanya sekitar Rp.
860.000,- namun setelah tahu temen saya anggota TNI
mbak yg di loket mengatakan bahwa utk anggota TNI
dan PNS dapat potongan sampai 50% dari biaya tersebut
(Kebijakan secara Nasionalentah kalo sekarang) dengan
syarat melampirkan Skep Pengangkatan Pertamajadi
total hanya Rp. 430.000,0 saja dan .jreeeengSHM
jadi hanya dalam hitungan 2 minggu setelah berkas
lengkap diserahkansemoga dapat menjadi inspirasi
urus sendiri bangkagak sulit dan kagak bebelit
Wassalamu alaikum

By: Wasono Edi on 6


Desember 2011
at 11:21 am

Salam sejahtera
saya memiliki tanah dan rumah dengan
sertifikat HGB di wilayah Cimahi Utara yang
masa berlakunya 2 Desember 2011, tetapi saya
baru menjadari hal ini saat tgl 2 desember 2011 dan itu
hari Jumat sore. Hari Senin Tgl 5 Desember saya datang
ke BPN wilayah cimahi dan dikatakan bahwa sertifikat
sudah lewat sehingga untuk pembuatan menjadi Saham
biayanya menjadi 3-4 jutaan, seharusnya kalau tidak
terlambat hanya 400 Ribu.
Pertanyaan saya apakah memang semahal itukah
administrasi pengalihan dari sertifikat HGB ke Hak milik?
sedang rumah saja type 54. sedangkan keterlambatan
itu benar saya tidak menyadari karena rumah itu saya
beli dari developer Maret 1996. jadi saya pikir 15 tahun

By: christina
Dhewajani on 7
Desember 2011
at 1:13 pm

Balas

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
masih ada waktu 5 tahun lagi.
Sebagai bahan pertimbangan jika SIM terlambat
diperpanjang ga ada denda. jika STNK terlambat
perpanjangannya juga dendan administrasinya 25%.
MOhon penjelasannya.
Jadi sekarang saya masih harus memikirkan dana yang
cukup besar karna saya hanya seorang karyawan
kontrak.
Terimakasih

Assalammualaikum Pak,
saya tinggal di daerah balikpapan, yg mau saya
tanyakan adalah,
1.sertifikat tanah saya masih sertifkat induk
bagaimana cara buat memecah sertifikat tsb karena yg
berhak atas tanah tsb ada 5 orang dan nama di sertifikat
tsb sudah meninggal.
2.biaya untuk pengurusan dari awal sampai menjadi shm
kira2 berapa dan berapa lama prosesnya terima kasih
atas bantuannya.

By: Dwi Suhariyanto


on 13 Desember 2011
at 8:27 am

Assalamualaikum mas,
Mau tanya saya berniat untuk membeli rumah
seharga 70jt di daerah bekasi tapi si penjual
hanya mempunyai AJB. Nah setau saya kalo
mau mengajukan pembiayaan ke bank diperlukan SHM.
Pertanyaan saya kira2 proses untuk pembuatan SHM
berapa lama ya? dan kira2 biayanya itu brp? trim

By: Dewi Suprihatin


on 15 Desember 2011
at 9:58 am

Asalamualaikum Wr. Wb.


Mas maaf saya mau tanya, begini kemarin
suami saya dan 2 saudaranya menjual rumah
ortunya. Karena rumanhya perumnas dan baru
lunas setelah kedua ortunya meninggal sehingga belum
sempat mengurus HGB.Saat ini rumahnya sudah ada
yang mau beli dan pihak pembeli meminta agar ahli
waris menyelesaikan lebih dahulu pembuatan HGB baru
proses jual beli dilaksanakan. yang jadi pertanyaannya
berapa lama proses pembuatan HGB untuk didaerah?dan
memakan biaya berapa.tolong dijawab secepatnya ya
mas. Terima kasih

By: yuyu_setyawan
on 11 Januari 2012
at 1:21 pm

ass mas jalal, langsung aj ya mas.. gmn ya


mas caranya mengerus sertifikat AJB yg
hlang,sdgkan saat nie kami hanya punya
fotocopy nya saja dan berapa kira2 rincian
biayanya,trus kmn aj kami hrs mengurusnya.. maaksih
ya mas atas balasannya..di tunggu infonya..urgent ^_^

By: novie on 16 Januari


2012
at 10:06 am

maaf maksud saya penjual hanya memegang


AJB dari penjual sebelumnya

By: Zondy on 17
Januari 2012
at 11:49 pm

Balas

Balas

Balas

Balas

Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
Assalamualaikum wr wb,
Pa Jalal, saya membeli sebidang tanah dg
bangunan diatasnya, Bukti
kepemilikan penjual adalah AJB. Setelah saya beli
tanah+bangunan tersebut, entah bagaimana AJB
tersebut hilang.. Saya sangat bingung dengan masalah
tersebut. Apa yang harus saya lakukan..

By: arif budiman on


23 Januari 2012
at 11:41 pm
Balas

Terima Kasih

Assalamualaikum, Pak Asep mau tanya


Mohon pencerahan dari pak Asep, bagaimana
caranya mengurus perubahan SHGB menjadi
SHM dengan kondisi sebagai berikut :
1. sertifikat HGB nya hilang, telah berupaya mengurus
kehilangan sertifikat tersebut dengan orang dalam BPN
tetapi sampai sekarang (masa SHGB telah habis) belum
selesai juga.
2. sehingga tanah tersebut sudah menjadi tanah negara
3. kira-kira berapa dana yang harus dikeluarkan dalam
mengurus sertikat tersebut?
4. Bagaimana prosedur mengurus HGB atau Hak Milik
dari tanah dan bangunan yang sudah memiliki HGB
tetapi masa berlakunya sudah habis dan belum
diperpanjang dan sertifikat HGB nya hilang
Terima kasih sebelumnya atas respon dari Pak Asep

By: yohanes on 25
Januari 2012
at 2:22 pm

assalamualakum pak jalal

By: chandra on 1
Februari 2012
at 11:46 am

Balas

ane mw tanya niyh. ane rencana mw beli tanah


AJB dengan status girik. yang ane tanyakan
contoh kasus misal luasnya 1000 m2 tpi ane mau beli
Balas
500 m2. bagaimana proses balik nama AJB ke atas nama
ane trus perubahan status dari girik ke SHM.
terimkasih atas jawabannya.

Saya ingin bertanya : Bagaimana cara


memperpanjang tanah HGB yang sudah tidak
berlaku dan diatasnya sudah ada orang yg
menempati tanah tsb ? Apakah dapat orang yg
menempati tanah tsb mengurus HGB yang baru ?

By: Budi Riyanto on


29 Februari 2012
at 9:01 am

salam kenal..

By: hani on 4 Maret


2012
at 11:58 am

selamat pagi pak,.


saya mau bertanya, kalo tanah yang sudah
dibeli tetapi hingga saat ini tidak diketahui keberadaan
tanahnya ,jadi harus gimana ya,?
sertifikat sich ada,tapi tanah nya tidak jelas diketahui
tepat ada dimana..
mohon bantuan nya pak.

Balas

Balas

thankz

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
maaf mau tanya
apakah benar jika kita mau membuat sertifikat
pecahan harus membayar 10tahun PBB?
**sebab diatas bapak hanya tulis tahun
terakhir saja**
terimakasih penjelasanya

By:
sulaimansultansulaiman
on 12 Maret 2012
at 9:40 am

Ass..Wr..Wb..
saya joni..mau tanya.? bagaimana proses
peninggkatan HGB menjadi SHM sementara
HGB sudah habis 10 th,.dan (orang tua saya)
Nama yang tercantum dlm HGB telah meninggal dunia..?
..hampir 2 th sudah saya percayakan kepada seseorang
untuk mengurus peningkatan tsb. terus..kok lama
sekali..?? kata orang yg ngurus..sdh ada sk..(kebetulan
saya mengurus 2 HGB) yang satu sudah ada sk..yang
satunya baru keputusan..?? mana yang benar..? sdh
hampir 2 th saya menyerahkan pengurusan kepada dia
tapi hasilnya baru hanya sampai sk & keputusan..??
mengingat kami sdh menyetrorkan sejumlah uang kami
mohon bantuanya agar kami tidak dibohongi oleh
pengurus tersebutwassalam

By: joni on 13 Maret


2012
at 2:31 pm

pak mau tanyabagaimana caranya caranya


mengubah sertifikat atas nama adikke nama
saya sendiri krn waktu beli dulu saya tidak ada
dirumah dan sekarang udah balik dr
perantauan dansekalian mau tanya bagaimana
mengubah akte jualbeli trumah menjadi sertifikat rumah
terimakasih kasih atas jawabannya

By: endang on 7 April


2012
at 3:18 pm

Maaf mau nanya pak, untuk pengurusan sgb ke


shm kira kira memerlukan waktu berapa lama
ya pak? soalnya saya mau beli rumah di perum
tapi masih sgb.
mohon pencerahannya.

By: agung on 24 April


2012
at 11:17 pm

Balas

Balas

Balas

Balas

terimakasih

Untuk kepengurusan HGB ke SHM di


perumahan, jika kita sudah mempunyai PBB
& IMB akan lebih mudah, untuk waktunya
tergantung kita yang mengurus sendiri atau
diwakilkan k bank/developer tsb atau juga
menggunakan jasa notaris.

Aslm Wr. Wb.


Pak Jalal, saya berencana membeli tanah yg
baru AJB (belum sertifikat). Dari luas total
7000 m2 sy hanya akan membeli 1000 m2
saja, bagaimana prosesnya sampai yang 1000 m2
tersebut bisa SHM yang kemudian akan saya split
menjadi 5 kavling mohon dibantu penjelasannya Tks

By: jalaludinweb on
28 Januari 2013
at 12:04 am
Balas

By: wawan on 25 April


2012
at 7:04 pm
Balas

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
Assalamualaikum. Pak Jalal Saya mau membeli
rumah, NJOP Rp. 92.500.000,- tapi sertifikat
masih HGB dan sudah berakhir (mati) tahun
2007. apakah nanti bisa diurus menjadi SHM?
ap saja syaratnya dan berapa besar biayanya???

By: herman on 7 Mei


2012
at 2:31 pm

Assalamu alaikum Wr. Wb.


maaf saya mau tanya, semoga panjenengan
berkenan memberi penjelasan

By: Qomaruzzaman
on 12 Mei 2012
at 9:34 pm

Balas

Akar masalah
Balas
Seseorang dikalimantan memiliki Tanah hasil Hibah
(istilah lain) waris dari ayahnya, yang mana ayahnya
juga mendapat hibah/waris dari kakeknya (ayah dari
ayah org tersebut). Tanah tersebut asal usulnya hasil
buka lahan sendiri (thn 60-70-an ikut transmigran).
Awalnya tanah itu ada SKT-nya, namun pada thun 80-an
ketika ingin melakukan peralihan hak tanah ke kepala
desa, oleh kadesnya surat tersebut dihilangkan dan
kemudian sampai saat ini tidak ada bukti surat
keterangan milik/hibah atas tanah tersebut. hak
kehibahan/kewarisan hanya diketahui/diperkuat oleh
pernyataan sesepuh masyarakat dan sesepuh dari
keluarga ahli waris
Pertanyaan:
1. bagaimanakah alur/prosedur/caranya agar tanah
tersebut bisa dibuatin surat hak milik?
2. apa saja syarat2 untuk bisa mensertifikasi tanah
tersebut, sehingga dg lengkapnya syarat2 si pewaris (yg
memiliki tanah tersebut sekarang) bisa membuat
sertifikat hak milik?
mhon diberi penjelasan,
sebelumnya terima kasih
wassalamualaikum wr.wb

Assalamualaikum pak Jalal


saya mau tanya .
saya ada rencana membeli tanah di daerah
Lampung Timur., bentuk peruntukan tanah
kayaknya pertanian luasnya kira-kira 1/4 Hektar .. dan
tanah masih dalam keadaan ditanam singkong,
dan si Pemilik ingin menjual ke saya dan begitu saya
lihat surat-surat nya di belum berbentuk AJB namun
baru SKT (SUrat Keterangan Tanah) ,
yang ingin saya tanyakan ..
untuk proses dari SKT agar bisa SHM apa yang mesti
saya lakukan dan kiat-kiat apa saja agar dikemudian
hari tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan ., ??

By: M. SUtanto on 5
Juni 2012
at 6:41 am
Balas

Trims

pak saya mau tanya, mungkin agak melenceng


dengan tema diatas, tapi ini penting.
bagaimana pengurusan HGU untuk tanah
sengketa? didesa saya ada lahan pertanian

By: siti barkah on 13


Juni 2012
at 3:29 pm

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z
yang bersengketa dengan sebuah Perusahaan Terbuka,
Balas
dan masyaraka penggarap lahan terancam tergusur
lahannya karena PT tersebut punya HGU legal. apa tanah
itu masih bisa diperjuangkan?

Untuk masalah ini mungkin bukan kapasitas


dalam pengalaman saya, tetapi menurut
saya jika mas percaya bahwa tanah
tersebut dapat diperjuangkan sesuai
dengan kaidah2 hukum negara dan agama, Insya
Allah ada jalan. Smoga bermanfaat.

Assalamualaikum.. pak sy mau tanya,sy mau


membuat sertifikat tanah nenek saya, surat2
yg dimiliki hanya surat pernyataan waris a.n
nenek saya, untuk mrmbuat sertifikat berarti sy
perlu mendaftarkan tanah untuk pertama kalinya ya?
bagaimana step2 nya hingga nenek sy bs mendapatkan
sertifikat? mohon bantuannya.. sebelumnya terima
kasih..

Waalaikumsalam wr.wb. Untuk step2


pendaftaran tanah tsb. hampir sama
diartikel saya ini. Smoga bermanfaat.

By: jalaludinweb on
27 Januari 2013
at 11:41 pm
Balas

By: nurrul on 24
Oktober 2012
at 10:03 pm
Balas

By: jalaludinweb on
27 Januari 2013
at 11:35 pm
Balas

asalam walaikm wb.kth. mas jalal sya mau


tanya klw mengibahkn tanah bisa ga dalam tiga
nama. saya tinggal di bkasi. kecamatan
tambelang. kampung balong jaer.

By: saipul on 23
November 2012
at 10:08 pm
Balas

Waalaikumsalam wr.wb. Klo menurut


pengalaman saya, jika hibahnya itu hibah
waris, bisa aja dalam tiga nama tetapi
hitungan pembagiannya sesuai dengan
syariat islam kecuali ada kebijakan atau wasiat dari
orang tua, tetapi menurut saya lebih baik dipeacah
diberikan akte hibah waris masing-masing sesuai
hitungan pembagian lahannya, sehingga pada waktu
di urus SHMnya lebih mudah. Smoga bermanfaat.

By: jalaludinweb on
27 Januari 2013
at 11:33 pm
Balas

Permisih says mau Tanya pak..saya kan beli


By: Ivan on 21 Januari
Rumah di perumahan..nah Rumah Nya Masih
2013
HGB dan yg punya telat mengurus HGBnya dr
at 10:23 pm
tahun 2006..nah yg mau saya tanya kan kira
Kalau dibikin HM itu biaya Nya lbh mahal atau sama Aja? Balas
Tq

Menurut saya lebih baik langsung di urus


SHM saja.

By: jalaludinweb on
27 Januari 2013
at 11:16 pm

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]

Cara Pengurusan Perubahan Tanah HGB Ke SHM (Hak Guna Bangun ke Hak Milik) | Asep Jalaludin Personal Site-Z

Balas

TINGGALKAN BALASAN

KATEGORI

Artikel Ilmiah

Bahan Renungan

Bisnis Corner-Z

Inter-meZo

Programming

Utama

Blog pada WordPress.com. | The Ocean Mist Theme.

http://jalaludinweb.wordpress.com/2008/11/18/cara-pengurusan-perubahan-tanah-hgb-ke-shm-hak-guna-bangun-ke-hak-milik/[26/03/2014 16:03:08]