Вы находитесь на странице: 1из 8

Analisis Situasi Upaya Promosi Kesehatan

Disusun oleh : Winda Puspita Dewi (12100114045)


a. Tujuan Upaya Promosi Kesehatan
Promosi kesehatan puskesmas merupakan salah satu upaya puskesmas
untuk melaksanakan pemberdayaan kepada masyarakat untuk mencegah
penyakit dan meningkatkan kesehatan setiap individu, keluarga serta
lingkungannya secara mandiri dan mengembangkan upaya kesehatan
bersumber masyrakat.
Sebagaimana tercantum dalam Keputusan Mentri Kesehatan Nomor
1114/Menkes/SK/VII/2005 tentang Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan
d Daerah, tujuan promosi kesehatan untuk meningkatkan kemampuan
masyarakat melalui pembelajaran dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat,
agar mereka dapat menolong diri sendiri, serta mengembangkan kegiatan
yang bersumberdaya masyarakat, sesuai dengan kondisi sosial budaya
setempat dan didukung kebijakan publik yang berwawasan kesehatan.
b. Kegiatan Upaya Promosi Kesehatan
Upaya promosi kesehatan memiliki berbagai kegiatan sebagai berikut
1. Promosi kesehatan dalam gedung
- Komunikasi interpersonal dan konseling (KIP/K)
- Penyuluhan kelompok oleh petugas di dalam gedung puskesmas
- institusi kesehatan ber-PHBS
2. Promosi kesehatan luar gedung
- Pengkajian dan pembinaan PHBS di tatanan Rumah tangga
- Pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan kelompok oleh
-

petugas di masyarakat
Pembinaan UKBM dilihat melalui presentase Posyandu Purnama

dan mandiri
pembinaan pemberdayaan masyarakat dilihat melalui desa siaga

aktif
Pemberdayaan individu/keluarga melalui kunjungan rumah

c. Sasaran, Target, dan Hasil/Cakupan Upaya Promosi Kesehatan (data


tahunan)
Sasaran, target, dan hasil/cakupan upaya promosi kesehatan didapatkan
berdasarkan dari rekapitulasi Instrument Tahunan Promosi Kesehatan UPF
Puskesmas Sumbersari tahun 2013.
Tabel 1. Sasaran, Target, dan Hasil/Cakupan Upaya Promosi Kesehatan
No

1
2
3

4
5
6
7
8

Kegiatan

Sasaran Pencapaian

PROMOSI KESEHATAN DALAM


GEDUNG
Komunikasi
Interpersonal
dan
konseling
Penyuluhan kelompok dalam gedung
Institusi kesehatan ber-PHBS
PROMOSI KESEHATAN LUAR
GEDUNG
Pengkajian dan pembinaan PHBS
Rumah Tangga
Penyuluhan kelompok di masyarakat
Pembinaan UKBM
Desa siaga aktif
Pemberdayaan individu / kelompok
melalui kunjungan rumah

Cakupan
(%)

Target
(%)

7187

171

2,38

5,00

12
9

12
5

100,00
55,56

100,00
100

65

68
67
4
1405

101
67
2
36

148,53
100
50
2,56

100
65
60
50

d. Penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan pada Upaya

Promosi

Kesehatan
Penyelenggaraan sistem informasi dilakukan secara tertulis oleh notulen
dalam setiap kegiatan yang kemudian dilaporkan kepada kepala puskesmas
dan langsung dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung.
e. Identifikasi Masalah pada Upaya Promosi Kesehatan
Identifikasi masalah upaya promosi kesehatan didapatkan dengan
melakukan perhitungan kesenjangan dari setiap program dan didapatkan hasil
sebagai berikut:
Tabel..... Identifikasi Masalah Upaya Promosi Kesehatan
No
1

Kegiatan
Komunikasi
Interpersonal
konseling

Sasaran
7187
dan

Cakupan
(%)
2,38

Target
(%)
5,00

Kesenjangan
(%)
-2,62

3
7
8

Institusi kesehatan
ber-PHBS
Desa siaga aktif
Pemberdayaan
individu / kelompok
melalui kunjungan
rumah

55,56

100

-54,44

4
1405

50
2,56

60
50

-10
-47,44

f. Penetapan Masalah Prioritas pada Upaya Promosi Kesehatan


Tabel 2. Penetapan Masalah Prioritas Pada Upaya Promosi Kesehatan
Menggunakan Metode Bryant
No
1
2
3
4

Daftar Masalah
Komunikasi interpersonal dan
konseling
Institusi kesehatan ber-PHBS
Pembinaan desa siaga aktif
Pemberdayaan individu /
keluarga melalui kunjungan
rumah

Kriteria
S
M

Total
P+S+M+C

Peringkat

2,5

2,5

12

II

3
4

3
3

3
2,5

2,5
2

11,5
11,5

III
III

3,5

2,5

2,5

12,5

Keterangan
P (Prevalence) : Besarnya masalah yanng dihadapi.
S (Seriousness) : Pengaruh buruk yang diakibatkan oleh suatu masalah
M (Manageability) : Kemampuan untuk mengelola dan berkaitan dengan sumber
daya
C (Comunity concern) : Sikap dan perasaan masyarakat terhadap masalah
kesehatan tersebut
Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode matriks
prioritas penyebab utama dari masalah Upaya promosi kesehatan yaitu
Pemberdayaan individu/keluarga melalui kunjungan rumah.
g. Identifikasi Kemungkinan Penyebab Masalah Prioritas pada Upaya
Promosi Kesehatan
Kemungkinan penyebab masalah prioritas pada upaya promosi
kesehatan dapat ditelusuri melalui Input (Unsur Manajemen), Proses (Fungsi
Manajemen), dan Lingkungan (Geografi dan Demografi).
1. Input
a) Manusia (man)

Upaya promosi kesehatan saat ini dipegang oleh satu orang yang
berperan sebagai penanggung jawab dan pelaksana program.
Penanggung jawab upaya promkes bernama Ibu bidan Iska, beliau
merangkap jabatan sebagai bidan desa bumiwangi.
b) Dana (money)
Sumber dana yang diperoleh puskesmas untuk upaya promkes
bersumber dari dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK). Dana
tersebut telah mencukupi untuk pembiayaan beberapa kegiatan dari
program upaya promosi kesehata tetapi tidak ada dana khusus
kunjungan rumah dan tidak ada tambahan dana dari donatur atau
pihak swasta.
c) Prasarana (Machine)
Kendaraan atau alat transportasi yang digunakan oleh puskesmas
menggunakan kendaraan pribadi karena alat transportasi yang
puskesmas miliki hanya kendaraan roda dua dan dalam keadaan
rusak.
d) Waktu (Minute)
Waktu yang digunakan untuk kegiatan upaya promosi kesehatan
sudah dijadwalkan dan disesuaikan dengan jadwal anggota
puskesmas yang lain, namun ada beberapa kegiatan promosi
kesehatan seperti kunjungan yang membutuhkan waktu yang cukup
banyak sehingga tidak terlaksana dengan baik.
e) Informasi (Information)
Informasi yang didapatkan oleh pemegang upaya promosi kesehatan
diperoleh dari Dinas kesehatan kabupaten. Seluruh pemegang upaya
mengadakan rapat atau pelatihan yang dilaksanakan satu tahun sekali
yang dipimpin oleh penanggung jawab upaya promosi kesehatan
Kabupaten Bandung. Sistem informasi kepada masyarakat dilakukan

oleh

bidan

desa,

para

kader,

dan

bekerja

sama

dengan

anggota/petugas puskesmas yang lain dalam kegiatan penyuluhanpenyuluhan. Namun penyampaian informasi pada program kunjungan
rumah tidak terlaksana dengan baik karena cakupan wilayah yang
sangat luas.
2. Proses
a) Perencanaan
Perencanaan yang dilakukan untuk mengembangkan upaya promosi
kesehatan masih sangat kurang dikarenakan kurangnya frekuensi
lokakarya mini yang dilaksanakan oleh anggota puskesmas.
Penanggung jawab tidak mengikuti pelatihan upaya promosi
kesehatan yang diadakan oleh Dinas kabupaten tetapi berkontribusi
dalam perencanaan yang dilakukan di desa satu kali dalam satu bulan.
b) Penggerakan dan Pelaksanaan
Pelaksanaan upaya promosi kesehatan dilakukan secara rutin, dan
dilakukan

bersama

upaya

lain.

Berbagai

penyuluhan

telah

dilaksanakan dengan rutin seperti penyuluhan sex pra nikah, IMS,


HIV, penyuluhan napza, penyuluhan ibu hamil, penyuluhan ibu dan
bayi, tetapi kegiatan lain seperti kunjungan rumah tidak dilakukan
secara rutin dikarenakan dana yang sangat terbatas dan cakupan
wilayah yang terlalu luas dengan jumlah kepala keluarga yang sangat
banyak.
c) Evaluasi dan Pelaporan
Tidak dilakukan evaluasi untuk setiap kegiatan karena lokakarya mini
tidak dilakukan sebulan satu kali. Pelaporan upaya promosi kesehatan
dilakukan langsung kepada dinas kesehatan.

3. Lingkungan

a) Geografi
Daerah cakupan wilayah puskesmas yang terlalu luas, mengakibatkan
petugas puskesmas dalam mengupayakan promosi kesehatan sangat
minim.
b) Demografi
Jumlah penduduk wilayah puskesmas sumbersari yang terlalu banyak
mengakibatkan promosi kesehatan tidak menyebar secara merata ke
seluruh penduduk.
h. Penetapan Penyebab Utama dari Masalah Prioritas pada Upaya Promosi
Kesehatan

Upaya Promosi
Kesehatan
Pemberdayaan Individu/
Keluarga melalui kunjungan
Rumah

INPUT

PROSES

Man

Money

Machine

Minute

Informati
on

P1

P2

P3

Jumlah SDM
Kurang

Memerlukan
biaya
transportasi
yang cukup
besar untuk
kunjungan
rumah

mengguna
kan
kendaraan
pribadi

waktu
terbatas

tidak
tersurv
ey
semua
rumah

Perencanaa
n kurang
matang

Pelaksana
an kurang
maksimal

Tidak
dilakukan
evaluasi

Tidak
memiliki
anggota
hanya
dipegang oleh
1 orang
sekaligus
penanggung
Petugas yang
lain sudah
mempunyai
tanggungjawab masing-

Kebijakan
Pemerintah

Tidak
ada dana
swadaya
masyara
kat

Tidak
ada
dana
khusus
untuk
upaya
promke

alat
transportas
i kurang

Hanya
terdapat 2
kendaraan
roda 2
(keadaan
rusak)

Desa
cakupa
n
sangat
luas (4
desa)

pemega
ng
promkes
baru
berjalan
1 tahun
Kesibuka
n
pemega
ng
promkes
dan
petugas

Lokmin
tidak
dilakuk
an 1
bulan
1x

kunjungan
rumah
hanya 1 x
dalam
satu bulan
kegiatan
kunjungan
rumah digabung
dengan upaya
pogram yang

keterbatas
an SDM,
waktu dan
dana

i. Penetapan Penyebab Utama dari Masalah Prioritas pada Upaya Promosi


Kesehatan
Penyebab utama dari masalah program pemberdayaan individu/keluarga
melalui kunjungan rumah yaitu keterbatasan sumberdaya, waktu, sedangkan
cakupan wilayah puskesmas yang terlalu luas.