You are on page 1of 17

1.

2.
3.
4.
5.
6.
7.

Mendiskripsikan ciri iklim tropis muson di Indonesia


Persebaran berbagai jenis tanah di Indonesia
Menjelaskan faktor-faktor produksi
Menjelaskan faktor-faktor produksi
Menjelaskan saluran distribusi
Menganalisa keunggulan lokasi Indonesia terhadap kegiatan ekonomi.
Menjelaskan pengaruh keunggulan lokasi terhadap perkembangan teknologi,

informasi dan komunikasi


8. Mengetahui cara menjaga keamanan dan kenyamanan transportasi
9. Menyebutkan faktor-faktor pendorong penjelajahan samudra
10. Menjelaskan revolusi industri dan dampaknya
11. Menjelaskan dampak positif kebijakan pemerintah kolonial terhadap bangsa Indonesia
12. Usaha penghapusan kebijakan pemerintah kolonial terhadap bangsa Indonesia
13. Menyebutkan perlawanan rakyat Indonesia dalam melawan Belanda
14. Dengan mengamati peta, peserta didik diharapkan mampu menunjukkan salah satu
lokasi perlawanan rakyat terhadap Belanda
15. Menyebutkan perlawanan rakyat Indonesia dalam melawan Portugis
16. Menyebutkan tempat penting bagi para pedagang Eropa
17. Membandingkan peraturan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah kolonial terhadap
bangsa Indonesia
18. Faktor-faktor pertumbuhan penduduk
19. Faktor pendorong dan penghambat kelahiran
20. Jenis-jenis piramida penduduk
21. Penghitungan pertumbuhan penduduk
22. Kebijakan kependudukan yang ditempuh negara berkembang
23. Ledakan penduduk
24. Rasio angka ketergantungan
25. Rasio jenis kelamin
26. Faktor-faktor penyebab migrasi
27. Pulau-pulau asal dan tujuan transmigrasi
28. Jenis-jenis transmigrasi
29. Faktor penyebab urbanisasi
30. Faktor-faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia
31. Menunjukkan tingkat kualitas penduduk dengan gambar
32. Penyelewengan pelaksanaan politik etis
Hitunglah:
a.
Tahun 2014 pertumbuhan penduduk negara X, jumlah nataltas 15.000 jiwa,
jumlah mortalitas 40.000 jiwa, imigrasi 225.000 jiwa, emigrasi 75.000 jiwa. Berapa
total pertumbuhan penduduk negara X?
b.
Penduduk kota B 650.000jiwa, mengalami kelahiran 50.000 jiwa. Berapa
angka kelahiran kasar kota B ?
c.
Kota D memiliki luas wilayah 21.734 km, memiliki jumlah penduduk
1.961.320 jiwa. Berapa kepadatan penduduk kota D ?
d.
Wilayah Z memiliki jumlah penduduk 75.728 jiwa, penduduk wanita
81.325.140jiwa. Berapa angka sex ratio penduduk twilayah Z ?
33. Tonggak peristiwa yang menandai corak perjuangan bangsa Indonesia yang bersifat
nasional

34. Menyebutkan organisasi yang bersifat nasionalis


35. Keputusan Konggres Pemuda II 28 Oktober 1928
36. Tiga dimensi dasar yang dijadikan sebagai alat ukur pembangunan manusia
37. Menyebutkan tokoh pendiri organisasi pergerakan nasional Indonesia
38. Menyebutkan tujuan didirikan organisasi pergerakan nasional
39. Menjelaskan latar belakang berdirinya organisasi pergerakan nasional
40. Menyebutkan pihak yang berperan sebagai penggerak pergerakan nasional di
Indonesia
41. Menyebutkan organisasi pergerakan nasional yang bertujuan Indonesia Merdeka
42. Menjelaskan pengertian kualitas penduduk
43. Menjelaskan hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat kesehatan penduduk
44. Menjelaskan hubungan antara tingkat pendidikan dengan kualitas penduduk

JAWABAN
1. Ciri iklim tropis muson di Indonesia adalah :
a. Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun.
b. Memiliki curah hujan yang relatif tinggi
c. Amplitudo suhu rata-rata tahunan kecil.
d. Udara tidak terlalu tinggi.
e. Tanah biasanya subur.
2. a. Tanah Vulkanis
Persebaran : Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Halmahera, Nusa Tenggara Barat,
dan Sulawesi
b. Tanah Regosol
Persebaran : di lereng gunung berapi, pantai dan bukit pasir pantai yang meliputi
pulau Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara
c. Tanah Aluvial (Tanah Endapan)
Persebaran : Sumatera, Jawa bagian utara, Halmahera, Kalimatan Barat,
Kalimantan Selatan, Sulawesi dan Papua bagian selatan
d. Tanah Humus

Persebaran : Lampung, Jawa Tengah bagian selatan, Kalimantan Selatan dan


Sulawesi Tenggara
e.Tanah Litosol (tanah berbatu-batu)
Persebaran : Jawa Tengah, Jawa Timur, Madura, Nusa Tenggara, Maluku,
Sulawesi dan Sumatera
f. Tanah Podzol
Persebaran : Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Papua
g. Tanah Laterit
Persebaran : Kalimantan Barat, Lampung, Banten, Sulawesi Tenggara
h. Tanah Mergel
Persebaran : Yogyakarta, Priangan Selatan di Jawa Barat, pegunungan
Kendeng di Jawa Tengah, Kediri, Madiun, Nusa Tenggara
i. Tanah Renzina
Persebaran : Gunung kidul , Yogyakarta
j. Tanah Mediteran
Persebaran : Pegunungan Jawa Timur, Nusa Tenggara, Jawa Tengah, Sulawesi,
Maluku, Sumatera.
3. Faktor produksi :
a. Faktor produksi alam = faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai
bahan mentah atau bahan baku produksi
b. Faktor produksi tenaga kerja = sumber daya manusia yang dapat digunakan
kemampuannya untuk proses produksi
c. Faktor produksi modal = segala hasil produksi yang dibuat dengan tujuan
untuk menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa lain.
d. Faktor produksi kewirausahaan = kemapuan seseorang atau beberapa orang
untuk menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan barang
tertentu.
4. Faktor produksi :
e. Faktor produksi alam = faktor produksi yang disediakan oleh alam sebagai
bahan mentah atau bahan baku produksi
f. Faktor produksi tenaga kerja = sumber daya manusia yang dapat digunakan
kemampuannya untuk proses produksi
g. Faktor produksi modal = segala hasil produksi yang dibuat dengan tujuan
untuk menghasilkan barang-barang atau jasa-jasa lain.
h. Faktor produksi kewirausahaan = kemapuan seseorang atau beberapa orang
untuk menyatukan semua faktor produksi agar dapat menghasilkan barang
tertentu.
5. Saluran distribusi adalah :
a. Pedagang
Contoh :
1. pedagang besar atau grosir yang membeli dan menjual dalam jumlah besar
2. pedagang kecil atau retailor yang membeli dan menjual barang dalam
jumlah kecil

b. Agen = lembaga atau seseorang yang menyediakan jasa-jasa atau fungsi


khusus dalam perdagangan
c. Makelar = pedagang perantara yang bekerja atas nama orang yang
menyuruhnya
d. Komisioner = lembaga yang merupakan perantara dagang dalam pembelian
maupun penjualan yang bekerja atas nama sendiri
e. Importir = individu atau organisasi perantara dagang yang mendatangkan
barang dari luar negeri
f. Eksportir = individu atau organisasi perantara dagang yang mengirim barang
ke luar negeri
6.
7.
8. Caranya dengan menambahkan stuktur2 pengamanan seperti
diperbanyaknya anggota yg bergerak dibidang menjaga keamanan, alat
pendeteksi pengamanan juga mendukung untuk menjaga keamanan dan
kenyamanan transportasi, misalnya dibandara. Selanjutnya, memperbaiki
cara pelayanan yg baik untuk masyarakat.
Merogeh kocek untuk memperindah kenyamanan dengan berbagai
fasilitas yg layak dan memadai.
Berani keluarkan uang banyak untuk mendapat keuntungan dikemudian
hari drpd, membiarkan fasilitas2 yg sudah tak layak pakai dan
berakibatkan fatal, contohnya bus jakarta kan banyak yg tk layak pakai
tuh, la sopirnya tuh kurang ajar, dikasih uang mandornya eh di masukin
kantongnya masing2, padahal itu untuk memperbaiki yg sudah harus
diganti, alhasil kalau ada alat yg sdh tdk bs membendung segala keadaan
akibatnya banyak yg rem blong, ban pecah dan akhirnya kematian
jugakan. Perlu dipertimbangkan lagi!
9. - Berkembangnya teknik pelayaran dan penemuan kompas. Kompas dapat
berfungsi menentukan arah dan posisi laut. Mereka menciptakan kapal
yang lebih mudah dan lebih cepat digerakkan dengan memperbaiki
konstruksi kapal serta memadukan layar yang berbentuk segi tiga dengan
tali temali persegi
- Penemuan Copernicus yang didukung oleh Galileo-Galilei menyatakan
bahwa bumi ini bulat. Pendapat ini memperkuat keberanian para pelaut
karena orang yang berlayar ke dunia Timur tidak akan tersesat. Semakin
ke Timur akan sampai ke tempat semula.
- adanya istilah 3G ( Gold, glory, gospel)
- mencari rempah rempah
- ditemukannya bubuk mesiu/ senjata.

10.

Revolusi Industri adalah perubahan dalam segi ekonomi dari yang

berorientasi kepada ekonomi agraris ke ekonomi yang menggunakan mesin


untuk mengolah barang bahan mentah menjadi barang yang siap untuk
dikonsumsi.
Dampaknya :
1.Munculnya industri secara besar-besaran.
2.Peningkatan mutu hidup, hidup menjadi lebih dinamis, manusia
bisamenciptakan berbagai produksi untuk memenuhi kebutuhannya.
3.Harga barang menjadi murah.Karena segala produksi suadah menggunakan
mesin.
4.Meningkatnya urbanisasi ke kota-kota industri.
5.Berkembangnya kapitalisme modern.
6.Munculnya kecemburuan sosila antara kaum proletar dengan kaum borjois
Revolusi Industri Inggris:
Diawali dengan penemuan mesin uap oleh James Watt, yang kemudian
dikembangan dari tenaga uap ke mesin-mesinindustru lain, misalnya di mesin
pintal, mesin lokomotif kereta api, mesin tenun, dsb. Sehingga Inggris
mengalami kemajuan pesat di bidang industri dan menghasilkan barangbarang industri yang memerlukan daerah pasaran industri. Sehingga Inggris
memerlukan daerah penghasil bahan mentah dan daerah pasaran
industrinya.
Akibat:
a. Inggris berubah dari negara agraris menjadi negara industri.
b. Inggris menjadi negara imperalis untuk memenuhi bahan menth
industrinya.
c. Inggris mencari daerah baru sebagai daerah pasarann hasil industrinya.
d. Petani menjual lahan untuk menjadi pekerja pabrik di kota.
e. Wanita dan anak-anak ikut bekerja di pabrik karena penghasilan kurang
mencukupi.
f. Munculnya perkampungan kumuh di daerah perkotaan.
g. Kriminalitas meraja lela di daerah perkotaan.
h. Hilangnya lahan pertanian menjadi daerah industri.

11.
- Banyaknya orang-orang beragama Katholik di daerah pendudukan
Portugis
- Munculnya rasa persatuan dan kesatuan rakyat Maluku untuk menentang
Portugis.
- Bahasa Portugis turut memperkaya perbendaharaan kata/ kosa kata dan
nama keluarga seperti da Costa, Dias, de Fretes, Mendosa, Gonzalves, da
Silva dan lain-lain.
- Seni musik keroncong yang terkenal di Indonesia sebagai peninggalan
Portugis adalah keroncong Morisco.
- Banyak peninggalan arsitek bangunan yang bercorak Portugis dan sejata
api/ meriam di daerah pendudukan.
- Kekuasaan raja menjadi berkurang atau bahkan didominasi secara
keseluruhan oleh VOC.
- Wilayah kerajaan terpecah-belah dengan melahirkan kerajaan dan
penguasa baru dibawah kendali VOC.
- Hak octroi ( istimewa ) VOC, membuat masyarakat Indonesia menjadi
miskin, menderita,
12.
13.

a. Perlawanan Sultan Agung (Mataram).


Untuk menwujudkan cita-citanya menguasai seluruh Pulau Jawa, Sultan
mengirim pasukan kerajaan Mataram untuk menyerang Belanda di Batavia,
serangan pertama pada tahun 1628 tetapi gagal karena pasukan Mataram
kehabisan perbekalan.
Pada tahun 1629 untuk kedua kalinya Kerajaan Mataram menyerang VOC di
Batavia tetapi juga mengalami kegagalan, perlawanan-perlawanan rakyat
Mataram terhadap VOC terus berlanjut, antara lain perlawanan di bawah
pimpinan Tronojoyo, perlawanan untung Senopati, perlawanan Mangkubumi
dan Raden Mas Said.
b. Perlawanan rakyat Banten terhadap VOC
Perlawanan rakyat Banten terhadap VOC dipimpin oleh Sultan Ageng Tirtayasa,
namun putranya Sultan Haji bersahabat dengan Belanda, hal ini menyebabkan
pihak Belanda dapat ikut campur dalam urusan Istana Kerajaan Mataram,
Sultan Ageng Tirtayasa kemudian mencopot kekuasaan tahta kerajaan dari
Sultan Haji. Sultan Haji minta bantuan pada VOC untuk menyerang ayahnya.
Sultan Ageng Tirtayasa akhirnya ditangkap oleh Belanda dan dibuang ke
Batavia dan tahta kerajaan diserahkan kepada Sultan Haji, namun di control
oleh VOC.
c. Perlawanan rakyat Makasar terhadap VOC (1654 1655).
Perlawanan rakyat Makasar terhadap VOC dipimpin oleh Sultan Hasanuddin.
Penyebab terjadi perlawanan adalah :
1. Belanda menganggap Makasar sebagai pelabuhan gelap.
2. Belanda mengadakan blokade ekonomi terhadap Makasar.
3. Sultan Hasanuddin menolak monopoli perdagangan Belanda di Makasar.
Dalam pertempuran VOC mengalami kesulitan untuk menundukan Makasar,
setiap terdesak Belanda mengajukan perjanjian damai dengan Makasar,

perjanjian damai tersebut dimanfaatkan oleh Belanda untuk memperkuat


pasukannya. Dalam menghadapi Makasar, Belanda kemudian bersekutu
dengan Aru Palaka (Raja Bone), yang merupakan musuh Sultan Hasanuddin.
Akhirnya Belanda berhasil menguasai Makasar dengan ditandatanganinya
perjanjian Bongaya yang sangat merugikan Makasar.
d.Pada tahun 1817 rakyat Saparua mengadakan pertemuan dan menyepakati
untuk memilih Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura) untuk memimpin
perlawanan. Keesokan harinya mereka berhasil merebut benteng Duurstede di
Saparua sehingga residen Van den Berg tewas. Selain Pattimura tokoh lainnya
adalah Paulus Tiahahu dan puterinya Christina Martha Tiahahu. Anthoni Reoak,
Phillip Lattumahina, Said Perintah dan lain-lain. Perlawanan juga berkobar di
pulau-pulau lain yaitu Hitu, Nusalaut dan Haruku penduduk berusaha merebut
benteng Zeeeland.
Untuk merebut kembali benteng Duurstede, pasukan Belanda didatangkan dari
Ambon dibawah pimpinan Mayor Beetjes namun pendaratannya digagalkan
oleh penduduk dan mayor Beetjes tewas. Pada bulan Nopember 1817 Belanda
mengerahkan tentara besar-besaran dan melakukan sergapan pada malam hari
Pattimura dan kawan-kawannya tertangkap. Mereka menjalani hukuman
gantung pada bulan Desember 1817 di Ambon. Paulus Tiahahu tertangkap dan
menjalani hukuman gantung di Nusalaut. Christina Martha Tiahahu dibuang ke
pulau Jawa. Selama perjalanan ia tutup mulut dan mogok makan yang
menyebabkan sakit dan meninggal dunia dalam pelayaran pada awal Januari
tahun 1818.
Sejak Belanda berkuasa di Maluku rakyat menjadi sengsara, sehingga rakyat
semakin benci, dendam kepada Belanda. Dibawah pimpinan Pattimura (Thomas
Matualessi) rakyat Maluku bangkit melawan Belanda tahun 1817 dan berhasil
menduduki Benteng Duursted dan membunuh Residen Van Den Berg. Belanda
kemudian minta bantuan ke Batavia, sehingga perlawanan Pattimura dapat
dipatahkan, Pattimura kemudian ditangkap dan dijatuhi hukuman gantung
bulan Desember 1817. Dalam perjuangan rakyat Maluku ini juga terdapat
seorang pejuang wanita yang bernama Christina Martha Tiahahu.
e. Perang Paderi (1821 1838).
Pada mulanya Perang Paderi merupakan perang antara kaum adat dan kaum
ulama. Yang disebabkan oleh :
1) Adanya perbedaan pendapat antara kaum ulama dengan kaum adat. Kaum
ulama terpengaruh gerakan Wahabi menghendaki pelaksanaan Ajaran Agama
Islam berdasarkan AlQuran dan Hadist.
2) Kaum ulama ingin memberantas kebiasaan buruk yang dilakukan kaum adat,
seperti berjudi, menyambung ayam dan mabuk.
Karena terdesak kaum adat minta bantuan kepada Belanda, tetapi kemudian
kaum adat sadar bahwa Belanda ingin menguasai Sumatera Barat, kemudian
kaum adat bersatu dengan kaum Paderi untuk menghadapi Belanda, karena
terdesak Belanda mengirim bantuan dari Pulau Jawa yang diperkuat oleh
Pasukan Sentot Ali Basa Prawirodirjo, tapi kemudian Sentot Ali Basa Prawirodirjo
berpihak kepada kaum Paderi sehingga Sentot Ali Basa Prawirodirjo ditangkap
dan dibuang ke Cianjur. Dengan siasat Benteng Stelsel pada tahun 1837

Belanda mengepung Bonjol, sehingga Imam Bonjol ditangkap dan dibuang ke


Cianjur kemudian dipindahkan ke Menado hingga wafat tahun 1864.
f. Perang Diponegoro (1825 1830).
Penyebab terjadi Perang Diponegoro adalah :
1. Sebab umum
a. Penderitaan dan kesenggaraan rakyat akibat pajak.
b. Campur tangan Belanda dalam urusan istana.
c. Munculnya kecemasan dikalangan para ulama karena berkembangnya
Budaya Barat.
2. Sebab khusus
Belanda membuat jalan di Tegalrejo yang melewati makam leluhur Diponegoro
tanpa minta izin terlebih dahulu.
Dalam perang ini Diponegoro menggunakan siasat perang gerilya yang
didukung oleh kaum bangsawan dan ulama serta bupati, antara lain Kyai Mojo
dan Sentot Ali Basa Prawirodirjo. Sementara Belanda menggunakan siasat
Benteng Stelsel yang bertujuan untuk mempersempit gerak Pasukan
Diponegoro.
Pasukan Diponegoro semakin lemah terlebih lagi pada tahun 1829 Kyai Mojo
dan Sentot Ali Basa memisahkan diri. Lemahnya pasukan Diponegoro
menyebabkan Diponegoro menerima tawaran Belanda untuk berunding di
Magelang, dalam perundingan ini pihak Belanda diwakili oleh Jenderal De Kock
namum perundingan mengalami kegagalan dan Diponegoro di tangkap dan
dibawa ke Batavia, selanjutnya dipindahkan ke Menado kemudian dipindahkan
lagi ke Makasar dan meninggal di Benteng Rotterdam tanggal 8 Januari 1855.
Pengeran Diponegoro
g. Perlawanan Rakyat Bali.
Bangkitnya perlawanan Rakyat Bali terhadap Belanda disebabkan oleh
1. Sebab Umum
Adanya Hak Tawan Karang yaitu suatu ketentuan bahwa setiap kapal yang
terdampar diperairan Bali menjadi milik Raja Bali.
2. Sebab Khusus
Menyangkut tuntutan Belanda terhadap Raja-raja Bali yang ditolak berisi :
1. Hak Tawan Karang dihapuskan.
2. Raja harus memberi perlindungan terhadap pedagang-pedagang Belanda di
Bali.
3. Belanda minta diizinkan mengibarkan Bendera di Bali.
Perlawanan Rakyat Bali dipimpin oleh Patih Gusti Ketut Jelantik dari Kerajaan
Buleleng yang didukung oleh Kerajaan-kerajaan di Bali seperti Kerajaan Badung,
Kerajaan Klungkung dan Kerajaan Buleleng.
Dalam pertempuran melawan Belanda rakyat Bali mengobarkan Perang
Puputan dengan pusat pertahanan di Benteng Jagaraga. Karena pasukan
Belanda menggunakan persenjataan yang lebih lengkap akhirnya Bali dapat
dikuasai oleh Belanda.
h. Perang Aceh. (1873-1904)
Perlawanan rakyat Aceh merupakan perlawanan yang paling lama dan
juga terakhir bagi Belanda dalam rangka Pax Netherlandica. Perlawanan
dipimpin oleh para Bangsawan (Tengku) dan para tokoh ulama (Tengku) seperti

Teuku Umar, Teuku Cik Ditiro, Penglima Polem, Cut Nyak Dien, Cut Mutia dan
lain-lain.
Salah satu penyebab terjadinya peperangan karena Belanda melanggar
Perjanjian Traktat London tahun 1824 yang berisi bahwa Inggris dan Belanda
tidak boleh mengganggu ke merdekaan Aceh. Untuk menguasai Aceh, Belanda
menggunakan cara seperti Konsentiasi Stelsel dan mendatangkan ahli Agama
Islam yaitu Snouch Hurgronye.
Cara ini dapat mempersempit ruang gerak pasukan Aceh dan dari Snouch
Hurgronye Belanda mengetahui kehidupan rakyat Aceh dan cara cara
menaklukan Aceh. Sehingga akhirnya Aceh dapat dikuasai oleh Belanda,
kemudian Raja-Raja didaerah yang berhasil dikuasai oleh Belanda diikat dengan
Plakat Pendek yang isinya :
1. Mengakui kedaulatan Belanda atas daerahnya.
2. Tidak akan mengadakan hubungan dengan negara lain.
3. Taat dan patuh pada Pemerintah Belanda

14.

15.
Menyebutkan perlawanan rakyat Indonesia dalam melawan
Portugis
a. Perlawanan Kesultanan Ternate
Perlawanan Ternate dipimpin oleh Sultan Hairun dari Ternate,
namun Sultan Hairun ditipu oleh Portugis dan meninggal
tahun 1570. Akhirnya, Portugis berhasil dikalahkan oleh Sultan
Baabulah (anak Sultan Hairun) pada tahun 1575. Selanjutnya
Portugis menyingkir ke Timor Timur,
b. Perlawanan Kesultanan Demak
Akibat dominasi Portugis di Malaka telah mendesak dan
merugikan pedagang Islam, Sultan Demak, yaitu R. Patah
mengirim Pati Unus untuk menyerang Portugis di Malaka. Patu
Unus menyerang pada tahun 1512 dan 1513. Tetapi serangan

ini belum berhasil, kemudia pada 1527 Demak kembali


menyerang Portugis yang dipimpin Fatahillah, Akhirnya,
Demak berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa.
c. Perlawanan Kesultanan Aceh
Setelah menguasai Malaka, Portugis mengirim pasukan untuk
menguasai Aceh. Pada masa pemerintahan Sultan Iskandar
Muda tahun 1607 sampei 1639 armada kekuatan Aceh telah
siap untuk menyerang Portugis di Malaka. Penyerangan yang
dilakukan Aceh belum berhasil. Meskipun demikian Aceh
masih tetap berdiri sebagai kerajaan yang merdeka.
16.
a.
b.
c.
d.
e.

Menyebutkan tempat penting bagi para pedagang Eropa


Persia
Gujarat
Arab
Konstantinopel
Bagian timur dari bumi, seperti Indonesia

17.
Membandingkan peraturan dan pelaksanaan kebijakan
pemerintah kolonial terhadap bangsa Indonesia
a. Monopoli
Suatu penguasaan pasar yang dilakukan oleh seseorang atau
perusahaan atau badan untuk menguasai penawaran pasar
(penjualan produk barang dan atau jasa di pasaran) yang
ditujukan kepada para pelanggannya.
b. Contingenten
Pajak wajib berupa hasil bumi yang langsung dibayarkan kepada
VOC. Pajak ini diterapkan didaerah jajahan langsung VOC,
misalnya Batavia.
c. Verplichte leverantie
Penyerahan wajib tiap daerah diwajibkan menyerahkan hasil
bumi kepada VOC menurut harga yang telah dientukan
d. Landrete
Sistem sewa tanah pada jaman Stamford Raffles. Sistemnya,
petani Indonesia harus menyewa tanah meski ia adalah
pemiliknya, lalu harga sewanya tergantung pada kondisi
tanahnya, pembayarannya dibayar dengan uang tunai, bagi yang
tidak punya tanah, dikenakan pajak kepala.
e. Cultuur stelsel
Sistem tanam paksa pada jaman Van den Bosch tahun 1830.
Warga Indonesia diharuskan menanam tanaman-tanaman ekspor.
Hal ini dikarenakan Belanda menghadapi kesulitan keuangan.
f. Prianger stelsel
kewajiban rakyat Priangan untuk menanam kopi
g. Hak oktroi

Hak okroi adalah hak istimewa yang dimiliki VOC, yaitu:


- Memonopoli perdagangan
- Mencetak dan mengedarkan uang
- Mengangkat dan memperhentikan pegawai
- Mengadakan perjanjian dengan raja-raja
- Memiliki tentara untuk mempertahankan diri
- Mendirikan benteng
- Menyatakan perang dan damai
- Mengangkat dan memberhentikan penguasa-penguasa
setempat.
h. Pelayaran hongi
Pelayaran hongi adalah Pelayaran itu dilakukan oleh VOC untuk
mencegah pelanggaran terhadap monopoli rempah-rempah di
Maluku, dengan memberantas kaum penyeludup serta
menebangi pohon rempah-rempah yang dianggap berlebihan
agar hasil rempah2 menjadi sedikit sehingga harganya dapat
dinaikkan setinggi-tingginya.
i. Hak ekstirpasi
Perintah untuk mematuhi penebangan atau pemusnahan
tanaman rempah-rempah jika harga rempah-rempah di pasaran
turun.

18.
Faktor-faktor pertumbuhan penduduk
a. Kelahiran (natalitas/ fertilitas)
b. Kematian (mortalitas)
c. Migrasi (perpindahan penduduk)
Migrasi dibedakan menjadi 2, yakni migrasi keluar dan migrasi
masuk.
- Migrasi keluar adalah keluarnya penduduk dari suatu wilayah
menuju wilayah lain dengan tujuan untuk menetap di wilayah
yang didatangi yang ditinjau dari daerah asalnya.
- Migrasi masuk adalah masuknya penduduk dari suatu wilayah
menuju wilayah lain dengan tujuan untuk menetap di wilayah
yang didatangi yang ditinjau dari daerah tujuannya.
19.
Faktor pendorong dan penghambat kelahiran
a. Pendorong
- Anggapan bahwa banyak anak banyak rezeki
- Sifat alami manusia yang ingin melanjutkan keturunan
- Pernikahan dini
- Adanya anggapan bahwa anak laki-laki lebih tinggi nilainya jika
dibandingkan dengan anak permempuan sehingga keluarga yang
belum memiliki anak laki-laki akan berusaha memiliki anak lakilaki

Adanya penilaian tinggi terhadap anak, sehingga bagi keluarga


yang belum meiliki anak akan berupaya agar bisa memiiki anak.
b. Penghambat
- Adanya program Keluarga Berencana (KB)
- Kemajuan di bidang iptek dan obat-obatan
- Adanya peraturan pemerintah tentag pembatasan tunjangan
anak bagi PNS
- Adanya UU perkawinan yang membatasi dan membatasi usia
penikahan
- Penundaan usia pernikaha karena alas an ekonomi, pendidikan,
dan karier
- Adanya perasaan malu bila memiliki banyak anak
20.
Jenis-jenis piramida penduduk
a. Piramida Ekspansif (Piramida Penduduk Muda)
Piramida penduduk yang menunjukkan angka kelahiran yang
tinggi dan angka kematian yang rendah, sehingga daerah ini
mengalami pertumbuhan penduduk yang cepat
b. Pramida Konstruktif (Piramida penduduk tua)
Piramida yang menggambarkan tingkat kelahiran yang lebih
rendah dari tingkat kematian atau bersifat konstruktif.
21.
Penghitungan pertumbuhan penduduk
a. Pertumbuhan penduduk alami
P=LM
b. Pertumbuhan penduduk migrasi
P=IE
c. Pertumbuhan penduduk total
P = (L M) + (I E)
Keterangan :
P = pertumbuhan penduduk
L= lahir
M = mati
I = imigrasi
E = emigrasi
22. Kebijakan kependudukan yang ditempuh negara berkembang
Kebijakan yang ditempuh negara berkembang seperti :
- Program KB (Keluarga Berencana)
- Transmigrasi
23. Ledakan penduduk
merupakan suatu peristiwa dimana penduduk disuatu wilayah mengalami pertumbuhan
penduduk yang meningkat karena tingginya angka kelahiran dan menurunnya angka

kematian serta tidak diimbangi dengan adanya transmigrasi sehingga menyebabkan


wilayah tersebut mengalami ledakan penduduk.
24. Rasio angka ketergantungan
Komposisi penduduk dapat dikelompokan berdasarkan umur dan jenis kelamin,tingkat
pendidikan,dan pekerjaan.
Komposisi berdasarkan umur dapat diketahui dengan menghitung angka ketergantungan
dengan rumus :

AK =

100

Keterangan :
AK
= Angka ketergantungan(dependency ratio)
a
b
100

= Jumlah penduduk belum/tidak produktif (0-14 tahun dan


= Jumlah penduduk produktif (15-64 tahun)
= dihitung perseratus orang

65

25. Rasio jenis kelamin


Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin dilakukan berdasarkan perbandingan
antara banyaknya penduduk laki-laki dan perempuan,yang dapat dihitung dengan rumus
berikut :

Sex Ratio =

100

Keterangan :
L
= Penduduk laki-laki
P
= Penduduk perempuan
100
= Konstanta
26. Faktor-faktor penyebab migrasi
a. Bencana alam
b. Lahan semakin sempit
c. Situasi pertentangan
d. Kondisi alam
27. Pulau-pulau asal dan tujuan transmigrasi
Pulau asal :
- Jawa
- Nusa Tenggara Barat
- Provinsi Sumatra Utara,
- Provinsi Sumatra Barat
- Provinsi Sulawesi Selatan
- Provinsi Sulawesi Utara
Tujuan :
- Pulau Kalimantan
- Provinsi Papua
- Provinsi Papua Barat
28. Jenis-jenis transmigrasi

Migrasi lokal/Nasional
Migrasi Internasional
29. Faktor penyebab urbanisasi
Kurang bervariasinya peluang kerja dan kesempatan berusaha,khususnya
diluar sektor pertanian
Semakin sempitnya lahan pertanian
Keterbatasan sarana dan pra sarana sosial
Adanya perasaan lebih terpandang bila dapat bekerja di kota
Merasa tidak cocok lagi dengan pola kehidupan desa
Upah tenaga kerja di kota relatif lebih besar
30. Faktor-faktor yang menentukan kualitas sumber daya manusia
Tingkat pendidikan
Tingkat pendapatan
Tingkat kesehatan
31. Menunjukkan tingkat kualitas penduduk dengan gambar
32. Penyelewengan pelaksanaan politik etis
Irigasi : Penyaluran air hanya disalurkan ke sawah Belanda
Edukasi : Yang diberi pendidikan hanyalah anak-anak bangsawan saja
Transmigrasi : Penduduk ditransmigrasi ke luar jawa untuk bekerja tanpa
diberi upah
33. Tonggak peristiwa yang menandai corak perjuangan bangsa Indonesia yang bersifat
nasional :

34.Menyebutkan organisasi yang bersifat nasionalis


a. Budi Utama
b. Sarekat Islam
c. IndischePartij
d. Perhimpunan Indonesia
e. Partainasional Indonesia
f. Gerindo
g. Parindra
h. PetisiSutarj
i. FraksiNasional
j. PendidikanNasional Indonesia
35.Keputusan Konggres Pemuda II 28 Oktober 1928
a. SumpahPemuda :
Kami putradanputri Indonesia mengakubertumpahdarahsatutanah
air Indonesia.
Kami putradanputri Indonesia mengakuberbangsasatubangsa
Indonesia.
Kami putradanputri Indonesia
menjunjungtinggibahasapersatuanbahasa Indonesia.

b. Menetapkanlagu Indonesia rayasebagailagukebangsaan


c. MenetapkanbenderaMerah-PutihsebagaiBenderanasional Indonesia
36.Tiga dimensi dasar yang dijadikan sebagai alat ukur pembangunan
manusia
a. Tingkat Pendidikan

b. Tingkat pendapatan
c. Tigkatkesehatan
37.Menyebutkan tokoh pendiri organisasi pergerakan nasional Indonesia
a. Budi Utama = Dr. Sutomo, Suradji, Gunawanmangunkusumo;
Perintisnya : Dr. WahidinSudirohusada
b. Sarekat Islam = Haji Samanhudi, H.O.S. Cokroaminoto.
c. IndischePartij = Douwes Dekker, TjiptoMangunkusumo,
SuwardiSuryaningrat.
d. Perhimpunan Indonesia (IndischeVereniging) = Sosrokartono,
HuseinJayadiningrat, Notosuroto, SumitroKolopaking.
e. PartaiKomunis Indonesia (ISDV) = Dekker, Sneevliet, Brandsteder,
f.

danSemaun.
PartaiNasional Indonesia (PNI) = Ir. Soekarno, Dr. CiptoMangunkusumo,

Ir. Anwari, Mr. Sartono, Mr. Sunaryo, Mr. Budhiarto,dan Dr. Sanusi.
g. Partai Indonesia ( Partindo) = Sartono.
h. PendidikanNasional Indonesia (PNI-Baru) = Moh. HattaSutanSyahrir.
i. Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo) = Sartono, Moh. Yamin, Amit
Syarifudin.
j. FraksiNasional = Mohammad HusniTamrin
k. PetisiSutarjo = SutarjoKartohadikusumo.
l. GabunganPolitik Indonesia (GAPI) = Moh. HusniThamrin.
38.Menyebutkan tujuan didirikan organisasi pergerakan nasional
a. Memerdekakan Indonesia/Melepaskandiridaripenjajah
b. Mensejahterakanrakyat
c. Memajukan Indonesia dalamsegalabidang(Ekonomi,Sosial,Budaya)
d. Menciptakan Indonesia yang damaidanharmonis
39.Menjelaskan latar belakang berdirinya organisasi pergerakan nasional
40.Menyebutkan pihak yang berperan sebagai penggerak pergerakan
nasional di Indonesia
a. BU (Budi Utama)
b. SI (Sarekat Islam)
c. IP (IndischePartej)
41.Menyebutkan organisasi pergerakan nasional yang bertujuan Indonesia
Merdeka
a. Perhimpunan Indonesia
(PI)
b. PKI
c. PNI
d. Partindo
e. PNI Baru
f. Gerindo
42.Menjelaskan pengertian kualitas penduduk:
Pengelompokanpendudukberdasarkanusia,jeniskelamin,matapencaharian,
agama,bahasa,dll
43.Menjelaskan hubungan antara tingkat pendapatan dengan tingkat
kesehatan penduduk:
Semakintinggiangkapendapatanmakasemakintinggi pula angkakesehatan,
Bilaangkapendapatanrendahmakatingkatkesehatanjugarendah.

44.Menjelaskan hubungan antara tingkat pendidikan dengan kualitas


penduduk:
Semakintinggipendidikan yang kitacapaimakalebihbaik pula
kualitaspenduduknya,
Bilapendidikankitarendahmakaburuk pula kualitaspenduduknya.