You are on page 1of 1

Di era globalisasi sekarang ini, handphone (HP) sudah merupakan salah satu

unsur kebutuhan pokok. Bagaimana tidak, kita lihat dalam kehidupan seharihari. Namun sebagian besar dari kalangan masyarakat it hanya dapat
menggunakan dalam pemakaian hp saja dan sebagian kecil yang memahami apa
saja komponen yang terkandung dalam hp tersebut dan apabila kita pernah
mendengar ada hp yang meledak atau konsleting tidak terpikirkan apa penyebab
terjadinya masalah tersebut.
Sebagian besar gadget modern termasuk ponsel menggunakan baterai lithium
ion. Dijuluki baterai lithium ion karena tenaga baterai ini berasal dari aliran ionion lithium (Li+) didalam larutan elektrolit. Sewaktu baterai kita charge, ion
lithium mengalir dari katoda (Kutub positif) ke anoda (Kutub negatif).
Sebaliknya, ion lithium mengalir dari dari anoda ke katoda ketika baterai
bekerja.
Elektrolit, anoda, dan katoda dikemas dalam sebuah kontainer
bertekanan. Selapis separator memisahkan anoda dan katoda agar keduanya
tidak saling bersinggungan. Separator itu terbuat dari plastik super tipis dengan
lubang-lubang mikro yang hanya cukup dilewati ion lithium.
Pada saat charging, suhu baterai bertambah