You are on page 1of 3

Gorengan dapat menyebabkan kanker

Gorengan adalah suatu jenis makanan yang sangat digemari oleh semua kalangan, selain
itu gorengan juga sangat mudah untuk di dapatkan dilingkungan sekitar kita. Sedangkan kanker
yaitu penyakit yang sangat berbahaya yang dapat merusak tubuh kita. Lalu apa hubungannya
gorengan dan kanker?
Menurut analisa prof.Dr.dr.Li Peiwen dalam Titah rahayu (2009) mengatakan bahwa
mengapa angka kejadian kanker di Indonesia lebih banyak dibanding dengan Cina , karna
orang Indonesia suka sekali makan gorengan
Memang terbukti umumnya orang-orang Indonesia memang sangat menggemari
gorengan, baik itu goreng pisang, tahu, tempe, nasi goreng, kerupuk , dan segala sesuatu yang di
goreng pastilah banyak diminati.
Eden Tareke dkk di dalam Titah rahayu (2009) dari universitas Stockholm, swedia pada
tahun 2002 mengumumkan hasil penelitiannya mengenai akrilamida, karsinogen yang terbentuk
pada makanan yang dipanaskan

Menurut penelitian itu, makanan kaya karbohidrat seperti kentang, singkong, ubi, pisang, nasi
dll jika digoreng akam terurai kemudian bereaksi dengan asm amino menghasilkan senyawa
karsinogenik (pemicu kanker) yang bernama akrilamida. Demikian juga makanan yang
dipanggang, sedangkan makanana mentah, direbus,dikukus tidak mengalami reaksi semacam
itu, sehingga tidak menghasilkan akrilamida, kalaupun ada kadarnya sangat kecil.

Jika kita telaah lagi, dapat kita jumpai dibeberapa tempat yang menjual gorengan secara
licik untuk mendapat keuntungan, misalnya mereka tidak mau rugi maka dari itu minyak bekas
menggoreng tidak dig anti. Padahal dapat kita ketahui minyak hanya dapat digunakan dua
kalipenggorengan setelah itu minyak tersebut tidak baik lagi kualitasnya, atau memasukan
plastic kedalam minyak untuk menggorengnya.
Minyak goreng bekas pakai(jelantah) kalau sering dipakai ulang lebih cepat
rusakdibanding minyak baru, lebih mudah berasap dan lebih cepat menghitam walau suhunya
belum terlalu panas, kebiasaan penjual makakan gorengan adalah menggunakan minyak yang

sangat banyak, sngat panas (sampai 300oc) dengan api besar berulang ulang sampai menghitam
sehingga di dapatkan hasil gorengan yang renyah (Titah rahayu.2009).
Selain pada cara menggorengnya dan bahan yang digunakannya, kanker juga dapat
ditimbulkan dari cara penyajian gorengan tersebut, banyak dijumpai para penjual membungkus
gorengan yang panas dan berminyak tersebut dengan kertas koran padal yang kita ketahui kertas
Koran tersebut tintanya mengandung bahan bahan kimia yang sangat berbahaya. Maka dari itu
kita harus waspada dalam memilih makanan yang akan kita makan, sebaiknya gorengan dari
pinggir jalan tersebut harus di kurangi mengkonsumsinya untuk mengurangi terjadinya resiko
kanker.

Daftar pustaka
Rahayu titah.2009.mengapa makanan goreang memicu kanker.
Dapat di akses : http://rumahkanker.com/pencegahan/pencegahan/67-mengapa-makanangoreng-memicu-kanker
`