You are on page 1of 5

MANAJEMEN?

Manajemen? Kata yang tidak asing di telinga kita, tapi apakah kita sudah tahu apa itu
manajemen? Apa fungsi manajemen? apa manfaatnya? Yuk kita bahas, apa itu manajemen?
Manajamen berasal dari bahasa Perancis yaitu management yang artinya seni melaksanakan dan
mengatur. Menurut Follet yang mendefinisikan manajemen sebagai seni dalam menyelesaikan
pekerjaan melalui orang lain. Sedangkan Stoner mendefinisikan manajemen sebagai suatu proses
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota
organisasi dan penggunaan berbagai berbagai sumber daya organisasi lainya untuk mencapai
tujuan organisasi yang diinginkan. Menurut Millet yang mendefinisikan manajemen sebagai
suatu proses pembimbingan, pengarahan dan pemberian fasilitas terhadap pekerjaan orang-orang
yang terkoordinasi dalam kelompok-kelompok formal untuk mencapai tujuan yang dikehendaki.
Jadi, manajemen adalah ilmu dan seni tentang upaya untuk memanfaatkan semua sumber daya
yang dimiliki untuk mncapai tujuan efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat
dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan
secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.
Sebelum membahas apa saja fungsi manajemen, perlu kita tahu apa tujuan mempelajari
manajemen. Tujuannya yaitu Melaksanakan dan mengevaluasi strategi yang kita pilih secara
efektif dan efisien, Mengevaluasi kinerja, meninjau, dan mengkaji ulang situasi serta melakukan
berbagai penyesuaian dan koreksi jika terdapat penyimpangan di dalam pelaksanaan strategi,
Selalu

memperbaharui

strategi

yang

kita

rumuskan

agar

sesuai

dengan

perkembangan lingkungan eksternal, senantiasa meninjau kembali kekuatan, kelemahan, peluang


dan ancaman peluang yang ada, dan senantiasa melakukan inovasi atas kegiatan sehingga kita
hidup kita lebih teratur.
Lalu apa fungsi manajemen itu sendiri? Fungsi manajemen ada lima macam, yaitu
pertama, perencanaan (planning)yaitu kegiatan menyususn rencana, tujuan, kebijakan,prosedur,
anggaran(budget), dan program perusahaan. Berdasarkan cakupannya, rencana dapat dibagi
menjadi rencana strategis dan rencana operasional. Rencana strategis adalah rencana umum yang
berlaku diseluruh lapisan organisasi sedangkan rencana operasional adalah rencana yang
mengatur kegiatan sehari-hari anggota organisasi.

Berdasarkan jangka waktunya, rencana dapat dibagi menjadi rencana jangka panjang dan
rencana jangka pendek. Rencana jangka panjang umumnya didefinisikan sebagai rencana dengan
jangka waktu tiga tahun, rencana jangka pendek adalah rencana yang memiliki jangka waktu satu
tahun. Kedua, pengorganisasian (organizing) yaitu mencipatakan struktur dengan bagian-bagian
yang terintegerasi sehingga hubungan antar bagian dapat menyatu. Fungsi ini mengandaikan
bahwa seorang manajer bisa mendelegasikan otoritasnya kepada bawahannya dan bawahannya
bisa memahami tanggung jawabnya masing-masing.
Struktur organisasi bisa bermacam-macam namun Struktur organisasi yang baik adalah
yang efektiv dan efisien memudahkan organisasi dalam pencapaian tujuan organisasi. Ketiga,
pengarahan(directing)

yaitu

suatu

fungsi

kepimpinan

manajer

untuk

meningkatkan

meningkatkan efektivitas dan efesiensi kerja secara maksimal serta meciptakan lingkungan
lingkungan kerja yang sehat dan dinamis. Salah satu aspek penting dari fungsi ini adalah fungsi
koordinasi, yang berarti penciptaan suatu harmoni dari individu-individu yang berkerja bersamasama untuk mencapai tujuan bersama. Kemampuan komunikasi menjadi kunci keberhasilan
fungsi ini. Keempat, pengoordinasian (coordinating) yaitu menghubungkan, memadukan dan
menyelaraskan pekerjaan karyawan agar dapat bekerja sama secara terarah untuk mencapai
tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Kelima, pengawasaan (controlling) yaitu kegiatan untuk
menilai dan mengendalikan kegiatan organisasi agar mencapai tujuan. Fungsi ini mencakup
penetapan standar pelaksanaan, penentuan ukuran pelaksanaan, serrta pengambilan tindakan
koreksi jika pelaksanaan kerja menyimpang.
Adapun bidang-bidang di dalam manajemen yaitu manajemen produksi, manajemen
pemasaran, manajemen keuangan, manajemen personalia, dan manajemen administrasi. Kita
bahas mulai dar manajemen produksi, Manajemen produksi adalah proses manajemen yang
bertanggung jawab terhadap prencanaan (aktifitas) produksi, distribusi atau manajemen proyek
yang dijalankan oleh sebuah organisasi. Manajemen produksi memiliki tugas mendesain proses
produksi, mengendalikan persediaan produksi,dan mengawasi peoduksi (quality control).
Manajemen pemasaran adalah suatu rencana kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan
berdasarkan analisa situasi dan tujuan yang telah ditetapkan. Bidang ini memiliki tugas
mengalasis, merencanakan, mengendalikan program riset pasar, promosi, dan segementasi pasar.

Manajemen keuangan adalah suatu bagian dari manajemen yang fokusnya adalah
pengelolaan dana perusahaan yang efektif dan efesien guna mencapat tujuan yang telah
ditetapkan perusahaan. Manajemen keuangan memiliki tugas mengelola dana perusahaan secara
efisien guna mencapai tujuan perusahaan yang telah di tetapkan.
Manajemen personalia adalah bagian dari manajemen yang memfokuskan perhatiannya
pada faktor produksi tenaga kerjadalam suatun organisasi agar tujuan yant telah ditetapkan dapat
dicapai secara optimal. Tugasnya, menyediakan fasilitas, kesejahteraan, dan gaji karyawan, serta
melakukan rekruitmen karyawan.
Bidang yang terakhir yaitu manajemen administrasi yaitu bagian dari manajemen yang
memberikan informasi layanan bidang administrasi yang diperlukan untuk melaksanakan
kegiatan secara efektif dan memberi dampak kelancaran pada bidang lainnya. Pada bidang ini
memiliki tugas memberikan informasi administrasi untuk kelancaran suatu kegiatan.
Sebagaimana sebuah ilmu yang otonom, manajemen memiliki sarana atau bisa juga
disebut dengan alat-alat manajemen, unsur-unsur manajemen atau komponen manajemen. Secara
umum, unsur-unsur manajemen ada enam yaitu manusia (man), uang (money), bahan baku
(material), mesin (mechine), metode (method), dan pasar (Market). Dalam manajemen manusia
faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia
pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja,
sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Uang dalam manajemen diperlukan untuk
pendirian perusahaan, peralatan modal, pembayaran tenaga keeja, pembelian bahan mentah dan
transportasi. Bahan baku, perusahaan membutuhkan bahan baku untuk sarana mencapai tujuan.
Bahan baku di perlukan untuk kegiatan operasional sebuah organisasi/perusahaan. Mesin,
penggunaan mesin mempermudah proses produksi sehingga meningkatkan kapasitas produksi.
Metode, dibutuhkan untuk melakukan kegiatan yang berdaya guna atas pekerjaan tertentu. Dan
unsure yang terakhir yaitu pasar, pasar merupaka tempat memeasarkan berbagai produk yang
telah di produksi.
Adapun manfaat kita mempelajari dan memahami manajemen dapat diketahui dari uraian
di bawah ini:

Membantu kita membuat strategi yang lebih baik dengan menggunakan pendekatan yang
lebih sistematis, logis, rasional pada pilihan strategis.

Merupakan sebuah proses bukan keputusan atau dokumen. Tujuan utama dari proses
adalah mencapai pengertian dan komitmen dari apa yang kita rencanakan.

Proses yang kita laksanakan menyediakan pemberdayaan individual. Pemberdayaan


adalah tindakan memperkuat pengertian diri sendiri mengenai efektivitas dengan mendorong dan
menghargai usaha kita untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan latihan inisiatif
serta imajinasi.

Meningkatkan kesadaran kita akan ancaman eksternal sehingga kita akan terbiasa
mempersiapkan rencana lain atas kejadian yang tidak diinginkan dari factor luar.

Kita dapat mengetahui dengan lebih baik mengenai strategi pesaing sehingga kita akan
lebih mudah menghadapinya.

Berkurangnya penolakan kita terhadap perubahan karena kita telah mempersiapkan


rencana atas perubahan tersebut.

Memungkinkan kita untuk identifikasi, penentuan prioritas, dan eksploitasi peluang yang
terbaik atas permasalahan dan pilihan keputusan.

Kita dapat merepresentasikan kerangka kerja untuk aktivitas kontrol dalam kehidupan
sehari-hari dengan lebih baik yang dapat mengatur rencana kegiatan kita.

Memungkinkan alokasi sumber daya dan waktu yang lebih sedikit bagi kita untuk
mengoreksi keputusan yang salah atau tidak terencana.

Menciptakan kerangka kerja komunikasi internal dengan orang lain.

Membantu mengintegrasikan perilaku individu kita kedalam kelompok atau golongan.

Mendorong pemikiran ke masa depan, sebab dengan mempelajari manajemen kita telah
belajar menganalisa rencana.

Menjadikan kita kooperatif, terintegrasi, dan antusias untuk menghadapi masalah dan
peluang.

Mendorong terciptanya sikap positif akan perubahan dalam diri kita

Memberikan tingkat kedisiplinan dan formalitas kepada manajemen kegiatan kita.

Jadi sekarang sudah tahu kan? Apa itu manajemen, manfaat dan fungsi
manajemen? Manajemen tidak hanya dilakukan pada perusahaan, tetapi juga pada diri
kita sendiri, bagaimana kita mengatur diri kita, mengatur waktu kita agar semua kegiatan
dapat dilakukan sesuai waktunya.