You are on page 1of 2

Metode yang digunakan untuk mengetahui jumlah penduduk sampai tahun rencana adalah metode

peramalan (forecasting). Pada dasarnya metode analisis ini mencoba mencari pola
kecenderungan pertumbuhan masa lalu sebagai masukan untuk meramalkan kondisi masa depan.
Analisis dengan menggunakan metode ini dipermudah dengan adanya perangkat lunak komputer
yang dikenal dengan Statgraphics (statistical graphics system).
Beberapa hal penting yang berkaitan dengan analisis (serta prosedur perhitungannya) adalah:
1.

Harus tersedia minimal delapan rentang waktu data (time series) penduduk yang akan
diperkirakan jumlahnya di masa depan. Semakin banyak data proses penghalusan
(smoothing) menjadi semakin akurat, karena kesalahan juga kecil.

2.

Untuk meminimalkan kesalahan, dilakukan perhitungan secara berulang (iterasi) dengan


berbagai macam parameter hingga ditemukan kesalahan yang paling kecil (mendekati nol).

Metode yang digunakan untuk proyeksi jumlah penduduk ada 3, yaitu sebagai berikut :
1.

Metode Matematik, ada 2 cara, yaitu:


a. Linear Rate of Growth, ada 2 cara yaitu:
-

Arithmathic Rate of Growth (Pertumbuhan Penduduk Aritmatik rata-rata):


pertumbuhan penduduk dengan jumlah yang sama setiap tahun Pn= P0(1+rn).

Geometric Rate of Growth (Pertumbuhan Penduduk Geometrik rata-rata):


pertumbuhan penduduk menggunakan dasar bunga berbunga (bunga majemuk)
Pn=P0 (1+r)n.

b. Eksponential Rate of Growth (Pertumbuhan Penduduk Eksponensial rata-rata):


Pertumbuhan penduduk secara terus menerus setiap hari dengan angka pertumbuhan
penduduk yang konstan Pn= P0 ern
Dimana P0 : jumlah penduduk pada tahun awal
Pn : jumlah penduduk pada tahun ke-n

2.

: tingkat pertumbuhan penduduk dari tahun awal ke tahun ke-n.

: banyak perubahan tahun.

Metode Komponen

Metode ini sering digunakan dalam penghitungan proyeksi penduduk. Metode ini melakukan
tiap komponen penduduk secara terpisah dan untuk mendapat proyeksi jumlah penduduk
total, hasil proyeksi tiap komponen digabungkan.
Metode ini membutuhkan data-data sebagai berikut:
a.

Komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin yang telah dilakukan perapihan
(smothing).

b.

Pola mortalitas menurut umur.

c.

Pola fertilitas menurut umur.

d.

Rasio jenis kelamin saat lahir.

e.

Proporsi migrasi menurut umur.

Rumus proyeksi penduduk : Pn = Po ( 1 + r )n


Keterangan : Pn = jumlah penduduk pada tahun n (ditanyakan)
Po = jumlah penduduk pada tahun 0 / tahun dasar (diketahui)
n = jumlah tahun antara 0 hingga n
r

= tingkat pertumbuhan penduduk pertahun ( dalam % )

Pada hakekatnya pembangunan merupakan usaha untuk meningkatkan taraf hidup dan
kesejahteraan masyarakat. Sejak semula telah disadari bahwa pembangunan bukanlah hal
yang mudah dan pembangunan mencakup segi segi yang luas dan multidimensi. Penduduk
dari satu sisi merupakan sumber utama dalam proses pembangunan karena bagaimanapun
juga penduduklah yang berperan secara aktif dalam proses pembangunan tersebut.
Kekuatan yang mempengaruhi jumlah penduduk dapat dari faktor alamiah dan non alamiah.
Faktor yang mempengaruhi dari jumlah penduduk bersifat alamiah seperti fertilitas dan
mortalitas, sedangkan faktor non alamiah seperti migrasi baik migrasi keluar maupun migrasi
masuk.