You are on page 1of 2

Sistem geografi

1.
2.
3.
A.
B.
4.

Geografi merupakan laporan megenai kejadian-kejadian yang saling mengiringi yang terjadi
pada suatu daerah. Geografi ini bersifat diskriptif. Lain halnya dengan sejarah bersifat naratif.
Jadi bisa diibaratkan bila sejarah tanpa geografi seperti roh tanpa tubuh yang bergentayangan.
Geografi merupakan satu-satunya ilmu yang memiliki kemampuan untuk berperan dalam
berbagai jenis ilmu pengetahuan yang ada di muka bumi. Hal ini disebabkan karena elemen
geografi adalah bumi dan isinya sehingga semua kejadian di muka bumi ini dapat dikaitkan
dengan ilmu geografi.
Mengapa harus mempelajari geografi ?
Ada empat alasan mengapa perlu mempelajari geografi, (1) alasan eksistensi manusia di bumi;
(2) alasan etika ; (3) alasan mengembangkan intelektual; (4) alasan praktis. Pembelajaran
geografi sangat penting untuk memahami (1) ketimpangan distribusi sumberdaya alam; (2)
meluruskan pandangan tentang pengetahuan yang sifatnya pragmatis; (3) advocay pendekatan
deduktif-prediktif; (4) berguna bagi memahami masalah-masalah kemanusiaan di dunia.
Meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air, mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan
sebagai suatru bangsa, mengenal berbagai potensi suatu daerah atau negara, mengobarkan
semangat perjuangan, memahami permasalaham yamg aktual berkembang disekitar anak didik;
peningkatan taraf hidup melalui pengenalan dan pemanfaatan sumberdaya; memberikan
wawasan global, baik dalam bentuk peluang maupun memberikan ketrampilan dalam membuat
dan membaca informasi kebumian.
Sistem informasi geografis merupakan sistem informasi khusus mengelola data yang memiliki
informasi spesial (berreferensi keuangan) atau dalam arti sempit adalah sistem komputer yang
memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola, dan menampilkan informasi
berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya dalam sebuah
database. Manfaat sistem informasi geografis secara umum memberikan informasi yang
mendekati kondisi dunia nyata, memprediksi suatu hasil dan perencanaan strategis.
Komponen pendukung sistem informasi geografis terdiri dari lima komponen yang bekerja
secara terintegrasi yaitu :
Perangkat keras (hardware). Merupakan perangkat-perangkat fisik yang merupakan bagian
dari sistem komputer yang mendukung analisis geografi dan pemetaan.
Perangkat lunak (software). Digunakan untuk melakukan proses penyimpanan, menganalisa,
memvisualkan data-data baik data spasial maupun non-spasial
Data. Pada prinsipnya terdapat dua jenis data untuk mendukung sistem informasi geografis yaitu
:
Data spesial adalah gamabran nyata suatu wilayah yang terdapat di permukaan bumi. Umumnya
berupa grafik dalam bentuk koordinat (x,y) atau dalam bentuk image (raster yang memiliki nilai
tertentu.
Data non spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi-informasi
yang dimiliki oleh obyek data dalam spasial.
Manusia merupakan inti elemen dari sistem informasi geografis karena manusia adalah
perencana dan pengguna dari sistem informasi geografis. Penggunaan sistem informasi geografis
mempunyai tingkatan seperti pada sistem informasi lainnya, dari tingkat spesial teknis yang
mendesain dan mengelola sistem sampai pada pengguna yang merupakan sistem informasu
geografis untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

5. Metode yang digunakan dalam sistem informasi geografis akan berbeda untuk setiap
permasalahan. Sistem informasi geografis yang baik tergantung pada aspek desain dan aspek
realnya.
Contoh-contoh sistem informasi geografis :
1. Bidang telekomunikasi digunakan untuk manajemen inventarisasi jaringan telekomunikasi,
perencanaan jaringan tahun berikutnya, seperti halnya penentuan letak sentral
2. Bidang lingkungan mencakup perencanaan sungai, danau, laut evaluasi pengendapan
lumpur,pemodelan pencemaran udara, limbah berbahaya dsb.
3. Bidang kesehatan mencakup penyediaan data atribut dan spesial yang menggambarkan
distribusi penderita suatu penyakit, pola penyebaran penyakit, distribusi unit kesehatan dsb.