You are on page 1of 2

Kerajaan:

Animalia

Filum:

Arthropoda

Sub Filum:

Hexapoda

Kelas:

Insecta

Ordo:

Orthoptera

Subordo:

Caelifera

Anatomi:
Belalang adalah serangga. Sehingga tubuhnya dibagi tiga: Kepala, Thorax, dan Perut. Gambar ini adalah penampakan umum (morfologi)
belalang.

Bagian kepala belalang dapat dipelajari pada gambar berikut:

1. Ocellus:
Adalah mata belalang sederhana belalang yang bertugas mendeteksi perbedaan benda berdasarkan intesitas cahaya
2. Compund
Eye:
Adalah mata majemuk. Sebuah mata yang terdiri dari titik-titik mata
3. Antena:
Sungut beruas-ruas di bagian kepala. Di bagian atas mulut. Terdiri dari fungsi-fungsi sensor seperti menyentuh, membaui, dan
kadang digunakan untuk sedikut mendengar.
4. Gena:
Bagian kepala di bawah mata majemuk
5. Frons:
Bagian kepala di bagian depan, diantara mata majemuk dan mulut
6. Clypeus:
Bagian kepala diantara Frons dan Labrum
7. Mandible:
Bagian rahang yang digunakan untuk mengunyah

8. Labium:
Rahang bagian bawah
9. Palps:
Bagian beruas-ruas, perpanjangan dari maxillae dan labium

Meskipun tak bertulang belakang, tetapi tubuhnya tetap keras karena mempunyai kerangka luar (eksoskeleton).
Belalang tidak mempunyai telinga. Namun demikian belalang masih dapat mendengar dengan alat pendengar disebut tympanum.
Letaknya pada perut dekat sayap. Tympanum bekerja seperti gendang telinga, yaitu dengan merasakan getaran.
Bagaimana membedakan antara jantan dan betina? Gampang! Pertama perhatikan besar badannya. Yang betina lebih besar dari pejantan.
Kedua, perhatikan bagian belakang belalang. Pada ini terdapat alat kelamin belalang. Pada jantan

Makanan:
Beberapa jenis belalang memakan rumput, padi-padian, daun. Jenis lainnya bersifat omnivora (pemakan segala). Ada jenis belalang yang
memakan satu inang tanaman dalam sehari, hari esoknya dia berpindah ke tanaman yang lain. Namun ada juga jenis belalang yang
memakan hanya satu spesies tanaman saja.
Reproduksi: Pada saat bereproduksi, belalang jantan akan meletakkan sperma pada vagina belalang betina. Sperma diletakkan melalui
bantuan aedeagus.Sperma diletakkan pada ovipositor betina.Sperma kan memasuki telur lewat jalan yang disebut micropyles.