You are on page 1of 2

ARTIKEL PERILAKU KESEHATAN

Perilaku kesehatan adalah suatu respon seseorang terhadap stimulus yang berkaitan
dengan sakit dan penyakit, system pelayanan kesehatan, makanan, serta lingkungan. Bentuk dari
perilaku tersebut ada dua yaitu pasif dan aktif. Perilaku pasif merupakan respon internal dan
hanya dapat dilihat oleh diri sendiri sedangkan perilaku aktif dapat dilihat oleh orang lain.
Masyarakat memiliki beberapa macam perilaku terhadap kesehatan.
Perilaku tersebut umumnya dibagi menjadi dua, yaitu perilaku sehat dan perilaku sakit.
Perilaku sehat : perilaku seseorang yang sehat dan meningkatkan kesehatannya tersebut.
Perilaku sehat mencakup perilaku-perilaku dalam mencegah atau menghindari dari
penyakit dan penyebab penyakit atau masalah, atau penyebab masalah (perilaku
preventif). Contoh dari perilaku sehat ini antara lain makan makanan dengan gizi
seimbang, olah raga secara teratur, dan menggosok gigi sebelum tidur.
Perilaku sakit : perilaku seseorang yang sakit atau telah terkena masalah kesehatan untuk
memperoleh penyembuhan atau pemecahan masalah kesehatannya. Perilaku ini disebut
perilaku pencarian pelayanan kesehatan (health seeking behavior). Perilaku ini mencakup
tindakan-tindakan yang diambil seseorang bila terkena masalah kesehatan untuk
memperoleh kesembuhan melalui sarana pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan
rumah sakit.

Secara lebih detail, Becker (1979) membagi perilaku masyarakat yang berhubungan dengan
kesehatan menjadi tiga, yaitu:

1. Perilaku kesehatan : hal yang berkaitan dengan tindakan seseorang dalam


memelihara dan meningkatkan kesehatannya. Contoh : memilih makanan yang
sehat, tindakan-tindakan yang dapat mencegah penyakit.
2. Perilaku sakit : segala tindakan atau kegiatan yang dilakukan seseorang
individuyang merasa sakit, untuk merasakan dan mengenal keadaan kesehatannya
atau rasa sakit. Contoh pengetahuan individu untuk memperoleh keuntungan.
3. Perilaku peran sakit : segala tindakan atau kegiatan yang dilakukan oleh individu
yang sedang sakit untuk memperoleh kesehatan.

Menurut Skinner perilaku kesehatan (healthy behavior) diartikan sebagai respon


seseorang terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sehat-sakit, penyakit, dan faktorfaktor yang memengaruhi kesehatan seperti lingkungan, makanan, minuman, dan pelayanan
kesehatan. Dengan kata lain, perilaku kesehatan adalah semua aktivitas atau kegiatan seseorang,
baik yang dapat diamati (observable) maupun yang tidak dapat diamati (unobservable), yang
berkaitan dengan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan. Pemeliharaan kesehatan ini
mencakup mencegah atau melindungi diri dari penyakit dan masalah kesehatan lain,
meningkatkan kesehatan, dan mencari penyembuhan apabila sakit atau terkena masalah
kesehatan.
Menurut Gochman dalam Notoatmodjo (2003), perilaku sehat (health behaviour) dapat
dilihat sebagai atribut-atribut personal seperti kepercayaan-kepercayaan, harapan-harapan,
motif-motif, nilai-nilai, persepsi dan unsur-unsur kognitif lainnya, sebagai karakteristik
individu meliputi unsur-unsur dan keadaan afeksi dan emosi dan sebagai pola-pola perilaku
yang tampak yakni tindakan-tindakan dan kebiasaan-kebiasaan yang berhubungan dengan
mempertahankann, memelihara dan untuk meningkatkan kesehatan.
Dari uraian teori - teori di atas dapat disimpulkan bahwa perilaku seseorang atau
masyarakat tentang kesehatan ditentukan dan dibentuk oleh pengetahuan yang diterima.
Kemudian timbul persepsi dari individu dan memunculkan sikap, niat, keyakinan/kepercayaan,
yang dapat memotivasi dan mewujudkan keinginan menjadi suatu perbuatan.